Modul Ajar & RPP DKV Kelas XI
Desain Komunikasi Visual
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | DKV |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Desain Komunikasi Visual |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang elemen dan prinsip desain grafis serta kemampuan menggunakan perangkat lunak desain sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas anugerah Allah berupa kemampuan berkreasi dalam desain komunikasi visual. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menciptakan ide-ide desain komunikasi visual yang unik dan inovatif untuk memecahkan masalah komunikasi. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik berinteraksi secara efektif dalam kelompok untuk merancang dan menyajikan proyek desain komunikasi visual.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Desain Komunikasi Visual |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis, merancang, dan memproduksi karya Desain Komunikasi Visual (DKV) yang kompleks dan inovatif, dengan mempertimbangkan aspek estetika, etika, dan keberlanjutan, serta mampu mengkomunikasikan ide secara efektif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Desain Komunikasi Visual dapat ditemukan dalam bentuk poster iklan, logo merek, kemasan produk, dan antarmuka aplikasi di sekitar kita. |
| Konseptual | DKV adalah proses penyampaian pesan melalui visual yang efektif, melibatkan elemen desain, prinsip komposisi, tipografi, dan warna untuk mencapai tujuan komunikasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan perancangan DKV mulai dari riset, ideasi, sketsa, digitalisasi, hingga presentasi karya akhir. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya refleksi terhadap proses kreatif dan hasil desain untuk terus meningkatkan kualitas dan relevansi karyanya. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Peserta didik mengekspresikan rasa syukur kepada Allah SWT melalui karya DKV yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat dan lingkungan. |
| 2. Cinta Ilmu | Peserta didik secara aktif mencari dan mengolah informasi baru tentang teknik dan tren DKV untuk menghasilkan karya yang berkualitas. |
| 3. Cinta Lingkungan | Peserta didik merancang kampanye visual yang mendorong kesadaran dan tindakan nyata untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Peserta didik berkolaborasi dengan teman sebaya, mendengarkan masukan, dan memberikan umpan balik konstruktif untuk mengembangkan ide desain bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Peserta didik menciptakan karya DKV yang mengangkat isu-isu lokal dan berkontribusi pada pengembangan identitas visual yang positif bagi madrasah dan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar Desain Komunikasi Visual dengan tepat.
- Dengan memanfaatkan perangkat lunak desain, peserta didik dapat merancang konsep visual yang orisinal dan relevan untuk sebuah kampanye sosial secara kreatif.
- Melalui kegiatan curah pendapat, peserta didik dapat menganalisis audiens dan tujuan komunikasi dalam sebuah proyek DKV dengan cermat.
- Dengan bimbingan guru dan umpan balik teman sebaya, peserta didik dapat mengembangkan sketsa ide desain menjadi prototipe digital yang fungsional.
- Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan karya desain komunikasi visualnya dengan percaya diri dan argumen yang kuat.
- Melalui refleksi mandiri dan kelompok, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas desain komunikasi visual berdasarkan umpan balik yang diterima.
Pemahaman bermakna: Desain Komunikasi Visual bukan hanya tentang membuat gambar yang indah, tetapi juga tentang bagaimana pesan dapat disampaikan secara efektif dan persuasif kepada audiens yang tepat.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah gambar atau logo sederhana bisa memiliki kekuatan untuk mengubah cara kita berpikir atau bertindak?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis teks persuasif untuk materi kampanye dan penyusunan naskah presentasi yang efektif. Seni Budaya: Penerapan prinsip-prinsip estetika, harmoni warna, dan komposisi dalam karya desain visual. Pendidikan Agama Islam: Pembentukan pesan kampanye sosial yang selaras dengan nilai-nilai kebersihan dan kepedulian lingkungan dalam Islam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk memberikan umpan balik awal terhadap konsep desain kampanye sosial yang dibuat oleh peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar mendukung kerja kelompok dan presentasi, dengan akses ke komputer atau tablet serta area untuk menempelkan sketsa. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan perangkat lunak desain grafis (misalnya Canva, Figma Education) secara intensif untuk digitalisasi ide dan pembuatan prototipe desain. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Dengan memanfaatkan perangkat lunak desain, peserta didik dapat merancang konsep visual yang orisinal dan relevan untuk sebuah kampanye sosial secara kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Logo: Guru menampilkan beberapa logo terkenal secara bergantian, dan peserta didik berlomba menebak nama mereknya serta pesan yang ingin disampaikan dalam 2-3 kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan umpan balik teman sebaya, peserta didik dapat mengembangkan sketsa ide desain menjadi prototipe digital yang fungsional. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Gambar Berantai Pesan: Setiap peserta didik secara berurutan menggambar satu elemen visual yang melanjutkan cerita dari gambar sebelumnya, membentuk sebuah pesan visual yang utuh dalam 2-3 menit.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan merancang konsep visual untuk kampanye 'Lingkungan Bersih Madrasahku' dan menyusun rencana implementasinya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang penyampaian pesan melalui media visual.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, spidol warna, kertas tempel, gunting, lem
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati contoh-contoh kampanye lingkungan yang berhasil, lalu diskusikan dalam kelompokmu pesan utama dan target audiens dari masing-masing kampanye.
