Modul Ajar & RPP Teknik Sepeda Motor Kelas XI
PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR
Modul ajar (RPP) Teknik Sepeda Motor SMK kelas XI materi PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III.A.1 Bidang Keahlian Teknologi Manufaktur dan Rekayasa, Konsentrasi Teknik Sepeda Motor. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR yang Anda cari? Materi Teknik Sepeda Motor Kelas XI lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Teknik Sepeda Motor |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang komponen dan fungsi utama sepeda motor, serta mampu menggunakan alat tangan dasar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kemandirian, Kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III.A.1 Bidang Keahlian Teknologi Manufaktur dan Rekayasa, Konsentrasi Teknik Sepeda Motor |
| Elemen / Domain | Perawatan dan Perbaikan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis, merencanakan, dan melaksanakan perawatan serta perbaikan sistem transmisi otomatis (CVT) sepeda motor sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan keselamatan kerja. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak sepeda motor matic di jalan raya menggunakan sistem CVT yang memerlukan perawatan rutin. |
| Konseptual | Perawatan CVT melibatkan pemahaman tentang prinsip kerja, komponen utama, dan tanda-tanda kerusakan untuk menjaga performa optimal. |
| Prosedural | Langkah-langkah perawatan CVT meliputi pembongkaran, pemeriksaan komponen, pembersihan, pelumasan, dan pemasangan kembali sesuai prosedur standar. |
| Metakognitif | Peserta didik diharapkan mampu menyadari pentingnya perawatan preventif dan adaptif dalam menjaga kinerja sepeda motor, serta mampu mengidentifikasi kebutuhan belajar mandiri untuk teknologi baru. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi komponen-komponen sistem CVT sepeda motor dengan benar.
- Menjelaskan fungsi masing-masing komponen CVT dengan tepat.
- Menganalisis gejala kerusakan pada sistem CVT berdasarkan pengamatan dan informasi.
- Melakukan pembongkaran dan pemeriksaan komponen CVT sesuai SOP dan K3.
- Melaksanakan pembersihan dan pelumasan komponen CVT dengan prosedur yang benar.
- Memasang kembali komponen CVT dengan urutan yang tepat dan melakukan pengujian fungsi.
Pemahaman bermakna: Perawatan CVT yang tepat bukan hanya menjaga performa sepeda motor, tetapi juga memperpanjang usia pakai komponen dan meningkatkan keselamatan berkendara, serta mengurangi biaya perbaikan jangka panjang.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa sepeda motor matic yang rutin diservis terkadang masih terasa 'gredek' atau akselerasinya menurun?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Fisika: Memahami prinsip gaya sentrifugal pada roller dan kampas ganda, serta gesekan pada v-belt. Matematika: Menghitung toleransi keausan komponen (misalnya ketebalan v-belt) berdasarkan spesifikasi pabrikan. Kewirausahaan: Menganalisis peluang usaha bengkel perawatan CVT dan menghitung estimasi biaya perawatan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya perawatan sepeda motor matic di rumah, atau komunitas bengkel sepeda motor dapat diundang untuk berbagi pengalaman praktik perawatan CVT. |
| Lingkungan Pembelajaran | Bengkel praktik sekolah yang dilengkapi dengan unit sepeda motor matic, alat tangan, alat ukur, dan alat pelindung diri (APD) yang memadai, serta akses ke manual servis digital. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial perawatan CVT dari platform YouTube, simulasi interaktif tentang cara kerja CVT, dan akses ke e-book manual servis sepeda motor melalui tablet atau komputer di bengkel. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi komponen-komponen sistem CVT sepeda motor dengan benar dan menjelaskan fungsi masing-masing komponen CVT dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyambut peserta didik dengan salam dan doa, melakukan presensi, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali jenis-jenis transmisi pada sepeda motor. Guru menampilkan video singkat tentang cara kerja CVT dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa saja bagian yang kalian lihat bergerak di dalam CVT ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan alur kegiatan hari ini agar peserta didik sadar akan fokus belajarnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan beberapa komponen CVT (pulley depan, roller, v-belt, kampas ganda, mangkok kampas ganda). Setiap kelompok diminta untuk mengamati, mendiskusikan nama komponen, dan memperkirakan fungsinya berdasarkan bentuk dan letaknya. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan pertanyaan pancingan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi lembar kerja (LKPD) yang berisi tabel nama komponen dan perkiraan fungsi. Setelah itu, setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan konsep tentang nama dan fungsi komponen CVT yang sebenarnya, serta kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu menuliskan tiga hal baru yang mereka pelajari tentang komponen CVT. Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi dan diskusi kelompok. Guru mengaitkan pembelajaran hari ini dengan pentingnya memahami fungsi komponen sebelum melakukan perawatan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang komponen dan fungsi CVT. Guru memberikan apresiasi atas antusiasme belajar. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya yaitu identifikasi kerusakan dan teknik pembongkaran. Doa penutup dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis gejala kerusakan pada sistem CVT berdasarkan pengamatan dan informasi, dan melakukan pembongkaran serta pemeriksaan komponen CVT sesuai SOP dan K3. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyambut dan memimpin doa, presensi, kemudian mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru menampilkan beberapa skenario kasus kerusakan CVT (misal: 'gredek', akselerasi lambat, suara bising) dan meminta peserta didik menebak kemungkinan penyebabnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan prosedur praktik hari ini, menekankan pentingnya K3. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis skenario kerusakan yang diberikan. Mereka mendiskusikan kemungkinan penyebab kerusakan berdasarkan pemahaman fungsi komponen CVT. Guru memberikan panduan penggunaan buku manual servis untuk identifikasi gejala dan penyebab kerusakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok diarahkan ke workstation dengan unit sepeda motor matic. Dengan bimbingan guru, peserta didik melakukan pembongkaran CVT sesuai SOP, mengidentifikasi komponen yang dicurigai rusak, dan melakukan pemeriksaan visual serta pengukuran (misal: ketebalan v-belt, diameter roller) menggunakan alat ukur yang tepat. Mereka mencatat hasil pemeriksaan di LKPD. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil analisis kerusakan dan temuan pemeriksaan mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengoreksi kesalahan prosedur atau identifikasi, dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan teliti dan pencatatan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan tahapan identifikasi kerusakan dan pembongkaran CVT. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan ketelitian peserta didik. Guru mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada materi pembersihan dan pemasangan pada pertemuan berikutnya. Doa penutup dan salam dengan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melaksanakan pembersihan dan pelumasan komponen CVT dengan prosedur yang benar, dan memasang kembali komponen CVT dengan urutan yang tepat dan melakukan pengujian fungsi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyambut dengan ceria, doa, presensi, dan mengulas kembali hasil pemeriksaan pada pertemuan sebelumnya. Guru menanyakan 'Apa langkah selanjutnya setelah kita menemukan komponen yang rusak atau kotor?' untuk mengaitkan materi. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan prosedur praktik hari ini, menekankan pentingnya kerapian dan pengujian akhir. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru mendemonstrasikan teknik pembersihan komponen CVT yang benar menggunakan cairan pembersih dan kuas, serta teknik pelumasan pada bagian-bagian yang memerlukan (misal: bushing pulley, pin kampas ganda). Peserta didik memperhatikan dan bertanya jika ada yang kurang jelas. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik melanjutkan praktik di workstation masing-masing. Mereka membersihkan komponen CVT yang telah dibongkar, melumasi bagian yang diperlukan, dan merakit kembali sistem CVT sesuai SOP. Setelah terpasang, peserta didik melakukan pengujian fungsi (menghidupkan mesin, putaran roda belakang) untuk memastikan CVT bekerja normal dan tidak ada suara aneh. Hasil kerja dicatat di LKPD. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil perakitan dan pengujian CVT mereka. Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil kerja praktik, menyoroti kerapian, ketepatan pemasangan, dan keberhasilan pengujian. Guru juga mengajak peserta didik untuk merefleksikan kesulitan yang dihadapi dan cara mengatasinya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian materi perawatan CVT dari identifikasi hingga pengujian. Guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses pembelajaran dan hasil praktik. Guru memberikan motivasi untuk terus belajar dan menerapkan K3 dalam setiap pekerjaan. Doa penutup dan salam penuh semangat, menandai keberhasilan project. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Memandu peserta didik dalam mengidentifikasi, menganalisis, membongkar, membersihkan, dan merakit CVT sepeda motor secara sistematis dan sesuai prosedur.
