SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI
Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Dendrometri dan inventarisasi tegakan adalah dua aspek fundamental dalam ilmu kehutanan. Dendrometri fokus pada pengukuran dimensi pohon, sementara inventarisasi tegakan mengumpulkan data menyeluruh tentang populasi pohon di suatu area. Keduanya saling melengkapi untuk menyediakan informasi akurat tentang potensi dan kondisi hutan. Penguasaan teknik pengukuran dan analisis data ini krusial untuk pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan pengambilan keputusan yang tepat di sektor kehutanan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan
Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan
Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKonsentrasi Keahlian Kehutanan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis pohon dan pentingnya data kehutanan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis data hasil pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan untuk menarik kesimpulan yang akurat.
  2. Kolaborasi — elemen: Bekerja Sama dan Berkomunikasi dalam Kelompok
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk melaksanakan praktik pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan di lapangan.
  3. Kemandirian — elemen: Memahami Diri dan Situasi
    Peserta didik merencanakan dan melaksanakan tugas pengukuran secara mandiri dengan penuh tanggung jawab dan inisiatif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainPengelolaan Hutan
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu melakukan pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan dengan menerapkan prinsip dendrometri dan metode inventarisasi yang sesuai untuk mendukung pengelolaan hutan lestari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPengukuran pohon dilakukan pada pohon jati di hutan pendidikan untuk menentukan volume kayu.
KonseptualDendrometri adalah ilmu pengukuran dimensi pohon, sedangkan inventarisasi tegakan adalah pencatatan data pohon pada suatu area.
ProseduralLangkah-langkah pengukuran diameter, tinggi, dan volume pohon serta metode sampling dalam inventarisasi tegakan akan dipelajari.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam pengukuran dan analisis data untuk pengambilan keputusan pengelolaan hutan yang tepat.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui demonstrasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar dendrometri dan inventarisasi tegakan dengan tepat.
  2. Setelah mengamati video dan berdiskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi alat-alat pengukuran pohon dan fungsinya dengan benar.
  3. Dengan melakukan praktik lapangan, peserta didik dapat mengukur diameter dan tinggi pohon menggunakan alat ukur yang sesuai dengan akurat.
  4. Melalui simulasi dan kerja kelompok, peserta didik dapat menghitung volume pohon serta melakukan inventarisasi tegakan sederhana dengan runtut.
  5. Setelah menyelesaikan proyek inventarisasi, peserta didik dapat menyajikan laporan hasil pengukuran dan inventarisasi tegakan secara sistematis.
Halaman 2 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan adalah dasar penting dalam pengelolaan hutan lestari untuk mengetahui potensi dan kondisi sumber daya hutan secara akurat.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengetahui berapa banyak kayu yang bisa dihasilkan dari satu hektar hutan tanpa menebang semua pohonnya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep geometri dan statistika dalam perhitungan volume pohon dan analisis data inventarisasi.
Geografi: Pemahaman tentang pemetaan lokasi tegakan dan pengaruh kondisi geografis terhadap pertumbuhan pohon.
Teknologi Informasi: Penggunaan perangkat lunak untuk pengolahan dan visualisasi data inventarisasi kehutanan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam mendampingi peserta didik saat melakukan observasi atau wawancara terkait pengelolaan hutan di sekitar tempat tinggal.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran akan memanfaatkan hutan pendidikan atau area berhutan di lingkungan sekolah sebagai laboratorium alam yang aman dan nyaman untuk praktik pengukuran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi kalkulator volume pohon atau perangkat lunak GIS sederhana untuk memvisualisasikan hasil inventarisasi tegakan dapat dilakukan untuk memperkaya analisis data.
Halaman 3 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui demonstrasi dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar dendrometri dan inventarisasi tegakan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Kata Kehutanan: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu objek kehutanan, peserta didik menebak namanya secara bergiliran. Contoh: 'Alat ukur tinggi pohon!' (Haga).
