Modul Ajar & RPP ILMU HADIST Kelas XI
Berperilaku Santun
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | ILMU HADIST |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Berperilaku Santun |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kedudukan hadis sebagai sumber hukum Islam kedua dan mengenal beberapa contoh hadis pendek. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik menunjukkan perilaku santun sebagai implementasi keyakinan terhadap ajaran Islam tentang adab mulia. - komunikasi — elemen: mengemukakan dan menganalisis gagasan
Peserta didik mampu mengemukakan gagasan tentang pentingnya santun berdasarkan dalil hadis dan realitas sosial. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis kasus perilaku santun dan menyajikan solusinya.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 |
| Elemen / Domain | Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi hadis-hadis tentang akhlak mulia, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Santun adalah perilaku menghormati orang lain, berbicara sopan, dan bertindak etis dalam berbagai situasi sosial. |
| Konseptual | Konsep santun dalam Islam meliputi adab bertutur kata, bersikap, dan berinteraksi yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad SAW. |
| Prosedural | Materi ini mengajarkan langkah-langkah mengidentifikasi hadis tentang santun, menganalisis kandungannya, dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mempelajari hadis tentang santun tidak hanya menambah pengetahuan tetapi juga membentuk karakter mulia dan meningkatkan kualitas interaksi sosial. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam perilaku santun sebagai wujud ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mempelajari dan menganalisis hadis tentang santun dengan sungguh-sungguh untuk menambah pengetahuan agama. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan nyaman melalui penerapan perilaku santun antar sesama warga sekolah. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan empati dan rasa kasih sayang terhadap sesama dengan mempraktikkan santun dalam setiap interaksi sosial. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjaga nama baik bangsa dan agama dengan menunjukkan perilaku santun yang mencerminkan nilai-nilai luhur Islam di mana pun berada. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati video kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah perilaku tidak santun dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis hadis-hadis tentang perilaku santun beserta konteksnya secara runtut.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyajikan contoh-contoh perilaku santun dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan hadis dengan benar.
- Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat merumuskan solusi konkret untuk masalah perilaku tidak santun sesuai ajaran hadis secara kreatif.
- Melalui praktik simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan perilaku santun dalam berbagai situasi sosial dengan percaya diri.
- Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat menyusun kampanye digital tentang pentingnya perilaku santun dengan menarik dan informatif.
Pemahaman bermakna: Memahami dan mengamalkan hadis tentang santun akan membentuk pribadi yang berakhlak mulia, menciptakan harmoni sosial, serta meraih rida Allah SWT.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya perilaku santun dalam setiap aspek kehidupan kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks hadis dan menyusun argumen persuasif untuk kampanye digital tentang santun. Sosiologi: Mengidentifikasi dampak perilaku tidak santun terhadap struktur sosial dan merumuskan solusi berbasis komunitas. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Mengaitkan nilai-nilai santun dalam Islam dengan nilai-nilai toleransi dan persatuan dalam konteks kebangsaan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang penerapan perilaku santun di rumah dan lingkungan, serta memberikan contoh teladan kepada anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas didesain dengan poster-poster hadis tentang santun, serta sudut baca yang nyaman untuk mengakses referensi terkait adab dan akhlak. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform media sosial untuk kampanye digital tentang pentingnya perilaku santun dan berbagi contoh-contoh positif. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati video kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah perilaku tidak santun dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Emoji Perasaan: Guru menampilkan emoji berbagai ekspresi. Peserta didik menebak perasaan yang diwakili dan menyebutkan satu situasi yang memunculkan perasaan itu, melatih empati.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis hadis-hadis tentang perilaku santun beserta konteksnya secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Santun: Guru menyebut satu kata sifat santun (misal: 'sopan'). Peserta didik berikutnya menyebut kata sifat santun lain yang diawali huruf terakhir kata sebelumnya, melatih kosakata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis hadis-hadis tentang perilaku santun dan mengidentifikasi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, smartphone (opsional)
Langkah kerja:
- Perhatikan 1 yang berisi studi kasus singkat tentang perilaku tidak santun di sekolah. Diskusikan dalam kelompok, apa saja bentuk perilaku tidak santun yang terjadi?
- Bacalah dengan cermat kumpulan hadis tentang santun yang dibagikan guru. Identifikasi pesan utama dan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap hadis.
- Pilihlah minimal 3 hadis yang paling relevan dengan studi kasus di gambar 1. Tuliskan hadis tersebut (Arab dan terjemahan) dan jelaskan kaitannya dengan perilaku santun.
