SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Katolik Kelas XI
Sifat- Sifat Gereja

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Sifat-sifat Gereja—satu, kudus, katolik, dan apostolik—adalah ciri hakiki yang menunjukkan identitas dan misi Gereja sesuai kehendak Kristus. Sifat-sifat ini saling terkait dan menjadi fondasi bagi kehidupan Gereja. Memahami dan menghayati sifat-sifat ini membantu umat beriman untuk lebih mengenal Gereja, menghargai warisan imannya, dan terlibat aktif dalam misi Gereja di dunia, mewujudkan kasih dan kebenaran Allah bagi semua.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sifat- Sifat Gereja
Pendidikan Agama Katolik · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sifat- Sifat Gereja
Pendidikan Agama Katolik · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik
Fase / KelasF / XI
Materi PokokSifat- Sifat Gereja
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal Gereja sebagai persekutuan umat beriman dan tempat ibadah.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik mengembangkan pemahaman mendalam tentang sifat-sifat Gereja sebagai wujud nyata imannya kepada Allah.
  2. penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan Memproses Informasi dan Gagasan
    Peserta didik menganalisis teks Kitab Suci dan ajaran Gereja untuk mengidentifikasi dan menjelaskan sifat-sifat Gereja secara logis.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja Sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun presentasi dan proyek terkait implementasi sifat-sifat Gereja dalam kehidupan sehari-hari.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainGereja
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami hakikat Gereja sebagai persekutuan umat beriman, menghayati sifat-sifat Gereja, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan pribadi dan sosial sesuai ajaran Gereja Katolik.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualGereja Katolik di seluruh dunia memiliki sifat-sifat yang sama yaitu satu, kudus, katolik, dan apostolik.
KonseptualSifat-sifat Gereja adalah ciri hakiki yang menunjukkan identitas dan misi Gereja sesuai kehendak Kristus.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis teks Kitab Suci dan dokumen Gereja untuk menemukan makna sifat-sifat Gereja.
MetakognitifPeserta didik menyadari bagaimana pemahaman tentang sifat-sifat Gereja membentuk identitasnya sebagai anggota Gereja dan menginspirasi tindakan nyata.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMendalami sifat-sifat Gereja untuk memperkuat iman dan ketaatan kepada ajaran Kristus sebagai wujud cinta kepada Tuhan.
2. Cinta IlmuMenganalisis Kitab Suci dan ajaran Gereja untuk memahami makna sifat-sifat Gereja, menunjukkan semangat cinta ilmu.
3. Cinta LingkunganMerancang proyek yang mengimplementasikan sifat 'katolik' Gereja untuk melayani masyarakat, mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
4. Cinta Diri dan SesamaBerdiskusi dan berkolaborasi dalam kelompok untuk memahami sifat-sifat Gereja, menumbuhkan rasa persatuan dan kepedulian terhadap sesama.
5. Cinta Tanah AirMenghayati sifat 'satu' Gereja sebagai inspirasi untuk menjaga persatuan bangsa dan negara, sebagai wujud cinta Tanah Air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi empat sifat Gereja (satu, kudus, katolik, apostolik) dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis Kitab Suci dan ajaran Gereja, peserta didik dapat menjelaskan makna setiap sifat Gereja secara komprehensif.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis relevansi sifat-sifat Gereja dalam kehidupan Gereja dan masyarakat modern dengan argumen yang kuat.
  4. Dengan merancang proyek sederhana, peserta didik dapat mengimplementasikan salah satu sifat Gereja dalam konteks kehidupan sehari-hari secara kreatif dan bertanggung jawab.
  5. Setelah presentasi, peserta didik dapat merefleksikan penghayatan sifat-sifat Gereja dalam dirinya sebagai anggota Gereja Katolik dengan jujur dan mendalam.
Halaman 2 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sifat-sifat Gereja membantu peserta didik menyadari peran dan tanggung jawabnya sebagai anggota Gereja yang universal dan berkesinambungan dengan para Rasul.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Gereja Katolik di seluruh dunia, meskipun berbeda budaya dan bahasa, tetap disebut satu Gereja?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menyusun argumen, presentasi, dan penulisan laporan proyek yang baik.
Pendidikan Pancasila: Pemahaman tentang persatuan dalam keberagaman dan toleransi beragama sebagai cerminan sifat 'satu' dan 'katolik' Gereja.
