Modul Ajar & RPP IPA Kelas VII
Klasifikasi Makhluk Hidup
Modul ajar (RPP) IPA Paket B kelas VII materi Klasifikasi Makhluk Hidup lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Klasifikasi Makhluk Hidup yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Klasifikasi Makhluk Hidup |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Warga belajar telah memahami bahwa di lingkungan sekitar terdapat berbagai jenis makhluk hidup dengan ciri-ciri yang berbeda.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Warga belajar menganalisis karakteristik makhluk hidup untuk mengelompokkannya berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri. - Kolaborasi — elemen: Kerja Sama
Warga belajar bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup dan menyusun skema klasifikasi. - Kemandirian — elemen: Pemahaman Diri dan Situasi
Warga belajar secara mandiri mencari informasi tambahan dan menyusun laporan hasil pengamatan klasifikasi makhluk hidup.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman IPA |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya, serta memahami pentingnya klasifikasi dalam kehidupan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Makhluk hidup di bumi sangat beragam, mulai dari bakteri, tumbuhan, hingga hewan yang dapat ditemukan di sekitar kita. |
| Konseptual | Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri untuk mempermudah pengenalan dan studi. |
| Prosedural | Warga belajar akan mempelajari cara mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup, mengelompokkannya, dan membuat kunci determinasi sederhana. |
| Metakognitif | Warga belajar akan menyadari bahwa pengelompokan membantu memahami kompleksitas alam dan mempermudah menemukan informasi tentang makhluk hidup. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ciri-ciri umum makhluk hidup dengan benar.
- Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup (taksonomi) dengan tepat.
- Mengelompokkan makhluk hidup ke dalam tingkatan taksonomi secara sederhana.
- Membuat kunci determinasi sederhana untuk beberapa jenis makhluk hidup di lingkungan sekitar.
- Menjelaskan manfaat klasifikasi makhluk hidup bagi kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami klasifikasi makhluk hidup membantu kita mengenali keanekaragaman hayati, memahami hubungan antarmakhluk hidup, dan menjaga keseimbangan ekosistem.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengenali dan membedakan begitu banyak jenis makhluk hidup yang ada di bumi ini?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Keterampilan menulis laporan observasi dan presentasi hasil diskusi kelompok tentang klasifikasi. Matematika: Penggunaan data dan pengolahan informasi dalam mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri kuantitatif. Pendidikan Pancasila: Menghargai keanekaragaman hayati sebagai anugerah Tuhan dan upaya pelestariannya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat membantu warga belajar mengidentifikasi makhluk hidup di lingkungan rumah atau tempat kerja, serta mendiskusikan manfaat klasifikasi dalam pekerjaan mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di PKBM/SKB dengan memanfaatkan kebun/halaman sekitar sebagai sumber pengamatan langsung, didukung akses internet untuk mencari referensi gambar dan informasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi identifikasi tumbuhan/hewan sederhana di ponsel, situs web ensiklopedia makhluk hidup, dan video pembelajaran tentang klasifikasi sebagai sumber belajar tambahan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri umum makhluk hidup dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Makhluk Hidup: Tutor menyebutkan ciri-ciri makhluk hidup, warga belajar menebak nama makhluk hidup tersebut. Misal: 'Bisa terbang, punya paruh.' (Burung) Tutor membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan presensi. Dilanjutkan dengan apersepsi tentang keanekaragaman makhluk hidup di sekitar. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik, memastikan warga belajar memahami apa yang akan dipelajari dan mengapa itu penting. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Warga belajar mengamati berbagai gambar/video makhluk hidup dan berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi ciri-ciri umum yang dimiliki oleh semua makhluk hidup (bernapas, bergerak, tumbuh, berkembang biak, peka rangsang, memerlukan nutrisi). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi lembar kerja (LKPD) yang berisi tabel untuk mencatat ciri-ciri makhluk hidup yang telah mereka amati dan diskusikan, serta membandingkannya dengan benda tak hidup. