Modul Ajar & RPP Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI
Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Konsentrasi Keahlian Kehutanan |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis pohon dan pentingnya data kehutanan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik menganalisis data hasil pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan untuk menarik kesimpulan yang akurat. - Kolaborasi — elemen: Bekerja Sama dan Berkomunikasi dalam Kelompok
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk melaksanakan praktik pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan di lapangan. - Kemandirian — elemen: Memahami Diri dan Situasi
Peserta didik merencanakan dan melaksanakan tugas pengukuran secara mandiri dengan penuh tanggung jawab dan inisiatif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Pengelolaan Hutan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu melakukan pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan dengan menerapkan prinsip dendrometri dan metode inventarisasi yang sesuai untuk mendukung pengelolaan hutan lestari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pengukuran pohon dilakukan pada pohon jati di hutan pendidikan untuk menentukan volume kayu. |
| Konseptual | Dendrometri adalah ilmu pengukuran dimensi pohon, sedangkan inventarisasi tegakan adalah pencatatan data pohon pada suatu area. |
| Prosedural | Langkah-langkah pengukuran diameter, tinggi, dan volume pohon serta metode sampling dalam inventarisasi tegakan akan dipelajari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam pengukuran dan analisis data untuk pengambilan keputusan pengelolaan hutan yang tepat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar dendrometri dan inventarisasi tegakan dengan tepat.
- Setelah mengamati video dan berdiskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi alat-alat pengukuran pohon dan fungsinya dengan benar.
- Dengan melakukan praktik lapangan, peserta didik dapat mengukur diameter dan tinggi pohon menggunakan alat ukur yang sesuai dengan akurat.
- Melalui simulasi dan kerja kelompok, peserta didik dapat menghitung volume pohon serta melakukan inventarisasi tegakan sederhana dengan runtut.
- Setelah menyelesaikan proyek inventarisasi, peserta didik dapat menyajikan laporan hasil pengukuran dan inventarisasi tegakan secara sistematis.
Pemahaman bermakna: Pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan adalah dasar penting dalam pengelolaan hutan lestari untuk mengetahui potensi dan kondisi sumber daya hutan secara akurat.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengetahui berapa banyak kayu yang bisa dihasilkan dari satu hektar hutan tanpa menebang semua pohonnya?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penerapan konsep geometri dan statistika dalam perhitungan volume pohon dan analisis data inventarisasi. Geografi: Pemahaman tentang pemetaan lokasi tegakan dan pengaruh kondisi geografis terhadap pertumbuhan pohon. Teknologi Informasi: Penggunaan perangkat lunak untuk pengolahan dan visualisasi data inventarisasi kehutanan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam mendampingi peserta didik saat melakukan observasi atau wawancara terkait pengelolaan hutan di sekitar tempat tinggal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran akan memanfaatkan hutan pendidikan atau area berhutan di lingkungan sekolah sebagai laboratorium alam yang aman dan nyaman untuk praktik pengukuran. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi kalkulator volume pohon atau perangkat lunak GIS sederhana untuk memvisualisasikan hasil inventarisasi tegakan dapat dilakukan untuk memperkaya analisis data. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar dendrometri dan inventarisasi tegakan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Kata Kehutanan: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu objek kehutanan, peserta didik menebak namanya secara bergiliran. Contoh: 'Alat ukur tinggi pohon!' (Haga).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati video dan berdiskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi alat-alat pengukuran pohon dan fungsinya dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Rantai Kata Kehutanan: Satu peserta didik menyebutkan kata terkait kehutanan, peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang dimulai dengan huruf terakhir kata sebelumnya. Contoh: 'Kayu' -> 'Ulin' -> 'Nusantara'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 55 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengukur diameter dan tinggi pohon menggunakan alat ukur sederhana.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dan menguasai teknik pengukuran pohon (dendrometri) serta inventarisasi tegakan.
Alat & bahan: Pita ukur, tali, penggaris, pensil, formulir data
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar pohon di bawah ini. Bayangkan ini adalah pohon yang akan kamu ukur.
Gambar 1. Kartu gambar - Gunakan tali untuk mengukur keliling batang pohon pada ketinggian setinggi dadamu. Tandai tali tersebut.
- Ukur panjang tali yang sudah ditandai dengan penggaris. Ini adalah keliling pohon.
