MAKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP ILMU HADIST Kelas XI
Berperilaku Santun

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Perilaku santun adalah akhlak mulia yang diajarkan Islam melalui Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad SAW. Ia mencakup santun dalam bertutur kata, bersikap, berinteraksi sosial, penampilan, dan bermedia sosial. Mengamalkan santun membawa dampak positif berupa harmoni sosial, ketenangan hati, dan rida Allah SWT. Tantangan modern dapat diatasi dengan memperkuat pendidikan agama dan meneladani Rasulullah SAW.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berperilaku Santun
ILMU HADIST · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berperilaku Santun
ILMU HADIST · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranILMU HADIST
Fase / KelasF / XI
Materi PokokBerperilaku Santun
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kedudukan hadis sebagai sumber hukum Islam kedua dan mengenal beberapa contoh hadis pendek.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
    Peserta didik menunjukkan perilaku santun sebagai implementasi keyakinan terhadap ajaran Islam tentang adab mulia.
  2. komunikasi — elemen: mengemukakan dan menganalisis gagasan
    Peserta didik mampu mengemukakan gagasan tentang pentingnya santun berdasarkan dalil hadis dan realitas sosial.
  3. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis kasus perilaku santun dan menyajikan solusinya.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025
Elemen / DomainHadis
Rumusan CP FasePeserta didik menganalisis dan mengevaluasi hadis-hadis tentang akhlak mulia, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSantun adalah perilaku menghormati orang lain, berbicara sopan, dan bertindak etis dalam berbagai situasi sosial.
KonseptualKonsep santun dalam Islam meliputi adab bertutur kata, bersikap, dan berinteraksi yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad SAW.
ProseduralMateri ini mengajarkan langkah-langkah mengidentifikasi hadis tentang santun, menganalisis kandungannya, dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa mempelajari hadis tentang santun tidak hanya menambah pengetahuan tetapi juga membentuk karakter mulia dan meningkatkan kualitas interaksi sosial.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeneladani akhlak Rasulullah SAW dalam perilaku santun sebagai wujud ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
2. Cinta IlmuMempelajari dan menganalisis hadis tentang santun dengan sungguh-sungguh untuk menambah pengetahuan agama.
3. Cinta LingkunganMenciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan nyaman melalui penerapan perilaku santun antar sesama warga sekolah.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan rasa kasih sayang terhadap sesama dengan mempraktikkan santun dalam setiap interaksi sosial.
5. Cinta Tanah AirMenjaga nama baik bangsa dan agama dengan menunjukkan perilaku santun yang mencerminkan nilai-nilai luhur Islam di mana pun berada.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati video kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah perilaku tidak santun dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis hadis-hadis tentang perilaku santun beserta konteksnya secara runtut.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyajikan contoh-contoh perilaku santun dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan hadis dengan benar.
  4. Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat merumuskan solusi konkret untuk masalah perilaku tidak santun sesuai ajaran hadis secara kreatif.
  5. Melalui praktik simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan perilaku santun dalam berbagai situasi sosial dengan percaya diri.
  6. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat menyusun kampanye digital tentang pentingnya perilaku santun dengan menarik dan informatif.
Halaman 2 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan mengamalkan hadis tentang santun akan membentuk pribadi yang berakhlak mulia, menciptakan harmoni sosial, serta meraih rida Allah SWT.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya perilaku santun dalam setiap aspek kehidupan kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks hadis dan menyusun argumen persuasif untuk kampanye digital tentang santun.
Sosiologi: Mengidentifikasi dampak perilaku tidak santun terhadap struktur sosial dan merumuskan solusi berbasis komunitas.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Mengaitkan nilai-nilai santun dalam Islam dengan nilai-nilai toleransi dan persatuan dalam konteks kebangsaan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang penerapan perilaku santun di rumah dan lingkungan, serta memberikan contoh teladan kepada anak.
Lingkungan PembelajaranKelas didesain dengan poster-poster hadis tentang santun, serta sudut baca yang nyaman untuk mengakses referensi terkait adab dan akhlak.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform media sosial untuk kampanye digital tentang pentingnya perilaku santun dan berbagi contoh-contoh positif.