Alat & bahan: Unit sepeda motor matic, kunci T, kunci ring, kunci pas, obeng, kunci momen, kompresor, sikat, majun, cairan pembersih, gemuk, jangka sorong, feeler gauge, APD (sarung tangan, kacamata safety)
Langkah kerja:
- Siapkan unit sepeda motor matic dan alat-alat yang diperlukan.
- Lakukan pembongkaran cover CVT dan komponen-komponen di dalamnya sesuai SOP.
- Periksa kondisi setiap komponen CVT (v-belt, roller, kampas ganda, mangkok, rumah roller) dari keausan atau kerusakan.
- Bersihkan seluruh komponen CVT dari kotoran dan lumasi bagian yang bergerak.
- Pasang kembali seluruh komponen CVT dengan urutan yang benar dan kencangkan baut sesuai spesifikasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan minimal 3 komponen utama pada sistem CVT!
- Apa fungsi dari v-belt pada CVT?
- Apa yang terjadi jika roller pada CVT sudah aus?
- Pernahkah Anda melihat atau mendengar tentang perawatan CVT?
Formatif (proses): Observasi kinerja praktik peserta didik selama pembongkaran, pemeriksaan, pembersihan, dan perakitan CVT, serta penilaian diskusi kelompok dan presentasi hasil.
Sumatif (akhir): Tes tertulis (pilihan ganda dan esai) untuk mengukur pemahaman konsep dan prosedur, serta penilaian unjuk kerja praktik perbaikan CVT secara menyeluruh.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen dan fungsi CVT. | Komponen dan fungsi CVT. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis kerusakan dan membongkar CVT. | Gejala kerusakan, SOP pembongkaran, K3. | 2 JP | Penalaran Kritis, Mandiri |
| 3 | Melaksanakan pembersihan, pelumasan, perakitan, dan pengujian CVT. | Prosedur pembersihan, pelumasan, perakitan, dan pengujian CVT. | 2 JP | Kolaborasi, Mandiri |
Sistem Continuously Variable Transmission (CVT) merupakan teknologi transmisi otomatis yang banyak digunakan pada sepeda motor matic. CVT memungkinkan perpindahan rasio gigi secara terus-menerus dan mulus, memberikan akselerasi yang responsif dan efisiensi bahan bakar yang baik. Namun, kinerja optimal CVT sangat bergantung pada perawatan yang rutin dan tepat. Modul ini akan membimbing Anda memahami komponen, cara kerja, hingga prosedur perawatan CVT.
1. Pengenalan Sistem CVT
CVT pada sepeda motor matic terdiri dari dua unit utama: pulley primer (depan) dan pulley sekunder (belakang), yang dihubungkan oleh sebuah V-belt. Pulley primer berfungsi sebagai penggerak yang dihubungkan ke crankshaft, sedangkan pulley sekunder terhubung ke roda belakang. Sistem ini memanfaatkan gaya sentrifugal dan tekanan pegas untuk mengubah diameter efektif pulley, sehingga rasio transmisi dapat berubah secara otomatis dan kontinu tanpa perpindahan gigi manual.
2. Komponen Utama CVT dan Fungsinya
Komponen utama CVT meliputi roller (pemberat) yang berada di rumah roller pada pulley primer, V-belt yang menghubungkan kedua pulley, kampas ganda yang berada di pulley sekunder sebagai kopling sentrifugal, dan mangkok kampas ganda. Roller berfungsi mengatur pergeseran pulley primer berdasarkan putaran mesin. V-belt meneruskan tenaga dari pulley primer ke pulley sekunder. Kampas ganda akan mengembang dan mencengkeram mangkok saat putaran mesin tinggi untuk menggerakkan roda belakang.
3. Gejala Kerusakan dan Pemeriksaan CVT
Beberapa gejala kerusakan pada CVT antara lain suara 'gredek' saat akselerasi awal, akselerasi yang lambat, tenaga mesin berkurang, atau suara berisik dari area CVT. Pemeriksaan visual dan pengukuran sangat penting. V-belt yang retak atau aus harus diganti. Roller yang peyang atau aus juga perlu diganti. Kampas ganda yang menipis atau mangkok kampas ganda yang baret juga dapat menyebabkan performa menurun. Pastikan semua komponen bergerak bebas dan tidak ada kotoran yang menghambat.
