Modul Ajar MA

Modul Ajar DKV MA

1 modul ajar DKV MA untuk kelas XI — mulai Desain Komunikasi Visual. RPM deep learning tiap materi: ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Peta materi DKV MA, kelas X sampai XII, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar DKV MA — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Desain Komunikasi Visual, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Desain Komunikasi Visual selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi DKV MA ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · DKV MA
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Desain Komunikasi Visual
DKV · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Desain Komunikasi Visual
DKV · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDKV
Fase / KelasF / XI
Materi PokokDesain Komunikasi Visual
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang elemen dan prinsip desain grafis serta kemampuan menggunakan perangkat lunak desain sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas anugerah Allah berupa kemampuan berkreasi dalam desain komunikasi visual.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan ide-ide desain komunikasi visual yang unik dan inovatif untuk memecahkan masalah komunikasi.
  3. kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik berinteraksi secara efektif dalam kelompok untuk merancang dan menyajikan proyek desain komunikasi visual.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainDesain Komunikasi Visual
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis, merancang, dan memproduksi karya Desain Komunikasi Visual (DKV) yang kompleks dan inovatif, dengan mempertimbangkan aspek estetika, etika, dan keberlanjutan, serta mampu mengkomunikasikan ide secara efektif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDesain Komunikasi Visual dapat ditemukan dalam bentuk poster iklan, logo merek, kemasan produk, dan antarmuka aplikasi di sekitar kita.
KonseptualDKV adalah proses penyampaian pesan melalui visual yang efektif, melibatkan elemen desain, prinsip komposisi, tipografi, dan warna untuk mencapai tujuan komunikasi.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan perancangan DKV mulai dari riset, ideasi, sketsa, digitalisasi, hingga presentasi karya akhir.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya refleksi terhadap proses kreatif dan hasil desain untuk terus meningkatkan kualitas dan relevansi karyanya.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaPeserta didik mengekspresikan rasa syukur kepada Allah SWT melalui karya DKV yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat dan lingkungan.
2. Cinta IlmuPeserta didik secara aktif mencari dan mengolah informasi baru tentang teknik dan tren DKV untuk menghasilkan karya yang berkualitas.
3. Cinta LingkunganPeserta didik merancang kampanye visual yang mendorong kesadaran dan tindakan nyata untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah.
4. Cinta Diri dan SesamaPeserta didik berkolaborasi dengan teman sebaya, mendengarkan masukan, dan memberikan umpan balik konstruktif untuk mengembangkan ide desain bersama.
5. Cinta Tanah AirPeserta didik menciptakan karya DKV yang mengangkat isu-isu lokal dan berkontribusi pada pengembangan identitas visual yang positif bagi madrasah dan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar Desain Komunikasi Visual dengan tepat.
  2. Dengan memanfaatkan perangkat lunak desain, peserta didik dapat merancang konsep visual yang orisinal dan relevan untuk sebuah kampanye sosial secara kreatif.
  3. Melalui kegiatan curah pendapat, peserta didik dapat menganalisis audiens dan tujuan komunikasi dalam sebuah proyek DKV dengan cermat.
  4. Dengan bimbingan guru dan umpan balik teman sebaya, peserta didik dapat mengembangkan sketsa ide desain menjadi prototipe digital yang fungsional.
  5. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan karya desain komunikasi visualnya dengan percaya diri dan argumen yang kuat.
  6. Melalui refleksi mandiri dan kelompok, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas desain komunikasi visual berdasarkan umpan balik yang diterima.
Halaman 2 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Desain Komunikasi Visual bukan hanya tentang membuat gambar yang indah, tetapi juga tentang bagaimana pesan dapat disampaikan secara efektif dan persuasif kepada audiens yang tepat.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah gambar atau logo sederhana bisa memiliki kekuatan untuk mengubah cara kita berpikir atau bertindak?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis teks persuasif untuk materi kampanye dan penyusunan naskah presentasi yang efektif.
Seni Budaya: Penerapan prinsip-prinsip estetika, harmoni warna, dan komposisi dalam karya desain visual.
Pendidikan Agama Islam: Pembentukan pesan kampanye sosial yang selaras dengan nilai-nilai kebersihan dan kepedulian lingkungan dalam Islam.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk memberikan umpan balik awal terhadap konsep desain kampanye sosial yang dibuat oleh peserta didik.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar mendukung kerja kelompok dan presentasi, dengan akses ke komputer atau tablet serta area untuk menempelkan sketsa.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan perangkat lunak desain grafis (misalnya Canva, Figma Education) secara intensif untuk digitalisasi ide dan pembuatan prototipe desain.
