SMKKelas XIIFase FSemester 2

Modul Ajar & RPP Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XII
Pemasaran

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pemasaran agribisnis perkebunan adalah proses penting yang melibatkan pemahaman pasar, segmentasi, penentuan target, dan positioning. Bauran pemasaran (4P: Product, Price, Place, Promotion) menjadi alat utama untuk merumuskan strategi yang efektif. Dengan analisis SWOT, pelaku usaha dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk menciptakan rencana pemasaran yang komprehensif dan inovatif, memastikan produk perkebunan dapat bersaing dan berkelanjutan di pasar.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pemasaran
Agribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pemasaran
Agribisnis Tanaman Perkebunan · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAgribisnis Tanaman Perkebunan
Fase / KelasF / XII
Materi PokokPemasaran
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis produk tanaman perkebunan dan proses budidayanya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis strategi pemasaran produk agribisnis perkebunan dan mengevaluasi efektivitasnya dalam studi kasus nyata.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik menciptakan ide-ide inovatif untuk promosi produk perkebunan yang menarik dan sesuai dengan target pasar.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja Sama Komunikasi untuk Mencapai Tujuan Bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan mempresentasikan rencana pemasaran produk perkebunan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAgribisnis Tanaman Perkebunan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip pemasaran produk agribisnis perkebunan, menganalisis pasar, merancang strategi promosi, dan mengevaluasi efektivitasnya untuk mencapai tujuan bisnis.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPemasaran produk kelapa sawit di pasar global melibatkan rantai pasok yang kompleks dari petani hingga konsumen akhir.
KonseptualKonsep inti pemasaran mencakup segmentasi pasar, penentuan target, penentuan posisi, bauran pemasaran (4P), dan analisis SWOT.
ProseduralProsedur yang dipelajari meliputi langkah-langkah menyusun rencana pemasaran, melakukan riset pasar, dan membuat strategi promosi yang efektif.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa keberhasilan pemasaran sangat bergantung pada pemahaman mendalam tentang kebutuhan konsumen dan adaptasi terhadap perubahan pasar.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis elemen-elemen bauran pemasaran (4P) produk agribisnis perkebunan dengan tepat.
  2. Dengan melakukan riset pasar sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi segmentasi pasar dan target konsumen produk agribisnis perkebunan secara akurat.
  3. Melalui curah pendapat dan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang strategi promosi yang inovatif untuk produk agribisnis perkebunan secara kreatif.
  4. Setelah menyusun rencana pemasaran, peserta didik dapat mempresentasikan rencana pemasaran produk agribisnis perkebunan dengan percaya diri dan runtut.
  5. Melalui simulasi dan umpan balik, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas strategi pemasaran yang telah dirancang dengan kriteria yang jelas.
Halaman 2 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pemasaran yang efektif bukan hanya tentang menjual produk, tetapi juga tentang memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan, sehingga menciptakan nilai tambah bagi produk agribisnis perkebunan dan keberlanjutan usaha.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah produk kopi lokal bisa mendunia dan menjadi pilihan utama konsumen, sementara produk kopi lain yang serupa hanya bertahan di pasar lokal?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis teks promosi dan presentasi yang persuasif.
Ekonomi Bisnis: Penerapan konsep ekonomi mikro dan makro dalam analisis pasar dan strategi harga produk.
Informatika: Pemanfaatan perangkat lunak desain grafis dan aplikasi media sosial untuk membuat materi promosi digital.
Kemitraan PembelajaranPeserta didik dapat berinteraksi dengan petani atau pelaku UMKM produk perkebunan lokal untuk mendapatkan wawasan langsung tentang tantangan dan peluang pemasaran.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja-meja kelompok untuk memfasilitasi diskusi dan kolaborasi, serta akses ke internet untuk riset pasar.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform media sosial dan alat analisis pasar digital sederhana untuk merancang dan mempromosikan produk perkebunan secara virtual.
Halaman 3 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis elemen-elemen bauran pemasaran (4P) produk agribisnis perkebunan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Pemasaran: Guru menyebutkan definisi atau contoh terkait pemasaran, peserta didik menebak istilahnya. Misalnya, 'Cara membagi pasar menjadi kelompok kecil', jawabannya 'Segmentasi'.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan gambar produk perkebunan yang sukses di pasaran (misalnya teh kemasan merek terkenal) dan bertanya, 'Menurut kamu, mengapa produk ini bisa begitu dikenal dan diminati banyak orang?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis elemen bauran pemasaran dan pertanyaan pemantik: 'Faktor-faktor apa saja yang membuat suatu produk agribisnis perkebunan bisa bersaing di pasar yang ketat?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang tantangan pemasaran produk perkebunan lokal di era digital, lalu meminta peserta didik mengidentifikasi permasalahan yang muncul.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok menerima LKPD yang berisi studi kasus produk agribisnis perkebunan tertentu (misalnya kopi robusta atau teh hijau).
