Modul Ajar SMPLB

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB

1 modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB untuk kelas VII — mulai Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita. Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 22 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasD / VII
Materi PokokBerpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami konsep dasar instruksi sederhana dan mampu mengikuti langkah-langkah terstruktur.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBerpikir komputasional membantu kita memecahkan masalah sehari-hari seperti menyusun jadwal atau menemukan jalan di peta.
KonseptualKonsep inti berpikir komputasional lanjutan meliputi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma untuk masalah yang lebih kompleks.
ProseduralPeserta didik akan belajar menerapkan langkah-langkah dekomposisi, identifikasi pola, abstraksi, dan pembuatan algoritma untuk menyelesaikan tantangan.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa memecah masalah besar menjadi kecil dan mencari pola dapat membantu mereka menyelesaikan berbagai masalah di kehidupan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dipecahkan dengan berpikir komputasional.
  2. Mendekomposisi masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mudah dikelola.
  3. Mengidentifikasi pola atau kesamaan dalam serangkaian data atau masalah.
  4. Merancang algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalah yang telah didekomposisi.
  5. Menyajikan solusi masalah menggunakan representasi visual atau verbal yang sederhana dan jelas.
Halaman 2 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir komputasional lanjutan membantu kita untuk memecahkan masalah yang lebih rumit dengan cara yang terstruktur dan kreatif, sehingga solusi yang ditemukan lebih efektif dan efisien.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa membuat robot pintar yang bisa membantu kita di rumah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menggunakan kalimat perintah yang jelas dan runtut dalam menyusun instruksi atau algoritma.
Seni Budaya: Membuat representasi visual (gambar/simbol) untuk setiap langkah dalam algoritma atau dekomposisi masalah.
Matematika: Mengurutkan langkah-langkah secara logis dan mengidentifikasi pola bilangan sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali dapat diajak berpartisipasi dengan meminta peserta didik menceritakan kembali proses pemecahan masalah atau 'algoritma' sederhana yang mereka pelajari di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar nyaman dan mudah diakses, dengan area kerja kelompok yang fleksibel, serta tersedia alat peraga konkret dan visual yang mendukung pemahaman peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi menggambar sederhana di tablet/komputer untuk membuat diagram alir visual atau menyusun langkah-langkah dengan gambar, jika memungkinkan dan sesuai dengan kemampuan peserta didik.
Halaman 3 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dipecahkan dengan berpikir komputasional.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa peserta didik dengan senyum ceria, mengajak berdoa bersama, dan melakukan presensi. Guru menampilkan gambar atau video aktivitas sehari-hari yang melibatkan pemecahan masalah sederhana (misalnya, menyusun mainan, menemukan barang hilang). Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah dan prosesnya. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa membuat robot pintar yang bisa membantu kita di rumah?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik diajak mengamati beberapa masalah sederhana di sekitar mereka (misalnya, cara menyiapkan makanan ringan, cara merapikan meja). Guru membimbing diskusi untuk memahami 'apa itu masalah' dan 'bagaimana kita biasanya memecahkannya' dengan contoh konkret yang relevan bagi peserta didik dengan hambatan intelektual.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok (dengan pendampingan intensif) memilih satu masalah sederhana dari daftar yang diberikan atau dari pengalaman mereka. Mereka mencoba menjelaskan masalah tersebut dengan kata-kata atau gambar. Guru memberikan LKPD bergambar untuk membantu mereka mengidentifikasi masalah utama dan bagian-bagian kecilnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan masalah yang mereka pilih dan bagaimana mereka mencoba memahaminya. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya mengidentifikasi masalah dengan jelas. Guru memberikan apresiasi kepada setiap kelompok atas kerja kerasnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mengidentifikasi masalah sebelum mencari solusi. Guru memberikan tugas rumah sederhana, misalnya meminta mereka bercerita kepada orang tua tentang masalah yang mereka temukan hari ini. Guru menutup pelajaran dengan doa dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Mendekomposisi masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mudah dikelola serta mengidentifikasi pola atau kesamaan dalam serangkaian data atau masalah.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa dan mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang identifikasi masalah. Guru menampilkan 'masalah baru' yang sedikit lebih kompleks, misalnya 'bagaimana cara membuat sarapan sederhana sendiri'. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini yaitu memecah masalah besar menjadi kecil dan mencari pola di dalamnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik diajak berdiskusi tentang masalah 'membuat sarapan sederhana'. Guru membimbing mereka untuk memecah masalah tersebut menjadi langkah-langkah kecil (misalnya, ambil roti, oles selai, tutup roti). Guru juga meminta mereka mencari 'pola' atau langkah yang berulang dalam aktivitas sehari-hari (misalnya, mencuci piring selalu diawali membasahi piring, lalu sabun, lalu bilas).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok kecil, peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi gambar-gambar langkah-langkah membuat sarapan atau kegiatan rutin lainnya yang belum berurutan. Mereka diminta untuk mengurutkan gambar dan menempelkannya, serta menunjuk bagian mana yang berulang atau memiliki pola yang sama. Guru memberikan pendampingan personal kepada setiap kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan urutan langkah dan pola yang mereka temukan. Guru memfasilitasi diskusi tentang mengapa memecah masalah menjadi kecil itu penting dan bagaimana pola dapat membantu. Guru memberikan contoh nyata lain dari pola yang dapat ditemukan di sekitar mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa memecah masalah besar menjadi kecil (dekomposisi) dan menemukan pola adalah cara yang bagus untuk memahami dan menyelesaikan masalah. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan semangat untuk pertemuan berikutnya yang lebih menantang.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Membantu peserta didik mempraktikkan dekomposisi masalah dan identifikasi pola melalui kegiatan visual dan praktis.

