Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Praktik Laboratorium Sederhana |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik dapat mengenali beberapa benda di sekitar mereka dan membandingkan ukurannya secara visual. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPA |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu melakukan pengamatan dan pengukuran sederhana menggunakan alat bantu, serta mengidentifikasi besaran pokok dan turunan dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Benda-benda seperti meja, buku, dan pensil adalah objek yang dapat diamati dan diukur dalam IPA. |
| Konseptual | IPA adalah ilmu yang mempelajari alam dan segala isinya melalui pengamatan, sedangkan pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran standar. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengamati objek IPA dengan cermat dan melakukan pengukuran panjang, massa, dan waktu menggunakan alat sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam pengamatan dan pengukuran untuk memahami fenomena alam. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi objek-objek yang dipelajari dalam IPA dengan contoh konkret.
- Menjelaskan pengertian pengukuran dan besaran dalam IPA secara sederhana.
- Melakukan pengukuran panjang, massa, dan waktu menggunakan alat ukur sederhana dengan bimbingan.
- Menggunakan satuan baku untuk menyatakan hasil pengukuran dengan tepat.
- Membedakan besaran pokok dan besaran turunan dengan contoh.
Pemahaman bermakna: Memahami objek IPA dan pentingnya pengukuran membantu kita memahami dunia sekitar dengan lebih akurat dan objektif, serta menjadi dasar untuk memecahkan masalah sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita tahu kalau satu meja lebih panjang dari meja lain tanpa menebak saja?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Praktik Laboratorium Sederhana |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Konsep angka, perhitungan, dan satuan yang digunakan dalam pengukuran. Bahasa Indonesia: Keterampilan menjelaskan hasil pengamatan dan pengukuran secara lisan maupun tertulis dengan bahasa yang jelas. Seni Budaya: Kreativitas dalam membuat 'Poster Besaran' dengan ilustrasi dan penataan yang menarik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat membantu peserta didik mengamati dan mengukur benda-benda sederhana di rumah, seperti tinggi badan anggota keluarga atau berat bahan makanan saat memasak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar mudah diakses oleh peserta didik dengan kursi roda atau alat bantu gerak, dengan meja yang cukup rendah dan area praktik yang lapang; tersedia alat ukur yang mudah dijangkau dan dipegang. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek tentang cara menggunakan alat ukur atau animasi sederhana yang menjelaskan konsep besaran pokok dan turunan yang dapat diakses melalui tablet atau komputer dengan layar sentuh. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi objek-objek yang dipelajari dalam IPA dengan contoh konkret dan menjelaskan pengertian pengukuran serta besaran dalam IPA secara sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik menyebutkan benda-benda di sekitar mereka. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja yang bisa kita pelajari dari benda-benda ini?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai benda di kelas (misalnya pensil, buku, botol) dan mendiskusikan apa saja yang bisa mereka amati dari benda-benda tersebut (warna, bentuk, ukuran, berat). Guru memandu diskusi tentang apa itu IPA dan mengapa kita perlu mengamati serta mengukur benda. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan mencoba membandingkan panjang dua benda dengan tangan, lalu mencoba membandingkan berat dua benda. Mereka diminta untuk mengungkapkan kesulitan dan ketidakpastian yang dialami. Guru memperkenalkan konsep 'pengukuran' sebagai cara untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan peserta didik menyampaikan hasil pengamatan dan perbandingan mereka. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya pengukuran dan memperkenalkan istilah 'besaran' sebagai sesuatu yang dapat diukur. Guru memberikan umpan balik dan memastikan semua memahami konsep dasar. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mengamati dan mengukur objek IPA. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, yaitu alat ukur. