SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI
Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar)

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pengolahan data spasial dan pemetaan digital menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah keterampilan penting dalam kehutanan. SIG memungkinkan pengumpulan, pengelolaan, analisis, dan penyajian data geografis. Data spasial terdiri dari vektor (titik, garis, poligon) dan raster (citra satelit), yang dapat diperoleh dari GPS atau penginderaan jauh. Digitasi adalah proses mengubah data analog menjadi digital. Analisis spasial dasar seperti overlay membantu memahami hubungan antar data. Penyajian peta yang informatif memerlukan kaidah kartografi yang benar.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar)
Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar)
Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKonsentrasi Keahlian Kehutanan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar)
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang peta, koordinat geografis, dan penggunaan perangkat lunak komputer dasar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis data spasial dari berbagai sumber untuk mengidentifikasi masalah kehutanan dan mengevaluasi solusi pemetaan digital.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik menghasilkan ide-ide inovatif dalam merancang proyek pemetaan digital untuk memvisualisasikan data kehutanan secara efektif.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja Sama dan Komunikasi
    Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk merencanakan, melaksanakan, dan menyajikan proyek pemetaan digital yang kompleks.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainKonsentrasi Keahlian Kehutanan
Rumusan CP FasePada akhir fase F, peserta didik mampu mengelola data spasial dan melakukan pemetaan digital dasar menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeta digital digunakan untuk memantau deforestasi di wilayah Kalimantan.
KonseptualSistem Informasi Geografis (SIG) adalah sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, menganalisis, dan menyajikan data spasial.
ProseduralLangkah-langkah pengolahan data spasial meliputi akuisisi data, digitasi, editing, analisis, dan penyajian peta.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa keterampilan pengolahan data spasial dan pemetaan digital sangat penting untuk pengambilan keputusan yang efektif di bidang kehutanan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh peta digital, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar Sistem Informasi Geografis (SIG) dan komponennya dengan tepat.
  2. Melalui demonstrasi dan praktik mandiri, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis data spasial dan sumber akuisisi data dengan benar.
  3. Dengan menggunakan perangkat lunak GIS, peserta didik dapat melakukan digitasi objek spasial (titik, garis, poligon) dari citra satelit dengan akurat.
  4. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menerapkan teknik overlay sederhana untuk menganalisis hubungan antar lapisan data spasial secara logis.
  5. Setelah menyelesaikan proyek pemetaan, peserta didik dapat menyajikan peta tematik kehutanan yang informatif dan sesuai kaidah kartografi.
Halaman 2 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Penguasaan dasar pengolahan data spasial dan pemetaan digital memungkinkan kita untuk memahami, menganalisis, dan memvisualisasikan informasi geografis, yang sangat krusial dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana peta digital dapat membantu kita melindungi hutan dari kebakaran dan penebangan liar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuGeografi: Pemahaman tentang konsep ruang, lokasi, dan distribusi fenomena geografis dalam konteks kehutanan.
Matematika: Penerapan konsep koordinat, skala, dan perhitungan luas area dalam analisis spasial.
Informatika: Penggunaan perangkat lunak komputer, manajemen data, dan pemecahan masalah berbasis algoritma dalam SIG.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dengan berbagi informasi atau data terkait wilayah hutan di sekitar tempat tinggal mereka untuk dijadikan studi kasus proyek.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dan laboratorium komputer yang dilengkapi perangkat lunak GIS yang memadai, serta akses internet yang stabil untuk mengunduh data spasial dan referensi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan perangkat lunak SIG open source (misalnya QGIS) dan sumber data spasial daring (misalnya citra satelit dari Google Earth Engine, data kehutanan dari kementerian terkait).
Halaman 3 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh peta digital, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar Sistem Informasi Geografis (SIG) dan komponennya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Gambar Peta: Guru menampilkan potongan kecil peta, peserta didik menebak lokasi atau objek yang digambarkan. Pemenang mendapat tepuk tangan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan beberapa contoh peta digital (misalnya Google Maps, peta curah hujan, peta persebaran hutan) dan meminta peserta didik berbagi pengalaman mereka menggunakan peta digital dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: memahami konsep dasar SIG, komponennya, dan jenis data spasial, serta menjelaskan bahwa ini adalah awal dari proyek pemetaan digital sederhana.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang aplikasi SIG di kehutanan dan mengajukan pertanyaan, 'Bagaimana SIG membantu kita memahami kondisi hutan dan mengambil keputusan yang lebih baik?'
