SMKKelas XFase E📘 Bab 5Semester 1

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Teknologi Farmasi Kelas X
Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: CPOTB adalah pedoman esensial untuk menjamin kualitas, keamanan, dan khasiat obat tradisional. Prinsip dan aspek-aspeknya mencakup manajemen mutu, personalia, bangunan, sanitasi, peralatan, bahan baku, proses produksi, produk jadi, pengawasan mutu, inspeksi diri, penanganan keluhan, dan dokumentasi. Dengan menerapkan CPOTB secara konsisten, industri obat tradisional dapat membangun kepercayaan konsumen dan memberikan produk yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik
Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik
Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Teknologi Farmasi
Fase / KelasE / X
Materi PokokCara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis obat tradisional dan komponen penyusunnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis kasus pelanggaran CPOTB dan mengevaluasi dampak serta solusinya.
  2. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk merancang prosedur pembuatan obat tradisional sesuai CPOTB.
  3. kemandirian — elemen: Pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik secara mandiri mengidentifikasi kebutuhan belajar dan mencari informasi terkait CPOTB.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainProses Produksi Sediaan Farmasi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami prinsip-prinsip dasar teknologi farmasi, termasuk cara pembuatan obat tradisional yang baik, serta mengidentifikasi dan menerapkan standar kualitas dalam proses produksi sediaan farmasi di industri.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualObat tradisional seperti jamu, param, dan tapel harus diproduksi dengan standar kualitas tertentu agar aman dan berkhasiat.
KonseptualCPOTB adalah pedoman yang memastikan obat tradisional diproduksi secara konsisten dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dan persyaratan dalam penerapan aspek-aspek CPOTB di fasilitas produksi.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya pemahaman dan penerapan CPOTB untuk menjamin keamanan dan efektivitas produk obat tradisional bagi masyarakat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dengan tepat.
  2. Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi aspek-aspek penting dalam penerapan CPOTB dengan benar.
  3. Dengan simulasi, peserta didik dapat merancang prosedur pembuatan obat tradisional sesuai aspek CPOTB dengan runtut.
  4. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menerapkan prosedur Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) pada produk sederhana dengan teliti.
  5. Setelah presentasi, peserta didik dapat mengevaluasi penerapan CPOTB pada studi kasus produksi obat tradisional dengan kritis.
  6. Dengan mengerjakan soal, peserta didik dapat menganalisis permasalahan terkait pelanggaran CPOTB dan menyajikan solusinya secara logis.
Halaman 2 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) sangat penting untuk menjamin kualitas, keamanan, dan khasiat produk obat tradisional yang beredar di masyarakat.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengatur cara pembuatan obat tradisional, padahal nenek moyang kita sudah membuatnya secara turun-temurun?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuKimia: Pemahaman tentang sifat kimia bahan baku obat tradisional dan interaksinya dalam proses produksi.
Biologi: Pengetahuan tentang identifikasi tanaman obat dan bagian yang berkhasiat serta potensi kontaminasi mikroba.
Kewirausahaan: Merancang produk obat tradisional yang memenuhi CPOTB sebagai bagian dari pengembangan usaha.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berbagi pengalaman tentang pembuatan obat tradisional di rumah atau industri kecil untuk memperkaya perspektif peserta didik.
Lingkungan PembelajaranLaboratorium atau bengkel farmasi sekolah yang dilengkapi dengan fasilitas standar produksi dan K3 akan menjadi lingkungan belajar yang aman dan mendukung praktik CPOTB.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial, simulasi virtual, atau aplikasi e-book tentang CPOTB dapat membantu peserta didik memahami konsep dan prosedur secara visual dan interaktif.
Halaman 3 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gambar Obat Tradisional: Guru menayangkan gambar berbagai obat tradisional. Peserta didik menebak nama dan kegunaannya secara bergantian, lalu guru mengaitkan dengan pentingnya kualitas.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, "Apakah kamu pernah mengonsumsi jamu atau obat tradisional lain? Menurutmu, bagaimana cara memastikan jamu yang kamu minum itu aman dan berkhasiat?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menjelaskan prinsip CPOTB dan pertanyaan pemantik, sehingga peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat atau artikel berita tentang kasus obat tradisional ilegal atau yang tidak memenuhi standar kualitas.
