SMKKelas XIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XI
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) adalah kunci keberhasilan agribisnis perkebunan. PHT mengintegrasikan identifikasi OPT, pemantauan populasi, penentuan ambang batas ekonomi, dan berbagai metode pengendalian (fisik, mekanik, biologi, kimiawi, kultur teknis) secara bijaksana. Penerapan PHT yang tepat akan mengurangi kerugian akibat OPT, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memastikan keberlanjutan usaha perkebunan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Agribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Agribisnis Tanaman Perkebunan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAgribisnis Tanaman Perkebunan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman perkebunan dan pentingnya menjaga kesehatan tanaman.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik mampu menganalisis berbagai metode pengendalian OPT dan mengevaluasi efektivitasnya berdasarkan data pengamatan.
  2. Kemandirian — elemen: Pemahaman Diri dan Situasi
    Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi OPT di lingkungan sekitar dan merencanakan tindakan pengendalian secara mandiri.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja Sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi OPT dan merancang strategi pengendalian terpadu.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAgribisnis Tanaman
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu mengelola usaha agribisnis tanaman perkebunan secara terpadu dan berkelanjutan, termasuk merencanakan dan melaksanakan pengendalian organisme pengganggu tanaman dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta bahwa OPT seperti hama ulat api, penyakit busuk pangkal batang, dan gulma alang-alang dapat menyebabkan kerugian besar pada perkebunan kelapa sawit.
KonseptualKonsep dasar pengendalian OPT adalah Integrated Pest Management (IPM) yang mengintegrasikan berbagai metode pengendalian untuk menjaga populasi OPT di bawah ambang batas ekonomi.
ProseduralLangkah-langkah prosedural dalam melakukan identifikasi jenis OPT, menentukan metode pengendalian yang tepat, dan menerapkan teknik aplikasi pestisida secara aman dan efektif.
MetakognitifKesadaran bahwa pemilihan metode pengendalian OPT harus didasarkan pada analisis mendalam tentang jenis OPT, kondisi lingkungan, dan dampak jangka panjang terhadap ekosistem.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) utama pada tanaman perkebunan dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar pengendalian hama terpadu (PHT) secara runtut.
  3. Setelah praktik identifikasi, peserta didik dapat merumuskan strategi pengendalian OPT yang sesuai untuk kasus serangan hama tertentu dengan logis.
  4. Dengan Jobsheet, peserta didik dapat mengaplikasikan teknik pengukuran ambang batas serangan OPT pada tanaman perkebunan dengan cermat.
  5. Melalui presentasi hasil, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas berbagai metode pengendalian OPT berdasarkan studi kasus dengan argumen yang kuat.
Halaman 2 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pengendalian OPT yang efektif dan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pembasmian, tetapi juga pada pengelolaan ekosistem perkebunan secara menyeluruh untuk meminimalkan dampak negatif dan meningkatkan produktivitas.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita melindungi tanaman perkebunan dari serangan hama dan penyakit tanpa merusak lingkungan atau membahayakan kesehatan manusia?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Mempelajari siklus hidup OPT, interaksi hama-penyakit-tanaman, serta peran musuh alami dalam ekosistem.
Kimia: Memahami komposisi dan mekanisme kerja pestisida, serta dampak residu pestisida terhadap lingkungan dan kesehatan.
Matematika: Menerapkan perhitungan statistik untuk sampling OPT, menentukan ambang batas ekonomi, dan menganalisis data efektivitas pengendalian.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam kegiatan pengamatan OPT di lingkungan sekitar rumah atau kebun warga, serta berbagi pengalaman penanganan OPT.
Lingkungan PembelajaranLingkungan belajar fisik akan memanfaatkan kebun sekolah atau area simulasi perkebunan untuk praktik identifikasi dan pengukuran OPT, serta laboratorium untuk identifikasi OPT yang memerlukan mikroskop.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi identifikasi OPT berbasis AI atau database OPT online untuk membantu peserta didik mengidentifikasi jenis OPT secara mandiri dan mengakses informasi terkini.
Halaman 3 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) utama pada tanaman perkebunan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gambar OPT: Guru menampilkan gambar-gambar OPT yang umum pada tanaman perkebunan. Peserta didik menebak nama OPT tersebut dan dampaknya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik melihat tanaman perkebunan yang terserang hama atau penyakit, mengaitkan dengan pentingnya perlindungan tanaman.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang identifikasi OPT dan pertanyaan pemantik, memastikan peserta didik memahami apa yang akan dipelajari dan mengapa itu penting.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang dampak serangan OPT pada perkebunan kelapa sawit, kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi masalah yang muncul.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil dan membagikan studi kasus serta lembar kerja yang berisi data serangan OPT.
  3. Berdasarkan studi kasus, peserta didik secara berkelompok membaca dan menganalisis informasi tentang jenis OPT, gejala serangan, dan dampak ekonomi yang ditimbulkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi jenis-jenis OPT yang disebutkan dalam studi kasus dan mencatat karakteristiknya.
  2. Peserta didik menggunakan bahan ajar dan sumber daya digital (internet) untuk mencari informasi lebih lanjut tentang OPT yang belum mereka kenali.
  3. Setiap kelompok mengisi LKPD dengan hasil identifikasi OPT, termasuk nama, ciri-ciri, gejala serangan, dan tanaman inang.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi OPT mereka di depan kelas, menjelaskan temuan dan kesimpulan.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait presentasi, membandingkan hasil identifikasi mereka.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang jenis-jenis OPT utama pada tanaman perkebunan dan mengoreksi miskonsepsi yang mungkin terjadi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan jenis-jenis OPT yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merefleksikan pentingnya identifikasi OPT dalam praktik agribisnis.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang prinsip PHT untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar pengendalian hama terpadu (PHT) secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Makanan OPT: Guru menyebutkan satu OPT, lalu peserta didik bergiliran menyebutkan predator atau parasitnya, membentuk rantai.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi identifikasi OPT dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan kebutuhan akan strategi pengendalian yang efektif.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang prinsip PHT dan pertanyaan pemantik, memastikan peserta didik siap untuk eksplorasi konsep baru.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video atau gambar yang menunjukkan berbagai metode pengendalian OPT yang berbeda (misalnya, penggunaan musuh alami, rotasi tanaman, penyemprotan pestisida).
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengidentifikasi perbedaan dan persamaan dari metode-metode pengendalian yang ditampilkan, serta potensi kelebihan dan kekurangannya.
  3. Guru mengajukan pertanyaan: 'Metode mana yang paling efektif dan berkelanjutan dalam jangka panjang? Mengapa?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok kecil membaca bahan ajar tentang prinsip-prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dan mencari contoh penerapannya.
  2. Pengolahan data: Peserta didik berdiskusi untuk menganalisis informasi yang terkumpul, mengidentifikasi komponen-komponen PHT, dan menyusun peta konsep PHT.
  3. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan peta konsep mereka dengan kelompok lain dan bahan ajar, memastikan pemahaman yang komprehensif tentang PHT.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok merumuskan definisi PHT dan menjelaskan prinsip-prinsipnya secara runtut dalam bentuk presentasi singkat.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan mengklarifikasi konsep PHT yang belum dipahami sepenuhnya.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya PHT sebagai pendekatan holistik dan berkelanjutan dalam pengelolaan OPT.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan prinsip-prinsip PHT yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar peserta didik dan mengajak mereka merefleksikan bagaimana PHT dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk praktik pengukuran ambang batas serangan OPT pada pertemuan berikutnya dan memimpin doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDeteksi Dini OPT: Waspada Tanamanmu!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis OPT berdasarkan gejala serangan dan mengklasifikasikannya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) merupakan aspek krusial dalam agribisnis perkebunan untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen. Tanpa pengelolaan yang tepat, serangan hama, penyakit, dan gulma dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan.

