SMKKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Al-Islam Kelas X
Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Riya’ dan sum’ah adalah perbuatan baik yang dilakukan dengan niat pamer atau mencari pujian, yang dapat menghapus pahala. Berfoya-foya adalah gaya hidup boros yang melampaui batas, sedangkan suudzon adalah berprasangka buruk tanpa bukti. Keempat penyakit hati ini merusak individu dan masyarakat. Menjaga keikhlasan, bersyukur, berhusnuzon, dan muhasabah diri adalah kunci untuk membersihkan hati dan mencapai pribadi muslim yang berkemajuan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon
Al-Islam · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon
Al-Islam · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranAl-Islam
Fase / KelasE / X
Materi PokokBab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon
Alokasi Waktu2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya akhlak mulia dalam Islam dan beberapa contoh perilaku terpuji.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAkhlak dan Adab Islami
Rumusan CP FasePada akhir Fase E, peserta didik menunjukkan perilaku berakhlak mulia dengan menghindari penyakit hati seperti riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon dalam interaksi sosial dan ibadah, serta mampu menganalisis dampak negatifnya bagi diri dan masyarakat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualRiya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon adalah perilaku nyata yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat merusak tatanan sosial.
KonseptualPenyakit hati adalah sifat-sifat tercela yang merusak keimanan dan akhlak, sehingga perlu dikenali dan dihindari untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi, menganalisis dampak, dan merumuskan strategi untuk menghindari riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa memahami penyakit hati membantu mereka mengontrol diri, memperbaiki niat, dan meningkatkan kualitas ibadah serta interaksi sosial.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian dalil naqli dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah beserta contoh perilakunya dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan dampak negatif riya’ dan sum’ah terhadap individu dan masyarakat secara runtut.
  3. Melalui analisis video dan diskusi, peserta didik dapat menguraikan pengertian berfoya-foya dan suudzon serta bahayanya bagi kehidupan dengan benar.
  4. Setelah melakukan observasi sederhana, peserta didik dapat merumuskan strategi praktis untuk menghindari perilaku berfoya-foya dan suudzon dalam keseharian dengan mandiri.
  5. Dengan presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menyajikan contoh nyata dan solusi pencegahan penyakit hati riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon di lingkungan sekitar dengan percaya diri.
Halaman 2 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami penyakit hati seperti riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon penting untuk menjaga kemurnian ibadah, membangun hubungan sosial yang sehat, dan membentuk pribadi muslim yang berintegritas.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus peduli dengan niat dalam setiap perbuatan, padahal orang lain tidak tahu apa isi hati kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Kaitan dengan nilai-nilai persatuan dan kesatuan serta menghindari perpecahan akibat suudzon dan perilaku konsumtif.
Bahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menyajikan informasi dalam bentuk infografis atau poster dan kemampuan berdiskusi yang efektif.
Ekonomi: Kaitan dengan pengelolaan keuangan yang bijak, menghindari perilaku konsumtif dan boros akibat berfoya-foya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali peserta didik dapat diajak bekerja sama untuk memantau dan membimbing anak dalam menghindari perilaku konsumtif dan berprasangka buruk di lingkungan keluarga.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang kondusif, nyaman, dan dilengkapi dengan akses internet serta proyektor untuk menayangkan materi visual dan diskusi kelompok yang interaktif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform presentasi online (misalnya Canva atau Google Slides) untuk membuat poster digital atau infografis tentang penyakit hati dan solusi pencegahannya.
Halaman 3 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian dalil naqli dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah beserta contoh perilakunya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru menayangkan gambar atau video singkat tentang seseorang yang pamer amal kebaikan, kemudian bertanya: 'Apa yang kalian rasakan saat melihat adegan ini? Mengapa seseorang melakukan hal tersebut?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi riya’ dan sum’ah serta bahayanya, serta menjelaskan alur kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan potongan ayat Al-Qur'an (misal QS. Al-Ma'un: 4-6) dan hadis terkait riya’ dan sum’ah, kemudian meminta peserta didik membaca dan merenungi maknanya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan setiap kelompok menerima LKPD yang berisi studi kasus singkat tentang perilaku riya’ dan sum’ah.
  3. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah berdasarkan dalil serta studi kasus, kemudian mencatat contoh-contoh perilakunya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Bimbingan penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis dampak negatif riya’ dan sum’ah bagi individu dan masyarakat berdasarkan pengalaman atau pengamatan mereka.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik menyusun daftar pengertian, contoh, dan dampak riya’ serta sum’ah dalam bentuk peta konsep atau infografis sederhana di kertas plano.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat untuk menyampaikan hasil diskusinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil diskusi setiap kelompok.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya keikhlasan dalam beribadah dan bahaya riya’ serta sum’ah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang riya’ dan sum’ah.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka untuk senantiasa menjaga niat dalam setiap amal perbuatan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari contoh nyata perilaku riya’ atau sum’ah di media sosial sebagai bahan diskusi pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui analisis video dan diskusi, peserta didik dapat menguraikan pengertian berfoya-foya dan suudzon serta bahayanya bagi kehidupan dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru meminta beberapa peserta didik berbagi hasil tugas mandiri mereka tentang contoh riya’ atau sum’ah di media sosial, kemudian menghubungkannya dengan materi hari ini.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menguraikan berfoya-foya dan suudzon, serta menjelaskan bahwa kegiatan hari ini akan berfokus pada analisis kasus dan perumusan solusi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat atau gambar-gambar yang menggambarkan gaya hidup berlebihan (berfoya-foya) dan orang yang saling berprasangka buruk (suudzon), kemudian mengajak peserta didik untuk mengamati.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dalam kelompok yang sama dari pertemuan sebelumnya menerima LKPD baru yang berisi studi kasus tentang perilaku berfoya-foya dan suudzon.
  3. Bimbingan penyelidikan: Setiap kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi pengertian berfoya-foya dan suudzon berdasarkan video/gambar dan studi kasus, kemudian mencatat bahaya serta dampak negatifnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik secara berkelompok merumuskan strategi praktis untuk menghindari perilaku berfoya-foya dan suudzon dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster digital atau presentasi singkat yang berisi pengertian, bahaya, dan solusi pencegahan berfoya-foya dan suudzon.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik mempersiapkan presentasi hasil kerja kelompoknya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan poster digital atau presentasinya di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik tentang berfoya-foya dan suudzon, serta strategi pencegahannya.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru mengarahkan diskusi untuk menyimpulkan pentingnya hidup sederhana dan berprasangka baik sesuai ajaran Islam.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum pembelajaran tentang penyakit hati dan pentingnya menjaga kebersihan hati.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi dan kreativitas mereka, serta mendorong untuk menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan nyata.
  3. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan pesan agar senantiasa menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berkemajuan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi pengertian, contoh, dan dampak penyakit hati riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon, serta merumuskan solusinya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Penyakit hati adalah istilah yang merujuk pada sifat-sifat buruk atau tercela dalam diri manusia yang dapat merusak keimanan dan akhlak. Dalam Islam, menjaga kebersihan hati adalah kunci utama untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Alat & bahan: kertas plano, spidol warna, alat tulis, gawai/laptop (opsional), akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 yang disajikan oleh gurumu, kemudian diskusikan bersama kelompokmu apa yang terjadi pada gambar tersebut.
  2. Bacalah dalil-dalil naqli (Al-Qur'an dan Hadis) yang berkaitan dengan riya’ dan sum’ah yang diberikan oleh guru.
  3. Diskusikan dalam kelompokmu tentang pengertian riya’ dan sum’ah, berikan minimal 3 contoh perilaku masing-masing, dan jelaskan dampaknya bagi individu serta masyarakat.
  4. Saksikan video atau amati gambar tentang gaya hidup berlebihan dan prasangka buruk, lalu diskusikan pengertian berfoya-foya dan suudzon, serta bahaya yang ditimbulkannya.
  5. Rumuskan minimal 3 strategi praktis untuk menghindari riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon, kemudian catat hasilnya pada tabel di bawah.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang akhlak tercela?
  2. Pernahkah kamu melihat orang yang berbuat baik tetapi dengan niat yang kurang tulus? Bagaimana perasaanmu saat melihatnya?
  3. Menurutmu, apa dampak negatif dari sikap suka berprasangka buruk terhadap orang lain?