  2. Guru mengajukan pertanyaan: "Apa masalah yang terjadi dalam kasus ini? Menurutmu, apa penyebabnya?" Peserta didik menganalisis masalah secara individu.
  3. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi inti masalah dan menghubungkannya dengan pentingnya standar produksi.
  4. Guru memberikan bahan ajar cetak atau digital tentang prinsip-prinsip dasar CPOTB.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang).
  2. Setiap kelompok menganalisis studi kasus yang diberikan (berbeda per kelompok) dan mengidentifikasi prinsip CPOTB mana yang dilanggar atau tidak diterapkan.
  3. Membimbing penyelidikan: Kelompok berdiskusi untuk merumuskan penjelasan prinsip-prinsip CPOTB yang relevan dengan studi kasus tersebut.
  4. Peserta didik mencari informasi tambahan dari berbagai sumber untuk memperkuat pemahaman mereka tentang prinsip CPOTB.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan penjelasan prinsip CPOTB di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan mengajukan pertanyaan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi untuk menyimpulkan prinsip-prinsip CPOTB yang telah dipelajari dan mengaitkannya dengan pentingnya menjaga kualitas produk obat tradisional.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan prinsip-prinsip dasar CPOTB.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru meminta peserta didik menulis satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang ingin mereka ketahui lebih lanjut, lalu memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk membaca materi aspek-aspek CPOTB untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi aspek-aspek penting dalam penerapan CPOTB dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Farmasi: Guru menyebutkan satu kata terkait farmasi. Peserta didik berikutnya harus menyebutkan kata lain yang berawalan huruf terakhir dari kata sebelumnya, berlanjut hingga 10 kata.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, "Setelah kita memahami prinsip CPOTB, apa saja yang perlu kita perhatikan di lapangan agar prinsip itu benar-benar terwujud?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi aspek-aspek CPOTB dan pertanyaan pemantik, sehingga peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar atau video tentang fasilitas produksi obat tradisional (misalnya: area produksi, gudang bahan baku, laboratorium).
  2. Guru meminta peserta didik mengamati dengan teliti setiap detail dalam gambar/video tersebut.
  3. Guru membagikan LKPD yang berisi daftar aspek-aspek CPOTB (misalnya: personalia, bangunan dan fasilitas, sanitasi dan higiene, dokumentasi) dalam bentuk pertanyaan panduan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi hal-hal penting yang harus ada atau dilakukan di setiap area fasilitas produksi berdasarkan pengamatan dan pertanyaan di LKPD.
  2. Pengumpulan data: Peserta didik membentuk kelompok (kelompok yang sama dengan pertemuan sebelumnya) dan berdiskusi untuk mengumpulkan informasi dari bahan ajar atau sumber lain tentang aspek-aspek CPOTB.
  3. Pengolahan data: Setiap kelompok mengisi tabel di LKPD dengan detail terkait persyaratan dan contoh penerapan setiap aspek CPOTB.
  4. Pembuktian: Kelompok membandingkan hasil pengisian tabel mereka dengan informasi yang ada di bahan ajar dan memastikan setiap aspek teridentifikasi dengan benar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi aspek-aspek CPOTB dan contoh penerapannya.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengklarifikasi jika ada konsep yang kurang tepat.
  3. Guru memimpin diskusi kelas untuk menyimpulkan aspek-aspek penting dalam penerapan CPOTB dan mengapa setiap aspek itu krusial.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan aspek-aspek penting CPOTB.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi satu tantangan dalam mengidentifikasi aspek CPOTB dan bagaimana mereka mengatasinya, lalu memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk mempersiapkan praktik merancang prosedur di pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAnalisis Aspek CPOTB di Sekitar Kita
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi aspek-aspek CPOTB pada produk obat tradisional yang ada di pasaran.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Obat tradisional telah lama menjadi bagian dari budaya kesehatan masyarakat Indonesia. Namun, untuk memastikan keamanannya dan khasiatnya, diperlukan standar produksi yang jelas.

