Modul Ajar & RPP Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII
Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha
Modul ajar (RPP) Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK kelas XII materi Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha yang Anda cari? Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII lainnya:
Lihat peta materi setahun10 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) berbasis praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep wirausaha dan beberapa jenis teknologi digital yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengidentifikasi peluang usaha berbasis teknologi, merancang model bisnis digital, serta mengembangkan prototipe produk atau layanan dengan memanfaatkan teknologi terkini secara kreatif dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak UMKM di Indonesia kini memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk memasarkan produk mereka. |
| Konseptual | Penerapan teknologi dalam berwirausaha melibatkan integrasi alat dan platform digital untuk meningkatkan efisiensi, jangkauan pasar, dan inovasi produk/layanan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menganalisis kebutuhan pasar, memilih teknologi yang tepat, serta merancang strategi implementasi teknologi dalam model bisnis mereka. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan beradaptasi dan terus belajar tentang perkembangan teknologi untuk keberlanjutan usaha mereka. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi jenis-jenis teknologi yang relevan untuk pengembangan usaha rintisan.
- Menganalisis potensi dan tantangan penerapan teknologi dalam berbagai sektor kewirausahaan.
- Merancang model bisnis sederhana yang mengintegrasikan teknologi digital.
- Mengembangkan prototipe produk atau layanan berbasis teknologi.
- Mempresentasikan ide bisnis berbasis teknologi secara efektif.
Pemahaman bermakna: Penerapan teknologi bukan hanya tentang menggunakan alat digital, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat secara strategis diintegrasikan untuk menciptakan nilai tambah, efisiensi, dan keunggulan kompetitif dalam berwirausaha.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana teknologi dapat mengubah ide bisnis sederhana menjadi peluang usaha yang menjanjikan di era digital?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) berbasis praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Informatika: Konsep dasar pemrograman, pengembangan aplikasi, dan keamanan siber dalam konteks bisnis digital. Bahasa Indonesia: Keterampilan komunikasi persuasif untuk presentasi ide bisnis dan penulisan proposal usaha. Ekonomi Bisnis: Analisis pasar, strategi pemasaran digital, dan perhitungan kelayakan usaha berbasis teknologi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat diajak berbagi pengalaman tentang penggunaan teknologi dalam usaha mereka, atau sekolah dapat mengundang praktisi startup teknologi sebagai narasumber. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruangan kelas yang dilengkapi proyektor dan akses internet stabil, serta platform kolaborasi digital (misalnya Google Workspace atau Microsoft 365) untuk pengerjaan proyek kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi desain grafis online (misalnya Canva), platform prototyping (misalnya Figma atau Adobe XD), serta media sosial untuk simulasi pemasaran ide bisnis. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis teknologi yang relevan untuk pengembangan usaha rintisan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan contoh usaha berbasis teknologi yang mereka ketahui, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis teknologi, dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Teknologi apa saja yang menurutmu paling krusial untuk wirausaha zaman sekarang?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan mengeksplorasi berbagai artikel atau video tentang tren teknologi dalam kewirausahaan, kemudian mencatat jenis-jenis teknologi yang mereka temukan dan potensi penggunaannya dalam berbagai sektor usaha. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan hasil eksplorasi mereka, mengklasifikasikan teknologi berdasarkan fungsinya (misalnya pemasaran, produksi, keuangan), dan memilih 3 teknologi yang paling menarik bagi mereka untuk dikaji lebih lanjut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan klasifikasi teknologi mereka, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan umpan balik dari kelompok lain dan guru, serta penguatan konsep oleh guru tentang pentingnya pemilihan teknologi yang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang beragam jenis teknologi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis potensi dan tantangan penerapan teknologi dalam berbagai sektor kewirausahaan serta merancang model bisnis sederhana yang mengintegrasikan teknologi digital. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis potensi dan tantangan serta merancang model bisnis, dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Apa saja tantangan terbesar saat UMKM ingin mengadopsi teknologi baru?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diberikan studi kasus tentang UMKM yang berhasil atau gagal dalam menerapkan teknologi. Mereka menganalisis studi kasus tersebut untuk mengidentifikasi potensi keuntungan dan tantangan yang dihadapi dalam penerapan teknologi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik memilih satu ide usaha rintisan dan merancang model bisnis kanvas sederhana, dengan fokus pada bagaimana teknologi digital dapat diintegrasikan dalam setiap aspek model bisnis tersebut, mulai dari pemasaran hingga operasional. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan model bisnis berbasis teknologi mereka, menjelaskan pilihan teknologi, potensi keuntungan, dan strategi mengatasi tantangan. Kelompok lain memberikan masukan konstruktif, dan guru memberikan penguatan tentang pentingnya perencanaan terintegrasi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merefleksikan proses analisis dan perancangan model bisnis, memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok, memberikan tugas untuk mempersiapkan bahan presentasi akhir, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mengembangkan prototipe produk atau layanan berbasis teknologi dan mempresentasikan ide bisnis berbasis teknologi secara efektif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali tujuan proyek yaitu mengembangkan dan mempresentasikan prototipe, serta memotivasi peserta didik untuk menunjukkan kreativitas terbaik mereka. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara mandiri atau berkelompok melakukan finalisasi pengembangan prototipe sederhana (misalnya sketsa antarmuka aplikasi, mock-up produk, atau deskripsi layanan digital) berdasarkan model bisnis yang telah dirancang pada pertemuan sebelumnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan prototipe produk/layanan mereka secara lisan dan visual, menjelaskan fitur utama, nilai jual, target pasar, serta strategi implementasi teknologi dalam presentasi yang menarik dan persuasif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setelah presentasi, guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap prototipe dan presentasi. Guru memberikan penilaian formatif dan sumatif, serta penguatan tentang pentingnya inovasi dan komunikasi dalam berwirausaha. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua kelompok atas proyek yang telah dikembangkan, merefleksikan keseluruhan pembelajaran dari identifikasi hingga presentasi, memberikan motivasi untuk terus berinovasi, dan menutup dengan doa penuh semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis studi kasus penerapan teknologi dalam wirausaha dan merancang model bisnis kanvas berbasis teknologi.
Alat & bahan: Kertas A3/flipchart, spidol warna, sticky notes, akses internet, studi kasus UMKM.
Langkah kerja:
- Baca studi kasus UMKM yang disediakan oleh guru secara seksama.
- Identifikasi potensi dan tantangan penerapan teknologi yang dialami UMKM tersebut.
- Diskusikan dalam kelompok, bagaimana teknologi dapat dioptimalkan atau diperbaiki dalam studi kasus tersebut.
- Buatlah model bisnis kanvas baru untuk UMKM tersebut, dengan mengintegrasikan solusi teknologi yang relevan di setiap bloknya.
- Siapkan presentasi singkat (5 menit) tentang model bisnis kanvas yang telah dibuat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu wirausaha menurut Anda?
- Sebutkan 3 contoh teknologi yang sering Anda gunakan sehari-hari!
- Menurut Anda, mengapa penting bagi pengusaha untuk menggunakan teknologi?
- Apa tantangan terbesar yang mungkin dihadapi UMKM saat ingin mengadopsi teknologi?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres pengembangan model bisnis kanvas.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi prototipe ide bisnis berbasis teknologi dan model bisnis kanvas yang dikembangkan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis teknologi yang relevan untuk pengembangan usaha rintisan. | Jenis teknologi digital untuk wirausaha (e-commerce, media sosial, AI, IoT). | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis potensi dan tantangan penerapan teknologi dalam kewirausahaan. | Studi kasus UMKM dengan/tanpa teknologi, analisis SWOT teknologi. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Merancang model bisnis sederhana yang mengintegrasikan teknologi digital. | Model bisnis kanvas, integrasi teknologi pada setiap blok. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 4 | Mengembangkan prototipe produk/layanan dan mempresentasikannya. | Konsep prototipe, teknik presentasi ide bisnis. | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Di era digital ini, teknologi telah menjadi tulang punggung hampir setiap aspek kehidupan, termasuk dunia wirausaha. Penerapan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi para pengusaha yang ingin bertahan dan berkembang. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami bagaimana teknologi dapat menjadi katalisator inovasi dan pertumbuhan bisnis, mulai dari identifikasi peluang hingga pengembangan prototipe produk.
1. Transformasi Digital dalam Kewirausahaan
Transformasi digital merujuk pada integrasi teknologi digital ke semua area bisnis, secara fundamental mengubah cara beroperasi dan memberikan nilai kepada pelanggan. Dalam kewirausahaan, ini berarti memanfaatkan platform e-commerce untuk penjualan, media sosial untuk pemasaran, analisis data untuk pengambilan keputusan, hingga otomatisasi proses operasional. Contohnya, UMKM kini bisa menjangkau pasar global hanya dengan sebuah toko online. Teknologi memungkinkan personalisasi produk, efisiensi rantai pasok, dan pengalaman pelanggan yang lebih baik, membuka peluang baru yang sebelumnya tidak terbayangkan.
