Modul Ajar SMK

Modul Ajar Matematika Kelas X SMK

12 modul ajar Matematika kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Barisan Aritmetika, Barisan dan Deret dalam Keuangan, dan Barisan dan Deret. Word + PDF ber-kop.

12 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Eksponen, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Eksponen selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Matematika Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Eksponen
Matematika · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Eksponen
Matematika · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasE / X
Materi PokokEksponen
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep perkalian bilangan bulat berulang.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainBilangan
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menggeneralisasi sifat-sifat eksponen dan logaritma serta menerapkan barisan dan deret aritmetika dan geometri, termasuk masalah keuangan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh eksponen dapat ditemukan pada pertumbuhan bakteri atau perhitungan bunga majemuk.
KonseptualEksponen adalah operasi matematika yang melibatkan bilangan pokok dan pangkat, yang menunjukkan berapa kali bilangan pokok dikalikan dengan dirinya sendiri.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menyederhanakan bentuk eksponen, mengubah bentuk akar menjadi eksponen, dan menyelesaikan persamaan eksponen sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami sifat-sifat eksponen untuk memecahkan masalah kompleks dan merencanakan strategi penyelesaian masalah secara mandiri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan fenomena pertumbuhan, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep eksponen dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan sifat-sifat eksponen dengan benar.
  3. Melalui latihan soal, peserta didik dapat menerapkan sifat-sifat eksponen untuk menyederhanakan ekspresi matematika secara akurat.
  4. Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan eksponen secara mandiri.
  5. Melalui presentasi hasil kerja, peserta didik dapat mengomunikasikan penyelesaian masalah eksponen dengan jelas dan logis.
Halaman 2 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami eksponen tidak hanya tentang menghitung pangkat, tetapi juga tentang mengenali pola dan menggunakan sifat-sifatnya untuk menyederhanakan ekspresi dan memodelkan fenomena pertumbuhan atau peluruhan dalam kehidupan nyata.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menghitung jumlah bakteri yang membelah diri setiap jam jika kita memulai dengan satu bakteri?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Eksponen digunakan dalam perhitungan peluruhan radioaktif dan intensitas suara.
Biologi: Eksponen diterapkan dalam memodelkan pertumbuhan populasi bakteri atau virus.
Ekonomi: Eksponen digunakan dalam perhitungan bunga majemuk, investasi, dan depresiasi nilai aset.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendiskusikan contoh penggunaan eksponen dalam kehidupan sehari-hari seperti perhitungan bunga bank atau pertumbuhan populasi.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok, dengan meja dan kursi yang mudah digeser, serta akses ke papan tulis dan proyektor.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pembelajaran interaktif tentang eksponen dan aplikasi kalkulator ilmiah untuk memverifikasi hasil perhitungan eksponen.
Halaman 3 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan fenomena pertumbuhan, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep eksponen dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam menghitung sesuatu yang bertambah banyak dengan cepat, misalnya jumlah teman yang diundang ke pesta atau jumlah virus yang menyebar.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita menghitung jumlah bakteri yang membelah diri setiap jam jika kita memulai dengan satu bakteri?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang pertumbuhan bakteri yang membelah diri setiap 30 menit. (Gambar: gambar bakteri membelah diri)
  2. Guru membagikan LKPD yang berisi data pertumbuhan bakteri dan meminta peserta didik untuk mengamati pola pertambahan jumlah bakteri dari waktu ke waktu.
  3. Peserta didik secara individu mencatat data dan pola yang ditemukan dari video dan LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk menganalisis data pertumbuhan bakteri pada LKPD dan mencoba menemukan cara penulisan yang lebih sederhana untuk perkalian berulang tersebut.
  3. Peserta didik berdiskusi untuk merumuskan definisi awal eksponen berdasarkan pola yang mereka temukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya mengenai definisi dan pola eksponen yang ditemukan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan konsep eksponen dan notasi pangkat yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama konsep dasar eksponen.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak merefleksikan pentingnya eksponen dalam memodelkan pertumbuhan.
  3. Guru memberikan tugas rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan sifat-sifat eksponen dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik untuk mengingat kembali konsep eksponen dari pertemuan sebelumnya.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan beberapa contoh operasi eksponen sederhana seperti 2^3 x 2^2 dan (3^2)^3, lalu meminta peserta didik untuk menebak hasilnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: merumuskan sifat-sifat eksponen melalui eksplorasi dan diskusi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru membagikan LKPD yang berisi tabel dan contoh-contoh operasi eksponen yang berbeda (perkalian, pembagian, pangkat dari pangkat, pangkat nol, pangkat negatif).
  2. Peserta didik secara individu mencoba menyelesaikan contoh-contoh operasi eksponen tersebut dengan cara perkalian berulang.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis hasil perhitungan mereka pada LKPD dan mencari pola atau aturan yang muncul dari operasi-operasi eksponen tersebut.
  3. Peserta didik berdiskusi untuk merumuskan sifat-sifat eksponen berdasarkan pola yang ditemukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan sifat-sifat eksponen yang berhasil mereka rumuskan.
  2. Guru memberikan umpan balik dan memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk menyepakati sifat-sifat eksponen yang benar.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang sifat-sifat eksponen dan bagaimana proses penemuan sifat-sifat tersebut.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan sifat-sifat eksponen yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok dan mendorong peserta didik untuk terus berlatih.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh penerapan sifat eksponen dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Dunia Eksponen!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi konsep dan sifat-sifat eksponen serta menerapkannya dalam masalah.