- Curah pendapatlah untuk menentukan 3-5 ide pesan utama yang ingin kamu sampaikan dalam kampanye 'Lingkungan Bersih Madrasahku' dan tuliskan di kolom 'Pesan Utama' pada tabel di bawah.
- Untuk setiap pesan utama, tentukan target audiens yang paling tepat (misalnya, 'peserta didik', 'guru', 'seluruh warga madrasah') dan jenis media visual yang cocok (misalnya, 'poster', 'stiker', 'infografis').
- Buatlah sketsa kasar dari 2-3 ide desain visual untuk salah satu pesan utama yang kamu pilih, lalu presentasikan kepada kelompok lain untuk mendapatkan masukan.
- Catatlah umpan balik yang kamu terima dan rencanakan perbaikan untuk sketsa desainmu di kolom 'Rencana Perbaikan'.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 elemen desain yang kamu ketahui!
- Apa fungsi utama sebuah logo?
- Menurutmu, apa bedanya poster iklan dan poster kampanye sosial?
- Pernahkah kamu menggunakan aplikasi desain grafis? Aplikasi apa?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses perancangan proyek DKV.
Sumatif (akhir): Penilaian portofolio proyek desain komunikasi visual 'Lingkungan Bersih Madrasahku' dan presentasinya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar Desain Komunikasi Visual | Prinsip dasar DKV | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Merancang konsep visual untuk kampanye sosial | Konsep dan elemen DKV | 4 JP | kreativitas |
| 3 | Mengembangkan sketsa ide menjadi prototipe digital | Digitalisasi desain | 4 JP | kemandirian |
| 4 | Mempresentasikan dan mengevaluasi karya DKV | Presentasi dan evaluasi DKV | 2 JP | komunikasi |
Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang penyampaian pesan melalui media visual. Ini adalah seni dan ilmu untuk mengkomunikasikan ide, informasi, dan pesan kepada audiens melalui elemen grafis seperti gambar, tipografi, warna, dan tata letak. DKV memiliki peran krusial dalam berbagai aspek kehidupan modern, mulai dari branding produk hingga kampanye sosial.
1. Pengertian dan Ruang Lingkup DKV
Desain Komunikasi Visual adalah proses kreatif yang menggabungkan seni dan teknologi untuk menyampaikan pesan. Ruang lingkupnya sangat luas, mencakup desain grafis (logo, poster, brosur), ilustrasi, fotografi, videografi, desain web, desain antarmuka pengguna (UI/UX), hingga animasi. Intinya, DKV berupaya membuat informasi menjadi lebih mudah dipahami, menarik, dan persuasif melalui medium visual. Tujuannya adalah untuk memecahkan masalah komunikasi visual dan mencapai tujuan tertentu, seperti meningkatkan penjualan, menyebarkan informasi, atau mengubah perilaku. Sejarah DKV berkembang seiring dengan kemajuan teknologi percetakan dan media massa, hingga era digital saat ini.
2. Elemen Dasar Desain Komunikasi Visual
Elemen dasar dalam DKV adalah komponen-komponen visual yang digunakan untuk membangun sebuah desain. Ini meliputi garis (batas, arah), bentuk (geometris, organik), ruang (positif, negatif), tekstur (nyata, ilusi), ukuran (proporsi), warna (hue, saturasi, brightness), dan tipografi (jenis huruf, ukuran, spasi). Setiap elemen memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan dan menciptakan suasana tertentu. Misalnya, warna merah sering dikaitkan dengan energi atau bahaya, sementara tipografi serif memberikan kesan formal. Pemahaman mendalam tentang bagaimana elemen-elemen ini berinteraksi adalah kunci untuk menciptakan desain yang efektif dan harmonis.
3. Prinsip Desain Komunikasi Visual
Prinsip desain adalah pedoman untuk mengatur elemen-elemen desain agar menciptakan komposisi yang efektif dan estetis. Prinsip-prinsip utama meliputi kesatuan (unity), keseimbangan (balance), kontras (contrast), penekanan (emphasis), irama (rhythm), proporsi (proportion), dan hierarki (hierarchy). Kesatuan memastikan semua elemen terlihat sebagai satu kesatuan yang utuh. Keseimbangan dapat simetris atau asimetris. Kontras membantu membedakan elemen dan menarik perhatian. Penekanan menyoroti bagian terpenting. Irama menciptakan aliran visual. Proporsi berkaitan dengan hubungan ukuran antar elemen, dan hierarki memandu mata pembaca melalui informasi. Penerapan prinsip-prinsip ini membantu desainer menciptakan karya yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional.
