SMKKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar DKV Kelas X
Technopreneur di Bidang DKV

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Technopreneur DKV adalah desainer yang menggabungkan kreativitas DKV dengan teknologi untuk membangun bisnis inovatif. Karakteristik utama mereka adalah inovatif, adaptif, dan berorientasi solusi. Peluangnya sangat luas, mulai dari aset digital hingga layanan branding interaktif. Langkah awal meliputi identifikasi masalah, pengembangan ide, riset pasar, prototipe, dan rencana bisnis sederhana, didukung oleh berbagai aplikasi desain, platform digital, dan tools AI.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Technopreneur di Bidang DKV
Dasar-dasar DKV · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Technopreneur di Bidang DKV
Dasar-dasar DKV · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar DKV
Fase / KelasE / X
Materi PokokTechnopreneur di Bidang DKV
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami dasar-dasar desain komunikasi visual dan beberapa aplikasi desain grafis.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  2. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainProses Bisnis Menyeluruh
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami proses bisnis menyeluruh di bidang DKV, termasuk perencanaan, produksi, dan pemasaran, serta mengidentifikasi peluang kewirausahaan digital.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak desainer DKV kini memulai bisnis kreatif mereka sendiri dengan memanfaatkan teknologi digital dan platform online.
KonseptualTechnopreneur di bidang DKV adalah individu yang mengintegrasikan keterampilan desain komunikasi visual dengan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan dan mengembangkan usaha kreatif.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengidentifikasi peluang, merancang ide produk DKV digital, dan menyusun prototipe bisnis sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya adaptasi terhadap perubahan teknologi dan pasar dalam mengembangkan potensi diri sebagai technopreneur DKV.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan peluang technopreneur di bidang DKV dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis peran teknologi digital dalam pengembangan usaha DKV secara kolaboratif.
  3. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat merumuskan ide produk atau jasa DKV berbasis teknologi dengan kreatif.
  4. Melalui praktik penyusunan rencana, peserta didik dapat membuat prototipe rencana bisnis sederhana untuk ide technopreneur DKV secara mandiri.
  5. Dengan presentasi, peserta didik dapat mengkomunikasikan ide technopreneur DKV mereka dengan jelas dan persuasif.
Halaman 2 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep technopreneur di bidang DKV akan membantu peserta didik melihat DKV bukan hanya sebagai profesi, tetapi juga sebagai peluang untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial melalui inovasi digital.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana seorang desainer komunikasi visual dapat mengubah ide kreatifnya menjadi bisnis yang sukses di era digital?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuInformatika: Pemanfaatan teknologi digital, pengembangan aplikasi, dan pemahaman algoritma dasar dalam produk DKV digital.
Bahasa Indonesia: Keterampilan komunikasi persuasif dalam presentasi ide bisnis dan penulisan deskripsi produk yang menarik.
Dasar-dasar Bisnis: Pemahaman konsep dasar ekonomi, pemasaran, dan manajemen proyek untuk pengembangan usaha DKV.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi mengenai potensi karir dan kewirausahaan di bidang DKV, serta mendukung minat peserta didik dalam mengembangkan ide kreatif.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar mendukung kerja kelompok dan presentasi, dilengkapi dengan akses internet yang stabil dan proyektor untuk menampilkan materi dan hasil karya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan aplikasi desain grafis (misalnya Canva, Adobe Express) dan platform presentasi online (misalnya Google Slides, Prezi) untuk merumuskan dan mempresentasikan ide technopreneur DKV mereka.
Halaman 3 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan peluang technopreneur di bidang DKV dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik untuk melihat beberapa contoh iklan digital atau konten media sosial dari brand lokal yang menarik, lalu bertanya 'Apa yang membuat iklan ini menarik dan siapa yang membuat konten seperti ini?' untuk mengaitkan dengan pengalaman mereka.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi karakteristik dan peluang technopreneur di bidang DKV, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana desainer DKV dapat menciptakan bisnisnya sendiri di era digital?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang kisah sukses technopreneur DKV muda di Indonesia, lalu meminta peserta didik untuk mencatat hal-hal menarik dan tantangan yang dihadapi.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan memberikan LKPD yang berisi studi kasus technopreneur DKV, meminta mereka untuk mengidentifikasi karakteristik dan peluang dari studi kasus tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan, mencari informasi tambahan dari internet menggunakan gawai mereka untuk memahami model bisnis dan teknologi yang digunakan oleh technopreneur DKV tersebut.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyusun hasil analisis mereka dalam bentuk peta pikiran atau poin-poin penting mengenai karakteristik dan peluang technopreneur DKV dari studi kasus yang dibahas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan karakteristik dan peluang technopreneur DKV yang mereka temukan.
  2. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menyoroti aspek-aspek yang sudah baik dan yang perlu diperbaiki.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang pentingnya inovasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi dalam berwirausaha di bidang DKV.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang karakteristik dan peluang technopreneur DKV.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, memotivasi mereka untuk terus mengembangkan ide-ide kreatif, dan menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari ide awal produk atau jasa DKV berbasis teknologi yang dapat dikembangkan, lalu mengakhiri pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat merumuskan ide produk atau jasa DKV berbasis teknologi dengan kreatif. Dengan presentasi, peserta didik dapat mengkomunikasikan ide technopreneur DKV mereka dengan jelas dan persuasif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik untuk membagikan ide awal produk atau jasa DKV berbasis teknologi yang mereka cari sebagai tugas, dan meminta beberapa orang untuk menceritakan inspirasinya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merumuskan ide produk atau jasa DKV berbasis teknologi dan mempresentasikannya, serta mengingatkan peserta didik akan pentingnya berpikir kreatif dan inovatif.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh produk atau jasa DKV digital yang inovatif (misalnya aplikasi desain, aset digital, platform portofolio interaktif) dan meminta peserta didik mengidentifikasi elemen-elemen kreatif dan teknologi yang digunakan.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru meminta peserta didik untuk kembali ke kelompok sebelumnya dan memfokuskan diskusi pada pengembangan ide produk/jasa DKV berbasis teknologi yang telah mereka cari, dengan panduan LKPD yang memuat pertanyaan-pertanyaan pemicu kreativitas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mulai merumuskan ide produk atau jasa DKV berbasis teknologi mereka, membuat sketsa konsep awal, menentukan target pasar, dan mengidentifikasi teknologi yang akan digunakan.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat prototipe rencana bisnis sederhana (misalnya dalam bentuk mind map, presentasi singkat, atau sketsa produk) yang akan dipresentasikan di akhir pertemuan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan ide technopreneur DKV mereka di depan kelas, menjelaskan konsep, potensi pasar, dan keunikan produk/jasa yang ditawarkan.
  2. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik dan masukan terhadap ide-ide yang dipresentasikan, berfokus pada kelayakan, inovasi, dan potensi pengembangan.
  3. Guru mengapresiasi setiap ide yang muncul dan memberikan penguatan tentang pentingnya berani mencoba dan belajar dari setiap proses pengembangan ide.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang bagaimana merumuskan dan mengkomunikasikan ide technopreneur DKV.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan keberanian peserta didik dalam menyampaikan ide, memotivasi mereka untuk terus berinovasi, dan menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan informasi mengenai sumber daya atau mentor yang bisa dihubungi untuk mengembangkan ide lebih lanjut, lalu mengakhiri pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMembuat Peta Ide Technopreneur DKV
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat membuat peta pikiran untuk merumuskan ide produk atau jasa DKV berbasis teknologi.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Di era digital yang serba cepat ini, bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) bukan hanya tentang menciptakan karya seni, tetapi juga tentang bagaimana karya tersebut dapat menjadi pondasi sebuah bisnis yang inovatif.