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik melihat kegiatan pengukuran pohon atau inventarisasi hutan di lingkungan sekitar.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa mengetahui berapa banyak kayu yang bisa dihasilkan dari satu hektar hutan tanpa menebang semua pohonnya?' untuk memotivasi peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang pentingnya pengukuran pohon dalam kehutanan dan mengajak peserta didik merumuskan pertanyaan esensial tentang 'Bagaimana cara kita mengukur potensi hutan secara efektif dan akurat?'.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi masalah dan tantangan dalam pengukuran pohon dan inventarisasi tegakan.
  3. Guru membagikan bahan ajar mengenai konsep dasar dendrometri dan inventarisasi tegakan untuk dibaca peserta didik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan tugas untuk merencanakan sebuah proyek inventarisasi tegakan sederhana di area sekitar sekolah atau hutan pendidikan.
  2. Setiap kelompok mendiskusikan dan merumuskan tujuan proyek, alat yang dibutuhkan, metode pengukuran yang akan digunakan, serta pembagian tugas dalam kelompok.
  3. Guru membimbing setiap kelompok dalam menyusun proposal proyek inventarisasi tegakan yang mencakup latar belakang, tujuan, metode, dan jadwal pelaksanaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan proposal proyek inventarisasi tegakan mereka di depan kelas.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap proposal yang disajikan, termasuk kelayakan dan potensi perbaikan.
  3. Guru melakukan penguatan tentang pentingnya perencanaan yang matang dalam sebuah proyek dan mengaitkannya dengan keberhasilan inventarisasi hutan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting dari diskusi perencanaan proyek.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah merencanakan proyek, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
  3. Guru menyampaikan tugas tindak lanjut untuk menyempurnakan proposal proyek dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati video dan berdiskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi alat-alat pengukuran pohon dan fungsinya dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Rantai Kata Kehutanan: Satu peserta didik menyebutkan kata terkait kehutanan, peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang dimulai dengan huruf terakhir kata sebelumnya. Contoh: 'Kayu' -> 'Ulin' -> 'Nusantara'.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali tentang proyek inventarisasi yang telah direncanakan dan alat apa saja yang kira-kira akan dibutuhkan.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi alat ukur dan fungsinya, serta bertanya 'Alat apa yang paling penting untuk mengukur tinggi pohon dan mengapa?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru menayangkan video demonstrasi penggunaan berbagai alat pengukuran pohon (misalnya pita ukur, haga meter, clinometer, phi-band).
  2. Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi nama alat dan fungsinya berdasarkan video yang ditayangkan dan bahan ajar yang diberikan.
  3. Setiap kelompok menyusun jadwal detail pelaksanaan proyek, termasuk kapan dan di mana mereka akan melakukan pengukuran di lapangan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk memvalidasi pemahaman tentang alat-alat ukur dan cara penggunaannya.
  2. Peserta didik secara berkelompok berlatih menggunakan simulasi alat ukur (jika ada) atau alat ukur sederhana di dalam kelas untuk mengukur objek yang ada.
  3. Guru berkeliling memonitor kemajuan diskusi dan praktik penggunaan alat, memberikan bimbingan jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Setiap kelompok melaporkan alat-alat yang telah mereka identifikasi dan bagaimana cara menggunakannya.
  2. Guru memberikan umpan balik terhadap pemahaman peserta didik tentang alat ukur dan mengoreksi jika ada kesalahan konsep atau penggunaan.
  3. Penguatan: Guru menekankan pentingnya kalibrasi dan ketelitian dalam penggunaan alat ukur untuk mendapatkan data yang valid.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan daftar alat ukur yang esensial dan fungsinya dalam inventarisasi tegakan.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengapresiasi semangat peserta didik dalam belajar alat ukur dan menanyakan tantangan apa yang mereka hadapi, menciptakan suasana yang mendukung.
  3. Guru mengingatkan tentang persiapan praktik lapangan di pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Mengukur Pohon!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 55 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengukur diameter dan tinggi pohon menggunakan alat ukur sederhana.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dan menguasai teknik pengukuran pohon (dendrometri) serta inventarisasi tegakan.