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan kunci terkait SIG dan pemetaan digital yang akan menjadi fokus proyek.
  3. Guru menjelaskan konsep dasar SIG (definisi, fungsi, dan manfaat) serta komponen-komponennya (hardware, software, data, brainware, metode) menggunakan presentasi interaktif dan contoh nyata di sektor kehutanan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan lembar kerja proyek. Setiap kelompok diminta untuk merumuskan ide proyek pemetaan digital sederhana yang relevan dengan masalah kehutanan (misalnya, pemetaan area rawan kebakaran, persebaran jenis pohon).
  2. Setiap kelompok merancang rencana proyek awal, termasuk tujuan proyek, data yang dibutuhkan, sumber data potensial, dan tahapan kerja yang diperkirakan.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam menyusun rencana proyek, memberikan masukan, dan memastikan pemahaman mereka tentang jenis-jenis data spasial (vektor dan raster) dan sumber akuisisinya (citra satelit, survei lapangan).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rencana proyek awal mereka di depan kelas, menjelaskan ide proyek dan data yang akan digunakan.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, dan guru memfasilitasi diskusi untuk menyempurnakan rencana proyek.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya perencanaan yang matang dalam proyek SIG dan mengaitkannya dengan tujuan pembelajaran hari ini.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting tentang konsep dasar SIG, komponen, dan jenis data spasial.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu tantangan yang mereka hadapi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru menyampaikan agenda pertemuan berikutnya yaitu praktik digitasi data spasial dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan menggunakan perangkat lunak GIS, peserta didik dapat melakukan digitasi objek spasial (titik, garis, poligon) dari citra satelit dengan akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Peta Buta: Guru menunjukkan peta buta Indonesia, peserta didik secara bergantian menunjuk dan menyebutkan nama provinsi atau pulau. Yang benar dapat poin.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali rencana proyek pemetaan digital yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya dan bertanya, 'Apa langkah pertama yang harus kita lakukan untuk mendapatkan data objek hutan ke dalam peta digital kita?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: praktik digitasi objek spasial menggunakan perangkat lunak GIS sebagai bagian dari implementasi proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk menyusun jadwal kerja rinci untuk tahapan digitasi data dalam proyek mereka, termasuk pembagian tugas dan target waktu.
  2. Guru mendemonstrasikan langkah-langkah dasar penggunaan perangkat lunak GIS (misalnya QGIS) untuk menambahkan citra satelit sebagai basemap.
  3. Guru menjelaskan dan mendemonstrasikan teknik digitasi untuk objek titik (misalnya lokasi pohon), garis (misalnya jalan setapak), dan poligon (misalnya batas blok hutan) secara bertahap.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Setiap kelompok mulai melakukan praktik digitasi data spasial sesuai dengan rencana proyek mereka, menggunakan citra satelit yang telah disediakan.
  2. Peserta didik secara individu maupun kelompok mempraktikkan digitasi objek titik, garis, dan poligon di area studi yang telah ditentukan, dengan bimbingan langsung dari guru.
  3. Guru berkeliling memonitor kemajuan setiap kelompok, memberikan bantuan teknis, dan memastikan peserta didik menerapkan kaidah digitasi yang akurat dan efisien, serta mencatat kendala yang dihadapi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok menunjukkan hasil sementara digitasi mereka kepada kelompok lain, menjelaskan proses dan tantangan yang dihadapi.
  2. Guru memfasilitasi diskusi tentang kesulitan umum dalam digitasi dan strategi untuk mengatasinya, serta memberikan umpan balik mengenai kualitas data yang dihasilkan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya akurasi dalam digitasi data sebagai dasar analisis spasial yang valid.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan teknik-teknik digitasi yang telah dipelajari dan praktikkan.
  2. Refleksi: Peserta didik mengisi lembar refleksi tentang keterampilan digitasi yang mereka kuasai dan area yang perlu ditingkatkan. Guru mengapresiasi kerja keras peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk melanjutkan digitasi di rumah jika diperlukan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Pahami Peta dengan Digitasi!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 55 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mendigitasi objek-objek pada citra satelit sederhana.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Pengolahan data spasial dan pemetaan digital merupakan kompetensi esensial di era modern, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam seperti hutan.

