SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI
Hak Kekayaan Intelektual (HaKI)

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) adalah hak eksklusif yang melindungi hasil karya intelektual, meliputi hak cipta, paten, merek, desain industri, rahasia dagang, dan indikasi geografis. Perlindungan HaKI sangat penting bagi wirausaha untuk menjaga inovasi, mencegah peniruan, dan membangun nilai aset bisnis. Proses pendaftaran HaKI di DJKI melibatkan prosedur spesifik untuk setiap jenis HaKI. Memahami dan menerapkan perlindungan HaKI adalah langkah strategis dalam mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan kompetitif di era modern.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Hak Kekayaan Intelektual (HaKI)
Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Hak Kekayaan Intelektual (HaKI)
Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokHak Kekayaan Intelektual (HaKI)
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep produk atau jasa inovatif dan pentingnya orisinalitas dalam berwirausaha.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis kasus pelanggaran HaKI untuk mengidentifikasi akar masalah dan dampak hukum serta etika.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menghasilkan ide-ide inovatif untuk produk atau jasa yang memiliki potensi HaKI dan merencanakan perlindungannya.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proposal perlindungan HaKI dan berbagi peran secara efektif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKewirausahaan dan Inovasi
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu mengelola dan mengembangkan usaha dengan menerapkan prinsip-prinsip kewirausahaan, inovasi, serta etika bisnis, termasuk memahami dan memanfaatkan Hak Kekayaan Intelektual untuk perlindungan dan pengembangan produk/jasa.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualHaKI meliputi hak cipta, paten, merek, desain industri, rahasia dagang, dan indikasi geografis yang berlaku di Indonesia.
KonseptualHaKI adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada seseorang atau kelompok atas karya ciptanya, penemuannya, atau desainnya.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah pendaftaran HaKI untuk berbagai jenis kekayaan intelektual.
MetakognitifKesadaran akan pentingnya melindungi ide dan karya sendiri mendorong peserta didik untuk berpikir strategis dalam berinovasi dan berwirausaha.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan manfaat perlindungan HaKI bagi wirausaha secara komprehensif.
  3. Melalui simulasi, peserta didik dapat menganalisis prosedur pendaftaran HaKI untuk merek dan hak cipta sesuai ketentuan yang berlaku.
  4. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun proposal perlindungan HaKI sederhana untuk produk inovatif dengan lengkap dan sistematis.
  5. Melalui presentasi, peserta didik dapat mempresentasikan hasil analisis kasus pelanggaran HaKI dengan argumentasi yang kuat dan jelas.
  6. Setelah praktik, peserta didik dapat mengisi formulir pendaftaran merek dagang secara mandiri dan benar.
Halaman 2 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Melindungi Hak Kekayaan Intelektual adalah langkah krusial dalam berwirausaha yang inovatif, memastikan pengakuan, dan mencegah penyalahgunaan karya orisinal.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ide cemerlang atau produk unik kita perlu 'dipatenkan' dan apa risikonya jika tidak dilindungi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menyusun proposal dan presentasi yang jelas dan persuasif.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Pemanfaatan internet untuk riset dan penggunaan aplikasi perkantoran untuk dokumen HaKI.
Pendidikan Pancasila: Pemahaman tentang etika dalam berinovasi dan menghargai karya orang lain sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang perlindungan HaKI untuk usaha keluarga, dan komunitas wirausaha lokal dapat diundang untuk berbagi pengalaman pendaftaran HaKI.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi akses internet dan perpustakaan digital untuk riset, serta suasana diskusi kelompok yang kondusif dan aman untuk berbagi ide.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan situs web resmi DJKI untuk mencari informasi prosedur pendaftaran, aplikasi pengolah kata untuk menyusun proposal, dan platform presentasi digital untuk menyajikan hasil.
Halaman 3 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Logo: Guru menampilkan beberapa logo merek terkenal dan peserta didik menebak nama mereknya. Permainan ini mengenalkan pentingnya identitas merek.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kepada peserta didik apakah mereka pernah mendengar tentang 'hak paten' atau 'hak cipta' dan apa yang mereka ketahui tentang itu, mengaitkannya dengan produk-produk di sekitar mereka.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis HaKI serta menyampaikan pertanyaan 'Mengapa ide cemerlang atau produk unik kita perlu 'dipatenkan' dan apa risikonya jika tidak dilindungi?' agar peserta didik sadar akan tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang beberapa produk inovatif yang sukses karena dilindungi HaKI dan beberapa kasus pelanggaran HaKI.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi masalah atau pertanyaan yang muncul dari video, seperti 'Apa saja jenis HaKI yang disebutkan?' atau 'Mengapa perlindungan HaKI itu penting?'.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik membaca bahan ajar tentang jenis-jenis HaKI (hak cipta, paten, merek, desain industri) dan mencari contoh-contohnya dari berbagai sumber digital.
  4. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan dan mengklasifikasikan contoh-contoh yang ditemukan ke dalam jenis HaKI yang tepat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok menerima lembar kerja (LKPD) berisi beberapa studi kasus produk/jasa dan diminta untuk menentukan jenis HaKI yang relevan serta alasannya.
  2. Peserta didik mengisi LKPD dengan menganalisis informasi yang diberikan dalam studi kasus dan mengaplikasikan pengetahuan mereka tentang jenis-jenis HaKI.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi jenis HaKI dari studi kasus di LKPD, menjelaskan alasannya di depan kelas.
  2. Umpan balik: Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, mengklarifikasi jika ada kesalahpahaman.
  3. Penguatan: Guru memberikan penguatan materi tentang jenis-jenis HaKI dan pentingnya identifikasi yang tepat, memastikan semua peserta didik memahami konsep dasar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Simpulan bersama: Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang jenis-jenis HaKI yang telah dipelajari.
  2. Refleksi & apresiasi: Peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang ingin mereka ketahui lebih lanjut. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari contoh HaKI di lingkungan sekitar dan meminta peserta didik untuk berdoa sebelum mengakhiri pelajaran.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan manfaat perlindungan HaKI bagi wirausaha secara komprehensif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Istilah HaKI: Guru menyebutkan definisi singkat, peserta didik menebak istilah HaKI-nya. Melatih ingatan dan pemahaman istilah HaKI.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali jenis-jenis HaKI dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan pertanyaan 'Apa gunanya HaKI itu bagi pengusaha?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan fungsi dan manfaat HaKI serta mengulang pertanyaan pemantik 'Mengapa ide cemerlang atau produk unik kita perlu 'dipatenkan' dan apa risikonya jika tidak dilindungi?' untuk memicu pemikiran kritis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video atau artikel berita tentang seorang wirausaha yang produknya ditiru atau mereknya dipalsukan, menyebabkan kerugian besar. Guru bertanya: 'Apa yang bisa dilakukan wirausaha ini untuk mencegahnya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima studi kasus yang berbeda tentang masalah HaKI yang dihadapi wirausaha.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi masalah utama, dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan terkait fungsi dan manfaat perlindungan HaKI.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mencari informasi dari bahan ajar dan sumber internet untuk menemukan solusi atas masalah dalam studi kasus mereka, fokus pada fungsi dan manfaat HaKI.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster atau infografis digital yang menjelaskan fungsi dan manfaat perlindungan HaKI, serta rekomendasi solusi untuk studi kasus mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan poster/infografis mereka di depan kelas, menjelaskan hasil analisis dan rekomendasi.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi untuk mengevaluasi solusi yang diajukan dan menguatkan pemahaman tentang fungsi dan manfaat HaKI.
  3. Penguatan: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya perlindungan HaKI sebagai strategi bisnis dan investasi bagi wirausaha.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan fungsi dan manfaat HaKI secara menyeluruh.
  2. Refleksi & apresiasi: Peserta didik mengisi lembar refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan ide-ide yang muncul, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk merencanakan ide produk/jasa yang berpotensi HaKI dan meminta peserta didik untuk berdoa sebelum mengakhiri pelajaran.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif HaKI: Identifikasi Kasus!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis HaKI yang relevan dari berbagai studi kasus produk/jasa dengan tepat.