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Praktik Laboratorium Sederhana |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melakukan pengukuran panjang, massa, dan waktu menggunakan alat ukur sederhana dengan bimbingan serta menggunakan satuan baku untuk menyatakan hasil pengukuran dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas kembali materi sebelumnya tentang apa itu IPA dan pengukuran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkan dengan pengalaman sehari-hari: 'Bagaimana kita bisa tahu tinggi badan kita atau berat tas kita?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru memperkenalkan berbagai alat ukur sederhana: penggaris, meteran, timbangan sederhana, dan stopwatch/jam. Guru menjelaskan cara menggunakan setiap alat dengan demonstrasi yang jelas dan mudah diikuti, serta memperkenalkan satuan baku (meter, kilogram, detik). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil (dengan pendampingan intensif). Setiap kelompok melakukan praktik pengukuran: mengukur panjang meja/buku dengan penggaris/meteran, mengukur massa benda ringan dengan timbangan, dan mengukur waktu yang dibutuhkan teman berjalan pendek dengan stopwatch. Hasil dicatat dalam LKPD. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengukuran mereka, termasuk satuan yang digunakan. Guru memberikan umpan balik tentang ketepatan penggunaan alat dan penulisan satuan. Guru mengoreksi kesalahan dan memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian dalam pengukuran. Peserta didik yang membutuhkan bantuan visual/fisik akan dibantu oleh guru/teman. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru merefleksikan pengalaman praktik pengukuran. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan keberanian mencoba. Guru menjelaskan keterkaitan pengukuran dengan kehidupan sehari-hari dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Melatih peserta didik melakukan pengukuran panjang, massa, dan waktu serta mencatat hasilnya dengan benar.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu di sekitar kita, dari benda kecil hingga benda besar, dari makhluk hidup hingga benda mati. Untuk memahami alam, kita perlu mengamati dan mengukur.
Alat & bahan: Penggaris, meteran, timbangan sederhana, stopwatch/jam, pensil, buku, penghapus, botol air mineral.
Langkah kerja:
- Ambil satu buah pensil. Ukurlah panjang pensil menggunakan penggaris.
- Ambil satu buah buku. Ukurlah panjang dan lebar buku menggunakan penggaris atau meteran.
- Ambil satu buah penghapus. Ukurlah massa penghapus menggunakan timbangan sederhana.
- Ambil satu botol air mineral kosong. Ukurlah massa botol tersebut dengan timbangan sederhana.
- Mintalah teman berjalan dari titik A ke titik B (jarak pendek). Ukurlah waktu yang dibutuhkan menggunakan stopwatch atau jam tangan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 benda yang ada di kelas ini!
- Apakah kamu bisa membedakan benda yang panjang dan benda yang pendek?
- Bagaimana cara kita tahu benda mana yang lebih berat?
- Apa itu 'mengukur' menurutmu?
Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi peserta didik dalam diskusi, keaktifan saat praktik, dan ketepatan penggunaan alat ukur serta pencatatan hasil.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil 'Poster Besaran' dan jawaban tertulis/lisan dari soal-soal evaluasi akhir.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi objek-objek IPA dan menjelaskan pengertian pengukuran. | Objek IPA, Pengertian Pengukuran | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Melakukan pengukuran panjang, massa, dan waktu menggunakan alat sederhana dengan satuan baku. | Alat Ukur, Satuan Baku | 2 JP | Kemandirian |
| 3 | Membedakan besaran pokok dan besaran turunan dengan contoh. | Besaran Pokok, Besaran Turunan | 2 JP | Kreativitas |
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu di sekitar kita, dari benda kecil hingga benda besar, dari makhluk hidup hingga benda mati. Untuk memahami alam, kita perlu mengamati dan mengukur. Modul ini akan membantu kamu mengenal apa saja yang dipelajari di IPA dan bagaimana cara mengukurnya dengan benar.
1. Apa Itu Objek IPA?
Objek IPA adalah segala sesuatu yang ada di alam semesta yang dapat diamati dan dipelajari. Ini bisa berupa benda mati seperti batu, air, udara, atau benda hidup seperti tumbuhan, hewan, dan manusia. Bahkan, fenomena alam seperti hujan, petir, atau perubahan cuaca juga termasuk objek IPA. Dengan mempelajari objek-objek ini, kita bisa memahami bagaimana alam bekerja dan apa saja aturan-aturannya. Contohnya, kita mengamati pertumbuhan tanaman atau bagaimana air mendidih saat dipanaskan.
