Modul Ajar MA

Modul Ajar Ilmu hadist MA

1 modul ajar Ilmu hadist MA untuk kelas XI — mulai Toleransi dalam Islam. RPM deep learning tiap materi: ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Toleransi dalam Islam, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Toleransi dalam Islam selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Ilmu hadist MA ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Ilmu hadist MA
KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Toleransi dalam Islam
Ilmu hadist · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Toleransi dalam Islam
Ilmu hadist · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIlmu hadist
Fase / KelasF / XI
Materi PokokToleransi dalam Islam
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang hadis sebagai sumber hukum Islam kedua dan pentingnya akhlak dalam Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab pada Madrasah
Elemen / DomainHadis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis dan mengimplementasikan nilai-nilai hadis tentang toleransi, moderasi beragama, dan persatuan umat dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menyajikannya dalam berbagai bentuk media yang kreatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualHadis-hadis Nabi Muhammad SAW memberikan contoh nyata perilaku toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan.
KonseptualToleransi dalam Islam adalah sikap menghargai perbedaan keyakinan, pendapat, dan kebudayaan tanpa mengorbankan prinsip agama, berdasarkan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan mengaplikasikan nilai-nilai toleransi dari hadis dalam kehidupan sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya toleransi sebagai bagian integral dari ajaran Islam dan dampaknya bagi harmoni sosial.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMendalami hadis-hadis Nabi Muhammad SAW tentang toleransi untuk menumbuhkan rasa cinta dan ketaatan kepada ajaran-Nya, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan.
2. Cinta IlmuMeningkatkan wawasan keilmuan tentang ajaran Islam yang moderat dan inklusif melalui studi hadis, serta mendorong semangat belajar sepanjang hayat.
3. Cinta LingkunganMembangun kesadaran untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan lingkungan sosial dengan menerapkan nilai-nilai toleransi yang diajarkan dalam hadis.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan rasa kasih sayang terhadap sesama manusia tanpa memandang perbedaan, sebagai wujud nyata dari ajaran toleransi dalam Islam.
5. Cinta Tanah AirMemperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk dengan mengamalkan nilai-nilai toleransi hadis untuk menciptakan masyarakat yang damai dan harmonis.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi makna toleransi dalam Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dalil-dalil hadis terkait toleransi dan moderasi beragama dengan benar.
  3. Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengaitkan relevansi hadis tentang toleransi dengan isu-isu kontemporer dalam masyarakat majemuk secara kritis.
  4. Melalui proyek mini, peserta didik dapat merancang kampanye digital sederhana tentang pentingnya toleransi dalam Islam berdasarkan hadis dengan kreatif.
  5. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis dalil hadis dan aplikasinya dalam konteks toleransi dengan percaya diri.
Halaman 2 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Toleransi dalam Islam bukan hanya tentang menerima perbedaan, tetapi juga tentang aktif membangun harmoni dan persatuan umat berdasarkan teladan Nabi Muhammad SAW, sehingga membentuk pribadi muslim yang moderat dan inklusif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ajaran hadis dapat membimbing kita untuk hidup rukun dan damai di tengah masyarakat yang beragam?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai Pancasila, khususnya persatuan Indonesia dan kebhinekaan, dalam praktik toleransi beragama.
Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis teks persuasif untuk kampanye digital dan presentasi yang efektif.
Sejarah Kebudayaan Islam: Menelusuri sejarah peradaban Islam yang menunjukkan sikap toleransi terhadap umat beragama lain.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berdiskusi tentang penerapan toleransi di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta mendukung peserta didik dalam proyek kampanye digital.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan madrasah atau pojok baca untuk referensi tambahan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan gawai/komputer dan aplikasi desain grafis sederhana (misalnya Canva) untuk membuat infografis atau poster kampanye digital tentang toleransi.
Halaman 3 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi makna toleransi dalam Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, meminta salah satu peserta didik memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru menayangkan video pendek tentang keragaman budaya di Indonesia dan meminta peserta didik berbagi pengalaman pribadi terkait interaksi dengan orang yang berbeda latar belakang.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi makna toleransi dalam Islam dari hadis dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana hadis Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk bersikap toleran?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar infografis yang menunjukkan kasus-kasus intoleransi di media massa, kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi masalah yang muncul dari gambar tersebut.
  2. Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) 'Menelusuri Jejak Toleransi' yang berisi beberapa kutipan hadis tentang toleransi dan meminta peserta didik membaca serta memahami isinya.
  3. Guru membimbing peserta didik untuk mencari terjemahan dan konteks hadis-hadis tersebut dari berbagai sumber terpercaya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan tugas untuk mendiskusikan makna toleransi berdasarkan hadis yang telah dibaca.
  2. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok menganalisis hadis-hadis tersebut untuk menemukan nilai-nilai toleransi yang terkandung di dalamnya dan mencatat poin-poin penting dalam LKPD.
  3. Peserta didik dalam kelompok menyusun definisi toleransi dalam Islam berdasarkan pemahaman mereka dari hadis-hadis yang telah dianalisis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang makna toleransi dalam Islam di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menyoroti kekuatan dan area yang perlu diperbaiki.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang makna toleransi dalam Islam dengan merujuk pada hadis-hadis kunci dan contoh aplikasinya dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan definisi dan pentingnya toleransi dalam Islam berdasarkan hadis yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka untuk merefleksikan bagaimana sikap toleransi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari satu contoh praktik toleransi dalam masyarakat dan menutup pelajaran dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengaitkan relevansi hadis tentang toleransi dengan isu-isu kontemporer dalam masyarakat majemuk secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, meminta salah satu peserta didik memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali definisi toleransi yang telah disepakati pada pertemuan sebelumnya dan menayangkan gambar-gambar berita terkait isu-isu kebhinekaan di Indonesia.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengaitkan hadis toleransi dengan isu kontemporer dan merancang kampanye digital sederhana, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa menerapkan ajaran hadis tentang toleransi untuk mengatasi tantangan di masyarakat saat ini?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru membagikan beberapa studi kasus singkat tentang isu-isu intoleransi atau perbedaan pandangan yang sering terjadi di masyarakat (misalnya, perbedaan perayaan hari besar, pembangunan rumah ibadah, atau perbedaan pendapat politik).
  2. Peserta didik dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya membaca dan menganalisis studi kasus yang diberikan, mengidentifikasi akar masalah dan dampaknya.
  3. Guru membimbing peserta didik untuk menghubungkan studi kasus tersebut dengan hadis-hadis tentang toleransi yang telah mereka pelajari.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan solusi atau sikap yang sesuai berdasarkan nilai-nilai toleransi dalam hadis untuk setiap studi kasus.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk merancang sebuah 'kampanye digital sederhana' (misalnya, poster digital, infografis, atau skrip video pendek) yang berisi pesan toleransi berdasarkan hadis untuk mengatasi salah satu isu dalam studi kasus.
  3. Peserta didik menggunakan aplikasi desain sederhana (misalnya Canva, PowerPoint) atau alat tulis manual untuk membuat draf kampanye digital mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan kampanye digital mereka, menjelaskan pesan yang ingin disampaikan dan dasar hadisnya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan kritis terhadap rancangan kampanye, serta guru memfasilitasi diskusi tentang efektivitas pesan yang disampaikan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kreativitas dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama di era digital.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya peran hadis dalam membimbing sikap toleransi di tengah masyarakat majemuk dan potensi media digital sebagai sarana dakwah.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus menjadi agen perubahan positif di lingkungan masing-masing.
  3. Guru memberikan tugas untuk menyempurnakan kampanye digital mereka di rumah dan menutup pelajaran dengan doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenelusuri Jejak ToleransiNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai toleransi dari hadis Nabi Muhammad SAW.