Alat & bahan: Pita ukur, tali, penggaris, pensil, formulir data

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar pohon di bawah ini. Bayangkan ini adalah pohon yang akan kamu ukur.
    Jenis PohonPohon JatiPohon MahoniPohon Trembesi
    Gambar 1. Kartu gambar
  2. Gunakan tali untuk mengukur keliling batang pohon pada ketinggian setinggi dadamu. Tandai tali tersebut.
  3. Ukur panjang tali yang sudah ditandai dengan penggaris. Ini adalah keliling pohon.
  4. Hitung diameter pohon dengan rumus Diameter = Keliling / π (pi = 3.14).
  5. Perkirakan tinggi pohon dengan membandingkannya dengan tinggi temanmu atau objek lain yang diketahui tingginya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang hutan?
  2. Menurutmu, mengapa kita perlu mengukur pohon di hutan?
  3. Alat apa saja yang pernah kamu lihat untuk mengukur sesuatu?
  4. Jika kamu ingin tahu berapa banyak kayu yang ada di hutan, apa yang akan kamu lakukan?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik pengukuran pohon di lapangan dan diskusi kelompok.

Sumatif (akhir): Tes tertulis mengenai konsep dendrometri, alat ukur, dan perhitungan volume pohon, serta penilaian laporan proyek inventarisasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep dasar dendrometriKonsep dasar dendrometri4 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi alat-alat pengukuran pohonAlat-alat ukur dendrometri4 JPPenalaran Kritis
3Mengukur diameter dan tinggi pohonPraktik pengukuran pohon4 JPKolaborasi, Kemandirian
4Menyajikan laporan hasil inventarisasiPenyusunan dan presentasi laporan4 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
Halaman 8 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dan menguasai teknik pengukuran pohon (dendrometri) serta inventarisasi tegakan. Pengetahuan dan keterampilan ini sangat krusial bagi seorang rimbawan atau teknisi kehutanan, karena menjadi dasar untuk perencanaan dan pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan. Mari kita selami dunia pengukuran pohon yang penuh tantangan dan manfaat!

1. Pengertian Dendrometri
Dendrometri adalah ilmu yang mempelajari pengukuran dimensi pohon, seperti diameter, tinggi, bentuk batang, dan volume. Tujuannya adalah untuk mendapatkan data kuantitatif tentang pohon atau tegakan. Data ini kemudian digunakan untuk berbagai keperluan, seperti estimasi potensi kayu, perencanaan penebangan, penentuan nilai tegakan, serta monitoring pertumbuhan dan kesehatan hutan. Akurasi pengukuran sangat penting untuk menghasilkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

2. Pengertian Inventarisasi Tegakan
Inventarisasi tegakan adalah kegiatan pengumpulan data tentang jenis, jumlah, ukuran, dan kondisi pohon pada suatu area hutan tertentu. Inventarisasi ini dapat dilakukan secara menyeluruh (sensus) atau menggunakan metode sampling (contoh). Hasil inventarisasi memberikan gambaran menyeluruh tentang potensi dan kondisi hutan, yang menjadi dasar bagi kebijakan pengelolaan hutan, seperti penentuan areal konservasi, areal produksi, atau areal rehabilitasi. Data ini juga penting untuk mengetahui perubahan hutan dari waktu ke waktu.

3. Alat-alat Pengukuran Pohon
Berbagai alat digunakan dalam dendrometri. Untuk mengukur diameter, kita mengenal pita ukur (phi-band) atau kaliper. Untuk tinggi, ada haga meter, clinometer, atau Vertex. Pengukuran tinggi pohon seringkali memerlukan keahlian khusus karena posisi pohon yang tinggi. Selain itu, ada juga alat untuk mengukur ketebalan kulit, luas penampang, hingga alat untuk mengambil contoh inti batang (increment borer) untuk mengetahui riwayat pertumbuhan pohon. Pemilihan alat tergantung pada akurasi yang dibutuhkan dan kondisi lapangan.

4. Pengukuran Diameter Pohon
Diameter pohon umumnya diukur pada ketinggian 1.3 meter dari permukaan tanah, dikenal sebagai Diameter Breast Height (DBH). Pengukuran DBH dilakukan menggunakan pita ukur atau phi-band yang dililitkan mengelilingi batang. Jika ada benjolan atau cabang di ketinggian DBH, pengukuran dapat digeser sedikit ke atas atau ke bawah. Untuk pohon yang bercabang banyak di bawah DBH, masing-masing cabang diukur diameternya secara terpisah. DBH adalah parameter penting untuk estimasi volume dan biomassa pohon.

