Modul Ajar & RPP Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XI
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Agribisnis Tanaman Perkebunan |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman perkebunan dan pentingnya menjaga kesehatan tanaman. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik mampu menganalisis berbagai metode pengendalian OPT dan mengevaluasi efektivitasnya berdasarkan data pengamatan. - Kemandirian — elemen: Pemahaman Diri dan Situasi
Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi OPT di lingkungan sekitar dan merencanakan tindakan pengendalian secara mandiri. - Kolaborasi — elemen: Kerja Sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi OPT dan merancang strategi pengendalian terpadu.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Agribisnis Tanaman |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengelola usaha agribisnis tanaman perkebunan secara terpadu dan berkelanjutan, termasuk merencanakan dan melaksanakan pengendalian organisme pengganggu tanaman dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fakta bahwa OPT seperti hama ulat api, penyakit busuk pangkal batang, dan gulma alang-alang dapat menyebabkan kerugian besar pada perkebunan kelapa sawit. |
| Konseptual | Konsep dasar pengendalian OPT adalah Integrated Pest Management (IPM) yang mengintegrasikan berbagai metode pengendalian untuk menjaga populasi OPT di bawah ambang batas ekonomi. |
| Prosedural | Langkah-langkah prosedural dalam melakukan identifikasi jenis OPT, menentukan metode pengendalian yang tepat, dan menerapkan teknik aplikasi pestisida secara aman dan efektif. |
| Metakognitif | Kesadaran bahwa pemilihan metode pengendalian OPT harus didasarkan pada analisis mendalam tentang jenis OPT, kondisi lingkungan, dan dampak jangka panjang terhadap ekosistem. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) utama pada tanaman perkebunan dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar pengendalian hama terpadu (PHT) secara runtut.
- Setelah praktik identifikasi, peserta didik dapat merumuskan strategi pengendalian OPT yang sesuai untuk kasus serangan hama tertentu dengan logis.
- Dengan Jobsheet, peserta didik dapat mengaplikasikan teknik pengukuran ambang batas serangan OPT pada tanaman perkebunan dengan cermat.
- Melalui presentasi hasil, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas berbagai metode pengendalian OPT berdasarkan studi kasus dengan argumen yang kuat.
Pemahaman bermakna: Pengendalian OPT yang efektif dan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pembasmian, tetapi juga pada pengelolaan ekosistem perkebunan secara menyeluruh untuk meminimalkan dampak negatif dan meningkatkan produktivitas.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita melindungi tanaman perkebunan dari serangan hama dan penyakit tanpa merusak lingkungan atau membahayakan kesehatan manusia?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Mempelajari siklus hidup OPT, interaksi hama-penyakit-tanaman, serta peran musuh alami dalam ekosistem. Kimia: Memahami komposisi dan mekanisme kerja pestisida, serta dampak residu pestisida terhadap lingkungan dan kesehatan. Matematika: Menerapkan perhitungan statistik untuk sampling OPT, menentukan ambang batas ekonomi, dan menganalisis data efektivitas pengendalian. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam kegiatan pengamatan OPT di lingkungan sekitar rumah atau kebun warga, serta berbagi pengalaman penanganan OPT. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan belajar fisik akan memanfaatkan kebun sekolah atau area simulasi perkebunan untuk praktik identifikasi dan pengukuran OPT, serta laboratorium untuk identifikasi OPT yang memerlukan mikroskop. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi identifikasi OPT berbasis AI atau database OPT online untuk membantu peserta didik mengidentifikasi jenis OPT secara mandiri dan mengakses informasi terkini. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) utama pada tanaman perkebunan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar OPT: Guru menampilkan gambar-gambar OPT yang umum pada tanaman perkebunan. Peserta didik menebak nama OPT tersebut dan dampaknya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar pengendalian hama terpadu (PHT) secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Makanan OPT: Guru menyebutkan satu OPT, lalu peserta didik bergiliran menyebutkan predator atau parasitnya, membentuk rantai.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis OPT berdasarkan gejala serangan dan mengklasifikasikannya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) merupakan aspek krusial dalam agribisnis perkebunan untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen. Tanpa pengelolaan yang tepat, serangan hama, penyakit, dan gulma dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan.
Alat & bahan: Gambar-gambar gejala serangan OPT, lembar kerja, alat tulis
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati dengan cermat gambar-gambar gejala serangan OPT yang disediakan.
- Identifikasi jenis OPT yang mungkin menyebabkan gejala tersebut (hama atau penyakit).
- Catat ciri-ciri khusus dari gejala serangan pada setiap gambar.
- Diskusikan dengan kelompokmu untuk menentukan nama OPT yang paling mungkin.
- Klasifikasikan OPT tersebut ke dalam kategori hama atau penyakit.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang hama dan penyakit pada tanaman?
- Sebutkan 3 contoh hama atau penyakit yang pernah kamu lihat pada tanaman di sekitarmu!
- Menurutmu, mengapa tanaman perlu dilindungi dari serangan hama dan penyakit?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik identifikasi OPT.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) utama pada tanaman perkebunan | Jenis-jenis OPT dan gejalanya | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan prinsip-prinsip dasar pengendalian hama terpadu (PHT) | Konsep dan prinsip PHT | 2 JP | Kemandirian |
| 3 | Mengaplikasikan teknik pengukuran ambang batas serangan OPT pada tanaman perkebunan | Sampling dan perhitungan ambang batas | 2 JP | Kolaborasi |
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) merupakan aspek krusial dalam agribisnis perkebunan untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen. Tanpa pengelolaan yang tepat, serangan hama, penyakit, dan gulma dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan. Modul ini akan membimbing kamu memahami berbagai jenis OPT dan strategi pengendalian yang efektif serta berkelanjutan.
