Modul Ajar & RPP Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X
Adminstrasi Infrastruktur
Modul ajar (RPP) Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK kelas X materi Adminstrasi Infrastruktur, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Adminstrasi Infrastruktur yang Anda cari? Materi Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Adminstrasi Infrastruktur |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar jaringan komputer dan perangkat kerasnya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengimplementasikan dan mengelola infrastruktur jaringan komputer dan telekomunikasi sesuai dengan standar industri, serta mengidentifikasi dan memecahkan masalah terkait sistem. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Router, switch, server, dan kabel adalah contoh perangkat keras yang membentuk infrastruktur jaringan nyata. |
| Konseptual | Administrasi infrastruktur melibatkan perencanaan, implementasi, pemeliharaan, dan pemecahan masalah perangkat dan layanan jaringan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah konfigurasi dasar perangkat jaringan, instalasi sistem operasi server, dan manajemen layanan jaringan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya pemikiran sistematis dan adaptasi terhadap teknologi baru dalam mengelola infrastruktur jaringan yang kompleks. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen utama infrastruktur jaringan dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan praktik langsung, peserta didik dapat menginstalasi sistem operasi server (misalnya Linux) sesuai prosedur standar operasional.
- Setelah melakukan konfigurasi dasar, peserta didik dapat mengelola layanan jaringan seperti DHCP dan DNS menggunakan perintah CLI dengan akurat.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis permasalahan umum pada infrastruktur jaringan dan mengusulkan solusi yang relevan secara mandiri.
- Setelah menyelesaikan praktik konfigurasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan implementasi keamanan dasar pada infrastruktur jaringan dengan benar.
Pemahaman bermakna: Memahami administrasi infrastruktur jaringan akan memungkinkan peserta didik untuk merancang, mengimplementasikan, dan memelihara jaringan yang efisien dan aman, yang merupakan keterampilan krusial di era digital.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara memastikan semua perangkat dalam jaringan sekolah kita selalu berfungsi optimal dan aman dari serangan siber?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun laporan praktikum dan mempresentasikan hasil kerja dengan bahasa yang jelas dan terstruktur. Matematika: Peserta didik menerapkan konsep subnetting dalam perencanaan alamat IP jaringan. Pendidikan Pancasila: Peserta didik mengembangkan sikap kolaborasi dan tanggung jawab saat bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan menyediakan akses internet dan mengawasi waktu belajar mandiri peserta didik di rumah untuk eksplorasi materi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Laboratorium komputer dengan perangkat PC, server fisik/virtual, dan koneksi internet yang stabil akan menjadi lingkungan belajar utama yang aman dan nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan simulator jaringan (misalnya Cisco Packet Tracer) dan mesin virtual (misalnya VirtualBox atau VMware) akan sangat membantu dalam praktik konfigurasi tanpa merusak perangkat fisik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen utama infrastruktur jaringan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan praktik langsung, peserta didik dapat menginstalasi sistem operasi server (misalnya Linux) sesuai prosedur standar operasional. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Setelah melakukan konfigurasi dasar, peserta didik dapat mengelola layanan jaringan seperti DHCP dan DNS menggunakan perintah CLI dengan akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi komponen, menginstal OS server, dan mengkonfigurasi layanan jaringan.
Alat & bahan: Komputer, jaringan internet, mesin virtual, modul praktikum
Langkah kerja:
- Amati gambar topologi jaringan di bawah ini dan identifikasi 5 komponen utamanya.
- Lakukan instalasi sistem operasi server (Linux) pada mesin virtual mengikuti modul praktikum.
- Konfigurasi layanan DHCP pada server dan uji coba pemberian IP otomatis pada klien.
- Konfigurasi layanan DNS pada server dan uji coba resolusi nama domain pada klien.
- Catat semua langkah, kendala, dan solusi yang Anda temukan selama proses instalasi dan konfigurasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang router dan fungsinya?
- Sebutkan minimal 3 perangkat keras yang membentuk sebuah jaringan!
- Menurut Anda, mengapa sebuah jaringan memerlukan server?
- Apa perbedaan antara IP address dan domain name?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik instalasi dan konfigurasi, serta penilaian hasil diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan keterampilan konfigurasi layanan jaringan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen-komponen utama infrastruktur jaringan | Identifikasi komponen jaringan | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menginstalasi sistem operasi server (misalnya Linux) sesuai prosedur standar operasional | Instalasi OS server | 2 JP | kemandirian |
| 3 | Mengelola layanan jaringan seperti DHCP dan DNS menggunakan perintah CLI | Konfigurasi DHCP dan DNS | 2 JP | kolaborasi |
Administrasi infrastruktur jaringan merupakan tulang punggung operasional teknologi informasi. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dan mengelola komponen-komponen vital yang membentuk sebuah jaringan, mulai dari identifikasi perangkat keras hingga konfigurasi layanan esensial. Dengan menguasai materi ini, Anda akan siap menghadapi tantangan dalam dunia kerja yang membutuhkan keahlian di bidang jaringan.