- Hitung diameter pohon dengan rumus Diameter = Keliling / π (pi = 3.14).
- Perkirakan tinggi pohon dengan membandingkannya dengan tinggi temanmu atau objek lain yang diketahui tingginya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang hutan?
- Menurutmu, mengapa kita perlu mengukur pohon di hutan?
- Alat apa saja yang pernah kamu lihat untuk mengukur sesuatu?
- Jika kamu ingin tahu berapa banyak kayu yang ada di hutan, apa yang akan kamu lakukan?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik pengukuran pohon di lapangan dan diskusi kelompok.
Sumatif (akhir): Tes tertulis mengenai konsep dendrometri, alat ukur, dan perhitungan volume pohon, serta penilaian laporan proyek inventarisasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar dendrometri | Konsep dasar dendrometri | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi alat-alat pengukuran pohon | Alat-alat ukur dendrometri | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Mengukur diameter dan tinggi pohon | Praktik pengukuran pohon | 4 JP | Kolaborasi, Kemandirian |
| 4 | Menyajikan laporan hasil inventarisasi | Penyusunan dan presentasi laporan | 4 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dan menguasai teknik pengukuran pohon (dendrometri) serta inventarisasi tegakan. Pengetahuan dan keterampilan ini sangat krusial bagi seorang rimbawan atau teknisi kehutanan, karena menjadi dasar untuk perencanaan dan pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan. Mari kita selami dunia pengukuran pohon yang penuh tantangan dan manfaat!
1. Pengertian Dendrometri
Dendrometri adalah ilmu yang mempelajari pengukuran dimensi pohon, seperti diameter, tinggi, bentuk batang, dan volume. Tujuannya adalah untuk mendapatkan data kuantitatif tentang pohon atau tegakan. Data ini kemudian digunakan untuk berbagai keperluan, seperti estimasi potensi kayu, perencanaan penebangan, penentuan nilai tegakan, serta monitoring pertumbuhan dan kesehatan hutan. Akurasi pengukuran sangat penting untuk menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Pengertian Inventarisasi Tegakan
Inventarisasi tegakan adalah kegiatan pengumpulan data tentang jenis, jumlah, ukuran, dan kondisi pohon pada suatu area hutan tertentu. Inventarisasi ini dapat dilakukan secara menyeluruh (sensus) atau menggunakan metode sampling (contoh). Hasil inventarisasi memberikan gambaran menyeluruh tentang potensi dan kondisi hutan, yang menjadi dasar bagi kebijakan pengelolaan hutan, seperti penentuan areal konservasi, areal produksi, atau areal rehabilitasi. Data ini juga penting untuk mengetahui perubahan hutan dari waktu ke waktu.
3. Alat-alat Pengukuran Pohon
Berbagai alat digunakan dalam dendrometri. Untuk mengukur diameter, kita mengenal pita ukur (phi-band) atau kaliper. Untuk tinggi, ada haga meter, clinometer, atau Vertex. Pengukuran tinggi pohon seringkali memerlukan keahlian khusus karena posisi pohon yang tinggi. Selain itu, ada juga alat untuk mengukur ketebalan kulit, luas penampang, hingga alat untuk mengambil contoh inti batang (increment borer) untuk mengetahui riwayat pertumbuhan pohon. Pemilihan alat tergantung pada akurasi yang dibutuhkan dan kondisi lapangan.
4. Pengukuran Diameter Pohon
Diameter pohon umumnya diukur pada ketinggian 1.3 meter dari permukaan tanah, dikenal sebagai Diameter Breast Height (DBH). Pengukuran DBH dilakukan menggunakan pita ukur atau phi-band yang dililitkan mengelilingi batang. Jika ada benjolan atau cabang di ketinggian DBH, pengukuran dapat digeser sedikit ke atas atau ke bawah. Untuk pohon yang bercabang banyak di bawah DBH, masing-masing cabang diukur diameternya secara terpisah. DBH adalah parameter penting untuk estimasi volume dan biomassa pohon.