4. Prosedur Pembongkaran dan Pembersihan CVT
Pembongkaran CVT dimulai dengan melepas cover CVT, kemudian melepas mur pengikat pulley primer dan sekunder menggunakan kunci khusus (tahanan pulley). Setelah semua komponen terlepas, bersihkan seluruh bagian dari debu, kotoran, dan sisa gemuk lama menggunakan cairan pembersih dan kuas. Area rumah roller, V-belt, dan kampas ganda harus bersih agar tidak mengganggu pergerakan komponen. Pastikan tidak ada air atau cairan pembersih yang tertinggal.
5. Perakitan dan Pengujian CVT
Setelah semua komponen bersih dan diperiksa, lakukan pelumasan pada bushing pulley primer dan pin kampas ganda dengan gemuk khusus CVT. Pasang kembali semua komponen dengan urutan yang benar, mulai dari pulley sekunder, V-belt, hingga pulley primer. Pastikan semua mur dikencangkan sesuai torsi standar menggunakan kunci momen. Setelah perakitan, lakukan pengujian fungsi dengan menghidupkan mesin dan memeriksa putaran roda belakang serta respons akselerasi untuk memastikan CVT bekerja normal.
Rangkuman: Perawatan CVT sepeda motor matic sangat krusial untuk menjaga performa dan memperpanjang usia pakai. Ini melibatkan pemahaman komponen seperti roller, V-belt, dan kampas ganda, serta prosedur pembongkaran, pembersihan, pelumasan, dan perakitan yang sesuai SOP. Identifikasi gejala kerusakan dan pemeriksaan rutin penting untuk mencegah masalah lebih lanjut. Dengan perawatan yang tepat, sepeda motor matic akan selalu nyaman dan efisien digunakan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| CVT | Continuously Variable Transmission, sistem transmisi otomatis yang mengubah rasio gigi secara kontinu. |
| Roller | Pemberat berbentuk silinder pada pulley primer yang bergerak akibat gaya sentrifugal untuk mengubah rasio. |
| V-belt | Sabuk berbentuk 'V' yang menghubungkan pulley primer dan sekunder untuk mentransfer tenaga. |
| Kampas Ganda | Komponen kopling sentrifugal pada pulley sekunder yang mengembang saat putaran tinggi untuk menggerakkan roda. |
| Pulley | Roda berbentuk piringan yang berpasangan, terdiri dari pulley primer (depan) dan pulley sekunder (belakang). |
| Gredek | Istilah umum untuk getaran atau suara kasar pada CVT saat akselerasi awal, sering disebabkan oleh kampas ganda kotor atau aus. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR" mata pelajaran Teknik Sepeda Motor Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Materi Teknik Sepeda Motor Terkait
1. Perawatan dan perbaikan engine sepeda motor.Teknik sepeda motor Kelas XI SMK1. Perawatan Dan Perbaikan Engne Sepeda Motor.Teknik Sepeda Motor Kelas XI SMKSASIS SEPEDA MOTORTEKNIK SEPEDA MOTOR Kelas XI SMKTeknik Sepeda MotorTeknik Sepeda Motor Kelas XI SMK1. Pengenalan kunci dan alat ukurTeknik sepeda motor Kelas X SMKGAMBAR TEKNIKTEKNIK SEPEDA MOTOR Kelas X SMK2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Teknik Sepeda Motor PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR ini gratis?
Ya. Modul PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Teknik Sepeda Motor kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Teknik Sepeda Motor kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III.A.1 Bidang Keahlian Teknologi Manufaktur dan Rekayasa, Konsentrasi Teknik Sepeda Motor, pada Fase F untuk kelas XI SMK.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR untuk Teknik Sepeda Motor kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Teknik Sepeda Motor kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Teknik Sepeda Motor kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR pada Teknik Sepeda Motor SMK, Fase F, elemen Perawatan dan Perbaikan.
Bisakah modul PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan PERAWATAN CVT SEPEDA MOTOR dapat Anda sesuaikan dengan murid Teknik Sepeda Motor kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.