MIKelas IVFase B

Modul Ajar & RPP SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Kelas IV
Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah adalah contoh agung. Mereka menghadapi penolakan, penganiayaan, boikot, hingga pengusiran dengan sabar dan ikhlas. Keimanan yang kuat, keyakinan akan pertolongan Allah, serta cinta kepada-Nya menjadi sumber kekuatan mereka. Dari kisah ini, kita belajar pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan tawakal dalam menghadapi setiap cobaan hidup.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
Fase / KelasB / IV
Materi PokokKetabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal kisah Nabi Muhammad saw. sebagai utusan Allah dan beberapa sahabat utama.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Elemen / DomainSejarah Kebudayaan Islam
Rumusan CP FasePeserta didik mampu meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam menyebarkan agama Islam, serta mengambil hikmah dari ketabahan mereka dalam menghadapi tantangan dakwah.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualNabi Muhammad saw. dan para sahabat mengalami berbagai cobaan seperti penganiayaan, boikot, dan pengusiran saat berdakwah di Mekah.
KonseptualKetabahan adalah sikap teguh dan sabar dalam menghadapi kesulitan demi mempertahankan kebenaran dan tujuan mulia.
ProseduralPeserta didik mempelajari langkah-langkah meneladani ketabahan Nabi dan sahabat melalui diskusi dan simulasi.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya ketabahan dalam mencapai tujuan hidup dan berdakwah, serta bagaimana nilai ini relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya dengan meneladani ketabahan Nabi Muhammad saw. dalam menyebarkan agama Islam.
2. Cinta IlmuMenumbuhkan semangat belajar dan mencari ilmu dari kisah-kisah perjuangan Nabi dan sahabat agar dapat mengambil hikmah dan menerapkannya.
3. Cinta LingkunganMengembangkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan bersabar menghadapi tantangan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun empati dan rasa kasih sayang terhadap sesama manusia dengan meneladani sikap Nabi yang memaafkan dan mendoakan orang yang menyakiti.
5. Cinta Tanah AirMemupuk rasa cinta tanah air dengan meneladani semangat pantang menyerah para pahlawan dalam memperjuangkan kebaikan dan kebenaran.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kisah bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis alasan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat tetap tabah dalam berdakwah dengan runtut.
  3. Melalui simulasi singkat, peserta didik dapat menunjukkan sikap ketabahan dalam menghadapi tantangan kecil sehari-hari dengan percaya diri.
  4. Setelah membaca bahan ajar, peserta didik dapat menyimpulkan hikmah dari ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dengan benar.
  5. Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat membuat peta pikiran tentang contoh ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat secara kreatif.
Halaman 2 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah adalah kunci keberhasilan penyebaran Islam, mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah dalam kebaikan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Nabi Muhammad saw. dan para sahabat tetap bersemangat berdakwah meskipun menghadapi banyak kesulitan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan membaca, menulis, dan mempresentasikan hasil diskusi.
Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai ketabahan dengan semangat persatuan dan pantang menyerah dalam mencapai tujuan bersama.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang kisah-kisah ketabahan dalam keluarga atau lingkungan sekitar, kemudian menceritakannya kepada anak di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dengan area dinding yang cukup untuk menempelkan hasil kerja kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video kisah Nabi dan sahabat dari sumber terpercaya (misalnya YouTube edukasi Islam) untuk memperkaya pemahaman visual peserta didik.
Halaman 3 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kisah bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk-bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, “Pernahkah kamu merasa kesulitan saat belajar atau melakukan sesuatu? Apa yang kamu lakukan?” dan mengaitkan dengan pentingnya sikap tidak mudah menyerah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, serta pertanyaan pemantik: “Bagaimana Nabi Muhammad saw. dan para sahabat menunjukkan ketabahan mereka dalam berdakwah?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan slide bergambar kisah perjuangan dakwah Nabi Muhammad saw. di Mekah yang penuh tantangan, seperti penolakan dan penganiayaan, lalu bertanya “Apa saja kesulitan yang dihadapi Nabi dan para sahabat dalam gambar ini?”
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD yang berisi pertanyaan panduan tentang bentuk-bentuk ketabahan Nabi dan sahabat.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengamati kembali gambar dan membaca teks singkat tentang kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, kemudian berdiskusi untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ketabahan yang mereka temukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi bentuk-bentuk ketabahan pada kertas plano yang disediakan, lalu menempelkannya di dinding kelas.
  2. Peserta didik berkeliling (kunjung karya) untuk melihat hasil kelompok lain dan memberikan tanggapan berupa stiker senyum atau bintang pada hasil yang paling menarik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan dua bentuk ketabahan yang paling menonjol dari hasil diskusi mereka di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengapresiasi usaha mereka, dan mengoreksi jika ada miskonsepsi.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang berbagai bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, seperti kesabaran, keikhlasan, dan keberanian, dengan menayangkan video singkat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan bentuk-bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar hari ini.
  3. Guru memberikan tugas membaca bahan ajar tentang hikmah ketabahan Nabi dan sahabat untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat membuat peta pikiran tentang contoh ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik melakukan 'Tepuk Semangat' untuk membangkitkan energi, lalu bertanya, “Apa yang kamu ingat tentang ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dari pertemuan sebelumnya?”
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis alasan ketabahan dan membuat peta pikiran, serta pertanyaan pemantik: “Apa yang membuat Nabi Muhammad saw. dan para sahabat tetap tabah meskipun menghadapi banyak cobaan?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang salah satu kisah ketabahan sahabat (misalnya Bilal bin Rabah atau Sumayyah), lalu bertanya “Mengapa mereka tetap teguh meskipun disiksa?”
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok yang sama dan menerima LKPD kedua yang berisi kasus-kasus singkat tentang tantangan dakwah Nabi dan sahabat.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis kasus di LKPD, berdiskusi untuk menemukan alasan di balik ketabahan Nabi dan para sahabat, serta mencari hikmah yang bisa diambil dari kisah tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat peta pikiran (mind map) di kertas besar yang menggambarkan contoh-contoh ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat beserta alasannya, serta hikmah yang diperoleh.
  2. Peserta didik mendekorasi peta pikiran mereka agar menarik dan mudah dipahami.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka di depan kelas, menjelaskan contoh ketabahan, alasan, dan hikmahnya.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang alasan ketabahan Nabi dan sahabat (keimanan kuat, keyakinan akan pertolongan Allah, cinta kepada Allah dan Rasul-Nya) serta hikmahnya (pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan tawakal).
  3. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi antar kelompok untuk memperkaya pemahaman.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pembelajaran tentang ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta hikmahnya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja sama peserta didik, serta mengajak mereka merenungkan nilai ketabahan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan penguatan bahwa meneladani ketabahan Nabi dan sahabat akan membawa keberkahan, lalu menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BELAJAR!Meneladani Ketabahan Nabi dan Sahabat
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi bentuk-bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat serta merumuskan alasannya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Adik-adik yang saleh dan salihah, mari kita belajar tentang kisah luar biasa Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya.