Alat & bahan: Kertas bergambar kegiatan sehari-hari, gunting, lem, spidol warna, kartu bergambar simbol instruksi.

Langkah kerja:

  1. Amati gambar-gambar kegiatan sehari-hari yang diberikan oleh guru.
  2. Gunting setiap gambar menjadi potongan-potongan terpisah.
  3. Susun kembali gambar-gambar tersebut menjadi urutan yang benar untuk menyelesaikan sebuah masalah (misalnya, mencuci piring).
  4. Tempelkan gambar-gambar yang sudah tersusun di lembar kerja.
  5. Warnai lingkaran di bawah gambar yang menunjukkan langkah berulang atau pola yang sama.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu lakukan kalau melihat mainan berserakan?
  2. Bagaimana cara kamu makan roti?
  3. Coba tunjukkan cara kamu memakai sepatu!
  4. Bisakah kamu memberi tahu saya langkah-langkah sederhana untuk minum air?

Formatif (proses): Observasi langsung saat peserta didik bekerja kelompok dalam mengurutkan gambar dan merancang algoritma sederhana, serta penilaian partisipasi aktif.

Sumatif (akhir): Penilaian performa saat peserta didik mempresentasikan algoritma sederhana mereka dan menjawab pertanyaan refleksi singkat secara lisan atau dengan menunjuk gambar.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah sederhanaIdentifikasi masalah dan bagiannya2 JPpenalaran kritis
2Mendekomposisi masalah dan mengidentifikasi polaDekomposisi dan pengenalan pola2 JPkreativitas
3Merancang dan menyajikan algoritmaAbstraksi dan algoritma2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Berpikir komputasional adalah cara kita memecahkan masalah seperti yang dilakukan komputer. Ini membantu kita melihat masalah besar menjadi bagian-bagian kecil, mencari tahu apa yang sama, dan membuat rencana langkah-langkah yang jelas. Ini sangat berguna untuk banyak hal dalam hidup kita, bahkan untuk membuat robot membantu kita!

