Modul Ajar & RPP Agribisnis Ternak Unggas Kelas X
Kesehatan Ternak
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Agribisnis Ternak Unggas |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Kesehatan Ternak |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis ternak unggas dan ciri-ciri unggas sehat secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Kesehatan dan Kesejahteraan Hewan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi gejala penyakit pada ternak unggas, menerapkan tindakan pencegahan, serta melakukan penanganan awal penyakit dengan benar untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan ternak. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Penyakit ND (Newcastle Disease) adalah salah satu penyakit unggas yang sering menyerang peternakan di Indonesia dan menyebabkan kerugian besar. |
| Konseptual | Kesehatan ternak unggas melibatkan pemahaman tentang faktor-faktor penyebab penyakit, gejala klinis, serta metode pencegahan dan pengobatan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah identifikasi gejala penyakit, tindakan biosekuriti, pemberian vaksin, serta penanganan awal ternak yang sakit. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman mendalam tentang kesehatan ternak untuk mencegah kerugian dan meningkatkan produktivitas usaha agribisnis. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi gejala umum penyakit pada ternak unggas dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab penyakit pada ternak unggas secara komprehensif.
- Melalui studi literatur dan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang prosedur biosekuriti sederhana untuk pencegahan penyakit di kandang unggas dengan terstruktur.
- Setelah demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat melakukan penanganan awal terhadap ternak unggas yang menunjukkan gejala sakit sesuai prosedur operasional standar.
Pemahaman bermakna: Memahami kesehatan ternak unggas bukan hanya tentang mengobati yang sakit, tetapi juga tentang mencegah penyakit melalui penerapan praktik biosekuriti yang ketat dan manajemen pemeliharaan yang baik, yang berdampak langsung pada keberlanjutan usaha peternakan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa satu ekor ayam yang sakit bisa membuat seluruh peternakan merugi besar?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Memahami anatomi dan fisiologi unggas serta mikrobiologi penyebab penyakit. Kimia: Mempelajari komposisi desinfektan dan obat-obatan yang digunakan untuk ternak. Kewirausahaan: Menghitung potensi kerugian akibat penyakit dan keuntungan dari penerapan kesehatan ternak yang baik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat berperan dalam berbagi pengalaman praktik pemeliharaan ternak unggas atau mengundang peternak lokal sebagai narasumber. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di ruang kelas untuk diskusi dan di area simulasi kandang/laboratorium sekolah untuk praktik penanganan ternak, dengan memastikan kebersihan dan keamanan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan internet untuk mencari referensi video tentang gejala penyakit unggas, cara penanganan, serta contoh penerapan biosekuriti di peternakan modern. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi gejala umum penyakit pada ternak unggas dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat melakukan penanganan awal terhadap ternak unggas yang menunjukkan gejala sakit sesuai prosedur operasional standar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi gejala penyakit pada ternak unggas berdasarkan kasus yang diberikan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Kesehatan ternak unggas adalah aspek krusial dalam keberhasilan usaha agribisnis. Penyakit dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang besar, bahkan kegagalan usaha.
Alat & bahan: Alat tulis, bahan ajar, gambar kasus penyakit unggas
Langkah kerja:
- Amati Gambar 1 yang menunjukkan beberapa kondisi unggas.
Gambar 1. Kartu gambar - Diskusikan dalam kelompok, gejala-gejala apa saja yang terlihat pada unggas tersebut.
- Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia.
- Bandingkan gejala yang kamu amati dengan informasi di bahan ajar untuk memperkirakan kemungkinan penyakitnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 ciri-ciri unggas yang sehat!
- Menurutmu, apa yang menyebabkan unggas bisa sakit?
- Apa yang akan kamu lakukan jika melihat unggasmu lesu dan tidak mau makan?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama diskusi kelompok dan praktik penanganan awal penyakit.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep kesehatan ternak dan kemampuan menganalisis kasus penyakit.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi gejala umum penyakit pada ternak unggas dengan tepat. | Gejala penyakit unggas | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan faktor-faktor penyebab penyakit pada ternak unggas secara komprehensif. | Faktor penyebab penyakit | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Merancang prosedur biosekuriti sederhana untuk pencegahan penyakit di kandang unggas dengan terstruktur. | Biosekuriti dan pencegahan | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 4 | Melakukan penanganan awal terhadap ternak unggas yang menunjukkan gejala sakit sesuai prosedur operasional standar. | Penanganan awal penyakit | 2 JP | kesehatan, kemandirian |
Kesehatan ternak unggas adalah aspek krusial dalam keberhasilan usaha agribisnis. Penyakit dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang besar, bahkan kegagalan usaha. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang identifikasi, pencegahan, dan penanganan penyakit sangat diperlukan bagi setiap individu yang berkecimpung di bidang peternakan unggas. Modul ini akan membimbing kamu untuk menjadi peternak yang kompeten dalam menjaga kesehatan ternaknya.