Alat & bahan: Kertas plano, spidol warna, pensil warna, stiker senyum/bintang

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar1. Tindakan tidak mau berhubunganatau bekerja sama sebagaibentuk protes.3. Kegiatan menyeru atau mengajakorang lain kepada kebaikanIslam.Menurun2. Sikap teguh dan sabar dalammenghadapi kesulitan.4. Perpindahan Nabi Muhammad saw.dan para sahabat dari Mekah keMadinah.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati perjuangan dakwah Nabi Muhammad saw. Yang ditayangkan guru.
  3. Bersama kelompokmu, diskusikan bentuk-bentuk ketabahan yang ditunjukkan oleh Nabi dan para sahabat.
  4. Tuliskan minimal 3 bentuk ketabahan yang kamu temukan pada tabel di bawah ini.
  5. Bacalah kasus-kasus singkat tentang tantangan dakwah Nabi dan sahabat, lalu diskusikan mengapa mereka tetap tabah.
  6. Buatlah peta pikiran yang memuat contoh ketabahan, alasan, dan hikmahnya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa Nabi yang kita teladani dalam berdakwah?
  2. Apa yang kamu ketahui tentang sahabat Nabi?
  3. Menurutmu, apa itu sikap tabah?
  4. Pernahkah kamu menghadapi kesulitan dan tetap berusaha?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian peta pikiran kelompok tentang ketabahan Nabi dan sahabat serta jawaban esai individu.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bentuk-bentuk ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.Bentuk-bentuk ketabahan Nabi dan sahabat.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Menganalisis alasan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat tetap tabah dalam berdakwah.Alasan ketabahan Nabi dan sahabat.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Membuat peta pikiran tentang contoh ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat.Contoh ketabahan dan hikmahnya.2 JPkolaborasi, kreativitas
Halaman 8 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Adik-adik yang saleh dan salihah, mari kita belajar tentang kisah luar biasa Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya. Mereka adalah teladan terbaik dalam menyebarkan ajaran Islam. Meskipun menghadapi banyak kesulitan dan cobaan, mereka tidak pernah menyerah. Ketabahan mereka patut kita contoh dalam setiap langkah kehidupan kita.