1. Apa Itu Masalah?
Masalah adalah sesuatu yang perlu kita selesaikan atau cari tahu jawabannya. Misalnya, mainan berserakan di lantai adalah masalah karena membuat ruangan berantakan. Kita perlu menemukan cara untuk merapikannya. Mengidentifikasi masalah berarti kita memahami apa yang sebenarnya perlu kita selesaikan. Penting untuk memahami masalah dengan jelas sebelum mencoba menyelesaikannya. Contoh lain: bagaimana cara membuat teh manis? Masalahnya adalah teh belum manis dan belum siap diminum.

2. Dekomposisi: Memecah Masalah
Dekomposisi adalah cara memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan mudah dikelola. Bayangkan kamu punya puzzle besar. Akan lebih mudah menyelesaikannya jika kamu memisahkan kepingan-kepingan berdasarkan warna atau bentuk, bukan? Begitu juga dengan masalah. Misalnya, masalah 'membuat kue' bisa dipecah menjadi 'menyiapkan bahan', 'mencampur bahan', 'memanggang', dan 'menghias'. Setiap bagian kecil ini lebih mudah ditangani daripada masalah besar secara keseluruhan.

3. Pengenalan Pola: Menemukan Kesamaan
Pengenalan pola adalah kemampuan kita untuk menemukan kesamaan, tren, atau hal-hal yang berulang dalam data atau masalah. Jika kita melihat banyak masalah yang mirip, mungkin ada cara yang sama untuk menyelesaikannya. Misalnya, saat kita melihat banyak baju kotor, polanya adalah semua baju perlu dicuci, dibilas, dan dijemur. Dengan mengenali pola, kita tidak perlu memikirkan solusi dari awal setiap kali ada masalah baru yang mirip.

4. Abstraksi: Fokus pada yang Penting
Abstraksi adalah cara kita menyederhanakan masalah dengan hanya fokus pada informasi yang paling penting dan mengabaikan detail yang tidak perlu. Bayangkan kamu ingin membuat peta jalan dari rumah ke sekolah. Kamu tidak perlu menggambar setiap pohon atau setiap batu di jalan, kan? Cukup gambar jalan utamanya, belokan, dan bangunan penting. Abstraksi membantu kita melihat gambaran besar dan membuat masalah tidak terlalu rumit.

5. Algoritma: Urutan Langkah Jelas
Algoritma adalah serangkaian instruksi atau langkah-langkah yang jelas dan berurutan untuk menyelesaikan suatu masalah. Seperti resep masakan, algoritma memberi tahu kita apa yang harus dilakukan, langkah demi langkah, sampai masalah terpecahkan. Contoh algoritma: 'Cara membuat mi instan' dimulai dari 'siapkan panci', 'isi air', 'masak air sampai mendidih', dan seterusnya. Urutan langkah harus tepat agar hasilnya benar.

6. Menerapkan Berpikir Komputasional
Untuk menerapkan berpikir komputasional, kita mulai dengan dekomposisi untuk memecah masalah. Lalu, kita mencari pola dalam bagian-bagian kecil itu. Setelah itu, kita melakukan abstraksi untuk fokus pada hal penting. Terakhir, kita membuat algoritma, yaitu urutan langkah-langkah yang jelas untuk menyelesaikan masalah. Ini adalah siklus yang bisa kita gunakan untuk berbagai masalah, dari yang sederhana sampai yang lebih rumit.

Rangkuman: Berpikir komputasional lanjutan mengajarkan kita untuk memecah masalah besar menjadi bagian kecil (dekomposisi), menemukan hal yang berulang (pola), menyederhanakan informasi (abstraksi), dan membuat urutan langkah yang jelas (algoritma). Ini adalah cara berpikir yang sangat membantu kita menyelesaikan berbagai masalah dalam hidup sehari-hari dengan lebih mudah dan terstruktur.