Alat & bahan: Kertas A3, spidol warna, pensil, gawai dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan contoh peta pikiran ide bisnis.
    Ide Bisnis DKVTarget PasarFitur UtamaTeknologiDigunakanPotensiKeuntungan
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Secara individu, tuliskan satu ide produk atau jasa DKV berbasis teknologi yang ingin kamu kembangkan di tengah kertas A3.
  3. Dari ide utama tersebut, buatlah cabang-cabang utama yang mencakup: Target Pasar, Fitur Utama, Teknologi yang Digunakan, dan Potensi Keuntungan.
  4. Kembangkan setiap cabang utama dengan ide-ide detail menggunakan kata kunci dan gambar kecil.
  5. Diskusikan peta pikiranmu dengan teman sekelompok untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang technopreneur?
  2. Sebutkan contoh produk atau jasa DKV yang kamu temui di platform digital!
  3. Menurutmu, apa peran teknologi dalam dunia DKV saat ini?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka mengidentifikasi karakteristik technopreneur DKV.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap prototipe rencana bisnis dan presentasi ide technopreneur DKV.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi karakteristik dan peluang technopreneur di bidang DKV.Konsep technopreneur, peluang usaha DKV digital.2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
2Menganalisis peran teknologi digital dalam pengembangan usaha DKV.Peran teknologi dalam inovasi DKV, platform digital.2 JPPenalaran Kritis, Kreativitas
3Merumuskan ide produk atau jasa DKV berbasis teknologi.Identifikasi masalah, ideation, prototipe sederhana.2 JPKreativitas, Kemandirian
4Membuat prototipe rencana bisnis sederhana untuk ide technopreneur DKV.Komponen rencana bisnis, visualisasi ide.2 JPKemandirian, Kreativitas
Halaman 8 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Di era digital yang serba cepat ini, bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) bukan hanya tentang menciptakan karya seni, tetapi juga tentang bagaimana karya tersebut dapat menjadi pondasi sebuah bisnis yang inovatif. Modul ini akan membimbing kamu untuk memahami konsep technopreneur di bidang DKV, mengidentifikasi peluang, dan mengembangkan ide-ide kreatif menjadi sebuah usaha yang menjanjikan.