1. Pengenalan Penyakit pada Ternak Unggas
Penyakit pada ternak unggas dapat disebabkan oleh berbagai agen seperti virus, bakteri, jamur, parasit, atau defisiensi nutrisi. Penyakit ini seringkali menular dengan cepat dan menyebabkan angka kematian serta kerugian produksi yang tinggi. Beberapa penyakit umum yang sering menyerang unggas di Indonesia antara lain Newcastle Disease (ND), Gumboro, Avian Influenza (AI), Korisa, dan Cacingan. Setiap penyakit memiliki karakteristik dan tingkat keparahan yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali jenis-jenisnya.
2. Gejala Umum Penyakit pada Unggas
Mengidentifikasi gejala awal penyakit adalah kunci untuk penanganan yang cepat dan efektif. Gejala umum yang sering terlihat pada unggas sakit meliputi perubahan perilaku seperti lesu, nafsu makan menurun atau hilang, dan enggan bergerak. Selain itu, dapat diamati perubahan fisik seperti bulu kusam, sayap terkulai, jengger dan pial kebiruan, diare, atau pembengkakan pada beberapa bagian tubuh. Gejala pernapasan seperti batuk, bersin, dan ngorok juga seringkali menjadi indikator adanya masalah kesehatan.
3. Faktor Penyebab Penyakit
Penyakit pada unggas tidak hanya disebabkan oleh agen patogen, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan manajemen. Lingkungan kandang yang kotor dan lembap, ventilasi yang buruk, serta kepadatan kandang yang terlalu tinggi dapat menjadi pemicu stres dan menurunkan imunitas unggas. Pakan yang tidak berkualitas atau air minum yang terkontaminasi juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Perubahan cuaca ekstrem dan stres akibat penanganan yang kasar juga berkontribusi pada kerentanan unggas terhadap penyakit.
4. Pencegahan Penyakit Melalui Biosekuriti
Biosekuriti adalah serangkaian tindakan yang dirancang untuk mencegah masuknya dan penyebaran agen penyakit ke dalam peternakan. Ini mencakup tiga komponen utama: isolasi (membatasi kontak dengan sumber infeksi), sanitasi (pembersihan dan desinfeksi kandang serta peralatan secara rutin), dan kontrol lalu lintas (pengawasan ketat terhadap orang, kendaraan, dan hewan lain yang masuk ke area peternakan). Penerapan biosekuriti yang ketat adalah investasi terbaik untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ternak unggas.
5. Penanganan Awal Ternak Sakit
Ketika unggas menunjukkan gejala sakit, tindakan cepat diperlukan. Langkah pertama adalah mengisolasi unggas yang sakit dari kawanan sehat untuk mencegah penularan. Selanjutnya, berikan penanganan awal seperti pemberian vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau obat-obatan sesuai petunjuk dokter hewan. Pastikan unggas sakit mendapatkan air minum bersih dan pakan yang mudah dicerna. Amati perkembangannya dan segera konsultasikan dengan dokter hewan jika kondisi tidak membaik atau memburuk.
Rangkuman: Kesehatan ternak unggas adalah fondasi keberhasilan agribisnis. Pemahaman tentang gejala, penyebab, pencegahan, dan penanganan penyakit sangat vital. Penerapan biosekuriti yang ketat, sanitasi yang baik, dan manajemen pakan yang tepat adalah kunci utama. Tindakan cepat seperti isolasi dan pemberian penanganan awal dapat meminimalkan kerugian. Dengan pengetahuan dan praktik yang benar, kita dapat menjaga produktivitas dan kesejahteraan ternak unggas.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Biosekuriti | Serangkaian tindakan untuk mencegah masuk dan menyebarnya penyakit. |
| Vaksinasi | Pemberian vaksin untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit. |
| Isolasi | Memisahkan ternak yang sakit dari ternak sehat. |
| Patogen | Organisme penyebab penyakit. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kesehatan Ternak" mata pelajaran Agribisnis Ternak Unggas Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kesehatan Ternak yang Anda cari? Materi Agribisnis Ternak Unggas Kelas X lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri Agribisnis Ternak Unggas Terkait
Dasar-Dasar PeternakanAgribisnis Ternak Unggas Kelas X SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Agribisnis Ternak Unggas kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kesehatan Ternak pada Agribisnis Ternak Unggas SMK, Fase E, elemen Kesehatan dan Kesejahteraan Hewan.
Modul Kesehatan Ternak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kesehatan Ternak untuk Agribisnis Ternak Unggas kelas X.
Apakah modul ajar Agribisnis Ternak Unggas materi Kesehatan Ternak ini gratis?
Ya. Modul Kesehatan Ternak untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kesehatan Ternak ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Agribisnis Ternak Unggas kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Agribisnis Ternak Unggas kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kesehatan Ternak ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kesehatan Ternak dapat Anda sesuaikan dengan murid Agribisnis Ternak Unggas kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Agribisnis Ternak Unggas kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kesehatan Ternak ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kesehatan Ternak tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kesehatan Ternak untuk Agribisnis Ternak Unggas kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kesehatan Ternak ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Agribisnis Ternak Unggas kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kesehatan Ternak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Agribisnis Ternak Unggas kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Agribisnis Ternak Unggas ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kesehatan Ternak disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.