Halaman 9 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DekomposisiMemecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil.
PolaSesuatu yang berulang atau memiliki kesamaan.
AbstraksiFokus pada hal penting, mengabaikan detail tidak perlu.
AlgoritmaUrutan langkah-langkah yang jelas untuk menyelesaikan masalah.
InstruksiPerintah atau petunjuk untuk melakukan sesuatu.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Berpikir Komputasional Lanjutan — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas VII Fase D4 materi · siap dibuatkan

4 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VII SMPLB, urut mengajar dari Berpikir Komputasional hingga Mengembangkan Sistem Kecerdasan Artifisial · semester 1: 2, semester 2: 2.

Lihat semuanya →Berpikir KomputasionalSem 1Literasi Digital untuk Kreasi KontenSem 1Literasi dan Etika Kecerdasan ArtifisialSem 2Mengembangkan Sistem Kecerdasan ArtifisialSem 2

Kelas VIII Fase D9 materi · siap dibuatkan

9 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VIII SMPLB, urut mengajar dari Struktur Kontrol: Perulangan dan Percabangan hingga Proyek Aplikasi Blok · semester 1: 5, semester 2: 4.

Struktur Kontrol: Perulangan dan PercabanganSem 1Variabel dan Tipe DataSem 1Pemrograman Blok Tingkat LanjutSem 1Analisis Data dan Visualisasi SederhanaSem 1Bias dan Transparansi AlgoritmaSem 1Keamanan Data dan PrivasiSem 2Proyek Aplikasi Sederhana Berbasis BlokSem 2Data dan Visualisasi SederhanaSem 2Proyek Aplikasi BlokSem 2

Kelas IX Fase D9 materi · siap dibuatkan

9 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX SMPLB, urut mengajar dari Dekomposisi Masalah Kompleks hingga Proyek Akhir Koding · semester 1: 5, semester 2: 4.

Dekomposisi Masalah KompleksSem 1Algoritma Pencarian dan PengurutanSem 1Pengenalan Pemrograman TeksSem 1Pengenalan Pembelajaran MesinSem 1Dampak Sosial Kecerdasan ArtifisialSem 1Kolaborasi Digital dan Hak CiptaSem 2Proyek Karya Digital Berbasis KASem 2Pengenalan AI GeneratifSem 2Proyek Akhir KodingSem 2
Peta materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB — 22 materi, kelas VII sampai IX, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial di SMPLB

Peta di halaman ini memuat 22 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas VII sampai IX di SMPLB, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk pendidikan khusus (SLB). Tujuan, kegiatan, LKPD, dan asesmennya diadaptasi menurut hambatan peserta didik — media, cara berkomunikasi, dan cara menjawab diakomodasi (lisan, isyarat, perbuatan, atau karya), sehingga cakupan materi dapat setara kelas reguler bagi yang tanpa hambatan intelektual.

Di sekolah, Koding dan Kecerdasan Artifisial juga dipanggil KKA, koding, coding, dan coding dan ai — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIPeta Konsep
Berpikir Komputasional Lanjutan — TunagrahitaApa Itu Masalah?Dekomposisi: Memecah MasalahPengenalan Pola: Menemukan KesamaanAbstraksi: Fokus pada yang PentingAlgoritma: Urutan Langkah Jelas
Dari sub-bab Berpikir Komputasional Lanjutan — TunagrahitaLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Berpikir Komputasional1Literasi Digital untuk Kreasi Konten2Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial2Mengembangkan Sistem Kecerdasan Artifisial
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBerpikir KomputasionalLiterasi Digital untuk Kreasi Konten
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apa saja materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPLB?

22 materi, urut mengajar dari Berpikir Komputasional hingga Proyek Akhir Koding. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Koding dan Kecerdasan Artifisial?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Koding dan Kecerdasan Artifisial sering disebut apa lagi?

Nama resminya Koding dan Kecerdasan Artifisial, tetapi di sekolah ia juga dipanggil KKA, koding, coding, coding dan ai. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.