SDKelas IIIFase B

Modul Ajar & RPP Muatan Lokal Budaya Banyuasin Kelas III
Buah-buahan Khas Sumatera Selatan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Buah-buahan khas Sumatera Selatan seperti nanas, kelapa, embacang, langsat, dan rambai adalah kekayaan alam yang patut kita kenali. Setiap buah memiliki ciri khas, rasa, dan manfaatnya sendiri. Mengenal dan melestarikan buah-buahan ini berarti menjaga warisan budaya dan alam daerah kita.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Buah-buahan Khas Sumatera Selatan
Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Buah-buahan Khas Sumatera Selatan
Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Fase B · Kelas III · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMuatan Lokal Budaya Banyuasin
Fase / KelasB / III
Materi PokokBuah-buahan Khas Sumatera Selatan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal beberapa jenis buah-buahan yang umum dijumpai di lingkungan sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — elemen: Mengenal dan menghargai budaya
    Peserta didik mengenali dan menghargai keanekaragaman buah-buahan khas Sumatera Selatan sebagai bagian dari warisan budaya lokal.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik mampu mengembangkan ide-ide baru untuk memanfaatkan buah-buahan lokal dalam produk sederhana atau presentasi menarik.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan informasi dan menyajikan hasil tentang buah-buahan khas Sumatera Selatan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMengenal dan Menghargai Budaya Lokal
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan mendeskripsikan berbagai unsur budaya lokal, termasuk makanan dan hasil alam, serta menunjukkan sikap menghargai kekayaan budaya daerahnya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas nama-nama buah seperti nanas, kelapa, embacang, langsat, dan rambai yang tumbuh di Sumatera Selatan.
KonseptualPeserta didik akan memahami konsep buah lokal sebagai kekayaan alam dan bagian dari identitas budaya suatu daerah.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengidentifikasi ciri-ciri buah, mengumpulkan informasi, dan menyajikannya secara sederhana.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya melestarikan buah-buahan lokal dan cara terbaik untuk mempelajari keanekaragaman alam.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati gambar dan mendengarkan penjelasan guru, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama buah-buahan khas Sumatera Selatan dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri fisik minimal tiga buah khas Sumatera Selatan dengan benar.
  3. Dengan bimbingan guru dan bahan ajar, peserta didik dapat menjelaskan manfaat minimal dua buah khas Sumatera Selatan bagi kesehatan atau kehidupan sehari-hari secara sederhana.
  4. Setelah melakukan wawancara singkat, peserta didik mampu mengumpulkan informasi tentang cara pengolahan sederhana buah khas Sumatera Selatan dari narasumber dengan runtut.
  5. Melalui proyek presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan informasi tentang buah khas Sumatera Selatan dalam bentuk peta pikiran dengan jelas dan menarik.
Halaman 2 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Buah-buahan khas Sumatera Selatan bukan hanya sumber makanan sehat, tetapi juga bagian penting dari warisan budaya dan identitas daerah yang perlu kita kenali dan lestarikan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa buah-buahan di daerah kita berbeda dengan buah-buahan di daerah lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan berbicara dan menyajikan informasi melalui presentasi kelompok.
Seni Budaya: Membuat peta pikiran yang menarik dan kreatif sebagai bentuk ekspresi seni.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Memahami manfaat buah-buahan untuk menjaga kesehatan tubuh.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali dapat berperan dengan menceritakan pengalaman mereka tentang buah-buahan khas Sumatera Selatan atau membantu mencari informasi tambahan.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan area pajangan untuk hasil karya, serta memanfaatkan lingkungan sekolah untuk observasi jika ada pohon buah lokal.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan proyektor untuk menampilkan gambar dan video edukatif tentang buah-buahan, serta tablet/komputer untuk mencari informasi sederhana jika tersedia.
Halaman 3 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati gambar dan mendengarkan penjelasan guru, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama buah-buahan khas Sumatera Selatan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Buah: Guru menyebutkan ciri-ciri buah khas Sumatera Selatan, peserta didik menebak namanya. Contoh: 'Kulitnya bersisik, rasanya manis asam.'
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Buah apa yang paling sering kalian makan? Dari mana asalnya?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan topik buah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal buah khas Sumatera Selatan dan pertanyaan pemantik 'Mengapa buah-buahan di daerah kita berbeda dengan buah-buahan di daerah lain?' agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar berbagai buah khas Sumatera Selatan (nanas, kelapa, embacang, langsat, rambai) melalui proyektor dan meminta peserta didik mengamati.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik diajak mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dari buah-buahan yang ditampilkan, serta mengajukan pertanyaan tentang buah-buah tersebut.
  3. Pengumpulan data: Guru membimbing peserta didik mencari informasi singkat tentang nama-nama buah tersebut dari teks singkat yang disediakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik secara individu menuliskan nama-nama buah yang mereka kenali dari gambar dan teks, serta mencoba menyebutkan ciri-ciri yang terlihat.
  2. Pembuktian: Guru meminta beberapa peserta didik maju ke depan untuk menyebutkan nama buah dan ciri-cirinya, kemudian guru memberikan konfirmasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik bersama guru menyimpulkan nama-nama buah khas Sumatera Selatan yang telah dipelajari hari ini.
  2. Umpan balik: Guru memberikan apresiasi dan umpan balik positif terhadap partisipasi peserta didik.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman tentang keunikan buah-buahan lokal sebagai kekayaan daerah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik membuat rangkuman singkat tentang buah-buahan khas Sumatera Selatan yang telah dipelajari.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru menanyakan perasaan peserta didik setelah belajar dan memberikan pujian atas semangat belajar mereka.
  3. Tindak lanjut: Guru memberikan tugas rumah untuk bertanya kepada orang tua tentang buah khas lain, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri fisik minimal tiga buah khas Sumatera Selatan dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Buahku, Ceritaku: Peserta didik secara berpasangan menceritakan satu buah favorit mereka dan alasannya dalam 1 menit.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya dengan bertanya, 'Siapa yang ingat nama buah khas Sumatera Selatan?' untuk menyegarkan ingatan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengidentifikasi ciri-ciri buah khas Sumatera Selatan dan memperkenalkan proyek peta pikiran yang akan dibuat, agar peserta didik sadar proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menunjukkan beberapa buah asli (jika memungkinkan) atau gambar buah khas Sumatera Selatan yang berbeda (misal: nanas, langsat, rambai) dan bertanya, 'Bagaimana cara kita membedakan buah-buah ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi gambar buah dan tabel untuk diisi ciri-cirinya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengamati gambar buah pada LKPD, mendiskusikan ciri-ciri fisik (warna, bentuk, kulit, ukuran) masing-masing buah, dan mencatatnya di tabel LKPD.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mulai menyusun draf peta pikiran sederhana tentang satu buah khas Sumatera Selatan, mencantumkan nama buah dan ciri-cirinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri buah dan draf peta pikiran mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan tanggapan.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil kerja kelompok, mengoreksi jika ada kekeliruan, dan mengapresiasi usaha mereka.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya pengamatan detail untuk mengidentifikasi objek.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan tentang pentingnya mengidentifikasi ciri-ciri buah.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan apa yang mereka pelajari dan memberikan apresiasi atas kerja sama dalam kelompok.
  3. Tindak lanjut: Setiap kelompok diminta untuk menyempurnakan draf peta pikiran mereka di rumah sebagai persiapan pertemuan berikutnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Detektif Buah Khas Sumsel!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri fisik dan manfaat buah-buahan khas Sumatera Selatan.

