Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Suhu dan Kalor
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Suhu dan Kalor |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Warga belajar telah memiliki pemahaman dasar tentang benda-benda di sekitar dan perubahan wujudnya yang berkaitan dengan panas atau dingin. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Warga belajar mampu mengidentifikasi dan menganalisis informasi tentang suhu dan kalor dari berbagai sumber untuk memecahkan masalah. - Kemandirian — elemen: Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi
Warga belajar dapat mengenali potensi diri dalam memahami konsep suhu dan kalor serta menetapkan tujuan belajar pribadi. - Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Warga belajar mampu berinteraksi secara efektif dalam kelompok untuk melakukan eksperimen dan menyajikan hasil tentang suhu dan kalor.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar mampu mendeskripsikan gejala alam dan fenomena sosial dengan menggunakan konsep-konsep sains, serta mengidentifikasi hubungan sebab-akibat dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk konsep suhu dan kalor. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata suhu dan kalor adalah air mendidih pada suhu 100°C dan es mencair pada suhu 0°C. |
| Konseptual | Suhu adalah ukuran derajat panas atau dingin suatu benda, sedangkan kalor adalah bentuk energi yang berpindah akibat perbedaan suhu. |
| Prosedural | Warga belajar akan mempelajari cara mengukur suhu menggunakan termometer dan mengidentifikasi perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi. |
| Metakognitif | Warga belajar diharapkan menyadari pentingnya memahami konsep suhu dan kalor dalam kehidupan sehari-hari, seperti memilih pakaian yang tepat atau menjaga makanan agar tetap hangat/dingin. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi sederhana, warga belajar dapat menjelaskan konsep suhu dan kalor dengan menggunakan bahasa sendiri secara tepat.
- Dengan melakukan percobaan, warga belajar dapat mengidentifikasi jenis-jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, radiasi) dan memberikan minimal dua contohnya dalam kehidupan sehari-hari.
- Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan suhu benda secara cermat.
- Setelah mengamati berbagai jenis termometer, warga belajar dapat membandingkan skala suhu Celsius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin dengan benar.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep suhu dan kalor membantu warga belajar menjelaskan berbagai fenomena alam dan teknologi di sekitar, seperti mengapa air bisa mendidih atau bagaimana kulkas bekerja, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita bisa merasakan panas saat memegang cangkir kopi hangat dan dingin saat memegang es batu?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Konversi skala suhu melibatkan perhitungan proporsi dan perbandingan. Kewirausahaan: Pemahaman suhu dan kalor penting dalam industri makanan dan minuman (misalnya, proses pendinginan, pemanasan, atau sterilisasi). Ilmu Sosial: Perbedaan penggunaan skala suhu di berbagai negara berkaitan dengan sejarah dan budaya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Warga belajar dapat berdiskusi dengan anggota keluarga atau rekan kerja tentang pengalaman mereka terkait suhu dan kalor di rumah atau tempat kerja, seperti cara menjaga makanan tetap hangat atau dingin. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan lingkungan sekitar seperti dapur atau area kerja untuk mengamati fenomena suhu dan kalor secara langsung, serta penggunaan ruang kelas yang nyaman untuk diskusi dan praktik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi dari YouTube atau simulasi interaktif tentang perpindahan kalor dan konversi suhu untuk memperkaya pemahaman warga belajar. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi sederhana, warga belajar dapat menjelaskan konsep suhu dan kalor dengan menggunakan bahasa sendiri secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Suhu: Tutor menyebutkan benda (misal: es krim, api unggun), warga belajar mengangkat jempol ke atas untuk panas atau ke bawah untuk dingin.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan melakukan percobaan, warga belajar dapat mengidentifikasi jenis-jenis perpindahan kalor (konduksi, konveksi, radiasi) dan memberikan minimal dua contohnya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Panas Dingin Kata: Tutor menyebutkan kata, jika berhubungan dengan panas warga belajar tepuk tangan, jika dingin warga belajar tepuk paha. Contoh: Matahari, Es, Kopi, Salju.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Warga belajar dapat mengidentifikasi konsep suhu, kalor, jenis perpindahan kalor, dan skala termometer.