Alat & bahan: Alat tulis, kalkulator (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar pertumbuhan bakteri berikut dan catat jumlah bakteri setiap jam.
    Pertumbuhan BakteriJam 0Jam 1Jam 2Jam 3= 1 bakteri
    Gambar 1. Piktogram
  2. Lengkapi tabel dengan menuliskan bentuk perkalian berulang dan bentuk pangkat dari jumlah bakteri.
  3. Diskusikan dalam kelompok untuk merumuskan sifat-sifat eksponen berdasarkan pengamatan Anda.
  4. Selesaikan soal-soal penerapan eksponen yang diberikan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang perkalian berulang?
  2. Bagaimana cara menuliskan 2 x 2 x 2 x 2 dalam bentuk yang lebih singkat?
  3. Apakah Anda pernah mendengar istilah 'pangkat' atau 'eksponen'?
  4. Menurut Anda, apa gunanya mempelajari pangkat dalam matematika?

Formatif (proses): Observasi aktivitas kelompok saat berdiskusi dan presentasi, serta penilaian hasil kerja pada LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi eksponen.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi konsep eksponenPengertian eksponen, bilangan pokok, pangkat.2 JPPenalaran Kritis
2Merumuskan sifat-sifat eksponenSifat perkalian, pembagian, pangkat nol, pangkat negatif.2 JPKolaborasi
3Menerapkan sifat-sifat eksponenPenyederhanaan ekspresi, persamaan eksponen sederhana.2 JPKemandirian
Halaman 8 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Eksponen, atau sering disebut bilangan berpangkat, adalah salah satu konsep fundamental dalam matematika yang memiliki banyak aplikasi dalam berbagai bidang ilmu. Dari pertumbuhan bakteri yang sangat cepat hingga perhitungan bunga majemuk di bank, eksponen membantu kita menyederhanakan penulisan dan perhitungan bilangan yang sangat besar atau sangat kecil. Memahami eksponen akan membuka pintu untuk memecahkan masalah yang lebih kompleks di masa depan.

1. Pengertian Eksponen
Eksponen adalah bentuk perkalian berulang dari suatu bilangan. Jika 'a' adalah bilangan pokok (basis) dan 'n' adalah pangkat (eksponen), maka a^n berarti 'a' dikalikan dengan dirinya sendiri sebanyak 'n' kali. Sebagai contoh, 2^3 berarti 2 × 2 × 2 = 8. Dalam hal ini, 2 adalah bilangan pokok dan 3 adalah pangkatnya. Konsep ini sangat berguna untuk menyederhanakan penulisan operasi perkalian berulang dan mempermudah perhitungan dalam skala besar.

2. Sifat-sifat Eksponen (Bagian 1)
Terdapat beberapa sifat dasar eksponen yang penting untuk dipahami. Pertama, sifat perkalian: jika bilangan pokoknya sama, maka pangkatnya dijumlahkan (a^m × a^n = a^(m+n)). Kedua, sifat pembagian: jika bilangan pokoknya sama, maka pangkatnya dikurangkan (a^m / a^n = a^(m-n)). Ketiga, sifat pangkat dari pangkat: jika suatu bilangan berpangkat dipangkatkan lagi, maka pangkatnya dikalikan ((a^m)^n = a^(m×n)). Sifat-sifat ini menjadi dasar untuk menyederhanakan ekspresi eksponen yang lebih kompleks.