Alat & bahan: Pensil warna, gunting, lem, gambar buah-buahan khas Sumatera Selatan

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar4. Buah mirip mangga, aroma khas,daging berserat.5. Buah bergerombol, kecil, manisasam, menyegarkan.Menurun1. Buah serbaguna, airnyamenyegarkan, dagingnya putih.2. Buah kecil, kulit tipis,daging bening, manis segar.3. Buah tropis bersisik, manisasam, kaya vitamin C.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati buah-buahan khas Sumatera Selatan yang disediakan guru.
  3. Gunting gambar buah-buahan tersebut dan tempelkan pada kolom 'Nama Buah' di tabel berikut.
  4. Diskusikan dengan kelompokmu, apa saja ciri-ciri fisik dari setiap buah (warna, bentuk, kulit, ukuran). Tuliskan pada kolom 'Ciri-ciri Fisik'.
  5. Carilah informasi tentang manfaat setiap buah dari bahan bacaan atau penjelasan guru. Tuliskan pada kolom 'Manfaat Buah'.
  6. Setelah selesai, warnai gambar buah yang sudah kamu tempel agar lebih menarik.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 nama buah yang kamu ketahui!
  2. Buah apa yang paling sering kamu makan?
  3. Apakah kamu tahu buah yang hanya ada di daerah kita?
  4. Bagaimana rasanya buah nanas?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi peta pikiran kelompok dan jawaban esai individu.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Setelah mengamati gambar dan mendengarkan penjelasan guru, peserta didik dapat menyebutkan minimal tiga nama buah-buahan khas Sumatera Selatan dengan tepat.Pengenalan nama buah-buahan khas Sumatera Selatan2 JPKewargaan
2Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi ciri-ciri fisik minimal tiga buah khas Sumatera Selatan dengan benar.Ciri-ciri fisik buah khas Sumatera Selatan2 JPKolaborasi
3Dengan bimbingan guru dan bahan ajar, peserta didik dapat menjelaskan manfaat minimal dua buah khas Sumatera Selatan bagi kesehatan atau kehidupan sehari-hari secara sederhana.Manfaat buah-buahan khas Sumatera Selatan2 JPKreativitas
4Melalui proyek presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan informasi tentang buah khas Sumatera Selatan dalam bentuk peta pikiran dengan jelas dan menarik.Penyusunan dan presentasi peta pikiran2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia kaya akan beragam buah-buahan, termasuk di Sumatera Selatan. Buah-buahan ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki banyak manfaat dan menjadi bagian dari budaya lokal. Mari kita kenali lebih dekat beberapa buah khas yang tumbuh subur di tanah Banyuasin dan sekitarnya!