Halaman 3 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati video kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah perilaku tidak santun dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Emoji Perasaan: Guru menampilkan emoji berbagai ekspresi. Peserta didik menebak perasaan yang diwakili dan menyebutkan satu situasi yang memunculkan perasaan itu, melatih empati.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang interaksi sosial di sekolah atau lingkungan sekitar yang menunjukkan perilaku tidak santun, lalu bertanya: 'Apa yang kalian rasakan saat melihat adegan ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah perilaku tidak santun dan menjelaskan bahwa mereka akan belajar melalui analisis kasus dan hadis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan kembali video kasus perilaku tidak santun dan meminta peserta didik untuk mencatat poin-poin penting yang mereka amati.
  2. Orientasi pada masalah: Guru memfasilitasi diskusi singkat mengenai dampak negatif dari perilaku tidak santun yang terlihat dalam video terhadap individu dan lingkungan.
  3. Orientasi pada masalah: Guru mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana seharusnya kita bersikap dalam situasi seperti ini menurut ajaran Islam?' untuk memantik pemikiran kritis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi deskripsi kasus dan pertanyaan panduan.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi berbagai bentuk perilaku tidak santun yang terjadi dalam kasus yang diberikan di LKPD 1.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Setiap kelompok merumuskan pertanyaan-pertanyaan kunci terkait masalah perilaku tidak santun yang ingin mereka selesaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi masalah dan pertanyaan kunci mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, meluruskan pemahaman, dan mengarahkan fokus pada pencarian solusi berbasis hadis.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pentingnya perilaku santun sebagai akhlak mulia yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil identifikasi masalah perilaku tidak santun dan pentingnya mencari solusi Islami.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memotivasi mereka untuk terus belajar dan mengamalkan akhlak mulia.
  3. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis hadis-hadis tentang perilaku santun beserta konteksnya secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Santun: Guru menyebut satu kata sifat santun (misal: 'sopan'). Peserta didik berikutnya menyebut kata sifat santun lain yang diawali huruf terakhir kata sebelumnya, melatih kosakata.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengingatkan kembali masalah perilaku tidak santun yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya dan mengaitkan dengan kebutuhan akan petunjuk dari hadis.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis hadis-hadis tentang santun dan menjelaskan langkah-langkah pembelajaran dengan model Discovery Learning.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa potongan hadis tentang santun dalam bahasa Arab dan terjemahannya, misalnya hadis tentang senyum atau perkataan baik.
  2. Pemberian rangsangan: Guru meminta peserta didik untuk membaca dan mengamati teks hadis tersebut secara cermat, lalu bertanya tentang makna awal yang mereka tangkap.
  3. Pemberian rangsangan: Guru memberikan konteks singkat tentang pentingnya hadis sebagai penjelas Al-Qur'an dan sumber akhlak.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok (kelompok yang sama dengan pertemuan sebelumnya) mengidentifikasi kata kunci dan pesan utama dari setiap hadis yang ditayangkan.
  2. Pengumpulan data: Setiap kelompok diberikan bahan ajar berupa kumpulan hadis-hadis terkait santun (termasuk sanad dan matan ringkas) dan sumber referensi tambahan.
  3. Pengolahan data: Peserta didik menganalisis makna setiap hadis, mencari tahu asbab al-wurud (sebab turunnya hadis) jika ada, dan mengaitkannya dengan masalah perilaku tidak santun yang telah diidentifikasi sebelumnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis hadis mereka, menjelaskan kandungan hadis, dan bagaimana hadis tersebut memberikan solusi atau petunjuk terhadap masalah perilaku tidak santun.
  2. Menarik kesimpulan: Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk membandingkan temuan mereka dan menyimpulkan pesan-pesan utama dari hadis tentang santun.
  3. Menarik kesimpulan: Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman hadis yang benar dan menekankan relevansinya dalam kehidupan modern.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum hadis-hadis kunci tentang perilaku santun yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan antusiasme peserta didik dalam menelaah hadis, serta mendorong mereka untuk terus menggali ilmu hadis.
  3. Guru menyampaikan tugas mandiri untuk mencari contoh penerapan hadis santun di lingkungan sekitar dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenelaah Hadis, Membangun SantunNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis hadis-hadis tentang perilaku santun dan mengidentifikasi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, smartphone (opsional)