Halaman 3 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Dengan memanfaatkan perangkat lunak desain, peserta didik dapat merancang konsep visual yang orisinal dan relevan untuk sebuah kampanye sosial secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Logo: Guru menampilkan beberapa logo terkenal secara bergantian, dan peserta didik berlomba menebak nama mereknya serta pesan yang ingin disampaikan dalam 2-3 kata.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video pendek tentang berbagai karya DKV inspiratif dan meminta peserta didik berbagi kesan atau contoh DKV yang mereka sukai.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang konsep visual kampanye sosial dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah gambar atau logo sederhana bisa memiliki kekuatan untuk mengubah cara kita berpikir atau bertindak?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menyajikan masalah 'Bagaimana kita bisa merancang kampanye visual yang efektif untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan di sekitar madrasah?' dan meminta peserta didik merumuskan pertanyaan inti terkait proyek.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk memahami elemen-elemen kunci dalam DKV seperti warna, tipografi, bentuk, dan komposisi melalui contoh-contoh nyata.
  3. Peserta didik secara berkelompok menganalisis studi kasus kampanye sosial yang sukses dan mengidentifikasi faktor-faktor keberhasilannya, termasuk target audiens dan pesan utama.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok mulai merumuskan ide awal untuk kampanye visual 'Lingkungan Bersih Madrasahku', termasuk target audiens, pesan kunci, dan gaya visual yang diinginkan.
  2. Peserta didik membuat mind map atau sketsa kasar sebagai visualisasi awal konsep desain mereka, dengan fokus pada penyampaian pesan secara efektif.
  3. Kelompok mempresentasikan rancangan awal mereka kepada kelompok lain untuk mendapatkan umpan balik konstruktif tentang potensi dan area perbaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru membimbing peserta didik untuk merefleksikan proses ideasi dan perencanaan proyek yang telah dilakukan, menyoroti tantangan dan solusi yang ditemukan.
  2. Setiap kelompok mencatat umpan balik yang diterima dan merencanakan langkah-langkah selanjutnya untuk memperbaiki dan mengembangkan konsep desain mereka.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya riset dan pemahaman audiens dalam merancang DKV yang persuasif dan relevan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya perencanaan matang dalam proyek DKV.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan ide-ide kreatif peserta didik, serta mengingatkan untuk melanjutkan pengembangan konsep di rumah.
  3. Guru menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya yaitu menyusun jadwal proyek dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan umpan balik teman sebaya, peserta didik dapat mengembangkan sketsa ide desain menjadi prototipe digital yang fungsional.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Gambar Berantai Pesan: Setiap peserta didik secara berurutan menggambar satu elemen visual yang melanjutkan cerita dari gambar sebelumnya, membentuk sebuah pesan visual yang utuh dalam 2-3 menit.
  1. Guru mengucapkan salam dan memimpin doa, kemudian memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan kembali tentang proyek kampanye visual yang sedang berjalan dan meminta peserta didik untuk berbagi perkembangan konsep yang sudah mereka pikirkan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengembangkan sketsa ide menjadi prototipe digital dan menjelaskan bahwa mereka akan mulai mengimplementasikan ide ke dalam bentuk digital.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok menyusun jadwal kerja yang realistis untuk menyelesaikan proyek DKV mereka, termasuk pembagian tugas dan batas waktu untuk setiap tahapan.
  2. Guru mendemonstrasikan fitur-fitur dasar perangkat lunak desain grafis yang akan digunakan (misalnya, Canva, Figma Education, atau Adobe Illustrator/Photoshop), fokus pada alat-alat yang relevan untuk proyek.
  3. Peserta didik secara individu atau berpasangan berlatih menggunakan perangkat lunak untuk membuat elemen desain sederhana seperti teks dengan tipografi tertentu atau bentuk geometris.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Setiap kelompok mulai menerjemahkan sketsa ide mereka ke dalam bentuk digital menggunakan perangkat lunak desain yang telah dipelajari.
  2. Peserta didik saling memberikan umpan balik antaranggota kelompok untuk memastikan konsistensi visual dan kejelasan pesan dalam prototipe desain.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan arahan teknis dan saran kreatif untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi dalam proses digitalisasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok menyajikan prototipe desain awal mereka kepada kelas, menjelaskan pilihan desain dan tantangan yang dihadapi.
  2. Peserta didik dari kelompok lain memberikan umpan balik secara konstruktif, berfokus pada estetika, kejelasan pesan, dan kesesuaian dengan tujuan kampanye.
  3. Guru menguatkan pentingnya iterasi dan perbaikan berkelanjutan dalam proses desain, serta memberikan tips untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat lunak.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa proses digitalisasi membutuhkan ketelitian dan kemampuan adaptasi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik dalam mengembangkan prototipe dan memotivasi mereka untuk terus bereksperimen.
  3. Guru menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya yaitu menguji hasil desain dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKRancang Kampanye Lingkunganmu!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan merancang konsep visual untuk kampanye 'Lingkungan Bersih Madrasahku' dan menyusun rencana implementasinya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang penyampaian pesan melalui media visual.

Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, spidol warna, kertas tempel, gunting, lem

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar5. Kelompok target penerima pesandalam komunikasi visual.Menurun1. Model awal atau draf desainyang dibuat untuk pengujian.2. Seni memilih dan mengaturhuruf dalam desain.3. Penataan elemen-elemen visualdalam sebuah desain.4. Proses membangun identitasmerek melalui elemen visualdan verbal.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati contoh-contoh kampanye lingkungan yang berhasil, lalu diskusikan dalam kelompokmu pesan utama dan target audiens dari masing-masing kampanye.
  3. Curah pendapatlah untuk menentukan 3-5 ide pesan utama yang ingin kamu sampaikan dalam kampanye 'Lingkungan Bersih Madrasahku' dan tuliskan di kolom 'Pesan Utama' pada tabel di bawah.
  4. Untuk setiap pesan utama, tentukan target audiens yang paling tepat (misalnya, 'peserta didik', 'guru', 'seluruh warga madrasah') dan jenis media visual yang cocok (misalnya, 'poster', 'stiker', 'infografis').
  5. Buatlah sketsa kasar dari 2-3 ide desain visual untuk salah satu pesan utama yang kamu pilih, lalu presentasikan kepada kelompok lain untuk mendapatkan masukan.
  6. Catatlah umpan balik yang kamu terima dan rencanakan perbaikan untuk sketsa desainmu di kolom 'Rencana Perbaikan'.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 elemen desain yang kamu ketahui!
  2. Apa fungsi utama sebuah logo?
  3. Menurutmu, apa bedanya poster iklan dan poster kampanye sosial?
  4. Pernahkah kamu menggunakan aplikasi desain grafis? Aplikasi apa?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses perancangan proyek DKV.