1. Pengertian Technopreneur DKV
Technopreneur DKV adalah individu atau kelompok yang menggabungkan keahlian desain komunikasi visual dengan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan, mengembangkan, dan mengelola bisnis kreatif. Mereka tidak hanya berfokus pada estetika visual, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat mengoptimalkan proses, jangkauan, dan nilai produk atau jasa DKV. Contohnya adalah desainer yang membuat aplikasi stiker digital, platform portofolio interaktif, atau agensi desain yang menggunakan AI untuk personalisasi konten.

2. Karakteristik Technopreneur DKV
Seorang technopreneur DKV memiliki beberapa karakteristik kunci. Pertama, mereka inovatif, selalu mencari cara baru untuk menyelesaikan masalah desain atau menciptakan nilai. Kedua, adaptif terhadap perubahan teknologi dan tren pasar. Ketiga, berorientasi pada solusi, bukan hanya masalah. Keempat, memiliki pemahaman bisnis yang baik di samping keterampilan desain. Mereka juga cenderung kolaboratif, bekerja sama dengan pengembang teknologi atau ahli pemasaran untuk mewujudkan ide-idenya.

3. Peluang Technopreneur di Bidang DKV
Ada banyak peluang bagi technopreneur DKV di era digital. Misalnya, pengembangan aset digital (ikon, template, font) untuk dijual online, pembuatan aplikasi atau game edukasi dengan desain menarik, layanan branding digital interaktif, atau agensi yang spesialisasi dalam desain UI/UX untuk startup teknologi. Platform media sosial dan e-commerce juga membuka jalan bagi desainer untuk memasarkan produk fisik maupun digital mereka secara langsung kepada konsumen global, seperti ilustrasi digital atau merchandise custom.

