Modul Ajar & RPP IPS Kelas VII
Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 40 menit = 160 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang lingkungan tempat tinggal dan interaksi sederhana dengan orang lain. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Lingkungan dan Interaksi Sosial |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar mampu menganalisis interaksi sosial, dinamika masyarakat, serta pengaruh kondisi geografis dan sumber daya alam terhadap kehidupan sosial ekonomi di lingkungan sekitar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh nyata interaksi antarwarga, kegiatan ekonomi, dan pengaruh kondisi alam seperti sungai atau gunung terhadap pekerjaan penduduk. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah interaksi sosial, dinamika masyarakat, dan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan fisik dan sosialnya. |
| Prosedural | Warga belajar akan belajar mengidentifikasi masalah sosial, mencari data, dan merumuskan solusi sederhana untuk meningkatkan kualitas kehidupan di lingkungan mereka. |
| Metakognitif | Warga belajar akan sadar bahwa pemahaman terhadap lingkungan sosial dan fisik membantu mereka menjadi anggota masyarakat yang lebih bertanggung jawab dan adaptif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati gambar dan berdiskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi jenis-jenis interaksi sosial di lingkungan sekitar dengan tepat.
- Melalui studi kasus dan pengamatan, warga belajar dapat menjelaskan pengaruh kondisi geografis dan sumber daya alam terhadap mata pencarian masyarakat dengan minimal tiga contoh.
- Dengan menganalisis data sederhana, warga belajar dapat merumuskan masalah sosial yang muncul akibat perubahan lingkungan dengan jelas.
- Melalui presentasi kelompok, warga belajar dapat mengusulkan solusi kreatif untuk mengatasi masalah sosial dan lingkungan di komunitasnya secara kolaboratif.
Pemahaman bermakna: Memahami kehidupan sosial dan kondisi lingkungan sekitar membantu warga belajar mengenali potensi dan tantangan di komunitasnya, serta mengembangkan sikap peduli dan kemampuan beradaptasi.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal atau tempat usaha kita memengaruhi cara kita berinteraksi dan mencari nafkah?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun laporan observasi dan mempresentasikan hasil diskusi secara lisan dengan runtut dan jelas. Pendidikan Pancasila: Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam menjaga lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Matematika: Menganalisis data sederhana (misalnya persentase perubahan jumlah sampah, data demografi) untuk mengidentifikasi masalah dan tren. |
| Kemitraan Pembelajaran | Warga belajar didorong untuk berinteraksi dengan tokoh masyarakat atau ketua RT/RW setempat untuk menggali informasi tentang masalah sosial dan lingkungan di komunitas mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat memanfaatkan lingkungan sekitar PKBM atau tempat tinggal warga belajar sebagai sumber belajar nyata, misalnya dengan melakukan observasi singkat di pasar, taman, atau area permukiman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek dari YouTube tentang masalah lingkungan di Indonesia, infografis dari media online, atau aplikasi sederhana untuk membuat peta pikiran sebagai alat presentasi kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati gambar dan berdiskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi jenis-jenis interaksi sosial di lingkungan sekitar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 50 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis data sederhana, warga belajar dapat merumuskan masalah sosial yang muncul akibat perubahan lingkungan dengan jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 50 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Warga belajar dapat mengidentifikasi masalah sosial dan lingkungan serta merumuskan solusi sederhana.
Alat & bahan: Kertas plano, spidol warna, alat tulis, lembar studi kasus
Langkah kerja:
- Amati 1 yang menunjukkan aktivitas di lingkungan pasar. Diskusikan jenis interaksi sosial apa saja yang terjadi di sana.
- Baca studi kasus 'Desa Makmur' dengan saksama. Identifikasi masalah sosial dan lingkungan yang ada di desa tersebut.
- Gunakan peta pikiran (gambar 2) untuk mencatat hubungan antara masalah lingkungan dan masalah sosial yang terjadi di Desa Makmur.
Gambar 1. Peta pikiran - Diskusikan dalam kelompok, usulkan minimal tiga solusi kreatif dan realistis untuk mengatasi masalah di Desa Makmur.
- Siapkan presentasi singkat tentang hasil diskusi kelompokmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja kegiatan yang sering Anda lakukan bersama tetangga atau warga lain di lingkungan Anda?
- Menurut Anda, apa itu interaksi sosial?
- Sebutkan satu masalah lingkungan yang pernah Anda lihat di sekitar tempat tinggal Anda.
- Bagaimana masalah lingkungan tersebut memengaruhi kehidupan orang-orang di sana?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi masalah, dan kontribusi dalam merumuskan solusi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan jawaban esai tentang identifikasi masalah serta usulan solusi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis interaksi sosial di lingkungan sekitar. | Interaksi sosial dan faktor-faktor yang memengaruhi. | 4 JP | Kewargaan, Komunikasi |
| 2 | Menjelaskan pengaruh kondisi geografis dan sumber daya alam terhadap mata pencarian. | Pengaruh lingkungan terhadap mata pencarian dan masalah sosial. | 4 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis |
| 3 | Merumuskan masalah sosial akibat perubahan lingkungan dan mengusulkan solusi. | Dampak perubahan lingkungan dan solusi kreatif. | 4 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Kehidupan sosial kita tidak lepas dari kondisi lingkungan sekitar. Segala aktivitas, mulai dari cara kita berinteraksi, mencari nafkah, hingga masalah yang muncul, seringkali dipengaruhi oleh kondisi geografis dan sumber daya alam di tempat kita tinggal. Modul ini akan membantu Anda memahami hubungan timbal balik tersebut, agar kita dapat menjadi warga yang lebih peka dan mampu berkontribusi positif bagi komunitas.