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus untuk mengidentifikasi elemen-elemen bauran pemasaran (produk, harga, tempat, promosi) yang telah diterapkan atau yang perlu dikembangkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengisi LKPD, menganalisis bagaimana setiap elemen 4P diterapkan pada studi kasus yang diberikan.
  2. Peserta didik mencari informasi tambahan dari berbagai sumber digital (internet) atau bahan ajar yang relevan untuk memperdalam analisis mereka.
  3. Setiap kelompok mulai merumuskan poin-poin penting terkait kekuatan dan kelemahan strategi pemasaran pada studi kasus tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus mereka di depan kelas, fokus pada elemen 4P yang menonjol.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, menanyakan hal-hal yang kurang jelas atau memberikan saran perbaikan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep bauran pemasaran (4P) dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul dari diskusi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya bauran pemasaran dalam keberhasilan produk agribisnis perkebunan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan meminta mereka merefleksikan pembelajaran hari ini: 'Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini dan bagaimana kamu akan menerapkannya?'
  3. Guru memberikan tugas awal untuk pertemuan berikutnya: 'Identifikasikan satu produk perkebunan di lingkungan sekitar kamu dan mulai pikirkan siapa target pasarnya.' Guru menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan melakukan riset pasar sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi segmentasi pasar dan target konsumen produk agribisnis perkebunan secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Pemasaran: Guru memulai dengan satu kata terkait pemasaran (misalnya 'Produk'), peserta didik berikutnya melanjutkan dengan kata lain yang berhubungan ('Kualitas'), dan seterusnya, membentuk rantai kata.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru meminta beberapa peserta didik berbagi hasil pengamatan produk perkebunan dari tugas sebelumnya, fokus pada siapa yang membeli produk tersebut.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi segmentasi pasar dan merancang strategi promosi, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita mengetahui siapa yang paling mungkin membeli produk perkebunan yang kita hasilkan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan iklan produk perkebunan yang menarik dan menanyakan 'Menurut kamu, siapa target iklan ini? Apa yang membuat iklan ini menarik bagi mereka?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan menerima LKPD kedua yang berfokus pada segmentasi pasar, penentuan target, dan strategi promosi.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik menganalisis data pasar sederhana (misalnya data demografi konsumen kopi) yang disediakan guru untuk mengidentifikasi segmen pasar yang potensial.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik dalam kelompok melakukan curah pendapat untuk merumuskan segmentasi pasar dan menentukan target konsumen yang paling sesuai untuk produk perkebunan yang mereka pilih.
  2. Peserta didik mulai merancang strategi promosi yang inovatif, mempertimbangkan media, pesan, dan aktivitas yang sesuai dengan target pasar mereka.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok menyusun draf rencana pemasaran yang mencakup segmentasi, target, dan strategi promosi, serta mengevaluasi potensi kendala dan solusi yang mungkin muncul.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan draf rencana pemasaran mereka di depan kelas, dengan fokus pada alasan pemilihan segmen pasar dan kreativitas strategi promosi.
  2. Peserta didik dari kelompok lain memberikan umpan balik dan masukan terhadap presentasi, terutama terkait kelayakan dan inovasi strategi promosi.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya riset pasar yang mendalam dan kreativitas dalam promosi untuk mencapai target pasar yang tepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan langkah-langkah penting dalam menyusun rencana pemasaran yang komprehensif.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan ide-ide kreatif peserta didik, serta meminta mereka menuliskan satu hal yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk praktik penyusunan rencana pemasaran yang lebih detail sebagai tugas mandiri dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJelajahi Pasar Produk Perkebunan!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat menganalisis elemen bauran pemasaran (4P) produk agribisnis perkebunan dan mengidentifikasi segmentasi pasar.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Pemasaran adalah jantung dari setiap bisnis, termasuk agribisnis tanaman perkebunan. Tanpa strategi pemasaran yang efektif, produk terbaik sekalipun sulit mencapai konsumen.