1. Awal Dakwah yang Penuh Tantangan
Setelah menerima wahyu pertama, Nabi Muhammad saw. mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi, kemudian terang-terangan. Namun, dakwah beliau mendapat penolakan keras dari kaum Quraisy Mekah. Mereka khawatir kehilangan kedudukan dan keuntungan. Nabi dan para sahabat diejek, dianiaya, dan bahkan ada yang disiksa hingga meninggal dunia. Namun, semua itu tidak menggoyahkan keimanan mereka.

2. Bentuk-bentuk Ketabahan Nabi Muhammad saw.
Nabi Muhammad saw. menunjukkan ketabahan luar biasa. Beliau tetap sabar menghadapi cemoohan dan ancaman. Bahkan ketika dilempari batu di Thaif, beliau tetap mendoakan kebaikan bagi penduduknya. Beliau tidak pernah putus asa dalam menyampaikan kebenaran, selalu percaya bahwa Allah akan menolong. Cinta beliau kepada Allah dan umatnya menjadi sumber kekuatan yang tak terbatas.

3. Ketabahan Para Sahabat Nabi
Para sahabat juga tidak kalah tabah. Bilal bin Rabah, seorang budak, disiksa dengan ditindih batu besar di padang pasir, namun ia terus mengucapkan 'Ahad, Ahad' (Allah Maha Esa). Keluarga Yasir, termasuk Sumayyah, disiksa sampai meninggal karena mempertahankan keimanan. Abu Bakar Ash-Shiddiq selalu setia mendampingi Nabi dalam suka dan duka, termasuk saat hijrah yang penuh bahaya.

4. Ujian Boikot dan Pengusiran
Kaum Quraisy pernah melakukan boikot ekonomi dan sosial terhadap Nabi Muhammad saw. dan Bani Hasyim selama tiga tahun. Mereka tidak boleh berdagang atau menikah dengan suku lain. Akibatnya, mereka kelaparan dan menderita. Setelah itu, Nabi dan para sahabat juga dipaksa hijrah dari Mekah ke Madinah untuk menghindari ancaman yang lebih besar. Semua ujian ini mereka hadapi dengan penuh kesabaran.

5. Hikmah Ketabahan dalam Berdakwah
Dari kisah ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, kita belajar banyak hikmah. Pertama, keimanan yang kuat adalah kunci ketabahan. Kedua, kesabaran dan keikhlasan akan membuahkan hasil yang baik. Ketiga, jangan pernah menyerah dalam kebaikan, karena Allah selalu bersama orang-orang yang sabar dan bertawakal. Ketabahan mereka adalah inspirasi bagi kita untuk selalu teguh di jalan kebenaran.

Rangkuman: Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat dalam berdakwah adalah contoh agung. Mereka menghadapi penolakan, penganiayaan, boikot, hingga pengusiran dengan sabar dan ikhlas. Keimanan yang kuat, keyakinan akan pertolongan Allah, serta cinta kepada-Nya menjadi sumber kekuatan mereka. Dari kisah ini, kita belajar pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan tawakal dalam menghadapi setiap cobaan hidup.

Halaman 9 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KetabahanSikap teguh dan sabar dalam menghadapi kesulitan.
DakwahKegiatan menyeru atau mengajak orang lain kepada kebaikan Islam.
SahabatOrang-orang yang hidup sezaman dengan Nabi Muhammad saw. dan beriman kepada beliau.
BoikotTindakan tidak mau berhubungan atau bekerja sama sebagai bentuk protes.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah" mata pelajaran SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Kelas IVPeta Konsep
Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam BerdakwahAwal Dakwah yang Penuh TantanganBentuk-bentuk Ketabahan Nabi Muhammad saw.Ketabahan Para Sahabat NabiUjian Boikot dan PengusiranHikmah Ketabahan dalam Berdakwah
Dari sub-bab Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam BerdakwahHalaman 12
Nama sekolah AndaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM · Kelas IVProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas 4 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah pada SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MI, Fase B, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.

Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah untuk SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV.

Apakah modul ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM materi Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini gratis?

Ya. Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah untuk kelas IV MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah dapat Anda sesuaikan dengan murid SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase B untuk kelas IV MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah untuk SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Ketabahan Nabi Muhammad saw. dan Para Sahabat dalam Berdakwah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.