Alat & bahan: Komputer/laptop, mouse, QGIS, citra satelit area lahan kosong

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar5. Proses mengubah data analogmenjadi digital denganmenggambar ulang objek.Menurun1. Format file vektor populeruntuk menyimpan data spasial.2. Teknik analisis spasial denganmenumpuk beberapa lapisandata.3. Perangkat lunak SIG sumberterbuka (open source).4. Sistem Informasi Geografis,sistem berbasis komputer untukdata spasial.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati 1 yang menampilkan citra satelit area lahan kosong.
  3. Buka aplikasi QGIS dan tambahkan citra satelit tersebut sebagai basemap.
  4. Buat tiga layer baru: 'Bangunan' (poligon), 'Jalan' (garis), dan 'Pohon' (titik).
  5. Digitasi semua objek bangunan, jalan, dan pohon yang terlihat pada citra satelit ke layer masing-masing.
  6. Lengkapi tabel pengamatan di bawah dengan jumlah objek yang berhasil kamu digitasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang peta digital?
  2. Pernahkah kamu menggunakan aplikasi peta di smartphone? Apa saja fungsinya?
  3. Menurutmu, apa bedanya peta kertas dan peta digital?
  4. Apa saja informasi yang bisa kamu dapatkan dari sebuah peta?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik digitasi dan penyelesaian proyek pemetaan, serta penilaian keaktifan diskusi kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian produk peta tematik kehutanan yang dihasilkan dan presentasi proyek kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep dasar Sistem Informasi Geografis (SIG) dan komponennya dengan tepat.Konsep dasar SIG, komponen SIG, jenis data spasial.4 JPPenalaran Kritis
2Melakukan digitasi objek spasial (titik, garis, poligon) dari citra satelit dengan akurat.Praktik digitasi data spasial.4 JPKreativitas
3Menyajikan peta tematik kehutanan yang informatif dan sesuai kaidah kartografi.Analisis spasial dasar, kaidah kartografi, presentasi proyek.4 JPKolaborasi
Halaman 8 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pengolahan data spasial dan pemetaan digital merupakan kompetensi esensial di era modern, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam seperti hutan. Materi ini akan membekali Anda dengan pengetahuan dan keterampilan dasar Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menganalisis, memvisualisasikan, dan menyajikan informasi geografis yang relevan dengan bidang kehutanan, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan berkelanjutan.

1. Pengantar Sistem Informasi Geografis (SIG)
Sistem Informasi Geografis (SIG) atau Geographic Information System (GIS) adalah sistem komputer yang dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola, menganalisis, dan menyajikan data yang terkait dengan lokasi di permukaan bumi. SIG memungkinkan pengguna untuk memahami pola, hubungan, dan tren geografis. Dalam kehutanan, SIG digunakan untuk inventarisasi hutan, pemantauan deforestasi, perencanaan tata ruang hutan, hingga mitigasi bencana seperti kebakaran hutan. Komponen utama SIG meliputi hardware (komputer, printer), software (aplikasi SIG seperti QGIS, ArcGIS), data (spasial dan atribut), brainware (pengguna), dan metode (prosedur kerja).

2. Jenis-jenis Data Spasial
Data spasial adalah data yang merepresentasikan lokasi geografis objek di permukaan bumi. Terdapat dua jenis utama data spasial: data vektor dan data raster. Data vektor merepresentasikan objek geografis sebagai titik (point), garis (line), atau poligon (polygon). Contohnya, titik untuk lokasi pohon, garis untuk jalan setapak, dan poligon untuk batas area hutan. Data raster merepresentasikan objek geografis sebagai kisi-kisi sel atau piksel yang membentuk citra, seperti citra satelit atau foto udara. Setiap piksel memiliki nilai yang merepresentasikan karakteristik tertentu, misalnya warna, suhu, atau ketinggian. Pemilihan jenis data tergantung pada karakteristik objek dan tujuan analisis.

3. Sumber Akuisisi Data Spasial
Data spasial dapat diperoleh dari berbagai sumber. Akuisisi data dapat dilakukan melalui survei lapangan menggunakan GPS (Global Positioning System) untuk mendapatkan koordinat titik, garis, atau area secara langsung. Selain itu, data spasial juga dapat diperoleh dari citra penginderaan jauh, seperti citra satelit (misalnya Landsat, Sentinel) atau foto udara yang diambil menggunakan drone. Peta analog yang sudah ada juga dapat didigitasi menjadi format digital. Data spasial juga tersedia dari berbagai lembaga pemerintah atau organisasi sebagai data sekunder yang dapat diunduh dan digunakan untuk analisis.

4. Konsep Digitasi Data Spasial
Digitasi adalah proses mengubah data analog (seperti peta kertas atau citra satelit) menjadi format data digital yang dapat diolah oleh komputer dalam SIG. Proses ini melibatkan penggambaran ulang objek geografis (titik, garis, atau poligon) secara manual menggunakan mouse pada layar komputer di atas citra atau peta dasar. Akurasi digitasi sangat penting karena akan memengaruhi kualitas analisis dan peta yang dihasilkan. Setiap objek yang didigitasi akan memiliki informasi spasial (lokasi geografis) dan juga dapat dilengkapi dengan informasi atribut (deskripsi non-spasial) yang menjelaskan karakteristik objek tersebut.

