Modul Ajar & RPP Ilmu hadist Kelas XI
Toleransi dalam Islam
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ilmu hadist |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Toleransi dalam Islam |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang hadis sebagai sumber hukum Islam kedua dan pentingnya akhlak dalam Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab pada Madrasah |
| Elemen / Domain | Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis dan mengimplementasikan nilai-nilai hadis tentang toleransi, moderasi beragama, dan persatuan umat dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menyajikannya dalam berbagai bentuk media yang kreatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hadis-hadis Nabi Muhammad SAW memberikan contoh nyata perilaku toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan. |
| Konseptual | Toleransi dalam Islam adalah sikap menghargai perbedaan keyakinan, pendapat, dan kebudayaan tanpa mengorbankan prinsip agama, berdasarkan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan mengaplikasikan nilai-nilai toleransi dari hadis dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya toleransi sebagai bagian integral dari ajaran Islam dan dampaknya bagi harmoni sosial. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mendalami hadis-hadis Nabi Muhammad SAW tentang toleransi untuk menumbuhkan rasa cinta dan ketaatan kepada ajaran-Nya, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan wawasan keilmuan tentang ajaran Islam yang moderat dan inklusif melalui studi hadis, serta mendorong semangat belajar sepanjang hayat. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membangun kesadaran untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan lingkungan sosial dengan menerapkan nilai-nilai toleransi yang diajarkan dalam hadis. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan empati dan rasa kasih sayang terhadap sesama manusia tanpa memandang perbedaan, sebagai wujud nyata dari ajaran toleransi dalam Islam. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang majemuk dengan mengamalkan nilai-nilai toleransi hadis untuk menciptakan masyarakat yang damai dan harmonis. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi makna toleransi dalam Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dalil-dalil hadis terkait toleransi dan moderasi beragama dengan benar.
- Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengaitkan relevansi hadis tentang toleransi dengan isu-isu kontemporer dalam masyarakat majemuk secara kritis.
- Melalui proyek mini, peserta didik dapat merancang kampanye digital sederhana tentang pentingnya toleransi dalam Islam berdasarkan hadis dengan kreatif.
- Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis dalil hadis dan aplikasinya dalam konteks toleransi dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Toleransi dalam Islam bukan hanya tentang menerima perbedaan, tetapi juga tentang aktif membangun harmoni dan persatuan umat berdasarkan teladan Nabi Muhammad SAW, sehingga membentuk pribadi muslim yang moderat dan inklusif.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ajaran hadis dapat membimbing kita untuk hidup rukun dan damai di tengah masyarakat yang beragam?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai Pancasila, khususnya persatuan Indonesia dan kebhinekaan, dalam praktik toleransi beragama. Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis teks persuasif untuk kampanye digital dan presentasi yang efektif. Sejarah Kebudayaan Islam: Menelusuri sejarah peradaban Islam yang menunjukkan sikap toleransi terhadap umat beragama lain. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi tentang penerapan toleransi di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta mendukung peserta didik dalam proyek kampanye digital. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan madrasah atau pojok baca untuk referensi tambahan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan gawai/komputer dan aplikasi desain grafis sederhana (misalnya Canva) untuk membuat infografis atau poster kampanye digital tentang toleransi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi makna toleransi dalam Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengaitkan relevansi hadis tentang toleransi dengan isu-isu kontemporer dalam masyarakat majemuk secara kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai toleransi dari hadis Nabi Muhammad SAW.
Alat & bahan: Kutipan hadis, alat tulis, buku sumber hadis
Langkah kerja:
- Amati 1 yang menunjukkan keragaman masyarakat di Indonesia.
- Baca dengan cermat 3 kutipan hadis tentang toleransi yang diberikan oleh guru.
- Diskusikan dalam kelompok makna setiap hadis dan nilai toleransi yang terkandung di dalamnya.
Nilai Toleransi Saling Menghormati Tidak Memaksa Perlindungan Non-Muslim Keseimbangan Gambar 1. Peta pikiran - Isi Tabel 1 dengan hasil analisis kelompok Anda.
- Rumuskan definisi toleransi dalam Islam berdasarkan hadis-hadis tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang toleransi?
- Mengapa toleransi penting dalam masyarakat yang beragam?
- Apakah Anda pernah mendengar hadis yang berkaitan dengan toleransi? Jika ya, sebutkan satu.