Alat & bahan: Kutipan hadis, alat tulis, buku sumber hadis

Langkah kerja:

  1. Amati 1 yang menunjukkan keragaman masyarakat di Indonesia.
  2. Baca dengan cermat 3 kutipan hadis tentang toleransi yang diberikan oleh guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok makna setiap hadis dan nilai toleransi yang terkandung di dalamnya.
    Nilai ToleransiSalingMenghormatiTidak MemaksaPerlindunganNon-MuslimKeseimbangan
    Gambar 1. Peta pikiran
  4. Isi Tabel 1 dengan hasil analisis kelompok Anda.
  5. Rumuskan definisi toleransi dalam Islam berdasarkan hadis-hadis tersebut.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang toleransi?
  2. Mengapa toleransi penting dalam masyarakat yang beragam?
  3. Apakah Anda pernah mendengar hadis yang berkaitan dengan toleransi? Jika ya, sebutkan satu.

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis studi kasus dan rancangan kampanye digital tentang toleransi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi makna toleransi dalam Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW.Makna toleransi, dalil hadis tentang toleransi.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Menganalisis dalil-dalil hadis terkait toleransi dan moderasi beragama.Dalil hadis toleransi, moderasi beragama.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Mengaitkan relevansi hadis tentang toleransi dengan isu-isu kontemporer.Aplikasi hadis dalam isu sosial, studi kasus.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
4Merancang kampanye digital sederhana tentang pentingnya toleransi dalam Islam.Desain kampanye, pesan toleransi.2 JPkreativitas, komunikasi
Halaman 8 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Toleransi adalah salah satu pilar penting dalam ajaran Islam yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW melalui sabda dan perilakunya. Dalam masyarakat yang majemuk, pemahaman dan praktik toleransi menjadi kunci untuk menciptakan harmoni dan persatuan. Modul ini akan membimbing Anda untuk menyelami makna toleransi dalam Islam melalui hadis-hadis Nabi, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

1. Makna Toleransi dalam Islam
Toleransi dalam Islam, atau disebut juga tasamuh, bukan sekadar membiarkan perbedaan, melainkan menghargai dan menghormati keberadaan orang lain dengan segala perbedaan keyakinan, pendapat, dan budayanya. Ini didasari oleh prinsip 'lakum dinukum waliyadin' (QS. Al-Kafirun: 6) yang berarti bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Islam mengajarkan bahwa perbedaan adalah sunnatullah yang harus disikapi dengan bijak, bukan sebagai sumber perpecahan. Toleransi juga berarti berinteraksi secara positif tanpa harus mengorbankan akidah pribadi. Sikap ini memastikan kedamaian sosial dan menghindarkan konflik antarumat beragama atau antarkelompok.

