Modul Ajar & RPP Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X
Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman bahan penyegar dan perkebunan serta prinsip dasar pengolahan hasil pertanian. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan prinsip dasar proses bisnis agribisnis pengolahan hasil pertanian, termasuk pengolahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan, untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kopi, teh, dan kakao adalah contoh tanaman perkebunan yang hasil olahannya menjadi bahan penyegar populer di masyarakat. |
| Konseptual | Pengolahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan melibatkan serangkaian proses fisik dan kimia untuk mengubah bahan baku menjadi produk bernilai tambah dengan mempertahankan atau meningkatkan kualitasnya. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah standar operasional prosedur (SOP) dalam pengolahan kopi bubuk, teh, atau kakao menjadi produk akhir yang siap dikonsumsi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman konsep dasar dan penerapan prosedur yang tepat dalam pengolahan hasil pertanian untuk menciptakan produk inovatif dan berkelanjutan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis tanaman bahan penyegar dan perkebunan serta karakteristiknya dengan tepat.
- Dengan studi kasus dan analisis video, peserta didik dapat menjelaskan prinsip dasar pengolahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan secara runtut.
- Melalui demonstrasi dan praktik langsung, peserta didik dapat menerapkan prosedur pengolahan salah satu hasil tanaman bahan penyegar atau perkebunan (misalnya, pembuatan kopi bubuk) sesuai SOP yang berlaku.
- Dengan bimbingan guru dan kerja kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas produk olahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan dengan cermat.
- Melalui presentasi hasil praktik, peserta didik dapat menyajikan produk olahan hasil tanaman bahan penyegar atau perkebunan dengan inovatif dan bertanggung jawab.
Pemahaman bermakna: Memahami proses pengolahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi produk, tetapi juga membuka peluang inovasi dan kewirausahaan di sektor agribisnis.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana proses sederhana dari biji kopi mentah, daun teh segar, atau biji kakao basah dapat berubah menjadi minuman yang kita nikmati setiap hari di kedai kopi atau supermarket?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Kimia: Memahami perubahan kimia selama proses penyangraian kopi atau fermentasi teh. Teknik Mesin: Mengenali dan mengoperasikan mesin pengolah hasil pertanian seperti mesin penyangrai dan penggiling. Kewirausahaan: Mengembangkan ide produk olahan inovatif dan strategi pemasaran untuk hasil tanaman penyegar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik dapat berinteraksi dengan petani kopi lokal atau pelaku UMKM pengolahan kopi/teh untuk mendapatkan wawasan langsung tentang tantangan dan peluang di lapangan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilaksanakan di laboratorium pengolahan hasil pertanian SMK yang dilengkapi peralatan standar, serta memanfaatkan kebun sekolah jika ada tanaman bahan penyegar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform berbagi video untuk studi kasus proses pengolahan, aplikasi simulasi untuk optimasi proses, dan grup diskusi daring untuk berbagi informasi antar peserta didik dan guru. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis tanaman bahan penyegar dan perkebunan serta karakteristiknya dengan tepat dan dengan studi kasus dan analisis video, peserta didik dapat menjelaskan prinsip dasar pengolahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui demonstrasi dan praktik langsung, peserta didik dapat menerapkan prosedur pengolahan salah satu hasil tanaman bahan penyegar atau perkebunan (misalnya, pembuatan kopi bubuk) sesuai SOP yang berlaku dan dengan bimbingan guru dan kerja kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas produk olahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan dengan cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan kualitas kopi bubuk berdasarkan pengamatan visual dan aroma.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Modul ini akan membimbing Anda dalam memahami dan menguasai produksi olahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan. Anda akan mempelajari berbagai jenis tanaman, prinsip dasar pengolahannya, hingga praktik langsung pembuatan produk.
Alat & bahan: Kopi bubuk (sampel A dan B), cawan petri/piring kecil, lembar pengamatan
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Siapkan dua sampel kopi bubuk (Sampel A dan Sampel B) di cawan petri yang berbeda.
- Amati warna dan tekstur masing-masing sampel kopi bubuk secara visual, kemudian catat hasilnya pada tabel.
- Cium aroma masing-masing sampel kopi bubuk dan deskripsikan perbedaan aromanya pada tabel.
- Diskusikan dalam kelompok faktor-faktor apa yang mungkin menyebabkan perbedaan karakteristik antara Sampel A dan Sampel B.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis tanaman yang termasuk bahan penyegar atau perkebunan!
- Apa yang Anda ketahui tentang proses pengolahan hasil pertanian?
