Modul Ajar & RPP Teknik Otomasi Industri Kelas XI
Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Teknik Otomasi Industri |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang prinsip kerja komponen pneumatik dan hidrolik serta dasar-dasar kelistrikan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi prinsip kerja sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik serta mengidentifikasi masalahnya. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk merancang dan menginstalasi rangkaian kontrol elektropneumatik dan hidrolik. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik menghasilkan rancangan sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik yang inovatif untuk memecahkan masalah industri.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Elemen Proses Bisnis Menyeluruh |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis, merancang, menginstalasi, menguji, dan memecahkan masalah pada sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik sesuai standar operasional dan kebutuhan industri. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik banyak digunakan dalam otomatisasi mesin industri, seperti pada lengan robot atau sistem pengepakan. |
| Konseptual | Konsep inti materi ini adalah penggabungan sinyal listrik dengan aktuasi pneumatik/hidrolik untuk mengendalikan gerakan mesin secara otomatis. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur perancangan, instalasi, pengujian, dan pemecahan masalah rangkaian elektropneumatik dan hidrolik. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam merangkai komponen dan dampak kesalahan pada kinerja sistem otomatisasi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen utama sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik dengan tepat.
- Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan prinsip kerja katup kontrol arah pada sistem elektropneumatik dan hidrolik secara runtut.
- Melalui praktik simulasi, peserta didik dapat merancang rangkaian kontrol elektropneumatik dan hidrolik sederhana sesuai fungsi yang diberikan.
- Setelah melakukan instalasi, peserta didik dapat menguji fungsi rangkaian kontrol elektropneumatik dan hidrolik dengan benar.
- Melalui analisis gejala, peserta didik dapat mendiagnosis dan memecahkan masalah pada rangkaian kontrol elektropneumatik dan hidrolik secara sistematis.
Pemahaman bermakna: Sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik memungkinkan otomatisasi proses industri yang kompleks, meningkatkan efisiensi dan keamanan operasional.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah mesin pengemas otomatis dapat bergerak presisi dan cepat tanpa campur tangan manusia?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Fisika: Memahami prinsip tekanan, aliran fluida, dan gaya yang bekerja pada sistem pneumatik dan hidrolik. Teknik Listrik: Menerapkan konsep rangkaian listrik, relay, dan sensor dalam sistem kontrol elektropneumatik. Matematika: Menghitung parameter tekanan, gaya, dan kecepatan aktuator untuk perancangan sistem yang optimal. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak mengunjungi pameran teknologi atau industri untuk melihat aplikasi sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik di dunia nyata. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang praktik/bengkel yang dilengkapi dengan meja kerja, peralatan simulasi, dan komponen elektropneumatik/hidrolik yang terawat dan aman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan perangkat lunak simulasi (misalnya FluidSim, Automation Studio) dan platform belajar daring untuk mengakses modul interaktif dan video tutorial. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen utama sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan Mesin: Guru memperagakan gerakan sederhana sebuah mesin imajiner, lalu peserta didik menebak komponen pneumatik/hidrolik apa yang mungkin menggerakkannya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan prinsip kerja katup kontrol arah pada sistem elektropneumatik dan hidrolik secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Rangkaian Kata Kunci: Guru menyebutkan satu kata kunci (misalnya 'katup'), lalu peserta didik menyebutkan kata kunci lain yang berkaitan (misalnya 'arah', 'pneumatik') secara berantai.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 55 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mencocokkan simbol dengan nama komponen elektropneumatik.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik adalah tulang punggung otomatisasi industri modern. Modul ini akan membimbingmu memahami bagaimana sinyal listrik dapat berkolaborasi dengan kekuatan udara (pneumatik) atau cairan (hidrolik) untuk menggerakkan mesin secara cerdas dan efisien.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas gambar, gunting
Langkah kerja:
- Amati gambar simbol komponen elektropneumatik yang tersedia.
- Bandingkan setiap simbol dengan daftar nama komponen yang diberikan.
- Cocokkan simbol dengan nama komponen yang tepat dan tuliskan pada kolom yang tersedia.