4. Langkah Awal Menjadi Technopreneur DKV
Langkah pertama adalah mengidentifikasi masalah atau kebutuhan di pasar yang dapat diselesaikan dengan solusi DKV berbasis teknologi. Kemudian, kembangkan ide kreatif yang unik dan memiliki nilai jual. Lakukan riset pasar sederhana untuk memahami target audiens dan kompetitor. Setelah itu, buatlah prototipe atau Minimum Viable Product (MVP) untuk menguji ide. Terakhir, susun rencana bisnis sederhana yang mencakup model pendapatan, strategi pemasaran, dan proyeksi keuangan awal. Jangan takut untuk berkolaborasi dan mencari mentor.

5. Teknologi Pendukung Technopreneur DKV
Berbagai teknologi mendukung technopreneur DKV. Aplikasi desain grafis (Adobe Creative Suite, Figma, Canva), perangkat lunak animasi (After Effects, Blender), platform pengembangan web/aplikasi (WordPress, Bubble), dan tools AI untuk desain generatif atau personalisasi konten adalah beberapa contohnya. Selain itu, platform e-commerce (Etsy, Gumroad), media sosial untuk pemasaran (Instagram, TikTok), dan alat analitik data juga sangat penting untuk mengukur performa dan menjangkau audiens secara efektif.

Rangkuman: Technopreneur DKV adalah desainer yang menggabungkan kreativitas DKV dengan teknologi untuk membangun bisnis inovatif. Karakteristik utama mereka adalah inovatif, adaptif, dan berorientasi solusi. Peluangnya sangat luas, mulai dari aset digital hingga layanan branding interaktif. Langkah awal meliputi identifikasi masalah, pengembangan ide, riset pasar, prototipe, dan rencana bisnis sederhana, didukung oleh berbagai aplikasi desain, platform digital, dan tools AI.

Halaman 9 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TechnopreneurIndividu yang memadukan keahlian teknologi dan kewirausahaan untuk menciptakan bisnis inovatif.
Desain Komunikasi Visual (DKV)Bidang desain yang berfokus pada penyampaian pesan melalui media visual.
PrototipeModel awal atau sampel produk untuk menguji konsep dan fungsi.
UI/UX DesignDesain antarmuka pengguna (User Interface) dan pengalaman pengguna (User Experience) pada aplikasi atau website.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar DKV · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Technopreneur di Bidang DKV" mata pelajaran Dasar-dasar DKV Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Technopreneur di Bidang DKV — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Technopreneur di Bidang DKV ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar DKV · Kelas XPeta Konsep
Technopreneur di Bidang DKVPengertian Technopreneur DKVKarakteristik Technopreneur DKVPeluang Technopreneur di Bidang DKVLangkah Awal Menjadi Technopreneur DKVTeknologi Pendukung Technopreneur DKV
Dari sub-bab Technopreneur di Bidang DKVHalaman 12
Nama sekolah AndaDasar-dasar DKV · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar DKV · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar DKV · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar DKV · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar DKV · Kelas XProfil Lulusan
KreativitasKemandirianKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Technopreneur di Bidang DKV yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar DKV kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Technopreneur di Bidang DKV pada Dasar-dasar DKV SMK, Fase E, elemen Proses Bisnis Menyeluruh.

Modul Technopreneur di Bidang DKV ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Technopreneur di Bidang DKV untuk Dasar-dasar DKV kelas X.

Apakah modul ajar Dasar-dasar DKV materi Technopreneur di Bidang DKV ini gratis?

Ya. Modul Technopreneur di Bidang DKV untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Technopreneur di Bidang DKV ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar DKV kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar DKV kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Technopreneur di Bidang DKV ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Technopreneur di Bidang DKV dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar DKV kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar DKV kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Technopreneur di Bidang DKV ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Technopreneur di Bidang DKV tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Technopreneur di Bidang DKV untuk Dasar-dasar DKV kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Technopreneur di Bidang DKV ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar DKV kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Technopreneur di Bidang DKV beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar DKV kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Dasar-dasar DKV ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Technopreneur di Bidang DKV disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar DKV SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.