Sejarah: Memahami kesinambungan historis Gereja dari zaman para Rasul hingga kini sebagai wujud sifat 'apostolik'.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendukung proyek implementasi sifat Gereja yang dirancang peserta didik di lingkungan keluarga atau komunitas mereka.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok, akses ke perpustakaan sekolah untuk referensi Kitab Suci, dan penggunaan ruang digital untuk riset.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform berbagi dokumen untuk kolaborasi kelompok, penggunaan video atau artikel daring sebagai stimulus studi kasus, dan presentasi digital.
Halaman 3 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi empat sifat Gereja (satu, kudus, katolik, apostolik) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Gereja: Guru menuliskan kata-kata kunci terkait Gereja di papan tulis. Peserta didik menebak kata yang hilang dari definisi singkat yang diberikan guru.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik melihat beragam bentuk Gereja Katolik di berbagai tempat atau mendengar berita tentang Gereja Katolik di belahan dunia lain, mengaitkannya dengan keberagaman namun tetap satu.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memaparkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video singkat atau gambar tentang keberagaman Gereja Katolik di berbagai negara (misalnya, Misa dengan ritus berbeda, Gereja dengan arsitektur lokal) dan menanyakan 'Apa yang membuat semua ini tetap disebut Gereja Katolik yang satu?'
  2. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD studi kasus tentang situasi Gereja yang menunjukkan atau menantang sifat-sifat Gereja.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok membaca studi kasus dan mengidentifikasi masalah atau pertanyaan yang muncul terkait sifat-sifat Gereja.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mencari informasi dari bahan ajar dan sumber lain (Kitab Suci, Katekismus Gereja Katolik ringkas) guna mengidentifikasi sifat-sifat Gereja yang relevan dengan studi kasus.
  2. Peserta didik mencatat temuan mereka mengenai ciri-ciri Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik berdasarkan studi kasus dan sumber yang ada.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi sifat-sifat Gereja dari studi kasus mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan mengenai presentasi tersebut.
  3. Guru memberikan penguatan dan meluruskan pemahaman yang kurang tepat mengenai empat sifat Gereja.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan empat sifat Gereja yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merefleksikan pentingnya memahami sifat-sifat Gereja bagi iman mereka.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis Kitab Suci dan ajaran Gereja, peserta didik dapat menjelaskan makna setiap sifat Gereja secara komprehensif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Teka-teki Gambar: Guru menunjukkan gambar-gambar simbolik (misalnya, puzzle yang menyatu, obor, peta dunia, jejak kaki) dan peserta didik menebak sifat Gereja apa yang diwakili gambar tersebut.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang identifikasi sifat-sifat Gereja dengan pertanyaan 'Apa makna mendalam di balik setiap sifat Gereja itu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mendalami makna setiap sifat Gereja.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan kutipan-kutipan Kitab Suci (misalnya, Yoh 17:21 untuk 'satu', Ef 5:27 untuk 'kudus', Mrk 16:15 untuk 'katolik', Mat 28:19-20 untuk 'apostolik') dan meminta peserta didik untuk membacanya dalam hati.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok ditugaskan untuk mengidentifikasi kata kunci atau frasa penting dari setiap kutipan Kitab Suci yang berkaitan dengan sifat Gereja.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Setiap kelompok diberikan lembar kerja yang berisi tabel untuk mencatat kutipan Kitab Suci, kata kunci, dan tafsiran awal mereka tentang makna sifat Gereja.
  2. Pengolahan data: Peserta didik berdiskusi untuk menghubungkan kata kunci dengan pemahaman mereka tentang makna sifat Gereja, serta membandingkannya dengan rangkuman ajaran Gereja yang disediakan guru (misalnya dari KTK atau dokumen Konsili Vatikan II).
  3. Pembuktian: Peserta didik merumuskan penjelasan makna setiap sifat Gereja berdasarkan analisis Kitab Suci dan ajaran Gereja.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil rumusan makna sifat-sifat Gereja secara bergantian.
  2. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai makna teologis dan historis setiap sifat Gereja, memastikan pemahaman yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum makna mendalam dari sifat-sifat Gereja (satu, kudus, katolik, apostolik).
  2. Guru mengajak peserta didik merenungkan bagaimana pemahaman ini memperkaya iman mereka dan menutup dengan apresiasi serta doa.
  3. Guru memberikan tugas membaca untuk materi berikutnya tentang relevansi sifat-sifat Gereja.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajah Sifat GerejaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menjelaskan makna sifat-sifat Gereja.