Alat & bahan: Alat tulis, kertas, akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati produk olahan kopi. Diskusikan dalam kelompok, menurut kamu apa saja keunggulan produk ini dari segi 'Produk' (kualitas, kemasan, merek)?
  2. Berdasarkan produk, tentukan 'Harga' yang paling sesuai. Jelaskan mengapa kamu memilih harga tersebut, dengan mempertimbangkan biaya produksi dan harga kompetitor.
  3. Diskusikan 'Tempat' atau saluran distribusi yang paling efektif untuk menjual produk tersebut (misalnya, toko ritel, online, kafe). Gambarlah alur distribusinya.
    Petani/Produsen1Pabrik Pengolahan2Distributor3TokoRitel/Online/Kafe4Konsumen Akhir5
    Gambar 1. Alur
  4. Buatlah ide 'Promosi' yang kreatif untuk produk ini. Bagaimana cara kamu mengenalkan produk ini kepada calon pembeli? Tuliskan slogan atau ide iklan singkat.
  5. Identifikasi siapa saja yang kemungkinan akan membeli produk ini (segmentasi pasar). Pertimbangkan usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan gaya hidup mereka. Tuliskan di tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan tiga jenis produk tanaman perkebunan yang kamu ketahui!
  2. Menurutmu, apa yang dimaksud dengan 'menjual' suatu produk?
  3. Pernahkah kamu melihat iklan produk perkebunan? Iklan apa dan di mana?
  4. Apa yang membuat suatu produk perkebunan menjadi pilihan banyak orang?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui penilaian produk jobsheet (laporan rencana pemasaran) dan presentasi kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menganalisis elemen-elemen bauran pemasaran (4P) produk agribisnis perkebunan dengan tepat.Bauran Pemasaran (4P)2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
2Mengidentifikasi segmentasi pasar dan target konsumen produk agribisnis perkebunan secara akurat.Segmentasi Pasar dan Target Konsumen2 JPPenalaran Kritis
3Merancang strategi promosi yang inovatif untuk produk agribisnis perkebunan secara kreatif.Strategi Promosi Kreatif2 JPKreativitas, Kolaborasi
4Mempresentasikan rencana pemasaran produk agribisnis perkebunan dengan percaya diri dan runtut.Presentasi Rencana Pemasaran2 JPKolaborasi, Komunikasi
Halaman 8 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pemasaran adalah jantung dari setiap bisnis, termasuk agribisnis tanaman perkebunan. Tanpa strategi pemasaran yang efektif, produk terbaik sekalipun sulit mencapai konsumen. Modul ini akan membimbing kamu memahami konsep dasar hingga praktik merancang strategi pemasaran produk perkebunan yang kompetitif dan berkelanjutan di pasar global.

1. Pengertian dan Pentingnya Pemasaran
Pemasaran adalah serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan tawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat umum. Dalam agribisnis perkebunan, pemasaran sangat krusial karena produk pertanian seringkali memiliki karakteristik unik seperti musiman, mudah rusak, dan rentan terhadap fluktuasi harga. Pemasaran yang baik membantu produk perkebunan mencapai pasar yang tepat, dengan harga yang menguntungkan, dan memberikan nilai tambah bagi petani serta konsumen.

2. Segmentasi, Targeting, dan Positioning (STP)
STP adalah kerangka kerja strategis dalam pemasaran. Segmentasi adalah proses membagi pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang memiliki kebutuhan atau karakteristik serupa. Targeting adalah memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dilayani. Positioning adalah upaya untuk menciptakan citra produk di benak konsumen agar berbeda dan lebih unggul dari pesaing. Contoh, produk teh premium mungkin menargetkan segmen konsumen kelas menengah atas yang peduli kesehatan dan kualitas.

3. Bauran Pemasaran (4P: Product, Price, Place, Promotion)
Bauran pemasaran atau Marketing Mix adalah seperangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan dari pasar sasaran. Product (produk) mencakup kualitas, desain, merek, kemasan, dan layanan. Price (harga) adalah jumlah uang yang harus dibayar pelanggan untuk mendapatkan produk. Place (tempat) mengacu pada saluran distribusi dan lokasi penjualan. Promotion (promosi) adalah aktivitas untuk mengkomunikasikan manfaat produk kepada pelanggan dan membujuk mereka untuk membeli.