- Diskusikan hasil pencocokanmu dengan teman sekelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan dua contoh aplikasi sistem pneumatik di industri!
- Apa perbedaan dasar antara fluida kerja pneumatik dan hidrolik?
- Bagaimana cara kerja sebuah relay dalam rangkaian listrik sederhana?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat melakukan instalasi dan pengujian rangkaian elektropneumatik.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai tentang prinsip kerja, perancangan, dan pemecahan masalah sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen utama sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik. | Pengenalan Komponen Elektropneumatik dan Hidrolik | 4 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan prinsip kerja katup kontrol arah pada sistem elektropneumatik dan hidrolik. | Prinsip Kerja Katup Kontrol Arah | 4 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merancang rangkaian kontrol elektropneumatik dan hidrolik sederhana menggunakan simulasi. | Perancangan Rangkaian Kontrol Sederhana | 4 JP | kreativitas |
| 4 | Menginstalasi dan menguji fungsi rangkaian kontrol elektropneumatik dan hidrolik secara fisik. | Instalasi dan Pengujian Rangkaian | 4 JP | kolaborasi |
Sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik adalah tulang punggung otomatisasi industri modern. Modul ini akan membimbingmu memahami bagaimana sinyal listrik dapat berkolaborasi dengan kekuatan udara (pneumatik) atau cairan (hidrolik) untuk menggerakkan mesin secara cerdas dan efisien. Dengan menguasai materi ini, kamu akan siap untuk merancang, menginstalasi, dan memelihara sistem otomatisasi yang inovatif.
1. Pengenalan Sistem Kontrol Elektropneumatik
Sistem elektropneumatik menggabungkan kontrol listrik dengan aktuasi pneumatik. Ini berarti sinyal listrik digunakan untuk mengaktifkan katup yang kemudian mengalirkan udara bertekanan untuk menggerakkan silinder atau motor pneumatik. Keunggulan utamanya adalah respons cepat dan biaya yang relatif rendah untuk aplikasi ringan hingga sedang. Contoh aplikasi meliputi mesin pengepakan, penjepit benda kerja, dan pintu otomatis.
2. Pengenalan Sistem Kontrol Hidrolik
Sistem elektrohidrolik mirip dengan elektropneumatik, namun menggunakan cairan (biasanya oli) bertekanan sebagai media kerja. Karena cairan tidak dapat dikompresi, sistem hidrolik mampu menghasilkan gaya yang sangat besar dan presisi tinggi, cocok untuk aplikasi berat. Contohnya adalah mesin press, alat berat konstruksi, dan sistem kemudi kapal. Kontrol listrik mengatur katup hidrolik untuk mengarahkan aliran oli.
3. Komponen Utama Sistem Elektropneumatik
Komponen utama meliputi kompresor (penghasil udara bertekanan), unit servis (filter, regulator, pelumas), katup kontrol arah (mengatur arah aliran udara), aktuator (silinder atau motor pneumatik), sensor (mendeteksi posisi atau kondisi), dan elemen kontrol listrik (tombol, relay, PLC). Setiap komponen memiliki simbol standar yang digunakan dalam skema rangkaian.
4. Komponen Utama Sistem Elektrohidrolik
Sistem elektrohidrolik menggunakan pompa hidrolik (penghasil aliran oli), tangki oli (penyimpan oli), filter, katup kontrol arah hidrolik, aktuator (silinder atau motor hidrolik), dan elemen kontrol listrik. Katup hidrolik umumnya lebih kokoh untuk menahan tekanan tinggi. Pemilihan komponen harus mempertimbangkan tekanan kerja dan viskositas fluida.
5. Prinsip Kerja Katup Kontrol Arah
Katup kontrol arah berfungsi mengarahkan aliran fluida kerja (udara atau oli) ke aktuator. Penamaannya sering menggunakan format x/y, di mana x adalah jumlah port (lubang) dan y adalah jumlah posisi. Misalnya, katup 3/2 memiliki 3 port dan 2 posisi. Pengaktifan katup dapat secara mekanis, pneumatis, hidrolis, atau elektris (menggunakan solenoid). Solenoid mengubah sinyal listrik menjadi gerakan mekanis untuk menggeser spool katup.