Langkah kerja:

  1. Perhatikan 1 yang berisi studi kasus singkat tentang perilaku tidak santun di sekolah. Diskusikan dalam kelompok, apa saja bentuk perilaku tidak santun yang terjadi?
  2. Bacalah dengan cermat kumpulan hadis tentang santun yang dibagikan guru. Identifikasi pesan utama dan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap hadis.
  3. Pilihlah minimal 3 hadis yang paling relevan dengan studi kasus di gambar 1. Tuliskan hadis tersebut (Arab dan terjemahan) dan jelaskan kaitannya dengan perilaku santun.
  4. Diskusikan bagaimana hadis-hadis tersebut dapat menjadi solusi atau pedoman untuk mengatasi masalah perilaku tidak santun dalam studi kasus. Buatlah daftar solusi konkret.
  5. Buatlah peta pikiran (mind map) yang menghubungkan hadis-hadis pilihanmu dengan contoh-contoh perilaku santun yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah dan media sosial.
    Perilaku SantunLingkunganSekolahMedia SosialHadis Pilihan
    Gambar 1. Peta pikiran
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang perilaku santun?
  2. Mengapa santun itu penting dalam berinteraksi dengan orang lain?
  3. Apakah kamu pernah melihat atau mengalami perilaku tidak santun? Bagaimana perasaanmu saat itu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan menganalisis hadis, dan kreativitas dalam merumuskan solusi.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek kampanye digital tentang santun dan hasil simulasi praktik perilaku santun.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah perilaku tidak santunIdentifikasi masalah perilaku tidak santun dari studi kasus2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis hadis tentang perilaku santunKandungan hadis-hadis tentang santun dan konteksnya2 JPkeimanan dan ketakwaan
3Menyajikan contoh perilaku santunContoh penerapan perilaku santun dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan hadis2 JPkomunikasi
4Merumuskan solusi perilaku tidak santunSolusi kreatif dan konkret untuk masalah perilaku tidak santun sesuai hadis2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Perilaku santun adalah cerminan akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Ia menjadi pondasi utama dalam membangun hubungan antarmanusia yang harmonis dan penuh kasih sayang. Modul ini akan membimbing kita untuk memahami esensi santun melalui hadis-hadis Nabi Muhammad SAW, sehingga kita dapat menginternalisasi dan mengaplikasikannya dalam setiap aspek kehidupan.

1. Pengertian dan Urgensi Santun dalam Islam
Santun secara bahasa berarti halus dan baik budi bahasanya, sopan, dan beradab. Dalam Islam, santun adalah bagian integral dari akhlakul karimah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Urgensinya sangat besar karena ia menjadi indikator keimanan seseorang dan kunci keberhasilan dakwah. Allah SWT berfirman: وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا (wa qūlū lin-nāsi ḥusnā) artinya: 'dan ucapkanlah perkataan yang baik kepada manusia.' (QS. Al-Baqarah: 83). Hadis Nabi juga banyak menjelaskan keutamaan santun, seperti 'Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan mencintai kelembutan dalam segala urusan.' (HR. Bukhari dan Muslim). Perilaku santun menciptakan kedamaian, menghilangkan permusuhan, dan membangun citra positif Islam.

2. Hadis-hadis Pilihan tentang Santun
Banyak hadis yang secara eksplisit maupun implisit mengajarkan tentang santun. Di antaranya: 1. Hadis tentang senyum: تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَةٌ (tabassumuka fī wajhi akhīka ṣadaqah) artinya: 'Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah.' (HR. Tirmidzi). Ini menunjukkan bahwa ekspresi wajah yang ramah adalah bentuk santun. 2. Hadis tentang perkataan baik: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ (man kāna yu'minu billāhi wal-yaumil-ākhiri falyaqul khairan au liyaṣmut) artinya: 'Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.' (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menekankan pentingnya menjaga lisan. 3. Hadis tentang kasih sayang: لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيرَنَا (laisa minnā mal lam yarḥam ṣaghīranā wa yuwaqqir kabīranā) artinya: 'Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua.' (HR. Tirmidzi). Ini mencakup santun kepada semua usia.

3. Aspek-aspek Perilaku Santun
Perilaku santun mencakup berbagai aspek kehidupan. Pertama, santun dalam bertutur kata, yaitu menggunakan bahasa yang sopan, tidak mencela, tidak berghibah, dan menghindari perkataan kasar. Kedua, santun dalam bersikap, yaitu menunjukkan rasa hormat, rendah hati, tidak sombong, dan tidak merendahkan orang lain. Ketiga, santun dalam berinteraksi sosial, seperti menjaga etika dalam pergaulan, menghargai perbedaan pendapat, dan tidak memotong pembicaraan orang lain. Keempat, santun dalam penampilan, yaitu berpakaian rapi dan bersih sesuai syariat. Kelima, santun dalam bermedia sosial, dengan tidak menyebarkan berita bohong, tidak berkomentar negatif, dan menjaga privasi orang lain. Semua aspek ini saling terkait dan membentuk pribadi yang utuh dalam kesantunan.