Alat & bahan: Termometer, gelas kimia, pemanas spiritus, es batu, sendok logam, serbuk gergaji, lilin, korek api, air, stopwatch
Langkah kerja:
- Termometer pada gambar menunjukkan suhu 22 °C. Jika suhunya naik 5 °C, berapa suhunya sekarang? Tandai pada termometer.
Gambar 1. Termometer - Amati termometer dan identifikasi bagian-bagian serta fungsinya.
- Lakukan percobaan sederhana untuk mengamati perpindahan kalor secara konduksi dengan memanaskan ujung sendok logam.
- Lakukan percobaan untuk mengamati perpindahan kalor secara konveksi dengan memanaskan air yang telah diberi sedikit serbuk gergaji.
- Lakukan percobaan untuk mengamati perpindahan kalor secara radiasi dengan merasakan panas dari lilin tanpa menyentuhnya.
- Bandingkan empat skala termometer (Celsius, Reamur, Fahrenheit, Kelvin) dengan mengisi tabel berikut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Menurutmu, apa itu panas dan dingin?
- Pernahkah kamu melihat termometer? Untuk apa alat itu digunakan?
- Bagaimana cara panas dari matahari sampai ke bumi?
- Apa yang terjadi jika kamu memegang es batu terlalu lama?
Formatif (proses): Tutor melakukan observasi selama diskusi kelompok dan praktik, serta menilai keaktifan warga belajar dalam menjawab pertanyaan dan berkolaborasi.
Sumatif (akhir): Warga belajar mengerjakan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan konversi skala suhu.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep suhu dan kalor | Konsep suhu, kalor, perbedaan suhu dan kalor. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi jenis-jenis perpindahan kalor | Konduksi, konveksi, radiasi dan contohnya. | 2 JP | Kemandirian |
| 3 | Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan suhu benda | Massa, kalor jenis, perubahan suhu, kalor yang diterima/dilepas. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 4 | Membandingkan skala suhu | Skala Celsius, Reamur, Fahrenheit, Kelvin dan konversinya. | 2 JP | Kemandirian |
Modul ini akan membawa warga belajar menjelajahi dunia suhu dan kalor, dua konsep fundamental dalam ilmu fisika yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Dari secangkir kopi hangat hingga perubahan cuaca, suhu dan kalor berperan penting. Dengan memahami materi ini, warga belajar akan dapat menjelaskan banyak fenomena alam dan teknologi di sekitar kita.
1. Apa itu Suhu?
Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Kita merasakan suhu dengan indra peraba, namun indra peraba kita tidak selalu akurat. Untuk mengukur suhu secara objektif dan kuantitatif, kita menggunakan alat yang disebut termometer. Satuan suhu standar internasional adalah Kelvin (K), namun di Indonesia umumnya menggunakan Celsius (°C). Suhu menunjukkan energi kinetik rata-rata partikel penyusun benda; semakin tinggi suhunya, semakin cepat gerakan partikelnya.
2. Apa itu Kalor?
Kalor adalah bentuk energi yang berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu lebih rendah akibat adanya perbedaan suhu. Kalor bukan sifat yang dimiliki benda, melainkan proses perpindahan energi. Satuan kalor dalam Sistem Internasional adalah Joule (J), namun sering juga digunakan kalori (cal). Satu kalori adalah jumlah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1°C. Kalor dapat menyebabkan perubahan suhu atau perubahan wujud benda.
3. Perpindahan Kalor
Kalor dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui tiga cara: konduksi, konveksi, dan radiasi. Konduksi adalah perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat perantara tersebut, contohnya panas dari ujung sendok yang dipanaskan merambat ke pegangan. Konveksi adalah perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai perpindahan partikel zat perantara tersebut, contohnya air mendidih. Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara, contohnya panas matahari sampai ke bumi.
4. Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Suhu
Perubahan suhu suatu benda dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, jumlah kalor yang diterima atau dilepaskan oleh benda. Semakin banyak kalor yang diterima, semakin tinggi kenaikan suhunya. Kedua, massa benda. Benda dengan massa yang lebih besar memerlukan kalor lebih banyak untuk mengalami kenaikan suhu yang sama. Ketiga, kalor jenis benda. Kalor jenis adalah jumlah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 kg zat sebesar 1°C. Setiap benda memiliki kalor jenis yang berbeda, misalnya air memiliki kalor jenis yang tinggi sehingga lambat panas dan lambat dingin.
5. Skala Termometer
Ada beberapa skala termometer yang umum digunakan di dunia. Skala Celsius (°C) memiliki titik beku air 0°C dan titik didih air 100°C. Skala Reamur (°R) memiliki titik beku 0°R dan titik didih 80°R. Skala Fahrenheit (°F) memiliki titik beku 32°F dan titik didih 212°F. Skala Kelvin (K) adalah skala suhu mutlak, dengan titik beku air 273 K dan titik didih 373 K. Konversi antar skala ini penting untuk memahami data suhu dari berbagai sumber dan aplikasi.
6. Konversi Skala Suhu
Untuk mengkonversi suhu dari satu skala ke skala lain, kita dapat menggunakan rumus perbandingan. Perbandingan interval titik beku ke titik didih untuk Celsius:Reamur:Fahrenheit:Kelvin adalah 100:80:180:100. Contoh rumus konversi dari Celsius ke Fahrenheit adalah °F = (9/5 × °C) + 32. Dari Celsius ke Kelvin adalah K = °C + 273. Dengan memahami rumus ini, kita dapat menghitung nilai suhu dalam skala yang berbeda secara akurat.
Rangkuman: Suhu adalah ukuran derajat panas atau dingin suatu benda yang diukur dengan termometer, sedangkan kalor adalah energi yang berpindah akibat perbedaan suhu. Kalor berpindah melalui konduksi, konveksi, dan radiasi. Perubahan suhu dipengaruhi oleh jumlah kalor, massa benda, dan kalor jenis. Terdapat beberapa skala suhu seperti Celsius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin yang dapat dikonversi satu sama lain.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Suhu | Ukuran derajat panas atau dingin suatu benda. |
| Kalor | Energi yang berpindah akibat perbedaan suhu. |
| Termometer | Alat pengukur suhu. |
| Konduksi | Perpindahan kalor tanpa perpindahan partikel zat perantara. |
| Konveksi | Perpindahan kalor disertai perpindahan partikel zat perantara. |
| Radiasi | Perpindahan kalor tanpa zat perantara. |
| Kalor Jenis | Jumlah kalor untuk menaikkan suhu 1 kg zat sebesar 1°C. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Suhu dan Kalor" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Suhu dan Kalor yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Hakikat Ilmu Sains dan Metode IlmiahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisZat dan PerubahannyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk HidupBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkologi dan Pelestarian LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBumi dan Tata SuryaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPA lain yang sudah tersedia
Suhu Kalor PemuaianIPA Kelas VII Paket BFfriofrIPA Kelas VII Paket BKlasifikasi Makhluk HidupIPA Kelas VII Paket BPengenalan selIPA Kelas VIII Paket BLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Suhu dan Kalor pada IPA Paket B, Fase D, elemen Pemahaman Sains.
Modul Suhu dan Kalor ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPA kelas VII Paket B di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPA materi Suhu dan Kalor ini gratis?
Ya. Modul Suhu dan Kalor untuk kelas VII Paket B dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Suhu dan Kalor ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Suhu dan Kalor ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Suhu dan Kalor dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Suhu dan Kalor ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII Paket B. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Suhu dan Kalor tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Suhu dan Kalor untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Suhu dan Kalor ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII Paket B berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Suhu dan Kalor beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk Paket B negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama Paket B Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Suhu dan Kalor disusun untuk Paket B dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.