Alat & bahan: Teks studi kasus, Kitab Suci, bahan ajar, alat tulis, kertas flipchart

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar 1 tentang keberagaman Gereja Katolik di berbagai tempat. Diskusikan dalam kelompok, apa yang membuat semua ini tetap disebut Gereja Katolik yang satu?
    Gereja Katolik di Berbagai Belahan DuniaGereja di EropaGereja di AsiaGereja di Afrika
    Gambar 1. Kartu gambar
  2. Bacalah studi kasus yang diberikan guru. Identifikasi masalah atau pertanyaan yang muncul terkait sifat-sifat Gereja.
  3. Gunakan Kitab Suci dan bahan ajar untuk mencari informasi tentang empat sifat Gereja (satu, kudus, katolik, apostolik).
  4. Diskusikan makna setiap sifat Gereja dan hubungkan dengan studi kasus yang diberikan.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang Gereja Katolik?
  2. Menurutmu, apakah semua Gereja Katolik di dunia sama?
  3. Pernahkah kamu mendengar tentang sifat-sifat Gereja?
  4. Apa pentingnya Gereja bagi hidupmu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek implementasi sifat Gereja dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi empat sifat Gereja (satu, kudus, katolik, apostolik).Pengenalan sifat-sifat Gereja melalui studi kasus.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Menjelaskan makna setiap sifat Gereja secara komprehensif.Analisis Kitab Suci dan ajaran Gereja mengenai sifat-sifat Gereja.2 JPpenalaran kritis
3Menganalisis relevansi sifat-sifat Gereja dalam kehidupan Gereja dan masyarakat modern.Diskusi kelompok tentang tantangan dan implementasi sifat Gereja.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
4Mengimplementasikan salah satu sifat Gereja dalam konteks kehidupan sehari-hari melalui proyek sederhana.Perencanaan proyek implementasi sifat Gereja.2 JPkolaborasi, keimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Gereja Katolik, yang kita kenal dan cintai, memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari persekutuan lain. Ciri-ciri ini disebut sifat-sifat Gereja. Sifat-sifat ini bukan sekadar label, melainkan hakikat yang diwarisi dari Kristus sendiri dan menjadi panduan bagi seluruh umat beriman. Memahami sifat-sifat ini membantu kita mengenal Gereja lebih dalam dan menghayati peran kita sebagai anggotanya.

1. Latar Belakang Sifat-Sifat Gereja
Gereja, sebagai Tubuh Mistik Kristus, tidak diciptakan oleh manusia, melainkan didirikan oleh Yesus Kristus sendiri dan dipimpin oleh Roh Kudus. Oleh karena itu, Gereja memiliki sifat-sifat ilahi yang abadi. Konsili Nicea-Konstantinopel pada tahun 381 M secara resmi merumuskan keempat sifat Gereja ini dalam Syahadat Nicea-Konstantinopel, yaitu Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Sifat-sifat ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan saling melengkapi, menunjukkan identitas sejati Gereja sebagai persekutuan umat beriman yang diutus Kristus.

2. Gereja yang Satu
Sifat 'satu' berarti Gereja adalah satu dalam iman, satu dalam sakramen, dan satu dalam kepemimpinan. Meskipun ada banyak Gereja partikular di berbagai negara dan budaya, semuanya bersatu dalam satu iman yang diwariskan oleh para Rasul, satu perayaan Ekaristi, dan satu kepemimpinan di bawah Paus sebagai pengganti Santo Petrus. Kesatuan ini tidak berarti keseragaman, melainkan kesatuan dalam keberagaman, seperti yang diungkapkan dalam Yohanes 17:21, 'Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.' Kesatuan ini adalah anugerah Allah yang harus terus diusahakan dan dipelihara oleh setiap anggota Gereja.

3. Gereja yang Kudus
Gereja disebut 'kudus' karena sumber kekudusan-Nya adalah Allah sendiri, dan Kristus telah menguduskannya melalui wafat dan kebangkitan-Nya. Meskipun anggota-anggota Gereja adalah manusia berdosa, Gereja sebagai institusi tetap kudus karena ajaran, sakramen, dan tujuannya adalah untuk menguduskan manusia. Kekudusan Gereja terwujud dalam para kudus, para martir, dan dalam setiap tindakan kasih dan pelayanan yang dilakukan oleh umat beriman. Santo Paulus dalam Efesus 5:27 mengatakan bahwa Kristus 'menguduskannya dan menyucikannya dengan membasuhnya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan Jemaat di hadapan-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya Jemaat kudus dan tidak bercela'.