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan pengamatan mereka. Tutor memberikan umpan balik, penguatan konsep ciri-ciri makhluk hidup, dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Warga belajar bersama tutor menyimpulkan ciri-ciri makhluk hidup. Tutor memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan kegiatan untuk pertemuan berikutnya. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PBL) + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup (taksonomi) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Kelompokkan Aku: Tutor menunjukkan beberapa gambar makhluk hidup (misal: kucing, mangga, jamur, bakteri). Warga belajar diminta mengelompokkan secara spontan berdasarkan kriteria mereka. Tutor menyapa warga belajar, melakukan presensi, dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang ciri-ciri makhluk hidup. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dasar klasifikasi dan tingkatan taksonomi, serta mengaitkannya dengan pentingnya pengelompokan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Warga belajar menyimak penjelasan tutor tentang pengertian klasifikasi, tujuan, dan dasar-dasar klasifikasi (persamaan dan perbedaan ciri). Dilanjutkan dengan pengenalan tingkatan taksonomi (kingdom, filum/divisi, kelas, ordo, famili, genus, spesies) melalui contoh-contoh konkret. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, warga belajar melakukan praktik sederhana mengklasifikasikan beberapa sampel tumbuhan dan hewan (misal: daun berbagai bentuk, bunga, serangga kecil yang aman) yang dibawa dari rumah atau disediakan. Mereka mengidentifikasi ciri-ciri dan mencoba menempatkannya pada tingkatan taksonomi yang sesuai dengan bantuan referensi sederhana. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil klasifikasi sampel mereka dan menjelaskan dasar pengelompokan yang digunakan. Tutor memfasilitasi diskusi, memberikan penguatan tentang sistem taksonomi, dan menjelaskan manfaat klasifikasi dalam mempermudah studi keanekaragaman hayati. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Warga belajar bersama tutor merangkum pentingnya klasifikasi. Tutor memberikan apresiasi dan motivasi. Pembelajaran ditutup dengan doa dan pengarahan untuk tugas mandiri di rumah/lingkungan kerja. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry-Based Learning + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Membuat kunci determinasi sederhana untuk beberapa jenis makhluk hidup di lingkungan sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Siapa Aku?: Satu warga belajar memikirkan makhluk hidup, yang lain bertanya dengan jawaban 'ya/tidak' untuk menebak berdasarkan ciri-ciri. Misal: 'Apakah punya sayap?' Tutor memulai dengan salam, doa, dan presensi. Mengajak warga belajar mengingat kembali materi sebelumnya tentang tingkatan taksonomi. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat kunci determinasi dan menjelaskan manfaat klasifikasi, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Warga belajar menyimak penjelasan tutor mengenai konsep kunci determinasi sebagai alat bantu identifikasi. Tutor memberikan contoh cara membuat dan menggunakan kunci determinasi sederhana, menekankan pada penggunaan ciri-ciri yang kontras. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Secara berkelompok, warga belajar membuat kunci determinasi sederhana untuk minimal 3-5 jenis makhluk hidup yang umum ditemukan di lingkungan sekitar mereka (misalnya, beberapa jenis tanaman di pekarangan, serangga, atau hewan peliharaan). Mereka juga mendiskusikan manfaat klasifikasi dalam berbagai bidang kehidupan (pertanian, kesehatan, konservasi). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan kunci determinasi yang telah mereka buat dan menguji coba dengan kelompok lain. Warga belajar juga memaparkan manfaat klasifikasi yang telah mereka diskusikan. Tutor memberikan umpan balik, penguatan materi, dan menyimpulkan pentingnya klasifikasi dan kunci determinasi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Warga belajar bersama tutor menyimpulkan seluruh materi klasifikasi makhluk hidup. Tutor memberikan refleksi akhir, apresiasi atas kerja keras warga belajar, dan tindak lanjut berupa tugas mandiri. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan suasana yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup dan mengelompokkannya berdasarkan persamaan dan perbedaan.
