Modul Ajar & RPP Al-Islam Kelas X
Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Al-Islam |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya akhlak mulia dalam Islam dan beberapa contoh perilaku terpuji. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Akhlak dan Adab Islami |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik menunjukkan perilaku berakhlak mulia dengan menghindari penyakit hati seperti riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon dalam interaksi sosial dan ibadah, serta mampu menganalisis dampak negatifnya bagi diri dan masyarakat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon adalah perilaku nyata yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat merusak tatanan sosial. |
| Konseptual | Penyakit hati adalah sifat-sifat tercela yang merusak keimanan dan akhlak, sehingga perlu dikenali dan dihindari untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi, menganalisis dampak, dan merumuskan strategi untuk menghindari riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami penyakit hati membantu mereka mengontrol diri, memperbaiki niat, dan meningkatkan kualitas ibadah serta interaksi sosial. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian dalil naqli dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah beserta contoh perilakunya dengan tepat.
- Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan dampak negatif riya’ dan sum’ah terhadap individu dan masyarakat secara runtut.
- Melalui analisis video dan diskusi, peserta didik dapat menguraikan pengertian berfoya-foya dan suudzon serta bahayanya bagi kehidupan dengan benar.
- Setelah melakukan observasi sederhana, peserta didik dapat merumuskan strategi praktis untuk menghindari perilaku berfoya-foya dan suudzon dalam keseharian dengan mandiri.
- Dengan presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menyajikan contoh nyata dan solusi pencegahan penyakit hati riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon di lingkungan sekitar dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami penyakit hati seperti riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon penting untuk menjaga kemurnian ibadah, membangun hubungan sosial yang sehat, dan membentuk pribadi muslim yang berintegritas.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus peduli dengan niat dalam setiap perbuatan, padahal orang lain tidak tahu apa isi hati kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Kaitan dengan nilai-nilai persatuan dan kesatuan serta menghindari perpecahan akibat suudzon dan perilaku konsumtif. Bahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menyajikan informasi dalam bentuk infografis atau poster dan kemampuan berdiskusi yang efektif. Ekonomi: Kaitan dengan pengelolaan keuangan yang bijak, menghindari perilaku konsumtif dan boros akibat berfoya-foya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali peserta didik dapat diajak bekerja sama untuk memantau dan membimbing anak dalam menghindari perilaku konsumtif dan berprasangka buruk di lingkungan keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang kondusif, nyaman, dan dilengkapi dengan akses internet serta proyektor untuk menayangkan materi visual dan diskusi kelompok yang interaktif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform presentasi online (misalnya Canva atau Google Slides) untuk membuat poster digital atau infografis tentang penyakit hati dan solusi pencegahannya. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian dalil naqli dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah beserta contoh perilakunya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui analisis video dan diskusi, peserta didik dapat menguraikan pengertian berfoya-foya dan suudzon serta bahayanya bagi kehidupan dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 40 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi pengertian, contoh, dan dampak penyakit hati riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon, serta merumuskan solusinya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Penyakit hati adalah istilah yang merujuk pada sifat-sifat buruk atau tercela dalam diri manusia yang dapat merusak keimanan dan akhlak. Dalam Islam, menjaga kebersihan hati adalah kunci utama untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Alat & bahan: kertas plano, spidol warna, alat tulis, gawai/laptop (opsional), akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 yang disajikan oleh gurumu, kemudian diskusikan bersama kelompokmu apa yang terjadi pada gambar tersebut.
- Bacalah dalil-dalil naqli (Al-Qur'an dan Hadis) yang berkaitan dengan riya’ dan sum’ah yang diberikan oleh guru.
- Diskusikan dalam kelompokmu tentang pengertian riya’ dan sum’ah, berikan minimal 3 contoh perilaku masing-masing, dan jelaskan dampaknya bagi individu serta masyarakat.
- Saksikan video atau amati gambar tentang gaya hidup berlebihan dan prasangka buruk, lalu diskusikan pengertian berfoya-foya dan suudzon, serta bahaya yang ditimbulkannya.
- Rumuskan minimal 3 strategi praktis untuk menghindari riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon, kemudian catat hasilnya pada tabel di bawah.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang akhlak tercela?
- Pernahkah kamu melihat orang yang berbuat baik tetapi dengan niat yang kurang tulus? Bagaimana perasaanmu saat melihatnya?
- Menurutmu, apa dampak negatif dari sikap suka berprasangka buruk terhadap orang lain?
Formatif (proses): Penilaian formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan kejelasan peta konsep/infografis, serta presentasi hasil kerja kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian sumatif dilakukan melalui tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis peserta didik terhadap materi penyakit hati.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah beserta contoh perilakunya. | Riya’ dan Sum’ah: Pengertian, Contoh, dan Dampak | 3 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menguraikan pengertian berfoya-foya dan suudzon serta bahayanya. | Berfoya-foya dan Suudzon: Pengertian, Bahaya, dan Solusi | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merumuskan strategi praktis untuk menghindari penyakit hati. | Strategi Pencegahan Penyakit Hati | 2 JP | kemandirian |
Penyakit hati adalah istilah yang merujuk pada sifat-sifat buruk atau tercela dalam diri manusia yang dapat merusak keimanan dan akhlak. Dalam Islam, menjaga kebersihan hati adalah kunci utama untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Bab ini akan membahas beberapa penyakit hati yang seringkali tidak disadari namun memiliki dampak besar, yaitu riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon, serta bagaimana cara menghindarinya.