4. Penerapan Santun dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan santun harus dimulai dari diri sendiri dan di lingkungan terdekat. Di rumah, bersikap santun kepada orang tua, adik-kakak, dan anggota keluarga lainnya. Di sekolah, menghormati guru, menyayangi teman, dan mematuhi tata tertib. Di masyarakat, bertegur sapa dengan ramah, membantu yang membutuhkan, dan menjaga ketertiban umum. Di era digital, bersikap santun di media sosial dengan tidak menyebarkan hoaks, tidak berkomentar negatif, dan menjaga etika berkomunikasi online. Contoh konkretnya adalah mengucapkan salam, tersenyum, berterima kasih, meminta maaf, dan tidak memotong pembicaraan. Mempraktikkan santun secara konsisten akan membentuk kebiasaan baik dan menjadi karakter yang melekat pada diri.

5. Dampak Positif Perilaku Santun
Perilaku santun membawa banyak dampak positif baik bagi individu maupun masyarakat. Bagi individu, santun dapat meningkatkan kepercayaan diri, menciptakan ketenangan hati, dan membuka pintu rezeki. Orang yang santun cenderung lebih mudah diterima dalam pergaulan, memiliki banyak teman, dan disegani. Bagi masyarakat, santun dapat menciptakan suasana yang harmonis, damai, dan penuh toleransi. Konflik dan kesalahpahaman dapat diminimalisir dengan adanya sikap saling menghargai. Selain itu, santun juga menjadi salah satu bentuk dakwah bil hal, di mana ajaran Islam tercermin melalui perilaku penganutnya. Dengan demikian, santun adalah investasi moral yang sangat berharga.

6. Tantangan dan Solusi dalam Menjaga Santun
Di era modern, menjaga perilaku santun menghadapi berbagai tantangan, seperti pengaruh media sosial yang terkadang mendorong ekspresi emosi tanpa filter, budaya instan yang mengurangi kesabaran, serta lingkungan yang kurang kondusif. Solusinya adalah dengan memperkuat pendidikan agama sejak dini, meneladani akhlak Rasulullah SAW, membiasakan diri berkata dan bersikap baik, serta aktif dalam komunitas yang positif. Penting juga untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri) secara berkala dan meminta nasihat dari orang yang lebih berilmu. Mengingat bahwa Allah SWT mencintai hamba-Nya yang berakhlak mulia akan menjadi motivasi kuat untuk senantiasa menjaga kesantunan.

Rangkuman: Perilaku santun adalah akhlak mulia yang diajarkan Islam melalui Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad SAW. Ia mencakup santun dalam bertutur kata, bersikap, berinteraksi sosial, penampilan, dan bermedia sosial. Mengamalkan santun membawa dampak positif berupa harmoni sosial, ketenangan hati, dan rida Allah SWT. Tantangan modern dapat diatasi dengan memperkuat pendidikan agama dan meneladani Rasulullah SAW.

Halaman 9 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SantunHalus dan baik budi bahasanya, sopan, beradab.
Akhlakul KarimahPerilaku atau budi pekerti yang mulia.
HadisSegala perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW.
Asbab al-WurudSebab-sebab atau latar belakang munculnya suatu hadis.
MuhasabahIntrospeksi diri atau evaluasi diri.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar ILMU HADIST · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berperilaku Santun" mata pelajaran ILMU HADIST Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Berperilaku Santun — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Berperilaku Santun ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIPeta Konsep
Berperilaku SantunPengertian dan Urgensi Santun dalam IslamHadis-hadis Pilihan tentang SantunAspek-aspek Perilaku SantunPenerapan Santun dalam Kehidupan Sehari-hariDampak Positif Perilaku Santun
Dari sub-bab Berperilaku SantunHalaman 12
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaILMU HADIST · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKomunikasiKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Berperilaku Santun yang Anda cari? Materi ILMU HADIST Kelas XI lainnya:

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar ILMU HADIST kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berperilaku Santun pada ILMU HADIST MA, Fase F, elemen Hadis.

Modul Berperilaku Santun ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Berperilaku Santun untuk ILMU HADIST kelas XI.

Apakah modul ajar ILMU HADIST materi Berperilaku Santun ini gratis?

Ya. Modul Berperilaku Santun untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Berperilaku Santun ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas ILMU HADIST kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul ILMU HADIST kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Berperilaku Santun ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berperilaku Santun dapat Anda sesuaikan dengan murid ILMU HADIST kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar ILMU HADIST kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Berperilaku Santun ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berperilaku Santun tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berperilaku Santun untuk ILMU HADIST kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Berperilaku Santun ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh ILMU HADIST kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berperilaku Santun beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap ILMU HADIST kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul ILMU HADIST ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Berperilaku Santun yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar ILMU HADIST MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.