Formatif (proses): Penilaian formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan kejelasan peta konsep/infografis, serta presentasi hasil kerja kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian sumatif dilakukan melalui tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis peserta didik terhadap materi penyakit hati.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian riya’ dan sum’ah beserta contoh perilakunya.Riya’ dan Sum’ah: Pengertian, Contoh, dan Dampak3 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menguraikan pengertian berfoya-foya dan suudzon serta bahayanya.Berfoya-foya dan Suudzon: Pengertian, Bahaya, dan Solusi2 JPpenalaran kritis
3Merumuskan strategi praktis untuk menghindari penyakit hati.Strategi Pencegahan Penyakit Hati2 JPkemandirian
Halaman 8 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Penyakit hati adalah istilah yang merujuk pada sifat-sifat buruk atau tercela dalam diri manusia yang dapat merusak keimanan dan akhlak. Dalam Islam, menjaga kebersihan hati adalah kunci utama untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Bab ini akan membahas beberapa penyakit hati yang seringkali tidak disadari namun memiliki dampak besar, yaitu riya’, sum’ah, berfoya-foya, dan suudzon, serta bagaimana cara menghindarinya.

1. Riya’ dan Sum’ah: Pembatal Amal
Riya’ (الرياء) adalah melakukan suatu amal kebaikan dengan tujuan agar dilihat atau dipuji oleh orang lain, bukan semata-mata karena Allah SWT. Sementara itu, sum’ah (السمعة) adalah memperdengarkan amal kebaikan yang telah dilakukan kepada orang lain agar mendapatkan pujian atau sanjungan. Kedua penyakit hati ini sangat berbahaya karena dapat membatalkan pahala amal kebaikan seseorang, meskipun amal tersebut terlihat besar di mata manusia. Dampak negatifnya tidak hanya menghilangkan pahala, tetapi juga menimbulkan kesombongan, kebohongan, dan ketidakikhlasan dalam beribadah.