Alat & bahan: Laptop/komputer, akses internet, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar3. Hak eksklusif atas invensi dibidang teknologi4. Direktorat Jenderal KekayaanIntelektualMenurun1. Hak Kekayaan Intelektual2. Tanda pembeda barang atau jasa
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati 1 yang berisi beberapa logo produk dan deskripsi singkatnya.
  3. Baca studi kasus 1-3 yang disediakan oleh guru.
  4. Diskusikan dalam kelompok, tentukan jenis HaKI apa yang paling relevan untuk setiap produk/kasus tersebut.
  5. Jelaskan alasan di balik pilihan jenis HaKI Anda pada tabel pengamatan.
  6. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang 'hak cipta' atau 'paten'?
  2. Menurut Anda, mengapa sebuah produk atau karya perlu dilindungi?
  3. Pernahkah Anda mendengar kasus peniruan produk atau pembajakan karya? Apa dampaknya?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan kebenaran LKPD, serta presentasi hasil analisis studi kasus.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap proposal perlindungan HaKI sederhana dan hasil praktik pengisian formulir pendaftaran merek dagang.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) dengan tepat.Pengenalan HaKI dan jenis-jenisnya.4 JPpenalaran kritis
2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan manfaat perlindungan HaKI bagi wirausaha secara komprehensif.Fungsi dan manfaat perlindungan HaKI.4 JPkolaborasi
3Melalui simulasi, peserta didik dapat menganalisis prosedur pendaftaran HaKI untuk merek dan hak cipta sesuai ketentuan yang berlaku.Prosedur pendaftaran HaKI (merek, hak cipta).4 JPpenalaran kritis
4Setelah praktik, peserta didik dapat mengisi formulir pendaftaran merek dagang secara mandiri dan benar.Praktik pengisian formulir pendaftaran merek dagang.4 JPkreativitas
Halaman 8 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) adalah aset tak berwujud yang sangat berharga bagi individu maupun perusahaan. Dalam dunia wirausaha yang kompetitif, perlindungan HaKI menjadi esensial untuk menjaga inovasi, memastikan pengakuan atas karya orisinal, dan mencegah kerugian akibat peniruan atau pembajakan. Modul ini akan membimbing Anda memahami seluk-beluk HaKI, mulai dari jenis, fungsi, hingga prosedur pendaftarannya.