5. Praktik Digitasi Menggunakan QGIS
QGIS (Quantum GIS) adalah perangkat lunak SIG sumber terbuka (open source) yang populer dan banyak digunakan. Untuk melakukan digitasi di QGIS, langkah pertama adalah menambahkan citra satelit atau peta dasar sebagai referensi. Kemudian, buatlah layer baru (shapefile) untuk setiap jenis objek yang akan didigitasi (titik, garis, poligon). Aktifkan mode editing pada layer tersebut, lalu gunakan alat digitasi untuk menggambar objek-objek sesuai dengan yang terlihat pada citra dasar. Setelah selesai, jangan lupa menyimpan hasil digitasi dan menonaktifkan mode editing. Pemberian atribut yang relevan juga penting untuk setiap objek yang didigitasi.

6. Analisis Spasial Dasar (Overlay)
Analisis spasial adalah proses mengekstraksi informasi baru dan berharga dari data spasial. Salah satu teknik analisis spasial dasar adalah overlay, yaitu menumpuk dua atau lebih lapisan data spasial untuk mengidentifikasi hubungan spasial antar objek. Misalnya, overlay peta jenis tanah dengan peta persebaran jenis pohon dapat menunjukkan jenis pohon mana yang tumbuh subur di jenis tanah tertentu. Overlay dapat berupa union (menggabungkan semua fitur), intersect (mengambil area yang tumpang tindih), atau erase (menghapus area yang tumpang tindih). Teknik ini sangat berguna untuk memecahkan masalah kompleks dalam pengelolaan hutan.

7. Kaidah Kartografi dalam Penyajian Peta
Penyajian peta yang baik dan informatif memerlukan pemahaman kaidah kartografi. Elemen-elemen penting dalam peta meliputi judul peta (menjelaskan isi peta), legenda (menjelaskan simbol dan warna), skala (menunjukkan perbandingan jarak), arah utara (orientasi peta), sumber data (asal data), dan inzet peta (peta kecil yang menunjukkan lokasi area studi dalam konteks yang lebih luas). Pemilihan warna, simbol, dan tata letak yang tepat juga berkontribusi pada keterbacaan dan estetika peta. Peta yang disajikan dengan baik akan memudahkan pengguna dalam memahami informasi geografis yang disampaikan.

Rangkuman: Pengolahan data spasial dan pemetaan digital menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah keterampilan penting dalam kehutanan. SIG memungkinkan pengumpulan, pengelolaan, analisis, dan penyajian data geografis. Data spasial terdiri dari vektor (titik, garis, poligon) dan raster (citra satelit), yang dapat diperoleh dari GPS atau penginderaan jauh. Digitasi adalah proses mengubah data analog menjadi digital. Analisis spasial dasar seperti overlay membantu memahami hubungan antar data. Penyajian peta yang informatif memerlukan kaidah kartografi yang benar.

Halaman 9 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SIGSistem Informasi Geografis, sistem berbasis komputer untuk data spasial.
Data SpasialData yang merepresentasikan lokasi geografis objek di bumi.
DigitasiProses mengubah data analog menjadi digital dengan menggambar ulang objek.
VektorJenis data spasial yang merepresentasikan objek sebagai titik, garis, atau poligon.
RasterJenis data spasial yang merepresentasikan objek sebagai kisi-kisi piksel (citra).
OverlayTeknik analisis spasial dengan menumpuk beberapa lapisan data.
QGISPerangkat lunak SIG sumber terbuka (open source).
ShapefileFormat file vektor populer untuk menyimpan data spasial.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar)" mata pelajaran Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIPeta Konsep
Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar)Pengantar Sistem Informasi Geografis (SIG)Jenis-jenis Data SpasialSumber Akuisisi Data SpasialKonsep Digitasi Data SpasialPraktik Digitasi Menggunakan QGIS
Dari sub-bab Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar)Halaman 12
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) pada Konsentrasi Keahlian Kehutanan SMK, Fase F, elemen Konsentrasi Keahlian Kehutanan.

Modul Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) untuk Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI.

Apakah modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan materi Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) ini gratis?

Ya. Modul Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) dapat Anda sesuaikan dengan murid Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) untuk Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Konsentrasi Keahlian Kehutanan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar) disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.