BerandaModul Ajar SMPBahasa sunda › Kampung Adat
SMP · Kelas IX · Fase D

Modul Ajar & RPP Bahasa sunda Kelas IX
Kampung Adat

Modul ajar (RPP) Bahasa sunda SMP kelas IX materi Kampung Adat lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar Bahasa sunda kelas IX materi Kampung Adat — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Kampung adat mangrupa wewengkon anu nyepeng pageuh adat istiadat karuhun, miboga ciri fisik jeung non-fisik anu mandiri, sarta ngandung kearifan lokal anu luhung. Pelestarian kampung adat kacida pentingna pikeun ngajaga identitas budaya Sunda, sarta generasi ngora boga peran strategis dina ngamumule jeung ngawanohkeunana sangkan tetep lestari.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kampung Adat
Bahasa sunda · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kampung Adat
Bahasa sunda · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa sunda
Fase / KelasD / IX
Materi PokokKampung Adat
Alokasi Waktu3 Pertemuan (3 JP: 1 JP × 40 menit = 40 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang kebudayaan Sunda secara umum dan mampu berkomunikasi sederhana dalam bahasa Sunda.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — elemen: Membangun Jati Diri Bangsa
    Peserta didik mengidentifikasi dan menghargai nilai-nilai luhur serta kearifan lokal yang terkandung dalam kehidupan masyarakat kampung adat.
  2. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis informasi tentang tradisi dan struktur sosial kampung adat untuk memahami relevansinya di masa kini.
  3. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik merancang ide-ide inovatif untuk melestarikan dan memperkenalkan warisan budaya kampung adat kepada khalayak luas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca, dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami, mengidentifikasi, menganalisis, serta mengevaluasi informasi dan gagasan dari berbagai teks lisan, tulis, dan visual berbahasa Sunda tentang warisan budaya, sejarah lokal, dan kehidupan sosial kemasyarakatan Sunda.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKampung Adat di Jawa Barat seperti Kampung Naga dan Kampung Mahmud memiliki ciri khas arsitektur, tradisi, dan sistem sosial yang unik.
KonseptualKonsep kampung adat meliputi nilai-nilai kearifan lokal, adat istiadat, struktur sosial, dan hubungan harmonis dengan alam yang diwariskan secara turun-temurun.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur mengidentifikasi ciri-ciri kampung adat, menganalisis nilai-nilai budaya, dan merancang upaya pelestariannya.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan warisan budaya dan bagaimana pengetahuan tentang kampung adat dapat membentuk identitas diri serta kepedulian sosial.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri fisik dan non-fisik kampung adat melalui teks dan gambar berbahasa Sunda.
  2. Menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi dan kehidupan masyarakat kampung adat.
  3. Menyajikan informasi hasil analisis tentang kampung adat dalam bentuk infografis atau presentasi berbahasa Sunda.
  4. Merancang ide-ide kreatif untuk melestarikan dan mempromosikan kampung adat sebagai warisan budaya.
Halaman 2 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kampung adat bukan hanya tentang mengetahui lokasinya, tetapi juga menyelami kearifan lokal, nilai-nilai, dan filosofi hidup masyarakatnya sebagai cerminan identitas budaya yang patut dilestarikan dan dipelajari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kearifan lokal masyarakat adat dapat membantu kita menghadapi tantangan kehidupan modern saat ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Sosial (IPS): Mempelajari sejarah, geografi, dan struktur sosial masyarakat adat di Indonesia.
Seni Budaya: Menganalisis bentuk arsitektur tradisional, seni pertunjukan, dan kerajinan tangan khas kampung adat.
Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi nilai-nilai gotong royong, musyawarah, dan persatuan dalam kehidupan masyarakat adat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang tradisi atau cerita lokal yang mereka ketahui, atau mengunjungi situs budaya terdekat bersama anak.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan perpustakaan sekolah untuk mencari referensi buku tentang budaya Sunda dan penataan ruang kelas yang nyaman untuk diskusi kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan platform presentasi online (misalnya Canva, Google Slides) untuk membuat infografis atau presentasi yang menarik tentang kampung adat.
Halaman 3 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 40 menit · awal 10 · inti 20 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi ciri-ciri fisik dan non-fisik kampung adat melalui teks dan gambar berbahasa Sunda.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Gambar Kampung Adat: Guru menampilkan beberapa gambar kampung adat, peserta didik menebak nama kampungnya dan menyebutkan satu ciri khasnya.
Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Naon nu kapikir ku hidep lamun ngadenge kecap Kampung Adat?', menyampaikan tujuan pembelajaran, dan menjelaskan alur kegiatan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar dan video pendek tentang kampung adat di Jawa Barat, kemudian membaca teks berbahasa Sunda mengenai ciri-ciri umum kampung adat (misalnya arsitektur, mata pencaharian, tradisi).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk mengidentifikasi ciri-ciri fisik (bentuk rumah, bahan bangunan) dan non-fisik (sistem kepercayaan, adat istiadat, nilai sosial) dari kampung adat yang diamati.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, kemudian guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang pentingnya memahami kekayaan budaya kampung adat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik dan guru menyimpulkan bersama ciri-ciri kampung adat, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 40 menit · awal 10 · inti 20 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi dan kehidupan masyarakat kampung adat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Rantai Kata Sunda: Peserta didik menyebutkan satu kata berbahasa Sunda yang berhubungan dengan 'adat', kemudian disambung oleh teman berikutnya dengan kata lain yang relevan.
Guru menyapa, berdoa, presensi, mengulas kembali materi sebelumnya, mengaitkan dengan topik nilai kearifan lokal, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memotivasi peserta didik untuk berpikir kritis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus atau artikel pendek berbahasa Sunda yang menggambarkan permasalahan atau tantangan yang dihadapi masyarakat kampung adat, serta bagaimana kearifan lokal mereka berperan dalam menyelesaikannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal (misalnya gotong royong, menjaga alam, kesederhanaan) yang menonjol dalam kasus tersebut dan menuliskan analisis mereka pada LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menitKelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang nilai-nilai kearifan lokal, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, dilanjutkan dengan penguatan dari guru mengenai relevansi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru dan peserta didik merangkum nilai-nilai kearifan lokal yang telah diidentifikasi, guru memberikan motivasi untuk terus menggali kekayaan budaya, dan memberikan petunjuk untuk tugas proyek selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 40 menit · awal 10 · inti 20 · penutup 10
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Menyajikan informasi hasil analisis tentang kampung adat dalam bentuk infografis atau presentasi berbahasa Sunda.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Teka-teki Silang Budaya: Peserta didik mengisi teka-teki silang mini dengan istilah-istilah terkait kampung adat yang sudah dipelajari.
Guru menyapa, berdoa, presensi, mengingatkan kembali materi dan tujuan, serta menjelaskan tahapan proyek pembuatan infografis/presentasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik secara berkelompok merencanakan dan mendesain infografis atau materi presentasi tentang satu kampung adat pilihan, mencakup ciri-ciri, nilai kearifan lokal, dan upaya pelestarian menggunakan aplikasi digital atau manual.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan infografis atau hasil proyek mereka di depan kelas menggunakan bahasa Sunda, menjelaskan secara rinci temuan dan ide-ide mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menitSetelah presentasi, peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif, guru memberikan penilaian formatif dan sumatif, serta penguatan terhadap semua proyek yang dihasilkan, menyoroti aspek kreativitas dan kedalaman analisis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru dan peserta didik bersama-sama merefleksikan seluruh proses pembelajaran, memberikan apresiasi atas kerja keras dan hasil karya, serta menyimpulkan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan budaya Sunda. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri dan nilai-nilai kearifan lokal kampung adat serta menyajikannya dalam bentuk laporan singkat.