2. Pengertian Pengukuran
Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran yang kita ukur dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. Misalnya, saat mengukur panjang meja, kita membandingkan panjang meja dengan satuan panjang seperti meter atau sentimeter. Pengukuran sangat penting agar kita mendapatkan informasi yang akurat dan tidak hanya menebak. Hasil pengukuran yang tepat membuat kita bisa berkomunikasi tentang ukuran benda dengan jelas dan tidak salah paham. Tanpa pengukuran, sulit untuk membangun sesuatu atau membuat obat.
3. Alat Ukur dan Satuan Baku
Untuk mengukur, kita menggunakan alat ukur. Contoh alat ukur panjang adalah penggaris dan meteran. Untuk massa, kita pakai timbangan. Untuk waktu, kita pakai jam atau stopwatch. Penting juga menggunakan satuan baku, yaitu satuan yang sudah disepakati secara internasional agar hasilnya sama di mana-mana. Contoh satuan baku untuk panjang adalah meter (m), untuk massa adalah kilogram (kg), dan untuk waktu adalah detik (s). Dengan satuan baku, semua orang di dunia bisa mengerti hasil pengukuran yang kita lakukan.
4. Besaran Pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya sudah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak bergantung pada besaran lain. Ada tujuh besaran pokok, tetapi di kelas ini kita akan fokus pada tiga saja: panjang, massa, dan waktu. Panjang mengukur jarak antara dua titik. Massa mengukur jumlah materi dalam suatu benda. Waktu mengukur durasi suatu kejadian. Ketiga besaran ini adalah dasar dari semua pengukuran lainnya dan sangat sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengukur tinggi badan, berat badan, atau waktu perjalanan.
5. Besaran Turunan
Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan atau didapatkan dari satu atau lebih besaran pokok. Artinya, untuk mendapatkan besaran turunan, kita perlu menggabungkan atau mengolah besaran-besaran pokok. Contoh besaran turunan adalah luas dan volume. Luas didapatkan dari panjang dikali lebar (panjang x panjang). Volume didapatkan dari panjang dikali lebar dikali tinggi (panjang x panjang x panjang). Kecepatan juga besaran turunan, yaitu jarak dibagi waktu. Besaran turunan membantu kita menjelaskan sifat benda yang lebih kompleks.
Rangkuman: Objek IPA adalah segala sesuatu di alam yang dapat diamati dan dipelajari. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan satuan baku untuk mendapatkan hasil yang akurat. Kita menggunakan alat ukur seperti penggaris, timbangan, dan stopwatch. Besaran terbagi menjadi besaran pokok (panjang, massa, waktu) yang berdiri sendiri, dan besaran turunan (luas, volume) yang diturunkan dari besaran pokok. Memahami objek IPA dan pengukuran sangat penting untuk memahami dunia di sekitar kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| IPA | Ilmu Pengetahuan Alam |
| Objek IPA | Segala sesuatu di alam yang dapat diamati dan dipelajari |
| Pengukuran | Kegiatan membandingkan besaran dengan satuan |
| Besaran | Sesuatu yang dapat diukur dan memiliki nilai |
| Satuan Baku | Satuan yang disepakati secara internasional |
| Besaran Pokok | Besaran dasar yang tidak diturunkan dari besaran lain |
| Besaran Turunan | Besaran yang diturunkan dari besaran pokok |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Hakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisZat dan PerubahannyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSuhu, Kalor, dan PemuaianBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGerak dan GayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkologi dan Pelestarian LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBumi dan Tata SuryaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPA lain yang sudah tersedia
Objek IPA dan Pengukuran — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBHakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah — TunadaksaIPA Kelas VII SMPLBEnergi — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBKlasifikasi Makhluk Hidup — TunarunguIPA Kelas VII SMPLBLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa pada IPA SMPLB, Fase D, elemen Pemahaman IPA.
Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa untuk IPA kelas VII.
Apakah modul ajar IPA materi Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa ini gratis?
Ya. Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa untuk kelas VII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus, pada Fase D untuk kelas VII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Objek IPA dan Pengukuran — Tunadaksa disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.