1. Jenis-Jenis Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
OPT meliputi hama, penyakit, dan gulma. Hama adalah hewan yang merusak tanaman, seperti serangga (ulat api, kutu daun), tungau, dan vertebrata (tikus, babi hutan). Penyakit tanaman disebabkan oleh patogen seperti jamur (busuk pangkal batang), bakteri (hawar daun), virus (kuning), dan nematoda. Gulma adalah tumbuhan pengganggu yang berkompetisi dengan tanaman utama dalam mendapatkan nutrisi, air, dan cahaya matahari, seperti alang-alang dan teki.
2. Gejala Serangan OPT
Setiap OPT memiliki gejala serangan yang khas. Hama serangga sering meninggalkan bekas gigitan, lubang, atau menggulung daun. Penyakit jamur dapat menyebabkan bercak daun, busuk buah, atau layu. Penyakit bakteri sering menimbulkan bercak basah atau busuk lunak. Gejala virus umumnya berupa kerdil, mosaik, atau perubahan warna daun. Gulma dapat dikenali dari keberadaannya yang tumbuh di sekitar tanaman utama dan menghambat pertumbuhannya.
3. Prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT)
PHT adalah pendekatan holistik yang mengintegrasikan berbagai metode pengendalian untuk menjaga populasi OPT di bawah ambang batas ekonomi, dengan dampak minimal terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Prinsip PHT meliputi pemantauan populasi OPT, penggunaan musuh alami, rotasi tanaman, penggunaan varietas tahan OPT, serta penggunaan pestisida secara bijaksana dan selektif sebagai pilihan terakhir.
4. Metode Pengendalian OPT
Metode pengendalian OPT dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori. Pengendalian fisik meliputi penggunaan perangkap, pengusiran manual. Pengendalian mekanik seperti pemangkasan bagian tanaman yang terserang, pembakaran, atau penggunaan jaring. Pengendalian biologi memanfaatkan musuh alami seperti predator, parasitoid, dan patogen. Pengendalian kimiawi menggunakan pestisida sintetik atau nabati. Pengendalian kultur teknis meliputi rotasi tanaman, sanitasi, dan penggunaan varietas unggul.
5. Ambang Batas Ekonomi (ABE)
Ambang Batas Ekonomi (ABE) adalah tingkat populasi OPT atau intensitas serangan yang menyebabkan kerugian ekonomi setara dengan biaya pengendalian. Penentuan ABE sangat penting dalam PHT karena menjadi dasar pengambilan keputusan kapan tindakan pengendalian harus dilakukan. Jika populasi OPT di bawah ABE, pengendalian tidak perlu dilakukan karena biaya pengendalian lebih besar dari kerugian yang mungkin terjadi. Jika melebihi ABE, tindakan pengendalian harus segera dilakukan.
6. Teknik Sampling dan Pengukuran OPT
Sampling OPT adalah metode pengambilan contoh populasi OPT atau tingkat serangan secara acak atau sistematis untuk memperkirakan kondisi populasi secara keseluruhan. Teknik yang umum digunakan meliputi metode acak sederhana, acak berlapis, atau sistematis. Pengukuran dapat dilakukan dengan menghitung jumlah individu OPT per tanaman atau per satuan luas, atau dengan menghitung persentase kerusakan daun/buah. Data ini kemudian digunakan untuk menentukan ABE dan merumuskan strategi pengendalian.
7. Aplikasi Pestisida yang Aman dan Efektif
Penggunaan pestisida harus mengikuti prinsip '5 Tepat': Tepat jenis, tepat dosis, tepat cara, tepat waktu, dan tepat sasaran. Selain itu, penting untuk memperhatikan keselamatan kerja dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan pakaian pelindung. Penyimpanan pestisida harus aman, jauh dari jangkauan anak-anak dan bahan makanan. Pembuangan limbah pestisida juga harus sesuai prosedur untuk menghindari pencemaran lingkungan.
Rangkuman: Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) adalah kunci keberhasilan agribisnis perkebunan. PHT mengintegrasikan identifikasi OPT, pemantauan populasi, penentuan ambang batas ekonomi, dan berbagai metode pengendalian (fisik, mekanik, biologi, kimiawi, kultur teknis) secara bijaksana. Penerapan PHT yang tepat akan mengurangi kerugian akibat OPT, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memastikan keberlanjutan usaha perkebunan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| OPT | Organisme Pengganggu Tanaman |
| PHT | Pengendalian Hama Terpadu |
| Ambang Batas Ekonomi | Tingkat populasi OPT yang merugikan |
| Patogen | Organisme penyebab penyakit |
| Pestisida | Bahan kimia pembasmi OPT |
| Gulma | Tumbuhan pengganggu |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)" mata pelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 6 siap unduh
Penyiapan LahanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenyiapan BibitBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenanaman Bahan TanamBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengairanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemupukanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Pemangkasan TanamanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYAPanen dan PascapanenBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengelolaan Kesuburan TanahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengelolaan Limbah Hasil PerkebunanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemasaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Agribisnis Tanaman Perkebunan lain yang sudah tersedia
Pemanenan dan Penanganan Pasca PanenAgribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XI SMKPemangkasan TanamanAgribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XII SMKPanen dan PascapanenAgribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XII SMKPemasaranAgribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XII SMKLihat semua Modul Ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Agribisnis Tanaman Perkebunan SMK, Fase F, elemen Agribisnis Tanaman.
Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan materi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini gratis?
Ya. Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dapat Anda sesuaikan dengan murid Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) untuk Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Agribisnis Tanaman Perkebunan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Agribisnis Tanaman Perkebunan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.