5. Pengukuran Tinggi Pohon
Tinggi pohon dapat dibagi menjadi tinggi total (dari pangkal batang hingga pucuk) dan tinggi bebas cabang (dari pangkal batang hingga cabang pertama). Alat seperti haga meter atau clinometer digunakan untuk mengukur tinggi dengan prinsip trigonometri. Pengukuran tinggi memerlukan jarak berdiri yang tepat dari pohon dan pembacaan sudut elevasi ke dasar dan puncak pohon. Kesalahan dalam penentuan jarak atau pembacaan sudut dapat menyebabkan kesalahan signifikan pada hasil pengukuran tinggi.
6. Perhitungan Volume Pohon
Volume pohon adalah salah satu parameter terpenting dalam dendrometri. Volume dapat dihitung menggunakan rumus-rumus tertentu yang melibatkan diameter dan tinggi pohon, serta faktor bentuk (form factor) yang menggambarkan bentuk batang pohon. Rumus yang paling umum adalah V = f * G * H, di mana V adalah volume, f adalah faktor bentuk, G adalah luas bidang dasar, dan H adalah tinggi. Faktor bentuk bervariasi tergantung jenis pohon dan kondisi pertumbuhan. Perhitungan volume ini menjadi dasar estimasi potensi kayu.
7. Metode Inventarisasi Tegakan
Ada beberapa metode inventarisasi tegakan, antara lain metode sensus (semua pohon diukur), metode jalur (pengukuran dilakukan pada jalur-jalur tertentu), dan metode petak ukur (pengukuran pada petak-petak contoh). Metode petak ukur sering digunakan karena lebih efisien dan representatif. Ukuran dan bentuk petak ukur dapat bervariasi (persegi, lingkaran). Penentuan lokasi petak ukur dapat dilakukan secara acak (random sampling) atau sistematis (systematic sampling) untuk memastikan representasi yang baik dari tegakan.
8. Penyajian dan Analisis Data
Setelah data pengukuran terkumpul, langkah selanjutnya adalah penyajian dan analisis. Data dapat disajikan dalam bentuk tabel, grafik, atau peta. Analisis data meliputi perhitungan rata-rata diameter, tinggi, volume per pohon, hingga estimasi volume total tegakan per hektar. Hasil analisis ini kemudian digunakan untuk menyusun laporan inventarisasi yang berisi informasi tentang potensi dan kondisi sumber daya hutan, rekomendasi pengelolaan, serta perkiraan hasil yang dapat diperoleh dari hutan tersebut.
Rangkuman: Dendrometri dan inventarisasi tegakan adalah dua aspek fundamental dalam ilmu kehutanan. Dendrometri fokus pada pengukuran dimensi pohon, sementara inventarisasi tegakan mengumpulkan data menyeluruh tentang populasi pohon di suatu area. Keduanya saling melengkapi untuk menyediakan informasi akurat tentang potensi dan kondisi hutan. Penguasaan teknik pengukuran dan analisis data ini krusial untuk pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan pengambilan keputusan yang tepat di sektor kehutanan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dendrometri | Ilmu pengukuran dimensi pohon. |
| Inventarisasi Tegakan | Pengumpulan data pohon pada suatu area hutan. |
| DBH | Diameter Breast Height, diameter pohon setinggi dada (1.3 m). |
| Phi-band | Pita ukur khusus untuk mengukur diameter pohon. |
| Haga meter | Alat untuk mengukur tinggi pohon. |
| Clinometer | Alat pengukur sudut elevasi untuk menghitung tinggi. |
| Volume Pohon | Isi atau jumlah kayu dari suatu pohon. |
| Form Factor | Faktor bentuk yang menggambarkan proporsi batang pohon. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan" mata pelajaran Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan yang Anda cari? Materi Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI lainnya:
Materi Konsentrasi Keahlian Kehutanan Terkait
Navigasi Darat, Kompas, GPS, & Tata Batas HutanKonsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI SMKPengolahan Data Spasial & Pemetaan Digital (GIS/SIG Dasar)Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI SMKTeknik Pembibitan & Pengelolaan Persemaian (Nursery)Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI SMKTeknologi Benih Tanaman Hutan (Uji & Simpan Benih)Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI SMKPemanduan Wisata AlamKonsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XII SMKPromosi wisata alamKonsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XII SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan pada Konsentrasi Keahlian Kehutanan SMK, Fase F, elemen Pengelolaan Hutan.
Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan untuk Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI.
Apakah modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan materi Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini gratis?
Ya. Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan dapat Anda sesuaikan dengan murid Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan untuk Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Konsentrasi Keahlian Kehutanan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.