- Menurut Anda, mengapa kopi perlu disangrai sebelum digiling?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik pengolahan kopi bubuk dan penilaian kelengkapan serta kejelasan LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian produk kopi bubuk hasil praktik dan presentasi kelompok tentang analisis kualitas produk.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis tanaman bahan penyegar dan perkebunan | Karakteristik tanaman bahan penyegar dan perkebunan | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan prinsip dasar pengolahan hasil tanaman bahan penyegar | Prinsip pengolahan kopi, teh, kakao | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menerapkan prosedur pengolahan salah satu hasil tanaman bahan penyegar | SOP pengolahan kopi bubuk | 4 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Modul ini akan membimbing Anda dalam memahami dan menguasai produksi olahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan. Anda akan mempelajari berbagai jenis tanaman, prinsip dasar pengolahannya, hingga praktik langsung pembuatan produk. Pengetahuan dan keterampilan ini sangat penting untuk menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing di industri agribisnis, serta membuka peluang inovasi baru.
1. Jenis Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan
Tanaman bahan penyegar adalah tanaman yang hasil olahannya dapat memberikan efek menyegarkan bagi tubuh, seperti kopi, teh, dan kakao. Kopi (Coffea spp.) adalah komoditas perkebunan utama, dengan jenis Arabika dan Robusta yang paling populer. Teh (Camellia sinensis) juga merupakan tanaman perkebunan penting, yang diolah menjadi teh hitam, hijau, atau oolong. Kakao (Theobroma cacao) menghasilkan biji yang diolah menjadi cokelat. Setiap jenis tanaman memiliki karakteristik unik, mulai dari morfologi, syarat tumbuh, hingga kandungan senyawa aktif yang menentukan cita rasa dan efek penyegarannya.
2. Prinsip Dasar Pengolahan Hasil Tanaman
Pengolahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan melibatkan serangkaian proses untuk mengubah bahan baku menjadi produk akhir yang siap konsumsi atau bahan antara. Prinsip dasarnya meliputi sortasi (pemilihan bahan baku berkualitas), pencucian (membersihkan kotoran), fermentasi (untuk kakao dan teh tertentu), pengeringan (mengurangi kadar air), penyangraian (khusus kopi dan kakao untuk mengembangkan aroma), penggilingan (menghaluskan), dan pengemasan. Setiap tahapan harus dilakukan dengan cermat untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas produk.
3. Pengolahan Kopi Bubuk
Proses pengolahan kopi bubuk dimulai dari biji kopi mentah. Tahapan utamanya adalah penyortiran biji (memisahkan biji cacat), pencucian, pengeringan, dan yang paling krusial adalah penyangraian. Penyangraian adalah proses pemanasan biji kopi pada suhu tertentu (sekitar 180-220°C) untuk mengembangkan aroma dan rasa khas kopi. Setelah disangrai, biji kopi didinginkan dan kemudian digiling menjadi bubuk. Ukuran gilingan bubuk kopi akan mempengaruhi proses penyeduhan dan cita rasa kopi yang dihasilkan. Pengemasan yang tepat juga penting untuk menjaga kualitas aroma kopi bubuk.
4. Faktor Kualitas Produk Olahan
Kualitas produk olahan hasil tanaman bahan penyegar dipengaruhi oleh banyak faktor. Pertama, kualitas bahan baku: biji kopi yang sehat dan seragam akan menghasilkan kopi bubuk yang baik. Kedua, proses pengolahan: suhu dan waktu penyangraian yang tepat, serta kebersihan alat, sangat krusial. Ketiga, penyimpanan: produk yang disimpan di tempat yang tidak tepat (lembab, terpapar cahaya langsung) akan cepat menurun kualitasnya. Keempat, pengemasan: kemasan kedap udara akan menjaga aroma dan kesegaran produk lebih lama. Pemahaman faktor-faktor ini esensial untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi.
Rangkuman: Produksi olahan hasil tanaman bahan penyegar dan perkebunan seperti kopi, teh, dan kakao melibatkan serangkaian proses penting dari bahan baku hingga produk akhir. Pemahaman tentang jenis tanaman, prinsip dasar pengolahan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas produk adalah kunci untuk menghasilkan produk yang berdaya saing. Pengendalian mutu pada setiap tahapan proses, mulai dari sortasi hingga pengemasan, sangat krusial untuk menjaga aroma, rasa, dan nilai gizi produk olahan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Fermentasi | Proses penguraian senyawa organik oleh mikroorganisme. |
| Penyangraian | Proses pemanasan biji kopi atau kakao untuk mengembangkan aroma dan rasa. |
| SOP | Standar Operasional Prosedur, panduan langkah kerja yang baku. |
| Sortasi | Proses pemilahan bahan baku berdasarkan kualitas atau ukuran. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan" mata pelajaran Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan yang Anda cari? Materi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian Terkait
Produksi Olahan Hasil NabatiAgribisnis Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X SMKProduksi Olahan Hasil HewaniAgribisnis Pengolahan Hasil Pertanian Kelas XI SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan pada Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian SMK, Fase E, elemen Proses Bisnis Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian.
Modul Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan untuk Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas X.
Apakah modul ajar Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian materi Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan ini gratis?
Ya. Modul Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan dapat Anda sesuaikan dengan murid Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan untuk Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Produksi Olahan Hasil Tanaman Bahan Penyegar dan Perkebunan disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.