2. Dalil Hadis tentang Toleransi
Banyak hadis Nabi Muhammad SAW yang secara eksplisit maupun implisit mengajarkan toleransi. Salah satu contoh adalah sabda beliau: 'Barangsiapa menyakiti seorang kafir dzimmi, maka sungguh ia telah menyakitiku.' (HR. Abu Dawud). Hadis ini menunjukkan perlindungan dan penghormatan terhadap non-muslim yang hidup damai di bawah pemerintahan Islam. Hadis lain juga menyebutkan tentang pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga, tanpa memandang agama mereka. Ajaran ini menekankan bahwa kebaikan dan keadilan harus ditegakkan kepada semua manusia, sebagai wujud rahmatan lil 'alamin. Ini adalah fondasi etika sosial dalam Islam.

3. Toleransi dan Moderasi Beragama
Toleransi erat kaitannya dengan moderasi beragama (wasathiyah). Moderasi beragama adalah sikap tengah, tidak berlebihan dalam beragama, tidak ekstrem kiri maupun kanan. Nabi Muhammad SAW bersabda: 'Sebaik-baik perkara adalah yang pertengahan.' Moderasi beragama mendorong umat Islam untuk bersikap adil, seimbang, dan menghargai perbedaan, serta menolak segala bentuk kekerasan dan ekstremisme. Dengan moderasi, toleransi dapat terwujud secara optimal, di mana umat Islam mampu berinteraksi dengan masyarakat multikultural tanpa kehilangan identitas keislaman mereka, sekaligus menjadi teladan bagi harmoni sosial.

4. Penerapan Toleransi di Kehidupan Kontemporer
Di era modern, penerapan toleransi dari hadis sangat relevan untuk mengatasi berbagai tantangan, seperti polarisasi sosial, ujaran kebencian, dan konflik antar kelompok. Peserta didik diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai hadis ini dalam interaksi sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat yang lebih luas. Contoh penerapannya termasuk menghargai pendapat teman yang berbeda, tidak mengganggu ibadah orang lain, serta aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang melibatkan berbagai latar belakang. Ini merupakan wujud nyata dari Islam sebagai agama yang membawa kedamaian dan rahmat bagi seluruh alam.

Rangkuman: Toleransi dalam Islam adalah sikap menghargai perbedaan keyakinan dan budaya, didasari oleh dalil hadis Nabi Muhammad SAW yang menekankan perlindungan dan kebaikan kepada semua manusia. Konsep ini sejalan dengan moderasi beragama, yang mendorong umat Islam untuk bersikap seimbang dan menolak ekstremisme. Penerapan nilai-nilai toleransi hadis di kehidupan kontemporer sangat penting untuk menciptakan harmoni sosial dan menjadikan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.

Halaman 9 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TasamuhToleransi; sikap menghargai perbedaan.
HadisPerkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW.
WasathiyahModerasi beragama; sikap tengah, tidak ekstrem.
Rahmatan lil 'alaminRahmat bagi seluruh alam.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Ilmu hadist · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Toleransi dalam Islam" mata pelajaran Ilmu hadist Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Toleransi dalam Islam — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Ilmu hadist di MA

Peta di halaman ini memuat Ilmu hadist di MA, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk madrasah di bawah Kementerian Agama, mengikuti Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025): memakai 8 Dimensi Profil Lulusan nasional yang sama, sementara kekhasan madrasah dijaga lewat nilai Panca Cinta, dan P5RA/PPRA berada di kokurikuler. Kop dan identitasnya kop madrasah, bukan kop sekolah.

Yang disusun di sini perangkat ajar Ilmu hadist MA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Ilmu hadist MA mengacu SK Dirjen Pendis 9941/2025. Di madrasah, berkasnya disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan integrasi nilai Panca Cinta dan kop madrasah.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Ilmu hadist MA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Ilmu hadist bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIlmu hadist · Kelas XIPeta Konsep
Toleransi dalam IslamMakna Toleransi dalam IslamDalil Hadis tentang ToleransiToleransi dan Moderasi BeragamaPenerapan Toleransi di Kehidupan Kontemporer
Dari sub-bab Toleransi dalam IslamLembar tambahan
Nama sekolah AndaIlmu hadist · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaIlmu hadist · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaIlmu hadist · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaIlmu hadist · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaIlmu hadist · Kelas XIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Ilmu hadist MA

Apakah modul ajar Ilmu hadist ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Ilmu hadist MA?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Ilmu hadist?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.