4. Strategi Produk Agribisnis Perkebunan
Strategi produk mencakup pengembangan produk baru, inovasi kemasan, branding, dan diferensiasi produk. Misalnya, produk kopi dapat dikembangkan menjadi kopi instan, kopi kemasan siap minum, atau biji kopi sangrai premium. Kemasan yang menarik dan ramah lingkungan juga menjadi nilai tambah. Branding yang kuat, seperti 'Kopi Nusantara' dengan logo khas, dapat meningkatkan pengenalan dan loyalitas konsumen.

5. Strategi Harga dan Distribusi
Penentuan harga produk perkebunan harus mempertimbangkan biaya produksi, harga pesaing, nilai produk bagi konsumen, dan tujuan perusahaan (misalnya, memaksimalkan keuntungan atau meningkatkan pangsa pasar). Strategi distribusi melibatkan pemilihan saluran yang tepat, baik langsung (dari petani ke konsumen) maupun tidak langsung (melalui distributor, pengecer). Contoh, produk minyak kelapa sawit didistribusikan secara massal melalui agen dan supermarket.

6. Strategi Promosi Efektif
Promosi dapat dilakukan melalui iklan (media cetak, elektronik, digital), penjualan personal, promosi penjualan (diskon, bonus), dan hubungan masyarakat. Dalam era digital, promosi melalui media sosial, influencer marketing, dan konten digital menjadi sangat efektif untuk menjangkau target pasar yang lebih luas. Misalnya, promosi teh herbal melalui kampanye kesehatan di Instagram dengan testimoni dari ahli gizi.

7. Analisis SWOT dalam Pemasaran
Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) adalah alat perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi empat elemen kunci dalam pemasaran. Strengths (kekuatan) dan Weaknesses (kelemahan) adalah faktor internal perusahaan, sementara Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman) adalah faktor eksternal. Analisis ini membantu perusahaan mengidentifikasi posisi mereka di pasar dan merumuskan strategi yang tepat untuk memanfaatkan kekuatan, mengatasi kelemahan, meraih peluang, dan menghadapi ancaman.

Rangkuman: Pemasaran agribisnis perkebunan adalah proses penting yang melibatkan pemahaman pasar, segmentasi, penentuan target, dan positioning. Bauran pemasaran (4P: Product, Price, Place, Promotion) menjadi alat utama untuk merumuskan strategi yang efektif. Dengan analisis SWOT, pelaku usaha dapat mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk menciptakan rencana pemasaran yang komprehensif dan inovatif, memastikan produk perkebunan dapat bersaing dan berkelanjutan di pasar.

Halaman 9 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AgribisnisUsaha yang bergerak di bidang pertanian secara keseluruhan, mulai dari pra-produksi hingga pasca-panen.
Bauran PemasaranEmpat elemen utama dalam strategi pemasaran: produk, harga, tempat, dan promosi.
Segmentasi PasarProses membagi pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen dengan karakteristik serupa.
TargetingMemilih segmen pasar tertentu yang akan menjadi fokus pemasaran produk.
PositioningUpaya menempatkan produk di benak konsumen agar memiliki citra yang unik dan unggul.
Diferensiasi ProdukProses membuat produk terlihat berbeda dari produk pesaing untuk menarik perhatian konsumen.
Riset PasarPengumpulan dan analisis informasi tentang pasar untuk membantu pengambilan keputusan bisnis.
BrandingProses membangun citra dan identitas suatu produk atau perusahaan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pemasaran" mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pemasaran — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pemasaran ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIIPeta Konsep
PemasaranPengertian dan Pentingnya PemasaranSegmentasi, Targeting, dan Positioning (STP)Bauran Pemasaran (4P: Product, Price, Place, Promotion)Strategi Produk Agribisnis PerkebunanStrategi Harga dan Distribusi
Dari sub-bab PemasaranHalaman 12
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pemasaran yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pemasaran pada Agribisnis Tanaman Perkebunan SMK, Fase F, elemen Agribisnis Tanaman Perkebunan.

Modul Pemasaran ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XII SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan materi Pemasaran ini gratis?

Ya. Modul Pemasaran untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pemasaran ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pemasaran ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pemasaran dapat Anda sesuaikan dengan murid Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pemasaran ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pemasaran tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pemasaran untuk Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pemasaran ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pemasaran beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Agribisnis Tanaman Perkebunan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pemasaran disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.