5. Pengukuran Tinggi Pohon
Tinggi pohon dapat dibagi menjadi tinggi total (dari pangkal batang hingga pucuk) dan tinggi bebas cabang (dari pangkal batang hingga cabang pertama). Alat seperti haga meter atau clinometer digunakan untuk mengukur tinggi dengan prinsip trigonometri. Pengukuran tinggi memerlukan jarak berdiri yang tepat dari pohon dan pembacaan sudut elevasi ke dasar dan puncak pohon. Kesalahan dalam penentuan jarak atau pembacaan sudut dapat menyebabkan kesalahan signifikan pada hasil pengukuran tinggi.

6. Perhitungan Volume Pohon
Volume pohon adalah salah satu parameter terpenting dalam dendrometri. Volume dapat dihitung menggunakan rumus-rumus tertentu yang melibatkan diameter dan tinggi pohon, serta faktor bentuk (form factor) yang menggambarkan bentuk batang pohon. Rumus yang paling umum adalah V = f * G * H, di mana V adalah volume, f adalah faktor bentuk, G adalah luas bidang dasar, dan H adalah tinggi. Faktor bentuk bervariasi tergantung jenis pohon dan kondisi pertumbuhan. Perhitungan volume ini menjadi dasar estimasi potensi kayu.

7. Metode Inventarisasi Tegakan
Ada beberapa metode inventarisasi tegakan, antara lain metode sensus (semua pohon diukur), metode jalur (pengukuran dilakukan pada jalur-jalur tertentu), dan metode petak ukur (pengukuran pada petak-petak contoh). Metode petak ukur sering digunakan karena lebih efisien dan representatif. Ukuran dan bentuk petak ukur dapat bervariasi (persegi, lingkaran). Penentuan lokasi petak ukur dapat dilakukan secara acak (random sampling) atau sistematis (systematic sampling) untuk memastikan representasi yang baik dari tegakan.

8. Penyajian dan Analisis Data
Setelah data pengukuran terkumpul, langkah selanjutnya adalah penyajian dan analisis. Data dapat disajikan dalam bentuk tabel, grafik, atau peta. Analisis data meliputi perhitungan rata-rata diameter, tinggi, volume per pohon, hingga estimasi volume total tegakan per hektar. Hasil analisis ini kemudian digunakan untuk menyusun laporan inventarisasi yang berisi informasi tentang potensi dan kondisi sumber daya hutan, rekomendasi pengelolaan, serta perkiraan hasil yang dapat diperoleh dari hutan tersebut.

Rangkuman: Dendrometri dan inventarisasi tegakan adalah dua aspek fundamental dalam ilmu kehutanan. Dendrometri fokus pada pengukuran dimensi pohon, sementara inventarisasi tegakan mengumpulkan data menyeluruh tentang populasi pohon di suatu area. Keduanya saling melengkapi untuk menyediakan informasi akurat tentang potensi dan kondisi hutan. Penguasaan teknik pengukuran dan analisis data ini krusial untuk pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan pengambilan keputusan yang tepat di sektor kehutanan.

Halaman 9 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DendrometriIlmu pengukuran dimensi pohon.
Inventarisasi TegakanPengumpulan data pohon pada suatu area hutan.
DBHDiameter Breast Height, diameter pohon setinggi dada (1.3 m).
Phi-bandPita ukur khusus untuk mengukur diameter pohon.
Haga meterAlat untuk mengukur tinggi pohon.
ClinometerAlat pengukur sudut elevasi untuk menghitung tinggi.
Volume PohonIsi atau jumlah kayu dari suatu pohon.
Form FactorFaktor bentuk yang menggambarkan proporsi batang pohon.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan" mata pelajaran Konsentrasi Keahlian Kehutanan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIPeta Konsep
Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi TegakanPengertian DendrometriPengertian Inventarisasi TegakanAlat-alat Pengukuran PohonPengukuran Diameter PohonPengukuran Tinggi Pohon
Dari sub-bab Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi TegakanHalaman 12
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKonsentrasi Keahlian Kehutanan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan pada Konsentrasi Keahlian Kehutanan SMK, Fase F, elemen Pengelolaan Hutan.

Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan untuk Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI.

Apakah modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan materi Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini gratis?

Ya. Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan dapat Anda sesuaikan dengan murid Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan untuk Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Konsentrasi Keahlian Kehutanan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Konsentrasi Keahlian Kehutanan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pengukuran Pohon (Dendrometri) & Inventarisasi Tegakan disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Konsentrasi Keahlian Kehutanan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.