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis studi kasus dan rancangan kampanye digital tentang toleransi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi makna toleransi dalam Islam berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW. | Makna toleransi, dalil hadis tentang toleransi. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis dalil-dalil hadis terkait toleransi dan moderasi beragama. | Dalil hadis toleransi, moderasi beragama. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Mengaitkan relevansi hadis tentang toleransi dengan isu-isu kontemporer. | Aplikasi hadis dalam isu sosial, studi kasus. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 4 | Merancang kampanye digital sederhana tentang pentingnya toleransi dalam Islam. | Desain kampanye, pesan toleransi. | 2 JP | kreativitas, komunikasi |
Toleransi adalah salah satu pilar penting dalam ajaran Islam yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW melalui sabda dan perilakunya. Dalam masyarakat yang majemuk, pemahaman dan praktik toleransi menjadi kunci untuk menciptakan harmoni dan persatuan. Modul ini akan membimbing Anda untuk menyelami makna toleransi dalam Islam melalui hadis-hadis Nabi, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
1. Makna Toleransi dalam Islam
Toleransi dalam Islam, atau disebut juga tasamuh, bukan sekadar membiarkan perbedaan, melainkan menghargai dan menghormati keberadaan orang lain dengan segala perbedaan keyakinan, pendapat, dan budayanya. Ini didasari oleh prinsip 'lakum dinukum waliyadin' (QS. Al-Kafirun: 6) yang berarti bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Islam mengajarkan bahwa perbedaan adalah sunnatullah yang harus disikapi dengan bijak, bukan sebagai sumber perpecahan. Toleransi juga berarti berinteraksi secara positif tanpa harus mengorbankan akidah pribadi. Sikap ini memastikan kedamaian sosial dan menghindarkan konflik antarumat beragama atau antarkelompok.
2. Dalil Hadis tentang Toleransi
Banyak hadis Nabi Muhammad SAW yang secara eksplisit maupun implisit mengajarkan toleransi. Salah satu contoh adalah sabda beliau: 'Barangsiapa menyakiti seorang kafir dzimmi, maka sungguh ia telah menyakitiku.' (HR. Abu Dawud). Hadis ini menunjukkan perlindungan dan penghormatan terhadap non-muslim yang hidup damai di bawah pemerintahan Islam. Hadis lain juga menyebutkan tentang pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga, tanpa memandang agama mereka. Ajaran ini menekankan bahwa kebaikan dan keadilan harus ditegakkan kepada semua manusia, sebagai wujud rahmatan lil 'alamin. Ini adalah fondasi etika sosial dalam Islam.
3. Toleransi dan Moderasi Beragama
Toleransi erat kaitannya dengan moderasi beragama (wasathiyah). Moderasi beragama adalah sikap tengah, tidak berlebihan dalam beragama, tidak ekstrem kiri maupun kanan. Nabi Muhammad SAW bersabda: 'Sebaik-baik perkara adalah yang pertengahan.' Moderasi beragama mendorong umat Islam untuk bersikap adil, seimbang, dan menghargai perbedaan, serta menolak segala bentuk kekerasan dan ekstremisme. Dengan moderasi, toleransi dapat terwujud secara optimal, di mana umat Islam mampu berinteraksi dengan masyarakat multikultural tanpa kehilangan identitas keislaman mereka, sekaligus menjadi teladan bagi harmoni sosial.
4. Penerapan Toleransi di Kehidupan Kontemporer
Di era modern, penerapan toleransi dari hadis sangat relevan untuk mengatasi berbagai tantangan, seperti polarisasi sosial, ujaran kebencian, dan konflik antar kelompok. Peserta didik diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai hadis ini dalam interaksi sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat yang lebih luas. Contoh penerapannya termasuk menghargai pendapat teman yang berbeda, tidak mengganggu ibadah orang lain, serta aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang melibatkan berbagai latar belakang. Ini merupakan wujud nyata dari Islam sebagai agama yang membawa kedamaian dan rahmat bagi seluruh alam.
Rangkuman: Toleransi dalam Islam adalah sikap menghargai perbedaan keyakinan dan budaya, didasari oleh dalil hadis Nabi Muhammad SAW yang menekankan perlindungan dan kebaikan kepada semua manusia. Konsep ini sejalan dengan moderasi beragama, yang mendorong umat Islam untuk bersikap seimbang dan menolak ekstremisme. Penerapan nilai-nilai toleransi hadis di kehidupan kontemporer sangat penting untuk menciptakan harmoni sosial dan menjadikan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tasamuh | Toleransi; sikap menghargai perbedaan. |
| Hadis | Perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW. |
| Wasathiyah | Moderasi beragama; sikap tengah, tidak ekstrem. |
| Rahmatan lil 'alamin | Rahmat bagi seluruh alam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Toleransi dalam Islam" mata pelajaran Ilmu hadist Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Toleransi dalam Islam yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ilmu hadist kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Toleransi dalam Islam pada Ilmu hadist MA, Fase F, elemen Hadis.
Modul Toleransi dalam Islam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Toleransi dalam Islam untuk Ilmu hadist kelas XI.
Apakah modul ajar Ilmu hadist materi Toleransi dalam Islam ini gratis?
Ya. Modul Toleransi dalam Islam untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Toleransi dalam Islam ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ilmu hadist kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ilmu hadist kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Toleransi dalam Islam ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Toleransi dalam Islam dapat Anda sesuaikan dengan murid Ilmu hadist kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ilmu hadist kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Toleransi dalam Islam ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab pada Madrasah, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Toleransi dalam Islam tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Toleransi dalam Islam untuk Ilmu hadist kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Toleransi dalam Islam ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ilmu hadist kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Toleransi dalam Islam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ilmu hadist kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Ilmu hadist ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Toleransi dalam Islam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.