Alat & bahan: Produk obat tradisional (kemasan), alat tulis

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234567Mendatar2. Satu kelompok produk yangdibuat dalam satu siklusproduksi yang sama5. Cara Pembuatan ObatTradisional yang Baik7. Penarikan produk dari pasarankarena masalah keamanan ataukualitasMenurun1. Upaya untuk menciptakanlingkungan yang sehat danbersih3. Upaya menjaga kesehatanmelalui kebersihan4. Prosedur Operasi Standar6. Obat tradisional Indonesiayang terbuat dari bahan-bahanalami
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati kemasan obat tradisional di bawah ini dengan teliti.
  3. Identifikasi informasi yang tertera pada kemasan terkait dengan aspek CPOTB (misalnya: nama produsen, nomor izin edar, komposisi, tanggal kedaluwarsa, petunjuk penggunaan).
  4. Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang disediakan.
  5. Diskusikan dengan kelompokmu, apakah informasi yang ada sudah cukup untuk menjamin produk ini memenuhi CPOTB? Berikan alasanmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang obat tradisional?
  2. Sebutkan contoh obat tradisional yang sering kamu dengar atau gunakan!
  3. Menurutmu, apakah semua obat tradisional itu aman untuk dikonsumsi?
  4. Apa yang membuat suatu produk obat tradisional bisa dipercaya kualitasnya?

Formatif (proses): Observasi selama diskusi kelompok dan praktik, penilaian Jobsheet, serta umpan balik saat presentasi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta penilaian produk praktik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan prinsip-prinsip dasar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dengan tepat.Prinsip CPOTB2 JPpenalaran kritis, kemandirian
2Mengidentifikasi aspek-aspek penting dalam penerapan CPOTB dengan benar.Aspek-aspek CPOTB2 JPkolaborasi, penalaran kritis
3Merancang prosedur pembuatan obat tradisional sesuai aspek CPOTB dengan runtut.Perancangan Prosedur CPOTB2 JPkreativitas, kolaborasi
4Menerapkan prosedur Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) pada produk sederhana dengan teliti.Praktik CPOTB2 JPkemandirian, penalaran kritis
Halaman 8 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Obat tradisional telah lama menjadi bagian dari budaya kesehatan masyarakat Indonesia. Namun, untuk memastikan keamanannya dan khasiatnya, diperlukan standar produksi yang jelas. Bahan ajar ini akan membimbing kamu memahami Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), sebuah pedoman penting dalam industri obat tradisional.

1. 1. Pengantar CPOTB
Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) adalah pedoman yang digunakan untuk memastikan produk obat tradisional diproduksi secara konsisten dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Tujuan utama CPOTB adalah melindungi masyarakat dari risiko produk yang tidak aman, tidak bermutu, atau tidak berkhasiat. CPOTB mencakup semua tahapan produksi, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, pengemasan, hingga penyimpanan produk jadi. Penerapan CPOTB sangat krusial untuk menjaga reputasi dan kepercayaan konsumen terhadap obat tradisional. Contoh nyata pentingnya CPOTB adalah mencegah kontaminasi bahan kimia berbahaya atau mikroorganisme pada produk jamu.