1. Interaksi Sosial di Lingkungan Sekitar
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan kelompok. Di lingkungan sekitar, interaksi ini bisa sangat beragam. Contohnya, tawar-menawar di pasar, gotong royong membersihkan lingkungan, musyawarah warga, atau bahkan konflik antarwarga karena masalah tertentu. Bentuk interaksi ini dipengaruhi oleh budaya, nilai-nilai masyarakat, dan juga kondisi fisik lingkungan, seperti ketersediaan fasilitas umum atau ruang publik untuk berkumpul. Memahami jenis interaksi membantu kita beradaptasi.
2. Pengaruh Kondisi Geografis
Kondisi geografis suatu daerah sangat memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Masyarakat yang tinggal di daerah pesisir cenderung memiliki mata pencarian sebagai nelayan atau petani tambak, dengan interaksi yang erat terkait kegiatan maritim. Sebaliknya, masyarakat di pegunungan lebih banyak bertani atau berkebun, dengan kebiasaan hidup yang terpengaruh oleh topografi dan iklim dingin. Aksesibilitas dan ketersediaan sumber daya juga membentuk pola pemukiman dan interaksi antarwarga.
3. Sumber Daya Alam dan Mata Pencarian
Sumber daya alam (SDA) adalah kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ketersediaan SDA sangat menentukan jenis mata pencarian penduduk. Daerah dengan hutan lebat mungkin memiliki penduduk yang bekerja sebagai penebang kayu atau pengumpul hasil hutan. Daerah kaya mineral menarik penambang. Namun, pemanfaatan SDA juga harus bijaksana agar tidak merusak lingkungan dan menimbulkan masalah sosial seperti konflik lahan atau pencemaran. Keseimbangan sangat penting untuk keberlanjutan.
4. Masalah Sosial Akibat Perubahan Lingkungan
Perubahan lingkungan, baik alami maupun akibat aktivitas manusia, seringkali memicu masalah sosial. Misalnya, banjir akibat penggundulan hutan dapat menyebabkan kerugian harta benda, pengungsian, bahkan konflik sosial. Kekeringan berkepanjangan dapat memicu kelangkaan air bersih dan gagal panen, yang berujung pada kemiskinan dan migrasi. Polusi udara atau air dapat menyebabkan masalah kesehatan dan ketidaknyamanan warga. Oleh karena itu, kesadaran akan dampak lingkungan sangat penting untuk mencegah masalah sosial.
5. Mencari Solusi Bersama
Mengatasi masalah sosial dan lingkungan memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Warga belajar dapat memulai dengan mengidentifikasi masalah di lingkungan mereka, berdiskusi dengan tokoh masyarakat, dan mengusulkan solusi kreatif. Solusi bisa berupa kegiatan gotong royong, kampanye kebersihan, edukasi tentang pengelolaan sampah, atau bahkan pengembangan usaha ramah lingkungan. Kolaborasi antarwarga, pemerintah, dan pihak lain sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang lestari dan kehidupan sosial yang harmonis.
Rangkuman: Kehidupan sosial dan kondisi lingkungan sekitar memiliki hubungan timbal balik yang erat. Interaksi sosial dipengaruhi oleh kondisi geografis dan ketersediaan sumber daya alam, yang juga membentuk mata pencarian masyarakat. Perubahan lingkungan dapat memicu berbagai masalah sosial. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dinamika ini dan berpartisipasi aktif dalam mencari solusi berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di komunitas kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Interaksi Sosial | Hubungan timbal balik antar individu atau kelompok. |
| Kondisi Geografis | Keadaan alam suatu daerah (topografi, iklim, letak). |
| Sumber Daya Alam | Kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan manusia. |
| Mata Pencarian | Pekerjaan atau profesi untuk memenuhi kebutuhan hidup. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPS Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Semester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Potensi Ekonomi LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemberdayaan MasyarakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPS lain yang sudah tersedia
Interaksi SosialIPS Kelas VII Paket BKondisi Geografis IndonesiaIPS Kelas VII Paket BKeruangan dan Interaksi AntarruangIPS Kelas VII Paket BLetak Astronomis IndonesiaIPS Kelas VII Paket BLihat semua Modul Ajar IPS Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar pada IPS Paket B, Fase D, elemen Pemahaman Lingkungan dan Interaksi Sosial.
Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPS kelas VII Paket B di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPS materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini gratis?
Ya. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar untuk kelas VII Paket B dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII Paket B. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar untuk IPS kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas VII Paket B berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPS ini cocok untuk Paket B negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama Paket B Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar disusun untuk Paket B dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.