Modul Ajar & RPP Al-Islam Kelas X
Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Al-Islam |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kedudukan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan pentingnya akal dalam Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an dan Hadis |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu menganalisis kandungan Al-Qur'an dan Hadis tentang pentingnya berpikir kritis, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kepatuhan terhadap ajaran Islam. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 190-191 secara faktual memerintahkan manusia untuk merenungkan ciptaan Allah SWT sebagai jalan mengenal-Nya. |
| Konseptual | Konsep inti dari materi ini adalah urgensi berpikir kritis dan reflektif terhadap alam semesta sebagai sarana meningkatkan keimanan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. |
| Prosedural | Prosedur yang dipelajari meliputi langkah-langkah menelaah ayat Al-Qur'an, menganalisis kandungan maknanya, dan mengaitkannya dengan fenomena alam serta kehidupan sosial. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa proses berpikir kritis terhadap ayat-ayat kauniyah (alam semesta) adalah ibadah dan kunci untuk mengembangkan potensi diri serta kemajuan umat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan fenomena alam, peserta didik dapat mengidentifikasi tanda-tanda kebesaran Allah SWT sesuai kandungan Q.s Ali Imran/3: 190-191 dengan tepat.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis penerapan nilai-nilai berpikir kritis dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai tuntunan Islam secara relevan.
- Dengan membuat peta pikiran, peserta didik dapat menyajikan keterkaitan antara berpikir kritis, keimanan, dan kemajuan ilmu pengetahuan sesuai Q.s Ali Imran/3: 190-191 secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Berpikir kritis terhadap ciptaan Allah SWT dalam Q.s Ali Imran/3: 190-191 bukan hanya aktivitas intelektual, tetapi juga merupakan bentuk ibadah yang mendalam untuk menemukan kebesaran-Nya dan menginspirasi inovasi positif dalam kehidupan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menghubungkan keindahan alam semesta dengan perintah Allah SWT untuk senantiasa berpikir kritis?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Menganalisis fenomena alam, siklus ekosistem, dan hukum-hukum fisika sebagai tanda kebesaran Allah SWT. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyajikan gagasan secara lisan dan tertulis melalui diskusi, presentasi, dan pembuatan peta pikiran. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Memanfaatkan perangkat lunak untuk membuat presentasi dan peta pikiran digital, serta mencari informasi ilmiah secara daring. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong peserta didik untuk mengamati fenomena alam di lingkungan sekitar rumah dan mendiskusikannya, serta mendukung penggunaan teknologi untuk mencari informasi ilmiah yang relevan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta akses ke taman sekolah atau lingkungan sekitar untuk observasi fenomena alam sederhana, mendukung pembelajaran ini. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform berbagi video (misalnya YouTube) untuk menayangkan dokumenter alam, aplikasi peta pikiran daring (misalnya MindMeister) untuk kolaborasi, dan platform kelas (misalnya Google Classroom) untuk pengumpulan tugas. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan fenomena alam, peserta didik dapat mengidentifikasi tanda-tanda kebesaran Allah SWT sesuai kandungan Q.s Ali Imran/3: 190-191 dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan membuat peta pikiran, peserta didik dapat menyajikan keterkaitan antara berpikir kritis, keimanan, dan kemajuan ilmu pengetahuan sesuai Q.s Ali Imran/3: 190-191 secara kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi tanda-tanda kebesaran Allah SWT dalam alam semesta dan merumuskan keterkaitannya dengan Q.s Ali Imran/3: 190-191.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 190-191 adalah seruan mendalam bagi setiap muslim untuk menggunakan akalnya dalam merenungkan penciptaan alam semesta.
Alat & bahan: Al-Qur'an terjemahan, kertas karton, spidol warna, gawai dengan akses internet
Langkah kerja:
- Amati gambar siklus air di bawah ini dan catatlah tahapan-tahapan yang terjadi.
Gambar 1. Siklus - Bacalah Q.s Ali Imran/3: 190-191 beserta terjemahannya, lalu diskusikan dengan kelompokmu makna ayat tersebut.
- Identifikasi minimal 3 (tiga) tanda kebesaran Allah SWT yang kamu temukan pada gambar siklus air dan hubungkan dengan kandungan ayat.
- Buatlah peta pikiran yang menghubungkan siklus air, Q.s Ali Imran/3: 190-191, dan pentingnya berpikir kritis dalam memahami ciptaan Allah SWT.
- Presentasikan hasil peta pikiranmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang pentingnya akal dalam ajaran Islam?
- Pernahkah kamu merenungkan penciptaan langit dan bumi? Hal apa yang paling menarik perhatianmu?