4. Proses Perancangan DKV
Proses perancangan DKV biasanya melibatkan beberapa tahapan sistematis. Pertama adalah riset dan analisis, di mana desainer mengumpulkan informasi tentang klien, audiens, tujuan, dan kompetitor. Kedua adalah ideasi atau curah pendapat, untuk menghasilkan berbagai konsep dan solusi kreatif. Ketiga adalah pengembangan konsep, di mana ide-ide terpilih diwujudkan dalam bentuk sketsa, maket, atau prototipe. Keempat adalah digitalisasi dan produksi, menggunakan perangkat lunak desain untuk membuat karya akhir. Kelima adalah presentasi dan umpan balik, di mana desainer menyajikan karyanya dan menerima masukan. Terakhir adalah revisi dan implementasi, untuk menyempurnakan desain berdasarkan umpan balik. Proses ini bersifat iteratif dan fleksibel, memungkinkan desainer untuk kembali ke tahapan sebelumnya jika diperlukan.
5. Peran Tipografi dan Warna dalam DKV
Tipografi, atau seni memilih dan mengatur huruf, adalah komponen vital dalam DKV. Pemilihan jenis huruf (font), ukuran, spasi, dan tata letak teks dapat sangat memengaruhi keterbacaan dan suasana pesan. Misalnya, font sans-serif sering digunakan untuk kesan modern dan minimalis, sementara font skrip memberikan sentuhan personal. Warna juga memiliki dampak psikologis yang kuat. Setiap warna memiliki asosiasi dan makna budaya tertentu, yang dapat digunakan untuk membangkitkan emosi atau menarik perhatian. Kombinasi warna yang tepat dapat menciptakan harmoni visual atau kontras yang efektif, sementara kombinasi yang salah bisa membuat desain terlihat kacau atau tidak profesional. Pemahaman tentang teori warna dan psikologi warna sangat penting bagi desainer.
6. Etika dan Keberlanjutan dalam DKV
Dalam praktik DKV, etika memegang peranan penting. Desainer harus memastikan bahwa pesan yang disampaikan jujur, tidak menyesatkan, tidak mengandung unsur SARA, dan menghormati privasi. Plagiarisme atau penggunaan karya orang lain tanpa izin juga merupakan pelanggaran etika. Selain itu, DKV juga memiliki peran dalam mendukung keberlanjutan. Ini berarti mempertimbangkan dampak lingkungan dari proses produksi (misalnya, penggunaan bahan daur ulang, minimalisasi limbah) dan menciptakan desain yang mendorong perilaku ramah lingkungan. Desainer dapat menggunakan kekuatannya untuk menyebarkan pesan tentang isu-isu sosial dan lingkungan, serta mempromosikan konsumsi yang bertanggung jawab. DKV yang etis dan berkelanjutan tidak hanya menghasilkan karya yang baik, tetapi juga berkontribusi positif bagi masyarakat.
Rangkuman: Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah seni dan ilmu menyampaikan pesan melalui visual. Ini melibatkan elemen seperti garis, bentuk, warna, dan tipografi, yang diatur menggunakan prinsip keseimbangan dan kontras. Proses DKV meliputi riset, ideasi, digitalisasi, hingga presentasi. Penting juga untuk memperhatikan etika dan keberlanjutan dalam setiap karya DKV. DKV yang efektif dapat memengaruhi audiens dan mencapai tujuan komunikasi yang diinginkan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tipografi | Seni memilih dan mengatur huruf dalam desain. |
| Branding | Proses membangun identitas merek melalui elemen visual dan verbal. |
| Prototipe | Model awal atau draf desain yang dibuat untuk pengujian. |
| Audiens | Kelompok target penerima pesan dalam komunikasi visual. |
| Komposisi | Penataan elemen-elemen visual dalam sebuah desain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Desain Komunikasi Visual" mata pelajaran DKV Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Desain Komunikasi Visual yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar DKV kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Desain Komunikasi Visual pada DKV MA, Fase F, elemen Desain Komunikasi Visual.
Modul Desain Komunikasi Visual ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Desain Komunikasi Visual untuk DKV kelas XI.
Apakah modul ajar DKV materi Desain Komunikasi Visual ini gratis?
Ya. Modul Desain Komunikasi Visual untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Desain Komunikasi Visual ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas DKV kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul DKV kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Desain Komunikasi Visual ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Desain Komunikasi Visual dapat Anda sesuaikan dengan murid DKV kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar DKV kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Desain Komunikasi Visual ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Desain Komunikasi Visual tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Desain Komunikasi Visual untuk DKV kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Desain Komunikasi Visual ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh DKV kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Desain Komunikasi Visual beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap DKV kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul DKV ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Desain Komunikasi Visual yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.