Modul Ajar & RPP Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X
Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis kerajinan tangan dan mengenal beberapa bentuk budaya lokal di Indonesia. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Kerajinan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep kerajinan dari inspirasi budaya lokal nonbenda, merancang, memproduksi, dan memasarkan produk kerajinan dengan memanfaatkan teknologi digital secara kolaboratif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Indonesia kaya akan kerajinan yang terinspirasi dari budaya lokal seperti batik, tenun, anyaman, dan ukiran. |
| Konseptual | Kerajinan inspirasi budaya lokal adalah produk yang menggabungkan nilai-nilai estetika dan filosofi budaya setempat dengan teknik produksi yang inovatif. |
| Prosedural | Materi ini akan membahas langkah-langkah identifikasi potensi budaya lokal, perancangan ide, pemilihan bahan, proses produksi, hingga strategi pemasaran kerajinan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan dan mengembangkan budaya lokal melalui kreasi kerajinan yang inovatif dan bernilai ekonomi. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa kekayaan budaya lokal adalah anugerah dari Allah SWT yang harus disyukuri dan dilestarikan melalui karya kreatif. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat menggali pengetahuan tentang berbagai budaya lokal nonbenda dan teknik kerajinan untuk menciptakan karya inovatif. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memilih bahan-bahan ramah lingkungan atau daur ulang untuk kerajinan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berkolaborasi dengan teman sekelompok dan menghargai setiap ide dalam proses perancangan hingga pembuatan kerajinan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menciptakan kerajinan yang terinspirasi budaya lokal sebagai wujud kebanggaan dan upaya melestarikan warisan leluhur bangsa Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi budaya lokal nonbenda yang dapat dijadikan inspirasi kerajinan dengan tepat.
- Dengan memanfaatkan sumber daya digital, peserta didik dapat merumuskan ide produk kerajinan yang inovatif berdasarkan inspirasi budaya lokal nonbenda secara kreatif.
- Setelah merancang desain, peserta didik dapat memilih bahan dan alat yang sesuai untuk pembuatan prototipe kerajinan dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.
- Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat prototipe kerajinan inspirasi budaya lokal nonbenda dengan teknik yang benar dan hasil yang rapi.
- Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mengevaluasi proses pembuatan dan hasil karya kerajinan inspirasi budaya lokal mereka secara kritis dan objektif.
Pemahaman bermakna: Kerajinan inspirasi budaya lokal bukan hanya produk estetis, tetapi juga jembatan penghubung antara warisan leluhur dan kebutuhan masa kini, serta sarana untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif lokal.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita dapat mengubah kekayaan budaya lokal yang seringkali terabaikan menjadi sebuah produk kerajinan bernilai tinggi yang diminati pasar global?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Mempelajari bentuk, motif, warna, dan filosofi dari seni tradisional sebagai inspirasi kerajinan. Sejarah: Menggali latar belakang dan makna dari berbagai tradisi serta cerita rakyat yang menjadi inspirasi. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan penulisan deskripsi produk kerajinan secara efektif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berbagi cerita tentang budaya lokal di daerah asal mereka, atau mengarahkan peserta didik untuk mengunjungi sentra kerajinan lokal sebagai sumber inspirasi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di ruang kelas yang nyaman dengan akses ke area praktik yang memadai, serta memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk observasi potensi budaya lokal. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan internet untuk mencari referensi budaya lokal nonbenda, mengumpulkan ide desain, dan mengakses tutorial pembuatan kerajinan dari platform digital. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi budaya lokal nonbenda yang dapat dijadikan inspirasi kerajinan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat prototipe kerajinan inspirasi budaya lokal nonbenda dengan teknik yang benar dan hasil yang rapi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi potensi budaya lokal nonbenda, merancang ide, dan membuat prototipe kerajinan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Kerajinan inspirasi budaya lokal adalah salah satu bentuk ekspresi kreativitas yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini. Indonesia, dengan kekayaan budayanya yang melimpah, menawarkan inspirasi tak terbatas untuk menciptakan produk kerajinan yang unik dan bernilai.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, penghapus, spidol warna, gunting, lem, bahan daur ulang (kardus, botol plastik, kain perca), bahan alami (daun kering, ranting kecil), smartphone/laptop dengan akses internet
Langkah kerja:
- Amati gambar peta pikiran tentang jenis-jenis budaya lokal nonbenda yang ada di Indonesia.
Gambar 1. Peta pikiran - Bersama kelompokmu, identifikasi minimal tiga potensi budaya lokal nonbenda yang menarik dan belum banyak dieksplorasi sebagai inspirasi kerajinan.
- Rumuskan satu ide produk kerajinan yang inovatif berdasarkan salah satu budaya lokal yang kamu pilih, lalu buat sketsa desain di kertas gambar.
- Pilih bahan dan alat yang sesuai untuk membuat prototipe kerajinanmu, utamakan bahan daur ulang atau bahan alami yang mudah didapat.
- Buatlah prototipe kerajinanmu dengan rapi dan perhatikan detail yang mencerminkan inspirasi budaya lokal, catat proses pembuatannya pada tabel di bawah.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kerajinan?
- Sebutkan tiga contoh budaya lokal nonbenda yang kamu kenal!
- Menurutmu, mengapa kerajinan dari budaya lokal itu penting?
- Pernahkah kamu membuat kerajinan tangan? Bahan apa yang kamu gunakan?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok dan individu selama proses identifikasi ide, perancangan, dan pembuatan prototipe kerajinan melalui rubrik.