6. Rangkaian Kontrol Dasar Elektropneumatik
Rangkaian dasar elektropneumatik melibatkan sebuah tombol tekan yang mengaktifkan relay, dan kontak relay tersebut mengaktifkan solenoid pada katup kontrol arah. Katup ini kemudian mengalirkan udara ke silinder, menyebabkan silinder bergerak maju. Untuk mengembalikan silinder, bisa menggunakan pegas pada katup atau katup kontrol arah dengan solenoid ganda.
7. Rangkaian Kontrol Dasar Elektrohidrolik
Rangkaian dasar elektrohidrolik serupa dengan elektropneumatik, namun dengan pertimbangan tekanan yang lebih tinggi dan karakteristik fluida yang berbeda. Katup kontrol arah hidrolik yang diaktifkan solenoid akan mengarahkan aliran oli dari pompa ke silinder hidrolik. Penting untuk memastikan sirkuit oli tertutup dan tidak ada kebocoran untuk menjaga efisiensi dan keamanan sistem.
8. Pemecahan Masalah Sistem Kontrol
Pemecahan masalah pada sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik memerlukan pendekatan sistematis. Langkah-langkahnya meliputi identifikasi gejala, pemeriksaan visual komponen (kebocoran, kabel putus), pengukuran parameter (tekanan, tegangan), dan pengujian fungsi setiap komponen. Diagram skematik sangat membantu dalam menelusuri jalur sinyal dan aliran fluida untuk menemukan akar masalah.
Rangkuman: Sistem kontrol elektropneumatik dan hidrolik menggabungkan kontrol listrik dengan aktuasi fluida (udara atau oli) untuk otomatisasi industri. Pemahaman komponen utama seperti kompresor/pompa, katup kontrol arah, aktuator, dan sensor, serta prinsip kerjanya, sangat esensial. Perancangan, instalasi, pengujian, dan pemecahan masalah rangkaian memerlukan ketelitian dan penerapan prosedur keselamatan yang ketat untuk memastikan sistem beroperasi secara efisien dan aman.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pneumatik | Teknologi yang memanfaatkan udara bertekanan sebagai media penggerak. |
| Hidrolik | Teknologi yang memanfaatkan cairan (oli) bertekanan sebagai media penggerak. |
| Aktuator | Komponen yang mengubah energi fluida menjadi gerakan mekanis (misalnya silinder, motor). |
| Solenoid | Kumparan listrik yang menghasilkan medan magnet untuk menggerakkan komponen mekanis, sering pada katup. |
| Katup Kontrol Arah | Komponen yang mengatur arah aliran fluida dalam sistem pneumatik atau hidrolik. |
| Relay | Sakelar elektrik yang dioperasikan oleh arus listrik, digunakan untuk mengendalikan sirkuit berdaya lebih tinggi. |
| Sensor | Perangkat yang mendeteksi dan merespons sinyal fisik atau kimiawi. |
| FluidSim | Perangkat lunak simulasi untuk merancang dan menguji rangkaian pneumatik dan hidrolik. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik" mata pelajaran Teknik Otomasi Industri Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Teknik Otomasi Industri Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Sistem Kontrol ElektromekanikModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem Kontrol ElektronikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPiranti Sensor dan Aktuator IndustriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Sistem Kontrol Elektropneumatik dan ElektrohidrolikModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem Kontrol IndustriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSistem Robot IndustriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Teknik Otomasi Industri kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik pada Teknik Otomasi Industri SMK, Fase F, elemen Elemen Proses Bisnis Menyeluruh.
Modul Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik untuk Teknik Otomasi Industri kelas XI.
Apakah modul ajar Teknik Otomasi Industri materi Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik ini gratis?
Ya. Modul Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Teknik Otomasi Industri kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Teknik Otomasi Industri kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik dapat Anda sesuaikan dengan murid Teknik Otomasi Industri kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Teknik Otomasi Industri kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik untuk Teknik Otomasi Industri kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Teknik Otomasi Industri kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Teknik Otomasi Industri kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Teknik Otomasi Industri ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Sistem Kontrol Elektropneumatik dan Hidrolik disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.