1. Pengertian dan Urgensi HaKI
Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) adalah hak eksklusif yang diberikan negara kepada seseorang atau kelompok atas karya ciptanya, penemuannya, atau desainnya. Urgensinya terletak pada perlindungan inovasi dan kreativitas. Tanpa HaKI, ide dan karya mudah ditiru tanpa izin, merugikan pencipta aslinya. Ini bisa menghambat semangat inovasi dan investasi dalam riset dan pengembangan, karena tidak ada jaminan pengembalian atas upaya yang telah dikeluarkan. HaKI juga menjadi aset bisnis yang dapat diperjualbelikan atau dilisensikan, menambah nilai ekonomi suatu usaha.

2. Jenis-jenis HaKI di Indonesia
Di Indonesia, HaKI terbagi menjadi beberapa jenis utama. Hak Cipta melindungi karya seni dan sastra seperti buku, musik, film, dan perangkat lunak. Paten melindungi invensi baru di bidang teknologi. Merek melindungi tanda pembeda barang atau jasa, seperti logo dan nama dagang. Desain Industri melindungi bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna yang memberikan kesan estetis pada suatu produk. Rahasia Dagang melindungi informasi bisnis yang bersifat rahasia dan memiliki nilai ekonomi. Indikasi Geografis melindungi nama tempat yang menunjukkan asal suatu barang karena faktor geografis tertentu.

3. Fungsi dan Manfaat Perlindungan HaKI
Perlindungan HaKI memiliki banyak fungsi dan manfaat. Pertama, memberikan hak eksklusif kepada pemiliknya untuk menggunakan atau mengizinkan pihak lain menggunakan kekayaan intelektual tersebut. Kedua, mencegah pihak lain meniru atau menggunakan HaKI tanpa izin, sehingga melindungi investasi dan reputasi pemilik. Ketiga, menjadi aset yang dapat dinilai secara finansial, meningkatkan nilai perusahaan, dan dapat dijadikan jaminan pinjaman. Keempat, mendorong inovasi dan kreativitas karena adanya jaminan perlindungan hukum. Kelima, memberikan keunggulan kompetitif di pasar, membedakan produk dari pesaing, dan membangun loyalitas pelanggan.

