SMP · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas VII
Pertobatan Saulus

Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Kristen SMP kelas VII materi Pertobatan Saulus, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas VII materi Pertobatan Saulus — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Kisah pertobatan Saulus mengajarkan bahwa kuasa anugerah Tuhan mampu mengubah seseorang secara radikal, dari penganiaya menjadi pelayan setia. Peristiwa di jalan Damsyik menandai titik balik hidup Saulus, yang kemudian menjadi Paulus, rasul bagi bangsa-bangsa. Pertobatan sejati membawa perubahan hati, pikiran, dan tindakan, serta memiliki dampak besar bagi diri sendiri dan perkembangan iman Kristen.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pertobatan Saulus
Pendidikan Agama Kristen · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pertobatan Saulus
Pendidikan Agama Kristen · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPertobatan Saulus
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dosa dan anugerah Allah serta pentingnya perubahan diri dalam ajaran Kristen.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainManusia dan Nilai-nilai Kristiani
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari dan menerapkannya sebagai wujud iman kepada Tuhan, serta memiliki kesadaran untuk bertobat dan melakukan perubahan diri.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKisah nyata Saulus dari Tarsus yang menganiaya pengikut Yesus kemudian bertobat dan menjadi Paulus, seorang rasul besar.
KonseptualPertobatan adalah perubahan radikal dalam hidup seseorang yang berbalik dari dosa menuju kebenaran Allah, didorong oleh kasih karunia Tuhan.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis tahapan pertobatan Saulus dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong perubahan dirinya.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa memahami kisah pertobatan Saulus dapat membantu mereka merefleksikan dan mengevaluasi perjalanan iman serta potensi perubahan dalam diri sendiri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi latar belakang kehidupan Saulus sebelum pertobatan dengan tepat.
  2. Menganalisis peristiwa pertobatan Saulus di jalan menuju Damsyik berdasarkan Kisah Para Rasul 9:1-19 dengan cermat.
  3. Menjelaskan makna pertobatan Saulus sebagai perubahan hidup yang radikal dan dampaknya bagi kekristenan.
  4. Menyimpulkan nilai-nilai moral dari kisah pertobatan Saulus yang relevan dengan kehidupan remaja saat ini.
  5. Mengaitkan pengalaman pertobatan Saulus dengan konsep pertobatan dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Merancang aksi nyata sederhana sebagai wujud pertobatan dan perubahan diri menuju karakter Kristus.
Halaman 2 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kisah pertobatan Saulus mengajarkan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk berubah menjadi lebih baik melalui anugerah Tuhan, dan pertobatan sejati akan membawa dampak positif bagi diri sendiri dan orang lain.

Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, mungkinkah seseorang yang sangat membenci dan menganiaya orang lain bisa berubah 180 derajat menjadi pembela mereka?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks naratif dari Alkitab (Kisah Para Rasul) dan menyusun alur cerita atau peta pikiran.
Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai kemanusiaan dan pentingnya perubahan diri demi kebaikan bersama, selaras dengan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak mendampingi peserta didik dalam mengimplementasikan rencana aksi pertobatan di rumah dan memberikan dukungan moral.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta akses internet untuk mencari referensi tambahan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video animasi kisah Saulus atau infografis tentang pertobatan dari sumber terpercaya untuk memperkaya pemahaman visual peserta didik.
Halaman 3 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi latar belakang kehidupan Saulus sebelum pertobatan dengan tepat dan menganalisis peristiwa pertobatan Saulus di jalan menuju Damsyik berdasarkan Kisah Para Rasul 9:1-19 dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa pembukaan, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menayangkan gambar ilustrasi orang yang sedang marah atau menganiaya dan bertanya 'Apa yang kalian rasakan melihat gambar ini? Mungkinkah orang ini berubah?' untuk mengaitkan dengan pengalaman emosi peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami latar belakang dan peristiwa pertobatan Saulus, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana Saulus yang sangat membenci pengikut Kristus bisa berubah total?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi kutipan Kisah Para Rasul 9:1-19 dan beberapa pertanyaan panduan tentang latar belakang Saulus dan perjalanannya ke Damsyik.
  3. Peserta didik dalam kelompok membaca dan menganalisis kutipan Alkitab tersebut untuk mengidentifikasi siapa Saulus sebelum pertobatan dan apa tujuannya ke Damsyik.
  4. Peserta didik mendiskusikan apa yang terjadi pada Saulus di perjalanan dan bagaimana reaksi Saulus terhadap peristiwa tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap kelompok mengisi bagian pertama LKPD dengan mencatat poin-poin penting tentang latar belakang Saulus dan detail peristiwa di jalan Damsyik.
  2. Peserta didik membuat 'alur cerita' singkat (peta alur) dari Kisah Para Rasul 9:1-19 menggunakan kertas plano dan spidol, fokus pada perubahan yang dialami Saulus.
  3. Guru berkeliling mengamati diskusi kelompok dan memberikan bimbingan jika ada kesulitan dalam memahami teks atau mengisi LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan alur cerita yang telah dibuat di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan mengenai presentasi, dan guru memfasilitasi diskusi yang interaktif.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap pemahaman peserta didik tentang latar belakang Saulus dan detail peristiwa pertobatannya, mengoreksi miskonsepsi jika ada.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama poin-poin penting dari kisah pertobatan Saulus yang telah dibahas.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan hasil kerja yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk membaca Kisah Para Rasul 9:20-31 tentang dampak pertobatan Saulus dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan makna pertobatan Saulus sebagai perubahan hidup yang radikal dan dampaknya bagi kekristenan, serta menyimpulkan nilai-nilai moral dari kisah pertobatan Saulus yang relevan dengan kehidupan remaja saat ini.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dan memimpin doa pembukaan.
  2. Guru meminta beberapa peserta didik secara sukarela menceritakan kembali secara singkat inti kisah pertobatan Saulus dari pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mendalami makna pertobatan Saulus dan menemukan nilai-nilai moral yang relevan, dengan pertanyaan pemantik 'Apa sebenarnya makna pertobatan Saulus bagi dirinya dan bagi kekristenan?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya.
  2. Setiap kelompok menerima kartu kasus atau skenario singkat tentang 'perubahan' dalam kehidupan remaja (misalnya, dari malas menjadi rajin, dari suka menyontek menjadi jujur).
  3. Peserta didik diminta menganalisis skenario tersebut dan mengaitkannya dengan konsep perubahan radikal yang dialami Saulus, serta mendiskusikan apa yang mendorong perubahan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik melanjutkan pengerjaan LKPD dengan fokus pada bagian kedua, yaitu menganalisis makna pertobatan Saulus dan dampaknya.
  2. Setiap kelompok membuat peta pikiran (mind map) yang menjelaskan 'Makna Pertobatan Saulus' dan 'Dampak Pertobatan Saulus bagi Kekristenan' menggunakan kertas flipchart.
  3. Guru memfasilitasi diskusi kelompok, mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang implikasi teologis dan historis dari pertobatan Saulus.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka di depan kelas, menjelaskan makna pertobatan dan dampaknya.
  2. Guru memimpin diskusi kelas untuk membandingkan dan menyimpulkan berbagai pandangan tentang makna dan dampak pertobatan Saulus.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pertobatan sebagai perubahan total yang digerakkan oleh anugerah Allah dan pentingnya pengakuan dosa serta komitmen untuk hidup baru.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan guru merangkum bersama poin-poin penting tentang makna pertobatan dan dampaknya.
  2. Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif dan ide-ide cemerlang, menciptakan suasana yang membangun motivasi.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh-contoh orang di sekitar mereka (tokoh publik, keluarga, teman) yang mengalami perubahan positif, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Mengaitkan pengalaman pertobatan Saulus dengan konsep pertobatan dalam kehidupan sehari-hari dan merancang aksi nyata sederhana sebagai wujud pertobatan dan perubahan diri menuju karakter Kristus.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik dan memimpin doa pembukaan.
  2. Guru meminta beberapa peserta didik berbagi contoh perubahan positif yang mereka temukan dari tugas rumah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengaplikasikan nilai-nilai pertobatan dalam kehidupan nyata dan merancang aksi nyata, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kisah Saulus menginspirasi kita untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru mengingatkan kembali tentang makna pertobatan Saulus dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  2. Peserta didik secara individu melakukan refleksi singkat tentang aspek-aspek dalam diri mereka yang perlu diubah atau diperbaiki agar semakin serupa dengan karakter Kristus.
  3. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang tantangan-tantangan dalam melakukan perubahan diri di usia remaja dan bagaimana iman dapat membantu mengatasinya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap peserta didik menerima lembar kerja 'Rencana Aksi Pertobatan Diri'.
  2. Peserta didik secara individu merancang satu aksi nyata sederhana yang menunjukkan komitmen untuk berubah dalam satu aspek kehidupan mereka (misalnya, lebih jujur, lebih rajin belajar, lebih hormat kepada orang tua).
  3. Guru membimbing peserta didik dalam merumuskan rencana aksi yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Beberapa peserta didik secara sukarela mempresentasikan rencana aksi mereka di depan kelas dan menjelaskan mengapa mereka memilih aksi tersebut.
  2. Teman-teman memberikan masukan konstruktif dan dukungan positif terhadap rencana aksi yang dipresentasikan.
  3. Guru memberikan penguatan bahwa pertobatan adalah proses berkelanjutan dan setiap langkah kecil menuju perubahan adalah penting di mata Tuhan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan guru menyimpulkan bahwa pertobatan bukan hanya peristiwa masa lalu, tetapi panggilan untuk perubahan hidup setiap hari.
  2. Guru memberikan apresiasi yang tulus kepada semua peserta didik atas keberanian mereka merancang aksi nyata, menciptakan suasana penuh harapan dan motivasi.
  3. Guru menutup pembelajaran dengan doa, memohon bimbingan Tuhan agar setiap rencana aksi dapat diwujudkan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Perjalanan Saulus Menuju PerubahanNama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Menganalisis kisah pertobatan Saulus dan menemukan makna serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alat & bahan: Alkitab (Kisah Para Rasul 9:1-19), kertas plano/flipchart, spidol warna, lembar kerja peserta didik.