Sumatif (akhir): Penilaian portofolio proyek desain komunikasi visual 'Lingkungan Bersih Madrasahku' dan presentasinya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar Desain Komunikasi VisualPrinsip dasar DKV2 JPpenalaran kritis
2Merancang konsep visual untuk kampanye sosialKonsep dan elemen DKV4 JPkreativitas
3Mengembangkan sketsa ide menjadi prototipe digitalDigitalisasi desain4 JPkemandirian
4Mempresentasikan dan mengevaluasi karya DKVPresentasi dan evaluasi DKV2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang penyampaian pesan melalui media visual. Ini adalah seni dan ilmu untuk mengkomunikasikan ide, informasi, dan pesan kepada audiens melalui elemen grafis seperti gambar, tipografi, warna, dan tata letak. DKV memiliki peran krusial dalam berbagai aspek kehidupan modern, mulai dari branding produk hingga kampanye sosial.

1. Pengertian dan Ruang Lingkup DKV
Desain Komunikasi Visual adalah proses kreatif yang menggabungkan seni dan teknologi untuk menyampaikan pesan. Ruang lingkupnya sangat luas, mencakup desain grafis (logo, poster, brosur), ilustrasi, fotografi, videografi, desain web, desain antarmuka pengguna (UI/UX), hingga animasi. Intinya, DKV berupaya membuat informasi menjadi lebih mudah dipahami, menarik, dan persuasif melalui medium visual. Tujuannya adalah untuk memecahkan masalah komunikasi visual dan mencapai tujuan tertentu, seperti meningkatkan penjualan, menyebarkan informasi, atau mengubah perilaku. Sejarah DKV berkembang seiring dengan kemajuan teknologi percetakan dan media massa, hingga era digital saat ini.

2. Elemen Dasar Desain Komunikasi Visual
Elemen dasar dalam DKV adalah komponen-komponen visual yang digunakan untuk membangun sebuah desain. Ini meliputi garis (batas, arah), bentuk (geometris, organik), ruang (positif, negatif), tekstur (nyata, ilusi), ukuran (proporsi), warna (hue, saturasi, brightness), dan tipografi (jenis huruf, ukuran, spasi). Setiap elemen memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan dan menciptakan suasana tertentu. Misalnya, warna merah sering dikaitkan dengan energi atau bahaya, sementara tipografi serif memberikan kesan formal. Pemahaman mendalam tentang bagaimana elemen-elemen ini berinteraksi adalah kunci untuk menciptakan desain yang efektif dan harmonis.

3. Prinsip Desain Komunikasi Visual
Prinsip desain adalah pedoman untuk mengatur elemen-elemen desain agar menciptakan komposisi yang efektif dan estetis. Prinsip-prinsip utama meliputi kesatuan (unity), keseimbangan (balance), kontras (contrast), penekanan (emphasis), irama (rhythm), proporsi (proportion), dan hierarki (hierarchy). Kesatuan memastikan semua elemen terlihat sebagai satu kesatuan yang utuh. Keseimbangan dapat simetris atau asimetris. Kontras membantu membedakan elemen dan menarik perhatian. Penekanan menyoroti bagian terpenting. Irama menciptakan aliran visual. Proporsi berkaitan dengan hubungan ukuran antar elemen, dan hierarki memandu mata pembaca melalui informasi. Penerapan prinsip-prinsip ini membantu desainer menciptakan karya yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional.

4. Proses Perancangan DKV
Proses perancangan DKV biasanya melibatkan beberapa tahapan sistematis. Pertama adalah riset dan analisis, di mana desainer mengumpulkan informasi tentang klien, audiens, tujuan, dan kompetitor. Kedua adalah ideasi atau curah pendapat, untuk menghasilkan berbagai konsep dan solusi kreatif. Ketiga adalah pengembangan konsep, di mana ide-ide terpilih diwujudkan dalam bentuk sketsa, maket, atau prototipe. Keempat adalah digitalisasi dan produksi, menggunakan perangkat lunak desain untuk membuat karya akhir. Kelima adalah presentasi dan umpan balik, di mana desainer menyajikan karyanya dan menerima masukan. Terakhir adalah revisi dan implementasi, untuk menyempurnakan desain berdasarkan umpan balik. Proses ini bersifat iteratif dan fleksibel, memungkinkan desainer untuk kembali ke tahapan sebelumnya jika diperlukan.