Alat & bahan: Teks bacaan tentang kampung adat, gambar/video kampung adat, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Amati gambar/video dan baca teks tentang kampung adat yang diberikan.
  2. Diskusikan dalam kelompok ciri-ciri fisik dan non-fisik kampung adat tersebut.
  3. Identifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi atau kehidupan masyarakatnya.
  4. Catat hasil diskusi pada tabel yang tersedia.
  5. Buatlah simpulan singkat mengenai pentingnya melestarikan kampung adat.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkeun naon wae nu geus hidep terang ngeunaan kampung adat?
  2. Di mana wae ayana kampung adat nu hidep terang di Jawa Barat?
  3. Naon bedana kampung adat jeung kampung biasa?
  4. Naha penting urang diajar ngeunaan kampung adat?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka mengidentifikasi ciri-ciri serta nilai kearifan lokal pada LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek infografis/presentasi tentang kampung adat yang mencakup ketepatan informasi, kedalaman analisis, kreativitas, dan penggunaan bahasa Sunda yang baik.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri fisik dan non-fisik kampung adat melalui teks dan gambar berbahasa Sunda.Ciri-ciri fisik dan non-fisik kampung adat.3 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi dan kehidupan masyarakat kampung adat.Nilai-nilai kearifan lokal kampung adat.3 JPKewargaan, Penalaran Kritis
3Menyajikan informasi hasil analisis tentang kampung adat dalam bentuk infografis atau presentasi berbahasa Sunda.Penyusunan dan presentasi infografis/materi presentasi.3 JPKreativitas, Komunikasi
Halaman 9 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kampung adat mangrupa salah sahiji warisan budaya anu kacida pentingna di tatar Sunda. Di jerona nyampak rupa-rupa kearifan lokal jeung cara hirup anu unik, anu geus diwariskeun turun-tumurun. Ngulik kampung adat lain ngan saukur apal ngaranna, tapi ogé ngarti kana filosofi jeung ajén-inajén luhur anu jadi pituduh kahirupan masarakatna.

1. Naon Ari Kampung Adat Téh?
Kampung adat nyaéta wewengkon padumukan tradisional anu masarakatna tetep nyepeng pageuh adat istiadat, tradisi, jeung norma-norma karuhun. Ciri utamana nyaéta arsitektur imah anu masih tradisional, sistem sosial anu teratur, sarta hubungan anu harmonis jeung alam. Maranéhna boga aturan hirup sorangan anu ngatur sagala rupa aspek, ti mimiti cara ngawangun imah nepi ka upacara adat jeung tatanén. Ieu hal ngajadikeun kampung adat béda jeung padumukan biasa.