1. Nanas (Ananas comosus)
Nanas adalah buah tropis dengan kulit bersisik dan daging buah kuning atau putih. Rasanya manis, asam, dan segar. Nanas banyak tumbuh di Banyuasin dan sering diolah menjadi selai, jus, atau keripik. Buah ini kaya vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh dan mengandung enzim bromelain yang membantu pencernaan. Nanas juga bisa digunakan sebagai bahan masakan, seperti pada hidangan pindang nanas.

2. Kelapa (Cocos nucifera)
Kelapa adalah buah serbaguna yang sangat populer. Buah ini memiliki kulit keras, sabut berserat, dan daging buah berwarna putih dengan air di dalamnya. Air kelapa sangat menyegarkan dan mengandung elektrolit. Daging kelapa bisa dimakan langsung, dibuat santan, atau diolah menjadi minyak kelapa. Pohon kelapa banyak ditemukan di daerah pesisir Sumatera Selatan dan semua bagiannya bisa dimanfaatkan, mulai dari daun hingga batangnya.

3. Embacang (Mangifera foetida)
Embacang, juga dikenal sebagai bacang atau pakel, adalah buah yang mirip mangga namun dengan aroma yang lebih kuat dan khas. Kulitnya tebal dan daging buahnya berserat, berwarna kuning pucat. Rasanya manis dengan sedikit asam. Embacang sering diolah menjadi sambal atau manisan. Buah ini kaya akan serat dan vitamin, serta memiliki cita rasa unik yang digemari masyarakat lokal.

4. Langsat (Lansium parasiticum)
Langsat adalah buah kecil berbentuk bulat dengan kulit tipis berwarna kuning pucat. Daging buahnya bening, beruas-ruas, dan rasanya sangat manis serta sedikit asam. Buah langsat biasanya dimakan langsung. Pohon langsat banyak ditemukan di kebun-kebun warga di Sumatera Selatan. Buah ini mengandung vitamin C dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Rasanya yang segar membuat langsat menjadi camilan favorit.

5. Rambai (Baccaurea motleyana)
Rambai adalah buah berukuran kecil, bergerombol seperti anggur, dengan kulit berwarna kuning atau merah kekuningan. Daging buahnya putih bening, lunak, dan rasanya manis segar dengan sedikit asam. Rambai biasanya dimakan langsung. Buah ini juga tumbuh subur di wilayah Sumatera Selatan dan sering dijadikan camilan sehat. Rambai mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh, serta memiliki rasa yang unik dan menyegarkan.

Rangkuman: Buah-buahan khas Sumatera Selatan seperti nanas, kelapa, embacang, langsat, dan rambai adalah kekayaan alam yang patut kita kenali. Setiap buah memiliki ciri khas, rasa, dan manfaatnya sendiri. Mengenal dan melestarikan buah-buahan ini berarti menjaga warisan budaya dan alam daerah kita.

Halaman 9 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
NanasBuah tropis bersisik, manis asam, kaya vitamin C.
KelapaBuah serbaguna, airnya menyegarkan, dagingnya putih.
EmbacangBuah mirip mangga, aroma khas, daging berserat.
LangsatBuah kecil, kulit tipis, daging bening, manis segar.
RambaiBuah bergerombol, kecil, manis asam, menyegarkan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Buah-buahan Khas Sumatera Selatan" mata pelajaran Muatan Lokal Budaya Banyuasin Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Buah-buahan Khas Sumatera Selatan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Buah-buahan Khas Sumatera Selatan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IIIPeta Konsep
Buah-buahan Khas Sumatera SelatanNanas (Ananas comosus)Kelapa (Cocos nucifera)Embacang (Mangifera foetida)Langsat (Lansium parasiticum)Rambai (Baccaurea motleyana)
Dari sub-bab Buah-buahan Khas Sumatera SelatanHalaman 12
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMuatan Lokal Budaya Banyuasin · Kelas IIIProfil Lulusan
KewargaanKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas 3 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Buah-buahan Khas Sumatera Selatan pada Muatan Lokal Budaya Banyuasin SD, Fase B, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya Lokal.

Modul Buah-buahan Khas Sumatera Selatan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Buah-buahan Khas Sumatera Selatan untuk Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas III.

Apakah modul ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin materi Buah-buahan Khas Sumatera Selatan ini gratis?

Ya. Modul Buah-buahan Khas Sumatera Selatan untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Buah-buahan Khas Sumatera Selatan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Buah-buahan Khas Sumatera Selatan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Buah-buahan Khas Sumatera Selatan dapat Anda sesuaikan dengan murid Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Buah-buahan Khas Sumatera Selatan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas III SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Buah-buahan Khas Sumatera Selatan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Buah-buahan Khas Sumatera Selatan untuk Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Buah-buahan Khas Sumatera Selatan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Buah-buahan Khas Sumatera Selatan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Muatan Lokal Budaya Banyuasin kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Muatan Lokal Budaya Banyuasin ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Buah-buahan Khas Sumatera Selatan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Muatan Lokal Budaya Banyuasin SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.