2. Bahaya Riya’ dan Sum’ah
Riya’ dan sum’ah merupakan syirik kecil yang sangat dibenci Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: 'Sesungguhnya hal yang paling aku takuti menimpa kalian adalah syirik kecil, yaitu riya'.' (HR. Ahmad). Seseorang yang riya’ atau sum’ah akan kehilangan keberkahan dalam hidupnya. Di mata masyarakat, ia akan dianggap sebagai pribadi yang tidak tulus dan munafik. Hal ini dapat merusak kepercayaan dan hubungan sosial. Oleh karena itu, setiap muslim wajib menjaga niat agar selalu ikhlas dalam beramal, semata-mata mengharap ridha Allah SWT.

3. Berfoya-foya: Gaya Hidup Boros
Berfoya-foya adalah perilaku menghambur-hamburkan harta atau menikmati kesenangan secara berlebihan, melampaui batas kebutuhan dan kewajaran, bahkan cenderung pamer. Allah SWT melarang umat-Nya untuk berbuat israf (berlebihan) dan tabdzir (menghamburkan harta tanpa guna). Perilaku berfoya-foya dapat menyebabkan individu menjadi boros, kurang bersyukur, dan lupa akan kewajiban sosial. Dalam jangka panjang, ini dapat menimbulkan masalah keuangan, kecemburuan sosial, dan menjauhkan diri dari nilai-nilai kesederhanaan yang diajarkan Islam.

4. Suudzon: Prasangka Buruk
Suudzon (سوء الظن) adalah berprasangka buruk atau menaruh curiga tanpa dasar yang kuat terhadap orang lain. Islam sangat melarang suudzon karena dapat merusak hubungan persaudaraan dan menimbulkan fitnah. Allah SWT berfirman: 'Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari prasangka, (karena) sebagian prasangka itu dosa.' (QS. Al-Hujurat: 12). Suudzon dapat memicu permusuhan, gosip, dan merusak citra seseorang. Untuk menghindarinya, kita harus selalu berpikir positif (husnuzon) dan mencari kebenaran sebelum menilai orang lain.

5. Strategi Menghindari Penyakit Hati
Untuk menghindari penyakit hati ini, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Pertama, perbaiki niat dalam setiap amal ibadah dan perbuatan, luruskan hanya karena Allah SWT. Kedua, selalu bersyukur atas rezeki yang diberikan dan hindari perbandingan dengan orang lain. Ketiga, biasakan berhusnuzon (berprasangka baik) dan carilah alasan positif dari perilaku orang lain. Keempat, perbanyak dzikir dan muhasabah diri (introspeksi) untuk membersihkan hati dari sifat-sifat tercela. Kelima, bergabung dengan komunitas yang positif dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Rangkuman: Riya’ dan sum’ah adalah perbuatan baik yang dilakukan dengan niat pamer atau mencari pujian, yang dapat menghapus pahala. Berfoya-foya adalah gaya hidup boros yang melampaui batas, sedangkan suudzon adalah berprasangka buruk tanpa bukti. Keempat penyakit hati ini merusak individu dan masyarakat. Menjaga keikhlasan, bersyukur, berhusnuzon, dan muhasabah diri adalah kunci untuk membersihkan hati dan mencapai pribadi muslim yang berkemajuan.

Halaman 9 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
Riya’Melakukan amal kebaikan agar dilihat dan dipuji orang lain.
Sum’ahMenceritakan amal kebaikan yang telah dilakukan agar didengar dan dipuji orang lain.
Berfoya-foyaMenghamburkan harta secara berlebihan untuk kesenangan duniawi.
SuudzonBerprasangka buruk atau menaruh curiga tanpa dasar yang kuat.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon" mata pelajaran Al-Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaAl-Islam · Kelas XPeta Konsep
Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan SuudzonRiya’ dan Sum’ah: Pembatal AmalBahaya Riya’ dan Sum’ahBerfoya-foya: Gaya Hidup BorosSuudzon: Prasangka BurukStrategi Menghindari Penyakit Hati
Dari sub-bab Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan SuudzonHalaman 12
Nama sekolah AndaAl-Islam · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaAl-Islam · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaAl-Islam · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaAl-Islam · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaAl-Islam · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Al-Islam kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon pada Al-Islam SMK, Fase E, elemen Akhlak dan Adab Islami.

Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon untuk Al-Islam kelas X.

Apakah modul ajar Al-Islam materi Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini gratis?

Ya. Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Al-Islam kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Al-Islam kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon dapat Anda sesuaikan dengan murid Al-Islam kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Al-Islam kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon untuk Al-Islam kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Al-Islam kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Al-Islam kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Al-Islam ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Bab 3 Mengenal Penyakit Hati: Riya’, Sum’ah, Berfoya-foya dan Suudzon disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Al-Islam SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.