4. Gereja yang Katolik
Kata 'katolik' berasal dari bahasa Yunani 'katholikos' yang berarti universal atau umum. Sifat 'katolik' berarti Gereja bersifat universal dalam dua hal: pertama, karena Kristus hadir sepenuhnya di dalamnya, dan kedua, karena Gereja diutus untuk mewartakan Injil kepada seluruh umat manusia di seluruh dunia, tanpa memandang ras, suku, atau bangsa. Gereja terbuka bagi semua orang dan membawa keselamatan bagi semua. Markus 16:15 menegaskan, 'Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.' Sifat ini mendorong Gereja untuk inklusif dan merangkul semua orang dalam kasih Kristus.

5. Gereja yang Apostolik
Gereja disebut 'apostolik' karena didirikan atas dasar para Rasul, memelihara ajaran para Rasul, dan dipimpin oleh para pengganti Rasul (para Uskup) yang sah. Ada kesinambungan iman dan kepemimpinan dari zaman para Rasul hingga saat ini. Para Uskup, dalam persekutuan dengan Paus, adalah penerus kolegium para Rasul yang bertugas menjaga dan mewariskan iman Gereja. Matius 28:19-20 menjadi dasar misi apostolik ini: 'Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.'

6. Relevansi Sifat-Sifat Gereja di Era Modern
Di tengah tantangan modern seperti globalisasi, sekularisme, dan perpecahan, sifat-sifat Gereja tetap sangat relevan. Sifat 'satu' menjadi panggilan untuk persatuan di tengah polarisasi. Sifat 'kudus' mengingatkan kita akan panggilan untuk hidup suci dan menjadi teladan moral. Sifat 'katolik' mendorong Gereja untuk terlibat dalam dialog antarbudaya dan antaragama, serta melayani semua orang tanpa diskriminasi. Sifat 'apostolik' menjamin keaslian ajaran dan kepemimpinan Gereja, memberikan pegangan di tengah arus informasi yang bias. Dengan menghayati sifat-sifat ini, Gereja dapat terus menjadi terang dan harapan bagi dunia.

Rangkuman: Sifat-sifat Gereja—satu, kudus, katolik, dan apostolik—adalah ciri hakiki yang menunjukkan identitas dan misi Gereja sesuai kehendak Kristus. Sifat-sifat ini saling terkait dan menjadi fondasi bagi kehidupan Gereja. Memahami dan menghayati sifat-sifat ini membantu umat beriman untuk lebih mengenal Gereja, menghargai warisan imannya, dan terlibat aktif dalam misi Gereja di dunia, mewujudkan kasih dan kebenaran Allah bagi semua.

Halaman 9 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Sifat GerejaCiri hakiki yang menunjukkan identitas dan misi Gereja.
KatolikUniversal, umum, mencakup seluruh dunia.
ApostolikBerasal dari para Rasul, meneruskan ajaran dan kepemimpinan Rasul.
Konsili Nicea-KonstantinopelKonsili Gereja yang merumuskan sifat-sifat Gereja.
SyahadatPernyataan iman yang diakui Gereja.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Katolik · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sifat- Sifat Gereja" mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sifat- Sifat Gereja — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Sifat- Sifat Gereja ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas XIPeta Konsep
Sifat- Sifat GerejaLatar Belakang Sifat-Sifat GerejaGereja yang SatuGereja yang KudusGereja yang KatolikGereja yang Apostolik
Dari sub-bab Sifat- Sifat GerejaHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Katolik · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Sifat- Sifat Gereja yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Katolik kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sifat- Sifat Gereja pada Pendidikan Agama Katolik SMK, Fase F, elemen Gereja.

Modul Sifat- Sifat Gereja ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Sifat- Sifat Gereja untuk Pendidikan Agama Katolik kelas XI.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Katolik materi Sifat- Sifat Gereja ini gratis?

Ya. Modul Sifat- Sifat Gereja untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sifat- Sifat Gereja ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Katolik kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Katolik kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sifat- Sifat Gereja ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sifat- Sifat Gereja dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Katolik kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Katolik kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sifat- Sifat Gereja ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sifat- Sifat Gereja tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sifat- Sifat Gereja untuk Pendidikan Agama Katolik kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sifat- Sifat Gereja ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Katolik kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sifat- Sifat Gereja beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Katolik kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Katolik ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Sifat- Sifat Gereja disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Katolik SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.