- Diskusikan bagaimana hadis-hadis tersebut dapat menjadi solusi atau pedoman untuk mengatasi masalah perilaku tidak santun dalam studi kasus. Buatlah daftar solusi konkret.
- Buatlah peta pikiran (mind map) yang menghubungkan hadis-hadis pilihanmu dengan contoh-contoh perilaku santun yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah dan media sosial.
Perilaku Santun Lingkungan Sekolah Media Sosial Hadis Pilihan Gambar 1. Peta pikiran
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang perilaku santun?
- Mengapa santun itu penting dalam berinteraksi dengan orang lain?
- Apakah kamu pernah melihat atau mengalami perilaku tidak santun? Bagaimana perasaanmu saat itu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan menganalisis hadis, dan kreativitas dalam merumuskan solusi.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek kampanye digital tentang santun dan hasil simulasi praktik perilaku santun.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah perilaku tidak santun | Identifikasi masalah perilaku tidak santun dari studi kasus | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis hadis tentang perilaku santun | Kandungan hadis-hadis tentang santun dan konteksnya | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menyajikan contoh perilaku santun | Contoh penerapan perilaku santun dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan hadis | 2 JP | komunikasi |
| 4 | Merumuskan solusi perilaku tidak santun | Solusi kreatif dan konkret untuk masalah perilaku tidak santun sesuai hadis | 2 JP | kolaborasi |
Perilaku santun adalah cerminan akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Ia menjadi pondasi utama dalam membangun hubungan antarmanusia yang harmonis dan penuh kasih sayang. Modul ini akan membimbing kita untuk memahami esensi santun melalui hadis-hadis Nabi Muhammad SAW, sehingga kita dapat menginternalisasi dan mengaplikasikannya dalam setiap aspek kehidupan.
1. Pengertian dan Urgensi Santun dalam Islam
Santun secara bahasa berarti halus dan baik budi bahasanya, sopan, dan beradab. Dalam Islam, santun adalah bagian integral dari akhlakul karimah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Urgensinya sangat besar karena ia menjadi indikator keimanan seseorang dan kunci keberhasilan dakwah. Allah SWT berfirman: وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا (wa qūlū lin-nāsi ḥusnā) artinya: 'dan ucapkanlah perkataan yang baik kepada manusia.' (QS. Al-Baqarah: 83). Hadis Nabi juga banyak menjelaskan keutamaan santun, seperti 'Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut dan mencintai kelembutan dalam segala urusan.' (HR. Bukhari dan Muslim). Perilaku santun menciptakan kedamaian, menghilangkan permusuhan, dan membangun citra positif Islam.
2. Hadis-hadis Pilihan tentang Santun
Banyak hadis yang secara eksplisit maupun implisit mengajarkan tentang santun. Di antaranya: 1. Hadis tentang senyum: تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ صَدَقَةٌ (tabassumuka fī wajhi akhīka ṣadaqah) artinya: 'Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah.' (HR. Tirmidzi). Ini menunjukkan bahwa ekspresi wajah yang ramah adalah bentuk santun. 2. Hadis tentang perkataan baik: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ (man kāna yu'minu billāhi wal-yaumil-ākhiri falyaqul khairan au liyaṣmut) artinya: 'Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.' (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menekankan pentingnya menjaga lisan. 3. Hadis tentang kasih sayang: لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيرَنَا (laisa minnā mal lam yarḥam ṣaghīranā wa yuwaqqir kabīranā) artinya: 'Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua.' (HR. Tirmidzi). Ini mencakup santun kepada semua usia.
3. Aspek-aspek Perilaku Santun
Perilaku santun mencakup berbagai aspek kehidupan. Pertama, santun dalam bertutur kata, yaitu menggunakan bahasa yang sopan, tidak mencela, tidak berghibah, dan menghindari perkataan kasar. Kedua, santun dalam bersikap, yaitu menunjukkan rasa hormat, rendah hati, tidak sombong, dan tidak merendahkan orang lain. Ketiga, santun dalam berinteraksi sosial, seperti menjaga etika dalam pergaulan, menghargai perbedaan pendapat, dan tidak memotong pembicaraan orang lain. Keempat, santun dalam penampilan, yaitu berpakaian rapi dan bersih sesuai syariat. Kelima, santun dalam bermedia sosial, dengan tidak menyebarkan berita bohong, tidak berkomentar negatif, dan menjaga privasi orang lain. Semua aspek ini saling terkait dan membentuk pribadi yang utuh dalam kesantunan.