4. Prosedur Pendaftaran Merek Dagang
Pendaftaran merek dagang di Indonesia dilakukan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Prosedurnya meliputi pengajuan permohonan, pemeriksaan formalitas, publikasi (untuk keberatan pihak lain), pemeriksaan substantif, dan penerbitan sertifikat. Pemohon perlu menyiapkan dokumen seperti KTP/akta perusahaan, surat kuasa (jika melalui konsultan), dan spesimen merek. Pemilihan kelas barang/jasa yang tepat sangat penting. Proses ini memakan waktu dan biaya, namun sangat vital untuk melindungi identitas bisnis dan mencegah pemalsuan.

5. Prosedur Pendaftaran Hak Cipta
Pendaftaran hak cipta juga dilakukan di DJKI, meskipun hak cipta secara otomatis melekat pada pencipta sejak karya diwujudkan. Pendaftaran ini bersifat deklaratif, artinya hanya sebagai bukti awal kepemilikan. Prosedurnya lebih sederhana dibandingkan paten atau merek. Pemohon perlu mengisi formulir, melampirkan contoh karya cipta, dan membayar biaya. Dokumen yang dibutuhkan antara lain KTP/akta perusahaan dan surat pernyataan hak cipta. Setelah itu, DJKI akan menerbitkan surat pencatatan hak cipta. Pendaftaran ini penting untuk mempermudah pembuktian kepemilikan jika terjadi sengketa di kemudian hari.

6. Studi Kasus Pelanggaran HaKI
Pelanggaran HaKI sering terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari pembajakan perangkat lunak, pemalsuan merek, hingga peniruan desain produk. Contoh kasus terkenal adalah peniruan merek 'Bebek Goreng H. Slamet' atau pembajakan film dan musik. Dampaknya sangat merugikan, baik bagi pemilik HaKI maupun konsumen. Pemilik HaKI kehilangan potensi keuntungan dan reputasi, sementara konsumen bisa mendapatkan produk tiruan berkualitas rendah. Penegakan hukum HaKI di Indonesia terus ditingkatkan, dengan sanksi pidana dan denda bagi para pelanggar.

7. Strategi Perlindungan HaKI bagi Wirausaha
Bagi wirausaha, melindungi HaKI adalah strategi bisnis yang cerdas. Pertama, lakukan riset HaKI sebelum meluncurkan produk/jasa untuk memastikan tidak melanggar HaKI pihak lain. Kedua, segera daftarkan HaKI yang relevan (merek, paten, hak cipta) begitu ide atau produk matang. Ketiga, edukasi karyawan tentang pentingnya menjaga rahasia dagang. Keempat, pantau pasar untuk mendeteksi potensi pelanggaran. Kelima, siapkan anggaran untuk biaya pendaftaran dan penegakan hukum HaKI. Dengan strategi ini, wirausaha dapat membangun fondasi bisnis yang kuat dan berkelanjutan.

Rangkuman: Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) adalah hak eksklusif yang melindungi hasil karya intelektual, meliputi hak cipta, paten, merek, desain industri, rahasia dagang, dan indikasi geografis. Perlindungan HaKI sangat penting bagi wirausaha untuk menjaga inovasi, mencegah peniruan, dan membangun nilai aset bisnis. Proses pendaftaran HaKI di DJKI melibatkan prosedur spesifik untuk setiap jenis HaKI. Memahami dan menerapkan perlindungan HaKI adalah langkah strategis dalam mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan kompetitif di era modern.

Halaman 9 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
HaKIHak Kekayaan Intelektual
PatenHak eksklusif atas invensi di bidang teknologi
MerekTanda pembeda barang atau jasa
Hak CiptaHak eksklusif atas karya seni dan sastra
DJKIDirektorat Jenderal Kekayaan Intelektual
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Hak Kekayaan Intelektual (HaKI)" mata pelajaran Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIPeta Konsep
Hak Kekayaan Intelektual (HaKI)Pengertian dan Urgensi HaKIJenis-jenis HaKI di IndonesiaFungsi dan Manfaat Perlindungan HaKIProsedur Pendaftaran Merek DagangProsedur Pendaftaran Hak Cipta
Dari sub-bab Hak Kekayaan Intelektual (HaKI)Halaman 12
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia

Konsep kreativitas dalam dunia usahaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKKREATIFITAS, INOVASI, DAN KEWIRAUSAHAANKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKKreativitas, Inovasi, dan KewirausahaanKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKMenetapkan desain prototipe produkKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) pada Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Kewirausahaan dan Inovasi.

Modul Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI.

Apakah modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan materi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) ini gratis?

Ya. Modul Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) dapat Anda sesuaikan dengan murid Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.