2. Ciri-ciri Kampung Adat di Tatar Sunda
Kampung adat di Jawa Barat miboga ciri-ciri anu mandiri. Sacara fisik, wangunan imahna umumna ngagunakeun bahan alami saperti kai, awi, jeung hateup injuk atawa ijuk. Bentuk imahna biasana panggung, hareupna nyanghareup ka kalér atawa kidul. Sacara non-fisik, masarakatna ngagem kapercayaan karuhun, boga upacara adat taunan, sarta hirup gotong royong. Conto kampung adat di Sunda nyaéta Kampung Naga di Tasikmalaya, Kampung Mahmud di Bandung, jeung Kampung Cireundeu di Cimahi.

3. Kearifan Lokal di Kampung Adat
Kearifan lokal mangrupa ajén-ajén luhur anu jadi pituduh kahirupan masarakat adat. Contona, dina ngawangun imah, maranéhna teu meunang ngarobah bentuk atawa bahan anu geus ditangtukeun ku karuhun, ieu ngagambarkeun rasa hormat ka tradisi. Dina ngolah lahan, maranéhna boga sistem tatanén anu ramah lingkungan jeung ngajaga kasaimbangan alam. Prinsip hirup saderhana, sauyunan, jeung silih tulungan ogé jadi ciri utama kearifan lokal anu kacida dijaga.

4. Sistem Sosial jeung Kapamingpinan
Sistem sosial di kampung adat biasana diatur ku pamingpin adat anu disebut Kuncén atawa Puun. Maranéhna boga peran penting dina ngajaga katertiban, ngokolakeun upacara adat, sarta jadi panengah dina sagala pasualan. Aturan-aturan adat anu geus aya ti baheula dijaga pageuh ku sakumna masarakat. Gotong royong jeung rasa kakulawargaan kacida kuatna, ngajadikeun hirup di kampung adat leuwih rukun jeung tengtrem. Ieu ngabentuk masarakat anu solid tur boga identitas kuat.

5. Tantangan jeung Pelestarian Kampung Adat
Kampung adat kiwari nyanghareupan rupa-rupa tantangan, saperti modernisasi, pangaruh luar, jeung kurangna minat generasi ngora. Ku kituna, perlu aya upaya pelestarian anu serius. Pelestarian téh lain ngan saukur ngajaga fisikna, tapi ogé ngajaga ajén-ajén jeung kearifan lokalna. Salah sahiji cara nyaéta ku ngawanohkeun kampung adat ka masarakat lega ngaliwatan pendidikan, pariwisata budaya, sarta ngajak generasi ngora pikeun leuwih resep kana budayana sorangan.

6. Peran Generasi Ngora dina Ngamumule Kampung Adat
Generasi ngora boga peran anu kacida pentingna dina ngamumule jeung ngawanohkeun kampung adat. Maranéhna bisa ngagunakeun téknologi pikeun nyebarkeun informasi ngeunaan kampung adat, contona ngaliwatan média sosial, blog, atawa video dokumenter. Salian ti éta, generasi ngora ogé bisa aktip dina kagiatan-kagiatan pelestarian, saperti milu dina upacara adat, diajar karajinan tradisional, atawa jadi sukarelawan dina program-program budaya. Ieu bakal ngajaga budaya Sunda tetep hirup.

Rangkuman: Kampung adat mangrupa wewengkon anu nyepeng pageuh adat istiadat karuhun, miboga ciri fisik jeung non-fisik anu mandiri, sarta ngandung kearifan lokal anu luhung. Pelestarian kampung adat kacida pentingna pikeun ngajaga identitas budaya Sunda, sarta generasi ngora boga peran strategis dina ngamumule jeung ngawanohkeunana sangkan tetep lestari.

Halaman 10 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kampung AdatPadumukan tradisional anu masarakatna nyepeng pageuh adat istiadat karuhun.
Kearifan LokalAjén-ajén luhur jeung cara hirup anu geus diwariskeun turun-tumurun di hiji masarakat.
KuncénPamingpin adat atawa juru kunci di kampung adat.
NgamumuleNgajaga jeung ngalestarikeun hiji hal sangkan teu leungit.
Gotong RoyongGawe babarengan pikeun ngahontal tujuan anu sarua.
PuunPamingpin spiritual jeung adat di sababaraha kampung adat Sunda.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kampung Adat" mata pelajaran Bahasa sunda Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Kampung Adat — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa sunda Kampung Adat ini gratis?

Ya. Modul Kampung Adat untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa sunda kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar Bahasa sunda kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kampung Adat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMP.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kampung Adat untuk Bahasa sunda kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kampung Adat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa sunda kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah ini modul ajar Bahasa sunda kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kampung Adat pada Bahasa sunda SMP, Fase D, elemen Menyimak, Membaca, dan Memirsa.

Bisakah modul Kampung Adat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kampung Adat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa sunda kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar Bahasa sunda SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.