1. Pengenalan Infrastruktur Jaringan
Infrastruktur jaringan adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang saling terhubung untuk memungkinkan komunikasi data. Komponen utama meliputi router untuk meneruskan paket data antar jaringan, switch untuk menghubungkan perangkat dalam satu jaringan lokal, server untuk menyediakan layanan dan penyimpanan data, serta kabel dan media transmisi lainnya. Memahami setiap komponen sangat penting untuk merancang dan memelihara jaringan yang efisien dan andal. Setiap komponen memiliki peran spesifik yang berkontribusi pada keseluruhan kinerja jaringan.
2. Instalasi Sistem Operasi Server
Server adalah komputer khusus yang menyediakan layanan kepada komputer lain (klien) dalam jaringan. Instalasi sistem operasi server, seperti Linux (misalnya Ubuntu Server), adalah langkah awal yang krusial. Proses ini melibatkan persiapan media instalasi, partisi hard disk, konfigurasi jaringan awal, dan instalasi paket-paket dasar. Ketepatan dalam instalasi akan mempengaruhi performa dan stabilitas server. Penting untuk mengikuti prosedur standar operasional untuk memastikan semua komponen terinstal dengan benar dan aman.
3. Konfigurasi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
DHCP adalah protokol jaringan yang secara otomatis menetapkan alamat IP kepada perangkat yang terhubung ke jaringan. Ini menyederhanakan administrasi jaringan karena tidak perlu mengkonfigurasi IP secara manual untuk setiap perangkat. Konfigurasi DHCP di server melibatkan penentuan rentang alamat IP yang akan diberikan, gateway default, dan server DNS. Pengelolaan DHCP yang baik memastikan tidak ada konflik alamat IP dan semua perangkat dapat terhubung ke jaringan dengan lancar.
4. Konfigurasi DNS (Domain Name System)
DNS adalah sistem yang menerjemahkan nama domain yang mudah diingat (misalnya www.google.com) menjadi alamat IP numerik yang digunakan oleh komputer. Tanpa DNS, kita harus mengingat alamat IP setiap situs web yang ingin diakses. Konfigurasi DNS di server melibatkan pembuatan record untuk domain lokal atau meneruskan permintaan ke server DNS publik. DNS yang efisien sangat penting untuk akses internet dan layanan jaringan internal yang cepat dan andal.
5. Keamanan Dasar Infrastruktur
Keamanan adalah aspek vital dalam administrasi infrastruktur jaringan. Ini melibatkan penerapan langkah-langkah untuk melindungi jaringan dari akses tidak sah, kerusakan, dan penyalahgunaan. Contoh langkah-langkah keamanan dasar meliputi penggunaan firewall untuk mengontrol lalu lintas jaringan, pengaturan kata sandi yang kuat, pembaruan sistem operasi dan perangkat lunak secara berkala, serta penggunaan VPN untuk koneksi aman. Mengabaikan keamanan dapat menyebabkan kebocoran data dan gangguan layanan yang serius.
Rangkuman: Administrasi infrastruktur jaringan mencakup identifikasi komponen seperti router, switch, dan server, serta instalasi sistem operasi server seperti Linux. Selanjutnya, konfigurasi layanan vital seperti DHCP untuk alokasi IP otomatis dan DNS untuk resolusi nama domain adalah kunci. Penerapan keamanan dasar juga esensial untuk melindungi jaringan dari ancaman. Penguasaan keterampilan ini memungkinkan pengelolaan jaringan yang efisien, andal, dan aman.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Router | Perangkat jaringan untuk meneruskan paket data antar jaringan. |
| Switch | Perangkat jaringan untuk menghubungkan perangkat dalam satu jaringan lokal. |
| Server | Komputer khusus yang menyediakan layanan kepada klien dalam jaringan. |
| DHCP | Protokol untuk menetapkan alamat IP otomatis. |
| DNS | Sistem untuk menerjemahkan nama domain ke alamat IP. |
| CLI | Antarmuka baris perintah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Adminstrasi Infrastruktur" mata pelajaran Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Materi Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Terkait
Dasar - Dasar Keahlian Teknik Komputer dan JaringanDasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Kelas X SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Adminstrasi Infrastruktur pada Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK, Fase E, elemen Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi.
Modul Adminstrasi Infrastruktur ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Adminstrasi Infrastruktur untuk Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X.
Apakah modul ajar Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi materi Adminstrasi Infrastruktur ini gratis?
Ya. Modul Adminstrasi Infrastruktur untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Adminstrasi Infrastruktur ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Adminstrasi Infrastruktur ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Adminstrasi Infrastruktur dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Adminstrasi Infrastruktur ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Adminstrasi Infrastruktur tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Adminstrasi Infrastruktur untuk Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Adminstrasi Infrastruktur ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Adminstrasi Infrastruktur beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Dasar-Dasar Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Adminstrasi Infrastruktur disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.