Sumatif (akhir): Penilaian prototipe kerajinan dan presentasi kelompok menggunakan rubrik penilaian proyek.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi potensi budaya lokal nonbenda yang dapat dijadikan inspirasi kerajinan. | Potensi budaya lokal nonbenda. | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 2 | Merumuskan ide produk kerajinan inovatif berdasarkan budaya lokal nonbenda. | Perumusan ide dan desain kerajinan. | 2 JP | kreativitas, penalaran kritis |
| 3 | Membuat prototipe kerajinan inspirasi budaya lokal nonbenda. | Praktik pembuatan prototipe kerajinan. | 2 JP | kreativitas, kemandirian |
| 4 | Mengomunikasikan konsep dan keunggulan produk kerajinan. | Presentasi dan evaluasi produk. | 2 JP | komunikasi, penalaran kritis |
Kerajinan inspirasi budaya lokal adalah salah satu bentuk ekspresi kreativitas yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini. Indonesia, dengan kekayaan budayanya yang melimpah, menawarkan inspirasi tak terbatas untuk menciptakan produk kerajinan yang unik dan bernilai. Modul ini akan membimbing kamu untuk menggali potensi tersebut dan mewujudkannya menjadi karya nyata.
1. Mengenal Budaya Lokal Nonbenda
Budaya lokal nonbenda adalah warisan tak berwujud yang diwariskan secara turun-temurun, seperti cerita rakyat, mitos, legenda, tarian tradisional, upacara adat, musik, filosofi hidup, dan nilai-nilai kearifan lokal. Berbeda dengan budaya benda seperti candi atau patung, budaya nonbenda lebih menekankan pada aspek spiritual, sosial, dan ekspresi manusia. Kekayaan ini menjadi sumber inspirasi tak terbatas untuk menciptakan kerajinan yang memiliki makna mendalam.
2. Mengidentifikasi Potensi Inspirasi
Langkah pertama dalam menciptakan kerajinan inspirasi budaya lokal adalah mengidentifikasi potensi. Kamu bisa memulai dengan mengamati lingkungan sekitar, mewawancarai sesepuh, atau mencari informasi dari berbagai sumber. Perhatikan elemen-elemen unik dari budaya nonbenda tersebut: apakah ada motif khas, simbol tertentu, warna dominan, atau cerita yang bisa divisualisasikan? Pilihlah budaya yang paling menarik dan memiliki nilai jual di pasar.
3. Merancang Ide dan Desain Kerajinan
Setelah menemukan inspirasi, saatnya merancang ide produk. Proses ini melibatkan pemikiran kreatif untuk mentransformasikan elemen budaya nonbenda ke dalam bentuk kerajinan. Misalnya, cerita rakyat tentang naga bisa menjadi motif ukiran pada kotak perhiasan, atau filosofi gotong royong bisa diwujudkan dalam desain tas anyaman yang kuat dan fungsional. Buatlah sketsa desain yang jelas, tentukan bahan, ukuran, dan perkiraan biaya produksi.
4. Pemilihan Bahan dan Proses Produksi
Pemilihan bahan sangat penting untuk mendukung konsep kerajinan. Pertimbangkan aspek keberlanjutan dengan memilih bahan daur ulang, bahan alami, atau bahan yang ramah lingkungan. Proses produksi harus dilakukan dengan cermat dan teliti untuk menghasilkan produk berkualitas. Kuasai teknik dasar yang diperlukan, seperti menganyam, memahat, menjahit, atau melukis, dan pastikan setiap detail dikerjakan dengan rapi.
5. Pemasaran dan Pengembangan Produk
Setelah produk kerajinan selesai, langkah selanjutnya adalah pemasaran. Ceritakan kisah di balik kerajinanmu, yaitu inspirasi budaya lokalnya, agar produk memiliki nilai tambah. Manfaatkan platform digital seperti media sosial atau e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Terus kembangkan produkmu berdasarkan umpan balik konsumen dan tren pasar, tanpa melupakan esensi budaya lokal yang menjadi identitasnya.
Rangkuman: Kerajinan inspirasi budaya lokal merupakan perpaduan antara kreativitas dan warisan leluhur. Dengan mengidentifikasi potensi budaya nonbenda, merancang ide inovatif, memilih bahan berkelanjutan, dan memproduksi dengan teliti, kita dapat menciptakan karya yang tidak hanya indah tetapi juga bermakna. Pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran akan membantu melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya Indonesia di kancah global.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Budaya Lokal Nonbenda | Warisan tak berwujud seperti cerita rakyat, tarian, atau filosofi. |
| Prototipe | Model awal atau purwarupa dari sebuah produk. |
| Kearifan Lokal | Nilai-nilai bijak yang diwariskan dalam suatu masyarakat. |
| Estetika | Keindahan dalam seni atau desain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal" mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Perencanaan UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemasaran LangsungBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEvaluasi Hasil UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal pada Prakarya dan Kewirausahaan MA, Fase E, elemen Kerajinan.
Modul Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Prakarya dan Kewirausahaan kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan materi Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal ini gratis?
Ya. Modul Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya dan Kewirausahaan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya dan Kewirausahaan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya dan Kewirausahaan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal untuk Prakarya dan Kewirausahaan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya dan Kewirausahaan kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya dan Kewirausahaan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Prakarya dan Kewirausahaan ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Kerajinan Inspirasi Budaya Lokal yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya dan Kewirausahaan SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.