Alat & bahan: Gambar-gambar gejala serangan OPT, lembar kerja, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar1. Organisme Pengganggu Tanaman3. Pengendalian Hama Terpadu5. Tumbuhan penggangguMenurun2. Bahan kimia pembasmi OPT4. Organisme penyebab penyakit
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati dengan cermat gambar-gambar gejala serangan OPT yang disediakan.
  3. Identifikasi jenis OPT yang mungkin menyebabkan gejala tersebut (hama atau penyakit).
  4. Catat ciri-ciri khusus dari gejala serangan pada setiap gambar.
  5. Diskusikan dengan kelompokmu untuk menentukan nama OPT yang paling mungkin.
  6. Klasifikasikan OPT tersebut ke dalam kategori hama atau penyakit.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang hama dan penyakit pada tanaman?
  2. Sebutkan 3 contoh hama atau penyakit yang pernah kamu lihat pada tanaman di sekitarmu!
  3. Menurutmu, mengapa tanaman perlu dilindungi dari serangan hama dan penyakit?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik identifikasi OPT.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) utama pada tanaman perkebunanJenis-jenis OPT dan gejalanya2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan prinsip-prinsip dasar pengendalian hama terpadu (PHT)Konsep dan prinsip PHT2 JPKemandirian
3Mengaplikasikan teknik pengukuran ambang batas serangan OPT pada tanaman perkebunanSampling dan perhitungan ambang batas2 JPKolaborasi
Halaman 8 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) merupakan aspek krusial dalam agribisnis perkebunan untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen. Tanpa pengelolaan yang tepat, serangan hama, penyakit, dan gulma dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan. Modul ini akan membimbing kamu memahami berbagai jenis OPT dan strategi pengendalian yang efektif serta berkelanjutan.