3. Sifat-sifat Eksponen (Bagian 2)
Selain itu, ada sifat eksponen nol dan eksponen negatif. Setiap bilangan (bukan nol) yang dipangkatkan nol hasilnya adalah 1 (a^0 = 1, untuk a ≠ 0). Sedangkan eksponen negatif menunjukkan kebalikan dari bilangan berpangkat positif, yaitu a^(-n) = 1/a^n. Pemahaman sifat-sifat ini sangat krusial dalam memanipulasi bentuk eksponen, terutama ketika berhadapan dengan pecahan atau bilangan yang sangat kecil. Contohnya, 5^(-2) sama dengan 1/5^2 atau 1/25.

4. Bentuk Akar dan Eksponen Pecahan
Eksponen juga memiliki kaitan erat dengan bentuk akar. Bentuk akar dapat diubah menjadi bentuk eksponen pecahan, dan sebaliknya. Secara umum, akar pangkat n dari a pangkat m dapat ditulis sebagai a^(m/n). Contohnya, akar kuadrat dari 4 (√4) sama dengan 4^(1/2) = 2. Mengubah bentuk akar menjadi eksponen pecahan seringkali mempermudah perhitungan dan penyederhanaan ekspresi yang melibatkan akar, terutama dalam aljabar tingkat lanjut.

5. Penerapan Eksponen
Eksponen banyak diterapkan dalam berbagai bidang. Dalam sains, eksponen digunakan untuk menggambarkan pertumbuhan populasi (bakteri, virus), peluruhan radioaktif, dan skala gempa bumi. Dalam keuangan, eksponen esensial untuk menghitung bunga majemuk, pertumbuhan investasi, dan depresiasi nilai aset. Pemahaman eksponen memungkinkan kita untuk membuat model matematis dari fenomena-fenomena ini, memprediksi hasil, dan mengambil keputusan yang tepat berdasarkan data.

Rangkuman: Eksponen adalah perkalian berulang yang disederhanakan dengan notasi bilangan pokok dan pangkat. Sifat-sifat eksponen meliputi perkalian (pangkat dijumlah), pembagian (pangkat dikurang), pangkat dari pangkat (pangkat dikali), pangkat nol (hasilnya 1), dan pangkat negatif (kebalikan). Eksponen pecahan juga berkaitan dengan bentuk akar. Konsep ini vital untuk menyederhanakan ekspresi dan memodelkan fenomena pertumbuhan atau peluruhan di kehidupan nyata.

Halaman 9 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
EksponenPangkat suatu bilangan yang menunjukkan berapa kali bilangan tersebut dikalikan dengan dirinya sendiri.
Bilangan PokokAngka dasar yang dipangkatkan dalam eksponen.
PangkatAngka yang menunjukkan berapa kali bilangan pokok dikalikan.
Sifat EksponenAturan yang mengatur operasi bilangan berpangkat.
Bunga MajemukBunga yang dihitung berdasarkan modal awal ditambah bunga yang telah diakumulasi dari periode sebelumnya.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Eksponen" mata pelajaran Matematika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Eksponen — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh

4 materi Matematika SMK, urut mengajar dari Eksponen hingga Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear.

EksponenModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBarisan dan DeretModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerbandingan TrigonometriSistem Persamaan dan Pertidaksamaan LinearModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Semester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh

3 materi Matematika SMK, urut mengajar dari Persamaan dan Fungsi Kuadrat hingga Peluang.

Persamaan dan Fungsi KuadratRepresentasi dan Interpretasi DataPeluangModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Matematika Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E, dan 7 materi Matematika setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Matematika kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Matematika kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Matematika kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Matematika bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XPeta Konsep
EksponenPengertian EksponenSifat-sifat Eksponen (Bagian 1)Sifat-sifat Eksponen (Bagian 2)Bentuk Akar dan Eksponen PecahanPenerapan Eksponen
Dari sub-bab EksponenLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKemandirianKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Eksponen1Barisan dan Deret1Perbandingan Trigonometri1Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear2Persamaan dan Fungsi Kuadrat…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDEksponenBarisan dan DeretPerbandingan TrigonometriSistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Matematika Kelas X SMK

Apakah modul ajar Matematika ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Matematika kelas X SMK?

7 materi, urut mengajar dari Eksponen hingga Peluang. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Matematika?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.