5. Peran Tipografi dan Warna dalam DKV
Tipografi, atau seni memilih dan mengatur huruf, adalah komponen vital dalam DKV. Pemilihan jenis huruf (font), ukuran, spasi, dan tata letak teks dapat sangat memengaruhi keterbacaan dan suasana pesan. Misalnya, font sans-serif sering digunakan untuk kesan modern dan minimalis, sementara font skrip memberikan sentuhan personal. Warna juga memiliki dampak psikologis yang kuat. Setiap warna memiliki asosiasi dan makna budaya tertentu, yang dapat digunakan untuk membangkitkan emosi atau menarik perhatian. Kombinasi warna yang tepat dapat menciptakan harmoni visual atau kontras yang efektif, sementara kombinasi yang salah bisa membuat desain terlihat kacau atau tidak profesional. Pemahaman tentang teori warna dan psikologi warna sangat penting bagi desainer.

6. Etika dan Keberlanjutan dalam DKV
Dalam praktik DKV, etika memegang peranan penting. Desainer harus memastikan bahwa pesan yang disampaikan jujur, tidak menyesatkan, tidak mengandung unsur SARA, dan menghormati privasi. Plagiarisme atau penggunaan karya orang lain tanpa izin juga merupakan pelanggaran etika. Selain itu, DKV juga memiliki peran dalam mendukung keberlanjutan. Ini berarti mempertimbangkan dampak lingkungan dari proses produksi (misalnya, penggunaan bahan daur ulang, minimalisasi limbah) dan menciptakan desain yang mendorong perilaku ramah lingkungan. Desainer dapat menggunakan kekuatannya untuk menyebarkan pesan tentang isu-isu sosial dan lingkungan, serta mempromosikan konsumsi yang bertanggung jawab. DKV yang etis dan berkelanjutan tidak hanya menghasilkan karya yang baik, tetapi juga berkontribusi positif bagi masyarakat.

Rangkuman: Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah seni dan ilmu menyampaikan pesan melalui visual. Ini melibatkan elemen seperti garis, bentuk, warna, dan tipografi, yang diatur menggunakan prinsip keseimbangan dan kontras. Proses DKV meliputi riset, ideasi, digitalisasi, hingga presentasi. Penting juga untuk memperhatikan etika dan keberlanjutan dalam setiap karya DKV. DKV yang efektif dapat memengaruhi audiens dan mencapai tujuan komunikasi yang diinginkan.

Halaman 9 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
TipografiSeni memilih dan mengatur huruf dalam desain.
BrandingProses membangun identitas merek melalui elemen visual dan verbal.
PrototipeModel awal atau draf desain yang dibuat untuk pengujian.
AudiensKelompok target penerima pesan dalam komunikasi visual.
KomposisiPenataan elemen-elemen visual dalam sebuah desain.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Desain Komunikasi Visual" mata pelajaran DKV Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Desain Komunikasi Visual — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar DKV di MA

Peta di halaman ini memuat DKV di MA, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk madrasah di bawah Kementerian Agama, mengikuti Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025): memakai 8 Dimensi Profil Lulusan nasional yang sama, sementara kekhasan madrasah dijaga lewat nilai Panca Cinta, dan P5RA/PPRA berada di kokurikuler. Kop dan identitasnya kop madrasah, bukan kop sekolah.

Yang disusun di sini perangkat ajar DKV MA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran DKV MA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025 (mapel umum madrasah). Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar DKV MA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar DKV bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDKV · Kelas XIPeta Konsep
Desain Komunikasi VisualPengertian dan Ruang Lingkup DKVElemen Dasar Desain Komunikasi VisualPrinsip Desain Komunikasi VisualProses Perancangan DKVPeran Tipografi dan Warna dalam DKV
Dari sub-bab Desain Komunikasi VisualLembar tambahan
Nama sekolah AndaDKV · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaDKV · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaDKV · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaDKV · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaDKV · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar DKV MA

Apakah modul ajar DKV ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di DKV MA?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru DKV?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.