2. 2. Prinsip-prinsip Dasar CPOTB
Prinsip dasar CPOTB meliputi beberapa aspek kunci. Pertama, manajemen mutu, yaitu sistem yang memastikan produk dibuat dan dikendalikan secara konsisten sesuai standar. Kedua, personalia, yang menekankan pentingnya kualifikasi, pelatihan, dan higiene karyawan. Ketiga, bangunan dan fasilitas, yang harus dirancang dan dipelihara agar sesuai untuk produksi dan mencegah kontaminasi. Keempat, sanitasi dan higiene, yaitu prosedur pembersihan dan pencegahan kontaminasi. Kelima, peralatan, yang harus sesuai, terkalibrasi, dan terpelihara. Keenam, bahan awal, yang harus memenuhi spesifikasi mutu. Ketujuh, proses produksi dan pengawasan selama proses, yaitu langkah-langkah yang terkendali. Kedelapan, produk jadi, yang harus memenuhi standar sebelum didistribusikan. Kesembilan, pengawasan mutu, yaitu pengujian produk. Kesepuluh, inspeksi diri, yaitu evaluasi internal berkala. Kesebelas, penanganan keluhan dan penarikan produk, yaitu prosedur jika ada masalah. Terakhir, dokumentasi, yaitu pencatatan semua kegiatan secara akurat. Semua prinsip ini saling berkaitan untuk menjamin kualitas produk.

3. 3. Aspek Personalia
Aspek personalia dalam CPOTB sangat penting karena manusia adalah faktor utama dalam proses produksi. Setiap karyawan yang terlibat dalam pembuatan obat tradisional harus memiliki kualifikasi yang sesuai, baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan khusus. Mereka juga harus memahami tanggung jawab masing-masing. Pelatihan berkala diperlukan untuk menjaga kompetensi. Selain itu, higiene perorangan yang ketat wajib diterapkan, seperti mencuci tangan, menggunakan pakaian kerja bersih (APD), dan tidak makan atau minum di area produksi. Karyawan yang sakit tidak boleh bekerja di area produksi untuk mencegah kontaminasi produk. Contoh penerapan: Seorang operator produksi jamu harus mengenakan sarung tangan, masker, dan penutup kepala saat bekerja.

4. 4. Aspek Bangunan dan Fasilitas
Bangunan dan fasilitas produksi obat tradisional harus dirancang, dibangun, dan dipelihara sedemikian rupa sehingga sesuai dengan tujuan penggunaannya. Ini berarti bangunan harus mudah dibersihkan, mencegah penumpukan debu, dan melindungi produk dari kontaminasi silang. Area produksi, penyimpanan, dan pengujian harus terpisah dan memiliki akses yang terkontrol. Ventilasi yang baik diperlukan untuk mencegah kelembaban berlebih dan menyebarnya partikel. Pencahayaan harus memadai untuk semua aktivitas. Contoh: Lantai dan dinding area produksi terbuat dari bahan yang halus, tidak berpori, dan mudah dibersihkan; tersedia area ganti pakaian dan toilet terpisah dari area produksi.

5. 5. Aspek Sanitasi dan Higiene
Sanitasi dan higiene mencakup semua tindakan untuk mencegah kontaminasi produk dari berbagai sumber. Ini termasuk kebersihan lingkungan produksi, peralatan, bahan baku, dan personel. Prosedur pembersihan dan desinfeksi harus didokumentasikan dan dilaksanakan secara rutin. Air yang digunakan dalam produksi harus memenuhi standar air minum atau air murni sesuai kebutuhan. Pengendalian hama (serangga, tikus) juga merupakan bagian dari sanitasi. Contoh: Semua peralatan yang bersentuhan dengan bahan baku atau produk harus dicuci bersih dan disterilkan sebelum dan sesudah digunakan; tersedia tempat sampah tertutup yang terpisah untuk limbah.

6. 6. Aspek Dokumentasi
Dokumentasi adalah tulang punggung CPOTB. Semua kegiatan yang terkait dengan produksi, pengujian, dan distribusi harus dicatat secara akurat, lengkap, dan mudah diakses. Ini termasuk spesifikasi bahan baku, prosedur operasi standar (SOP), catatan batch produksi, hasil pengujian, catatan kalibrasi alat, dan catatan distribusi. Dokumentasi yang baik memungkinkan penelusuran kembali setiap tahapan produksi jika terjadi masalah dan merupakan bukti kepatuhan terhadap standar. Contoh: Setiap batch produk jamu memiliki nomor batch unik dan catatan produksi yang mencatat tanggal, operator, bahan yang digunakan, dan hasil pengujiannya.