Alat & bahan: Gambar/foto berbagai makhluk hidup, sampel daun/bunga/serangga kecil, kaca pembesar (opsional), lembar kerja.
Langkah kerja:
- Amati gambar/sampel makhluk hidup yang disediakan.
- Catat ciri-ciri yang terlihat pada setiap makhluk hidup (misal: punya sayap, berdaun, berkaki, dll.).
- Diskusikan dalam kelompok persamaan dan perbedaan ciri antar makhluk hidup.
- Kelompokkan makhluk hidup tersebut ke dalam kategori berdasarkan ciri-ciri yang paling menonjol.
- Buatlah kunci determinasi sederhana untuk minimal 3 makhluk hidup yang kalian amati.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis makhluk hidup yang sering kamu lihat di sekitar rumah!
- Apa perbedaan antara tumbuhan dan hewan?
- Menurutmu, mengapa kita perlu mengelompokkan benda-benda?
- Apakah semua makhluk hidup punya ciri yang sama?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok, ketepatan identifikasi ciri, dan kemampuan menyusun klasifikasi sederhana.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep klasifikasi serta keterampilan membuat kunci determinasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri umum makhluk hidup dengan benar. | Ciri-ciri makhluk hidup | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup (taksonomi) dengan tepat. | Dasar dan tingkatan taksonomi | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Membuat kunci determinasi sederhana untuk beberapa jenis makhluk hidup di lingkungan sekitar. | Kunci determinasi dan manfaat klasifikasi | 2 JP | Kemandirian |
Dunia di sekitar kita dipenuhi oleh berbagai macam makhluk hidup, mulai dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Keanekaragaman ini seringkali membuat kita bertanya, bagaimana cara kita memahami dan membedakan mereka semua? Modul ini akan membantu Anda mempelajari cara para ilmuwan mengelompokkan makhluk hidup, apa saja dasar pengelompokannya, dan mengapa klasifikasi ini sangat penting bagi kehidupan kita.
1. Ciri-ciri Makhluk Hidup
Makhluk hidup memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan benda tak hidup. Ciri-ciri ini meliputi bernapas (respirasi), bergerak, tumbuh dan berkembang, berkembang biak (reproduksi), peka terhadap rangsangan (iritabilitas), serta memerlukan nutrisi. Misalnya, manusia bernapas dengan paru-paru, tumbuhan bergerak mengikuti arah cahaya, dan hewan berkembang biak dengan melahirkan atau bertelur. Memahami ciri-ciri ini adalah langkah awal dalam mengenali dan membedakan berbagai jenis makhluk hidup.
2. Pengertian dan Tujuan Klasifikasi
Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri yang dimiliki. Tujuan utama klasifikasi adalah mempermudah kita dalam mengenali, mempelajari, dan meneliti makhluk hidup yang sangat beragam. Selain itu, klasifikasi juga bertujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup dan memberi nama ilmiah pada setiap jenis makhluk hidup agar tidak terjadi kerancuan.
3. Dasar-dasar Klasifikasi
Klasifikasi makhluk hidup didasarkan pada beberapa kriteria. Pertama, berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri morfologi (bentuk luar tubuh) dan anatomi (struktur dalam tubuh). Contohnya, ada hewan berkaki empat dan ada yang tidak. Kedua, berdasarkan ukuran, tempat hidup, dan cara hidup. Misalnya, ada tumbuhan air dan tumbuhan darat. Ketiga, berdasarkan manfaat atau kerugiannya bagi manusia, meskipun ini bukan dasar ilmiah utama. Semakin banyak persamaan ciri, semakin dekat kekerabatannya.