Langkah kerja:

  1. Baca Kisah Para Rasul 9:1-19 secara seksama dalam kelompok.
    PerjalananSaulusPenganiaya GerejaCahaya dariLangitBertemu AnaniasMenjadi Paulus
  2. Identifikasi karakter Saulus sebelum peristiwa di jalan Damsyik dan catat tujuannya ke Damsyik.
  3. Buatlah peta pikiran yang menggambarkan peristiwa pertobatan Saulus di jalan Damsyik, termasuk apa yang terjadi, apa yang Saulus dengar, dan bagaimana reaksinya.
  4. Diskusikan makna pertobatan Saulus bagi dirinya dan dampaknya bagi kekristenan.
  5. Tuliskan minimal 3 nilai moral yang dapat kalian pelajari dari kisah pertobatan Saulus.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang sosok Saulus sebelum ia bertemu Yesus?
  2. Menurutmu, mengapa seseorang perlu bertobat?
  3. Pernahkah kamu mendengar kisah tentang seseorang yang berubah drastis menjadi lebih baik? Ceritakan singkat!
  4. Apa yang membedakan penyesalan dengan pertobatan sejati?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan isi LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap 'Rencana Aksi Pertobatan Diri' yang dibuat oleh peserta didik, meliputi relevansi, spesifikasi, dan komitmen.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi latar belakang kehidupan Saulus sebelum pertobatan.Latar belakang Saulus dan perjalanannya ke Damsyik.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Menganalisis peristiwa pertobatan Saulus di jalan menuju Damsyik.Peristiwa pertobatan Saulus (Kisah Para Rasul 9:1-19).2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
3Menjelaskan makna pertobatan Saulus dan menyimpulkan nilai-nilai moralnya.Makna dan dampak pertobatan Saulus, nilai-nilai moral.2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kolaborasi

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa Tuhan memiliki kuasa untuk mengubah hati siapa pun, bahkan yang paling keras sekalipun, dan menginspirasi untuk berserah pada kehendak-Nya.
2. Cinta IlmuBersemangat menggali hikmat dari kisah-kisah Alkitab seperti pertobatan Saulus untuk memahami prinsip-prinsip kehidupan dan iman yang benar.
3. Cinta LingkunganMengembangkan sikap peduli terhadap sesama dengan tidak menghakimi masa lalu seseorang, melainkan mendukung perubahan positif yang sedang mereka jalani.
4. Cinta Diri dan SesamaMengevaluasi diri secara jujur dan berani mengakui kesalahan, serta berkomitmen untuk melakukan perubahan nyata menuju pribadi yang lebih baik dan berkarakter Kristus.
5. Cinta Tanah AirMengaplikasikan nilai-nilai pertobatan dalam perilaku sehari-hari untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih damai, toleran, dan saling mendukung.
Halaman 9 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kisah tentang pertobatan Saulus adalah salah satu cerita paling dramatis dan transformatif dalam Alkitab. Ini bukan hanya tentang perubahan nama dari Saulus menjadi Paulus, tetapi tentang perubahan hati dan arah hidup yang radikal. Kisah ini mengajarkan kita tentang kuasa anugerah Tuhan yang mampu mengubah musuh menjadi rasul-Nya yang paling setia.