7. 7. Aspek Pengawasan Mutu
Pengawasan mutu adalah serangkaian kegiatan pengujian yang dilakukan untuk memastikan bahwa bahan baku, bahan pengemas, produk antara, dan produk jadi memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. Ini melibatkan pengambilan sampel, pengujian di laboratorium, dan evaluasi hasil pengujian. Laboratorium pengawasan mutu harus dilengkapi dengan peralatan yang memadai dan dioperasikan oleh personel yang kompeten. Pengawasan mutu tidak hanya dilakukan di akhir proses, tetapi juga selama proses produksi (in-process control) untuk mendeteksi masalah lebih awal. Contoh: Pengujian kadar air pada serbuk bahan baku, pengujian waktu hancur pil jamu, atau pengujian cemaran mikroba pada produk jadi.

8. 8. Inspeksi Diri dan Penanganan Keluhan
Inspeksi diri adalah evaluasi internal yang dilakukan secara berkala oleh produsen untuk menilai kepatuhan terhadap CPOTB. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kelemahan dan melakukan tindakan perbaikan. Sementara itu, prosedur penanganan keluhan dan penarikan produk (recall) adalah mekanisme jika ada keluhan dari konsumen atau ditemukan masalah kualitas produk setelah beredar. Produsen harus memiliki sistem yang efektif untuk menerima, menyelidiki, dan menanggapi keluhan, serta menarik produk yang bermasalah dari pasaran jika diperlukan. Contoh: Tim internal melakukan audit CPOTB setiap 6 bulan; jika ada keluhan efek samping, produsen segera menyelidiki penyebabnya dan mengambil tindakan korektif.

Rangkuman: CPOTB adalah pedoman esensial untuk menjamin kualitas, keamanan, dan khasiat obat tradisional. Prinsip dan aspek-aspeknya mencakup manajemen mutu, personalia, bangunan, sanitasi, peralatan, bahan baku, proses produksi, produk jadi, pengawasan mutu, inspeksi diri, penanganan keluhan, dan dokumentasi. Dengan menerapkan CPOTB secara konsisten, industri obat tradisional dapat membangun kepercayaan konsumen dan memberikan produk yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.

Halaman 9 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
CPOTBCara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik
JamuObat tradisional Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan alami
KontaminasiPencemaran oleh zat atau mikroorganisme yang tidak diinginkan
HigieneUpaya menjaga kesehatan melalui kebersihan
SanitasiUpaya untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih
SOPProsedur Operasi Standar
RecallPenarikan produk dari pasaran karena masalah keamanan atau kualitas
BatchSatu kelompok produk yang dibuat dalam satu siklus produksi yang sama
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik" mata pelajaran Dasar-dasar Teknologi Farmasi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknologi Farmasi · Kelas XPeta Konsep
Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik1. Pengantar CPOTB2. Prinsip-prinsip Dasar CPOTB3. Aspek Personalia4. Aspek Bangunan dan Fasilitas5. Aspek Sanitasi dan Higiene
Dari sub-bab Cara Pembuatan Obat Tradisional yang BaikHalaman 12
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknologi Farmasi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknologi Farmasi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknologi Farmasi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknologi Farmasi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknologi Farmasi · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik pada Dasar-dasar Teknologi Farmasi SMK, Fase E, elemen Proses Produksi Sediaan Farmasi.

Modul Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi materi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ini gratis?

Ya. Modul Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik untuk Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Teknologi Farmasi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Dasar-dasar Teknologi Farmasi ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar Teknologi Farmasi SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.