4. Tingkatan Taksonomi (Takson)
Dalam klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan ke dalam tingkatan-tingkatan yang disebut takson. Urutan takson dari yang tertinggi (paling umum) hingga terendah (paling spesifik) adalah Kingdom (Kerajaan), Filum (untuk hewan) atau Divisi (untuk tumbuhan), Kelas, Ordo (Bangsa), Famili (Suku), Genus (Marga), dan Spesies (Jenis). Semakin rendah tingkat taksonnya, semakin banyak persamaan ciri dan semakin dekat hubungan kekerabatannya. Contohnya, manusia termasuk dalam genus Homo dan spesies Homo sapiens.
5. Sistem Klasifikasi 5 Kingdom
Salah satu sistem klasifikasi yang banyak digunakan adalah sistem 5 Kingdom yang diusulkan oleh Robert Whittaker. Sistem ini membagi makhluk hidup menjadi lima kelompok besar: Monera (bakteri dan alga biru-hijau), Protista (protozoa dan alga uniseluler), Fungi (jamur), Plantae (tumbuhan), dan Animalia (hewan). Setiap kingdom memiliki ciri-ciri khas yang membedakannya dari kingdom lain, seperti ada tidaknya membran inti sel, cara memperoleh makanan, dan jumlah sel.
6. Kunci Determinasi
Kunci determinasi adalah cara atau langkah untuk mengenali dan mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. Kunci ini biasanya tersusun atas serangkaian pertanyaan atau pernyataan berpasangan yang mengarahkan pengguna untuk mengidentifikasi suatu organisme hingga tingkatan takson tertentu. Dengan mengikuti langkah-langkah dalam kunci determinasi, kita dapat mengetahui nama dan kelompok suatu makhluk hidup dengan lebih mudah dan sistematis.
7. Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi makhluk hidup memiliki banyak manfaat. Bagi ilmu pengetahuan, klasifikasi mempermudah studi keanekaragaman hayati dan memahami evolusi. Bagi kehidupan sehari-hari, klasifikasi membantu dalam pertanian untuk memilih bibit unggul, di bidang kesehatan untuk mengidentifikasi patogen, dalam konservasi untuk melindungi spesies langka, dan juga dalam penemuan obat-obatan baru. Memahami klasifikasi berarti kita lebih menghargai dan mampu mengelola kekayaan alam hayati.
Rangkuman: Klasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri, bertujuan mempermudah pengenalan dan studi. Tingkatan taksonomi dari Kingdom hingga Spesies menunjukkan hubungan kekerabatan. Sistem 5 Kingdom (Monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia) adalah salah satu dasar klasifikasi. Kunci determinasi menjadi alat bantu identifikasi yang praktis. Klasifikasi ini penting untuk ilmu pengetahuan, pertanian, kesehatan, dan konservasi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Klasifikasi | Pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri. |
| Taksonomi | Ilmu tentang klasifikasi makhluk hidup. |
| Kingdom | Tingkatan taksonomi tertinggi dalam klasifikasi. |
| Spesies | Tingkatan taksonomi terendah, kelompok organisme yang dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan fertil. |
| Kunci Determinasi | Alat bantu untuk mengidentifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang spesifik. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Klasifikasi Makhluk Hidup" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi IPA Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Objek IPA dan PengukuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
EnergiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSistem Organisasi KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEkosistemBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPencemaran LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri IPA di kelas lain
Pengenalan selIPA Kelas VIII Paket BSistem Gerak ManusiaIPA Kelas VIII Paket BSistem PencernaanIPA Kelas VIII Paket BLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar IPA Klasifikasi Makhluk Hidup ini gratis?
Ya. Modul Klasifikasi Makhluk Hidup untuk kelas VII Paket B dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar IPA kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Klasifikasi Makhluk Hidup ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII Paket B.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Klasifikasi Makhluk Hidup untuk IPA kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Klasifikasi Makhluk Hidup ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VII Paket B berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar IPA kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Klasifikasi Makhluk Hidup pada IPA Paket B, Fase D, elemen Pemahaman IPA.
Bisakah modul Klasifikasi Makhluk Hidup ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Klasifikasi Makhluk Hidup dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.