1. Saulus: Sang Penganiaya Gereja
Sebelum pertobatannya, Saulus dikenal sebagai seorang Farisi yang sangat taat pada hukum Taurat, namun juga sangat fanatik dalam keyakinannya. Ia berasal dari Tarsus dan dididik di bawah Gamaliel, seorang rabi terkemuka. Saulus adalah seorang penganiaya jemaat Kristen yang kejam, menganggap pengikut Yesus sebagai bidat yang harus dimusnahkan. Ia terlibat dalam hukuman mati Stefanus dan memimpin penangkapan serta pemenjaraan orang-orang Kristen di Yerusalem dan sekitarnya. Dengan surat kuasa dari Imam Besar, ia bahkan berencana memperluas penganiayaannya hingga ke Damsyik.

2. Pertemuan Radikal di Jalan Damsyik
Ketika Saulus dalam perjalanan menuju Damsyik dengan tujuan menangkap orang-orang Kristen, sebuah peristiwa luar biasa terjadi. Tiba-tiba, cahaya yang sangat terang memancar dari langit dan menyinari Saulus. Ia rebah ke tanah dan mendengar suara berkata, 'Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku?' Saulus bertanya, 'Siapakah Engkau, Tuhan?' Suara itu menjawab, 'Akulah Yesus yang kauaniaya itu.' Saulus menjadi buta selama tiga hari dan dibawa ke Damsyik. Peristiwa ini menandai titik balik paling penting dalam hidupnya, mengubahnya dari musuh menjadi murid Kristus.

3. Ananias dan Pemulihan Saulus
Di Damsyik, Tuhan menampakkan diri kepada seorang murid bernama Ananias dan menyuruhnya pergi menemui Saulus. Ananias awalnya ragu karena reputasi Saulus sebagai penganiaya. Namun, Tuhan meyakinkan Ananias bahwa Saulus telah dipilih-Nya sebagai alat untuk memberitakan nama-Nya kepada bangsa-bangsa lain. Ananias taat, ia pergi menemui Saulus, menumpangkan tangan kepadanya, dan Saulus pun dapat melihat kembali. Roh Kudus memenuhi Saulus, dan ia segera dibaptis. Pemulihan penglihatan Saulus melambangkan pemulihan rohaninya dan dimulainya hidup baru dalam Kristus.

4. Makna dan Dampak Pertobatan Saulus
Pertobatan Saulus bukan sekadar perubahan keyakinan, tetapi perubahan total dalam hidupnya—dari seorang penganiaya menjadi penginjil yang gigih. Ia meninggalkan segala kemuliaan duniawi demi Kristus. Dampaknya sangat besar bagi kekristenan; Saulus, yang kemudian dikenal sebagai Paulus, menjadi rasul yang paling aktif menyebarkan Injil ke seluruh dunia non-Yahudi. Kisahnya menunjukkan bahwa anugerah Tuhan mampu menjangkau siapa saja, mengubah hati yang paling keras sekalipun, dan memakai orang-orang yang tidak terduga untuk kemuliaan-Nya.

Rangkuman: Kisah pertobatan Saulus mengajarkan bahwa kuasa anugerah Tuhan mampu mengubah seseorang secara radikal, dari penganiaya menjadi pelayan setia. Peristiwa di jalan Damsyik menandai titik balik hidup Saulus, yang kemudian menjadi Paulus, rasul bagi bangsa-bangsa. Pertobatan sejati membawa perubahan hati, pikiran, dan tindakan, serta memiliki dampak besar bagi diri sendiri dan perkembangan iman Kristen.

Halaman 10 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
FarisiKelompok Yahudi yang sangat ketat dalam menjalankan hukum Taurat.
DamsyikKota kuno yang terletak di Suriah, tempat Saulus mengalami pertobatan.
AnaniasMurid Yesus di Damsyik yang diutus Tuhan untuk memulihkan penglihatan Saulus.
RasulUtusan atau duta, khususnya dua belas murid pertama Yesus dan Paulus.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pertobatan Saulus" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pertobatan Saulus — pratinjau tuntas.org

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pertobatan Saulus pada Pendidikan Agama Kristen SMP, Fase D, elemen Manusia dan Nilai-nilai Kristiani.

Modul Pertobatan Saulus ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pertobatan Saulus untuk Pendidikan Agama Kristen kelas VII.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen materi Pertobatan Saulus ini gratis?

Ya. Modul Pertobatan Saulus untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pertobatan Saulus ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Kristen kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pertobatan Saulus ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pertobatan Saulus dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pertobatan Saulus ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pertobatan Saulus tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pertobatan Saulus untuk Pendidikan Agama Kristen kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pertobatan Saulus ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Kristen kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pertobatan Saulus beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Kristen kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Pendidikan Agama Kristen ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pertobatan Saulus yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.