1. Riya’ dan Sum’ah: Pembatal Amal
Riya’ (الرياء) adalah melakukan suatu amal kebaikan dengan tujuan agar dilihat atau dipuji oleh orang lain, bukan semata-mata karena Allah SWT. Sementara itu, sum’ah (السمعة) adalah memperdengarkan amal kebaikan yang telah dilakukan kepada orang lain agar mendapatkan pujian atau sanjungan. Kedua penyakit hati ini sangat berbahaya karena dapat membatalkan pahala amal kebaikan seseorang, meskipun amal tersebut terlihat besar di mata manusia. Dampak negatifnya tidak hanya menghilangkan pahala, tetapi juga menimbulkan kesombongan, kebohongan, dan ketidakikhlasan dalam beribadah.
2. Bahaya Riya’ dan Sum’ah
Riya’ dan sum’ah merupakan syirik kecil yang sangat dibenci Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: 'Sesungguhnya hal yang paling aku takuti menimpa kalian adalah syirik kecil, yaitu riya'.' (HR. Ahmad). Seseorang yang riya’ atau sum’ah akan kehilangan keberkahan dalam hidupnya. Di mata masyarakat, ia akan dianggap sebagai pribadi yang tidak tulus dan munafik. Hal ini dapat merusak kepercayaan dan hubungan sosial. Oleh karena itu, setiap muslim wajib menjaga niat agar selalu ikhlas dalam beramal, semata-mata mengharap ridha Allah SWT.
3. Berfoya-foya: Gaya Hidup Boros
Berfoya-foya adalah perilaku menghambur-hamburkan harta atau menikmati kesenangan secara berlebihan, melampaui batas kebutuhan dan kewajaran, bahkan cenderung pamer. Allah SWT melarang umat-Nya untuk berbuat israf (berlebihan) dan tabdzir (menghamburkan harta tanpa guna). Perilaku berfoya-foya dapat menyebabkan individu menjadi boros, kurang bersyukur, dan lupa akan kewajiban sosial. Dalam jangka panjang, ini dapat menimbulkan masalah keuangan, kecemburuan sosial, dan menjauhkan diri dari nilai-nilai kesederhanaan yang diajarkan Islam.
4. Suudzon: Prasangka Buruk
Suudzon (سوء الظن) adalah berprasangka buruk atau menaruh curiga tanpa dasar yang kuat terhadap orang lain. Islam sangat melarang suudzon karena dapat merusak hubungan persaudaraan dan menimbulkan fitnah. Allah SWT berfirman: 'Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari prasangka, (karena) sebagian prasangka itu dosa.' (QS. Al-Hujurat: 12). Suudzon dapat memicu permusuhan, gosip, dan merusak citra seseorang. Untuk menghindarinya, kita harus selalu berpikir positif (husnuzon) dan mencari kebenaran sebelum menilai orang lain.
5. Strategi Menghindari Penyakit Hati
Untuk menghindari penyakit hati ini, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Pertama, perbaiki niat dalam setiap amal ibadah dan perbuatan, luruskan hanya karena Allah SWT. Kedua, selalu bersyukur atas rezeki yang diberikan dan hindari perbandingan dengan orang lain. Ketiga, biasakan berhusnuzon (berprasangka baik) dan carilah alasan positif dari perilaku orang lain. Keempat, perbanyak dzikir dan muhasabah diri (introspeksi) untuk membersihkan hati dari sifat-sifat tercela. Kelima, bergabung dengan komunitas yang positif dan saling mengingatkan dalam kebaikan.
Rangkuman: Riya’ dan sum’ah adalah perbuatan baik yang dilakukan dengan niat pamer atau mencari pujian, yang dapat menghapus pahala. Berfoya-foya adalah gaya hidup boros yang melampaui batas, sedangkan suudzon adalah berprasangka buruk tanpa bukti. Keempat penyakit hati ini merusak individu dan masyarakat. Menjaga keikhlasan, bersyukur, berhusnuzon, dan muhasabah diri adalah kunci untuk membersihkan hati dan mencapai pribadi muslim yang berkemajuan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Riya’ | Melakukan amal kebaikan agar dilihat dan dipuji orang lain. |
| Sum’ah | Menceritakan amal kebaikan yang telah dilakukan agar didengar dan dipuji orang lain. |
| Berfoya-foya | Menghamburkan harta secara berlebihan untuk kesenangan duniawi. |
| Suudzon | Berprasangka buruk atau menaruh curiga tanpa dasar yang kuat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon" mata pelajaran Al-Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Al-Islam Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Manusia dan Tugas KekhalifahanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSumber Ajaran Islam (Al-Qur'an, Sunnah, Ijtihad)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopIbadah sesuai HPT TarjihBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAkhlak Pergaulan RemajaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Dakwah Nabi Periode MakkahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTajdid dan Islam Berkemajuan (Pengenalan)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAdab Menuntut IlmuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Al-Islam lain yang sudah tersedia
Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir KritisAl-Islam Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Al-Islam Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Al-Islam kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon pada Al-Islam SMK, Fase E, elemen Akhlak dan Adab Islami.
Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon untuk Al-Islam kelas X.
Apakah modul ajar Al-Islam materi Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini gratis?
Ya. Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Al-Islam kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Al-Islam kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon dapat Anda sesuaikan dengan murid Al-Islam kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Al-Islam kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon untuk Al-Islam kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Al-Islam kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Al-Islam kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Al-Islam ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.