- Menurutmu, apa hubungan antara mengamati alam dan meningkatkan keimanan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian peta pikiran yang dibuat peserta didik berdasarkan kelengkapan, kreativitas, dan relevansi konten.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tanda-tanda kebesaran Allah SWT sesuai Q.s Ali Imran/3: 190-191 | Kandungan Q.s Ali Imran/3: 190-191 dan fenomena alam | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menafsirkan makna Q.s Ali Imran/3: 190-191 tentang berpikir kritis | Tafsir Q.s Ali Imran/3: 190-191 dan relevansinya | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menyajikan keterkaitan antara berpikir kritis, keimanan, dan ilmu pengetahuan | Penerapan berpikir kritis dalam konteks keimanan dan IPTEK | 2 JP | kolaborasi |
Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 190-191 adalah seruan mendalam bagi setiap muslim untuk menggunakan akalnya dalam merenungkan penciptaan alam semesta. Ayat ini tidak hanya mengajak kita untuk mengagumi keindahan alam, tetapi juga untuk menggali makna di balik setiap ciptaan, sehingga memperkuat keimanan dan mendorong kita menjadi insan yang berpikir kritis serta inovatif dalam memajukan peradaban.
1. Tafsir Q.s Ali Imran/3: 190-191
Ayat ini menjelaskan tentang ciri-ciri ulil albab (orang-orang yang berakal), yaitu mereka yang senantiasa berzikir kepada Allah SWT dalam segala kondisi, baik berdiri, duduk, maupun berbaring. Selain itu, mereka juga memikirkan penciptaan langit dan bumi seraya berkata, 'Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.' Ini menunjukkan bahwa berzikir dan berpikir adalah dua aktivitas yang tak terpisahkan dalam Islam, keduanya saling melengkapi untuk mencapai kesadaran spiritual dan intelektual yang tinggi.
2. Pentingnya Akal dan Berpikir Kritis
Islam sangat menghargai akal dan mendorong umatnya untuk berpikir kritis. Akal adalah karunia Allah SWT yang membedakan manusia dari makhluk lain. Dengan akal, manusia dapat mengamati, menganalisis, dan menarik kesimpulan dari fenomena alam serta kehidupan sosial. Berpikir kritis berarti tidak mudah menerima informasi tanpa verifikasi, mencari kebenaran, dan mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan yang matang. Ini adalah kunci untuk memecahkan masalah dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
3. Alam Semesta sebagai Tanda Kebesaran Allah
Langit dan bumi beserta segala isinya adalah ayat-ayat kauniyah (tanda-tanda kebesaran Allah) yang tersebar luas. Mulai dari peredaran planet yang teratur, siklus air yang menopang kehidupan, hingga keragaman hayati yang menakjubkan, semuanya menunjukkan kekuasaan dan kebijaksanaan Sang Pencipta. Merenungkan ciptaan-ciptaan ini akan memperkuat keimanan, menumbuhkan rasa syukur, dan mendorong manusia untuk lebih mendalami ilmu pengetahuan guna memahami rahasia-rahasia alam.
4. Berpikir Kritis untuk Kemajuan IPTEK
Semangat berpikir kritis yang diajarkan dalam Q.s Ali Imran/3: 190-191 menjadi dasar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Para ilmuwan muslim di masa lalu telah membuktikan hal ini dengan kontribusi besar mereka di berbagai bidang seperti astronomi, kedokteran, matematika, dan filsafat. Dengan akal dan semangat penyelidikan, umat Islam didorong untuk terus berinovasi, menciptakan solusi bagi permasalahan umat, dan memanfaatkan IPTEK untuk kemaslahatan bersama, bukan untuk merusak atau menyombongkan diri.
Rangkuman: Q.s Ali Imran/3: 190-191 menyeru kita untuk berzikir dan merenungkan penciptaan alam semesta sebagai wujud keimanan yang mendalam. Ayat ini menegaskan pentingnya akal dan berpikir kritis dalam mengidentifikasi tanda-tanda kebesaran Allah, memperkuat keyakinan, dan mendorong pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. Dengan demikian, berpikir kritis menjadi jembatan antara spiritualitas dan kemajuan peradaban, menjadikan muslim sebagai pribadi yang cerdas dan bermanfaat bagi alam semesta.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ulil Albab | Orang-orang yang memiliki akal sehat dan senantiasa menggunakan akalnya untuk berpikir. |
| Ayat Kauniyah | Tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang terdapat di alam semesta. |
| Berpikir Kritis | Proses berpikir yang melibatkan analisis, evaluasi, dan sintesis informasi secara objektif untuk membentuk penilaian yang logis. |
| Holistik-Integratif | Pendekatan pembelajaran yang memandang suatu materi secara menyeluruh dan mengaitkannya dengan berbagai aspek kehidupan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis" mata pelajaran Al-Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Al-Islam Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Manusia dan Tugas KekhalifahanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSumber Ajaran Islam (Al-Qur'an, Sunnah, Ijtihad)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopIbadah sesuai HPT TarjihBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAkhlak Pergaulan RemajaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Dakwah Nabi Periode MakkahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTajdid dan Islam Berkemajuan (Pengenalan)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAdab Menuntut IlmuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Al-Islam kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis pada Al-Islam SMK, Fase E, elemen Al-Qur'an dan Hadis.
Modul Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis untuk Al-Islam kelas X.
Apakah modul ajar Al-Islam materi Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis ini gratis?
Ya. Modul Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Al-Islam kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Al-Islam kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis dapat Anda sesuaikan dengan murid Al-Islam kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Al-Islam kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis untuk Al-Islam kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Al-Islam kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Al-Islam kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Al-Islam ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Q.s Ali Imran/3: 190-191: Menggali Potensi Akal dengan Membiasakan Berpikir Kritis disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.