4. Penerapan Santun dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan santun harus dimulai dari diri sendiri dan di lingkungan terdekat. Di rumah, bersikap santun kepada orang tua, adik-kakak, dan anggota keluarga lainnya. Di sekolah, menghormati guru, menyayangi teman, dan mematuhi tata tertib. Di masyarakat, bertegur sapa dengan ramah, membantu yang membutuhkan, dan menjaga ketertiban umum. Di era digital, bersikap santun di media sosial dengan tidak menyebarkan hoaks, tidak berkomentar negatif, dan menjaga etika berkomunikasi online. Contoh konkretnya adalah mengucapkan salam, tersenyum, berterima kasih, meminta maaf, dan tidak memotong pembicaraan. Mempraktikkan santun secara konsisten akan membentuk kebiasaan baik dan menjadi karakter yang melekat pada diri.
5. Dampak Positif Perilaku Santun
Perilaku santun membawa banyak dampak positif baik bagi individu maupun masyarakat. Bagi individu, santun dapat meningkatkan kepercayaan diri, menciptakan ketenangan hati, dan membuka pintu rezeki. Orang yang santun cenderung lebih mudah diterima dalam pergaulan, memiliki banyak teman, dan disegani. Bagi masyarakat, santun dapat menciptakan suasana yang harmonis, damai, dan penuh toleransi. Konflik dan kesalahpahaman dapat diminimalisir dengan adanya sikap saling menghargai. Selain itu, santun juga menjadi salah satu bentuk dakwah bil hal, di mana ajaran Islam tercermin melalui perilaku penganutnya. Dengan demikian, santun adalah investasi moral yang sangat berharga.
6. Tantangan dan Solusi dalam Menjaga Santun
Di era modern, menjaga perilaku santun menghadapi berbagai tantangan, seperti pengaruh media sosial yang terkadang mendorong ekspresi emosi tanpa filter, budaya instan yang mengurangi kesabaran, serta lingkungan yang kurang kondusif. Solusinya adalah dengan memperkuat pendidikan agama sejak dini, meneladani akhlak Rasulullah SAW, membiasakan diri berkata dan bersikap baik, serta aktif dalam komunitas yang positif. Penting juga untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri) secara berkala dan meminta nasihat dari orang yang lebih berilmu. Mengingat bahwa Allah SWT mencintai hamba-Nya yang berakhlak mulia akan menjadi motivasi kuat untuk senantiasa menjaga kesantunan.
Rangkuman: Perilaku santun adalah akhlak mulia yang diajarkan Islam melalui Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad SAW. Ia mencakup santun dalam bertutur kata, bersikap, berinteraksi sosial, penampilan, dan bermedia sosial. Mengamalkan santun membawa dampak positif berupa harmoni sosial, ketenangan hati, dan rida Allah SWT. Tantangan modern dapat diatasi dengan memperkuat pendidikan agama dan meneladani Rasulullah SAW.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Santun | Halus dan baik budi bahasanya, sopan, beradab. |
| Akhlakul Karimah | Perilaku atau budi pekerti yang mulia. |
| Hadis | Segala perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW. |
| Asbab al-Wurud | Sebab-sebab atau latar belakang munculnya suatu hadis. |
| Muhasabah | Introspeksi diri atau evaluasi diri. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Berperilaku Santun" mata pelajaran ILMU HADIST Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Berperilaku Santun yang Anda cari? Materi ILMU HADIST Kelas XI lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri ILMU HADIST Terkait
Toleransi dalam IslamIlmu hadist Kelas XI MAPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar ILMU HADIST kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berperilaku Santun pada ILMU HADIST MA, Fase F, elemen Hadis.
Modul Berperilaku Santun ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Berperilaku Santun untuk ILMU HADIST kelas XI.
Apakah modul ajar ILMU HADIST materi Berperilaku Santun ini gratis?
Ya. Modul Berperilaku Santun untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Berperilaku Santun ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas ILMU HADIST kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul ILMU HADIST kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Berperilaku Santun ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berperilaku Santun dapat Anda sesuaikan dengan murid ILMU HADIST kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar ILMU HADIST kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Berperilaku Santun ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berperilaku Santun tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berperilaku Santun untuk ILMU HADIST kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Berperilaku Santun ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh ILMU HADIST kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berperilaku Santun beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap ILMU HADIST kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul ILMU HADIST ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Berperilaku Santun yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.