1. Jenis-Jenis Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
OPT meliputi hama, penyakit, dan gulma. Hama adalah hewan yang merusak tanaman, seperti serangga (ulat api, kutu daun), tungau, dan vertebrata (tikus, babi hutan). Penyakit tanaman disebabkan oleh patogen seperti jamur (busuk pangkal batang), bakteri (hawar daun), virus (kuning), dan nematoda. Gulma adalah tumbuhan pengganggu yang berkompetisi dengan tanaman utama dalam mendapatkan nutrisi, air, dan cahaya matahari, seperti alang-alang dan teki.

2. Gejala Serangan OPT
Setiap OPT memiliki gejala serangan yang khas. Hama serangga sering meninggalkan bekas gigitan, lubang, atau menggulung daun. Penyakit jamur dapat menyebabkan bercak daun, busuk buah, atau layu. Penyakit bakteri sering menimbulkan bercak basah atau busuk lunak. Gejala virus umumnya berupa kerdil, mosaik, atau perubahan warna daun. Gulma dapat dikenali dari keberadaannya yang tumbuh di sekitar tanaman utama dan menghambat pertumbuhannya.

3. Prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT)
PHT adalah pendekatan holistik yang mengintegrasikan berbagai metode pengendalian untuk menjaga populasi OPT di bawah ambang batas ekonomi, dengan dampak minimal terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Prinsip PHT meliputi pemantauan populasi OPT, penggunaan musuh alami, rotasi tanaman, penggunaan varietas tahan OPT, serta penggunaan pestisida secara bijaksana dan selektif sebagai pilihan terakhir.

4. Metode Pengendalian OPT
Metode pengendalian OPT dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori. Pengendalian fisik meliputi penggunaan perangkap, pengusiran manual. Pengendalian mekanik seperti pemangkasan bagian tanaman yang terserang, pembakaran, atau penggunaan jaring. Pengendalian biologi memanfaatkan musuh alami seperti predator, parasitoid, dan patogen. Pengendalian kimiawi menggunakan pestisida sintetik atau nabati. Pengendalian kultur teknis meliputi rotasi tanaman, sanitasi, dan penggunaan varietas unggul.

5. Ambang Batas Ekonomi (ABE)
Ambang Batas Ekonomi (ABE) adalah tingkat populasi OPT atau intensitas serangan yang menyebabkan kerugian ekonomi setara dengan biaya pengendalian. Penentuan ABE sangat penting dalam PHT karena menjadi dasar pengambilan keputusan kapan tindakan pengendalian harus dilakukan. Jika populasi OPT di bawah ABE, pengendalian tidak perlu dilakukan karena biaya pengendalian lebih besar dari kerugian yang mungkin terjadi. Jika melebihi ABE, tindakan pengendalian harus segera dilakukan.

6. Teknik Sampling dan Pengukuran OPT
Sampling OPT adalah metode pengambilan contoh populasi OPT atau tingkat serangan secara acak atau sistematis untuk memperkirakan kondisi populasi secara keseluruhan. Teknik yang umum digunakan meliputi metode acak sederhana, acak berlapis, atau sistematis. Pengukuran dapat dilakukan dengan menghitung jumlah individu OPT per tanaman atau per satuan luas, atau dengan menghitung persentase kerusakan daun/buah. Data ini kemudian digunakan untuk menentukan ABE dan merumuskan strategi pengendalian.

7. Aplikasi Pestisida yang Aman dan Efektif
Penggunaan pestisida harus mengikuti prinsip '5 Tepat': Tepat jenis, tepat dosis, tepat cara, tepat waktu, dan tepat sasaran. Selain itu, penting untuk memperhatikan keselamatan kerja dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan pakaian pelindung. Penyimpanan pestisida harus aman, jauh dari jangkauan anak-anak dan bahan makanan. Pembuangan limbah pestisida juga harus sesuai prosedur untuk menghindari pencemaran lingkungan.

Rangkuman: Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) adalah kunci keberhasilan agribisnis perkebunan. PHT mengintegrasikan identifikasi OPT, pemantauan populasi, penentuan ambang batas ekonomi, dan berbagai metode pengendalian (fisik, mekanik, biologi, kimiawi, kultur teknis) secara bijaksana. Penerapan PHT yang tepat akan mengurangi kerugian akibat OPT, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memastikan keberlanjutan usaha perkebunan.

Halaman 9 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
OPTOrganisme Pengganggu Tanaman
PHTPengendalian Hama Terpadu
Ambang Batas EkonomiTingkat populasi OPT yang merugikan
PatogenOrganisme penyebab penyakit
PestisidaBahan kimia pembasmi OPT
GulmaTumbuhan pengganggu
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)" mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIPeta Konsep
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)Jenis-Jenis Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)Gejala Serangan OPTPrinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT)Metode Pengendalian OPTAmbang Batas Ekonomi (ABE)
Dari sub-bab Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)Halaman 12
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaAgribisnis Tanaman Perkebunan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKemandirianKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Agribisnis Tanaman Perkebunan SMK, Fase F, elemen Agribisnis Tanaman.

Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan materi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini gratis?

Ya. Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dapat Anda sesuaikan dengan murid Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) untuk Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Agribisnis Tanaman Perkebunan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.