2. Jenis-jenis Teknologi untuk Wirausaha
Ada beragam teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh wirausahawan. Beberapa yang paling umum meliputi: 1) E-commerce dan Marketplace (misalnya Tokopedia, Shopee) untuk penjualan online. 2) Media Sosial Marketing (Instagram, TikTok) untuk promosi dan interaksi pelanggan. 3) Cloud Computing untuk penyimpanan data dan aplikasi bisnis. 4) Kecerdasan Buatan (AI) untuk otomatisasi layanan pelanggan atau analisis data. 5) Internet of Things (IoT) untuk monitoring produk atau aset. Pemilihan teknologi harus disesuaikan dengan jenis usaha, target pasar, dan tujuan bisnis yang ingin dicapai.
3. Strategi Penerapan Teknologi dalam Model Bisnis
Menerapkan teknologi bukan sekadar membeli perangkat lunak baru, tetapi mengintegrasikannya secara strategis ke dalam model bisnis. Ini melibatkan analisis kebutuhan, pemilihan teknologi yang tepat, implementasi, dan evaluasi berkelanjutan. Misalnya, sebuah kedai kopi dapat menggunakan aplikasi pemesanan online untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi antrean. Pemasaran bisa menggunakan iklan bertarget di media sosial, sementara manajemen inventaris dapat diotomatisasi dengan sistem berbasis cloud. Penting untuk memastikan teknologi mendukung setiap elemen model bisnis, dari proposisi nilai hingga aliran pendapatan.
4. Mengembangkan Ide dan Prototipe Berbasis Teknologi
Inovasi seringkali dimulai dari ide yang memanfaatkan teknologi untuk memecahkan masalah. Setelah ide ditemukan, tahap selanjutnya adalah mengembangkan prototipe. Prototipe adalah versi awal atau model dari suatu produk atau layanan yang dibuat untuk menguji konsep, fitur, atau desain. Ini bisa berupa sketsa aplikasi, mock-up situs web, atau model fisik sederhana. Tujuannya adalah untuk mendapatkan umpan balik awal dari calon pengguna sebelum investasi besar dilakukan. Proses ini memungkinkan pengembangan iteratif dan mengurangi risiko kegagalan produk di pasar.
Rangkuman: Penerapan teknologi adalah kunci keberhasilan wirausaha di era modern. Dengan memahami berbagai jenis teknologi, mengintegrasikannya secara strategis ke dalam model bisnis, dan mengembangkan ide menjadi prototipe, wirausahawan dapat menciptakan nilai tambah, meningkatkan efisiensi, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Kemampuan beradaptasi dan terus belajar tentang perkembangan teknologi menjadi esensial untuk inovasi berkelanjutan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| E-commerce | Perdagangan produk atau jasa menggunakan jaringan komputer, khususnya internet. |
| Prototipe | Model awal atau draf dari suatu produk atau ide yang dibuat untuk pengujian. |
| Model Bisnis Kanvas | Alat manajemen strategis visual untuk menggambarkan, merancang, atau menganalisis model bisnis. |
| Kecerdasan Buatan (AI) | Simulasi kecerdasan manusia dalam mesin yang diprogram untuk berpikir seperti manusia. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha" mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 5 siap unduh
Konsep KewirausahaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPeluang UsahaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerencanaan UsahaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengelolaan Sumber Daya UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Pemasaran Produk dan JasaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYAPengelolaan Keuangan UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisEtika dan Tanggung Jawab Sosial dalam BerwirausahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengelolaan Risiko UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBudaya KorporasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Projek Kreatif dan Kewirausahaan di kelas lain
Desain Prototipe dan Kemasan ProdukProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII SMKElemen Kegiatan ProduksiProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII SMKElemen KewirausahaanProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII SMKPeluang Mambuka UsahaProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII SMKLihat semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha ini gratis?
Ya. Modul Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase F untuk kelas XII SMK.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha pada Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Projek Kreatif dan Kewirausahaan.
Bisakah modul Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penerapan Teknologi dalam Berwirausaha dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.