Modul Ajar & RPP Antropologi Kelas XI
Etnografi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Antropologi |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Etnografi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep budaya dan masyarakat dari pelajaran sosiologi atau antropologi di kelas sebelumnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik mengembangkan sikap toleransi dan menghargai keragaman budaya sebagai bentuk syukur atas ciptaan Allah SWT. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu menganalisis data etnografi dari berbagai sumber untuk mengidentifikasi pola dan makna budaya. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi
Peserta didik berinteraksi secara efektif dalam kelompok untuk merancang dan melaksanakan proyek penelitian etnografi sederhana.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Memahami Konsep Dasar Antropologi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis konsep-konsep dasar antropologi dalam memahami keragaman budaya, masyarakat, dan dinamika sosial, serta mengaplikasikannya dalam konteks kehidupan sehari-hari dan kearifan lokal. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Etnografi adalah metode penelitian lapangan yang digunakan untuk mendeskripsikan budaya suatu kelompok masyarakat secara mendalam. |
| Konseptual | Etnografi melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis data kualitatif untuk memahami pandangan emik dan etik. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan penelitian etnografi, mulai dari perumusan masalah, pengumpulan data, analisis, hingga penulisan laporan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya refleksi diri dan etika dalam melakukan penelitian budaya untuk menghindari bias dan prasangka. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mendorong peserta didik untuk bersyukur atas keragaman ciptaan Allah SWT melalui pemahaman budaya yang berbeda. |
| 2. Cinta Ilmu | Membangkitkan semangat ingin tahu dan menggali ilmu pengetahuan tentang masyarakat dan budaya melalui metode etnografi. |
| 3. Cinta Lingkungan | Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian kearifan lokal dan lingkungan sosial budaya masyarakat yang diteliti. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menumbuhkan empati dan menghargai nilai-nilai kemanusiaan serta hak-hak individu dalam interaksi lintas budaya. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memperkuat rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia dan turut serta dalam melestarikannya melalui pemahaman yang mendalam. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar etnografi dan sejarah perkembangannya dengan tepat.
- Dengan menganalisis studi kasus etnografi, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan etika penelitian etnografi secara runtut.
- Melalui simulasi observasi partisipatif, peserta didik dapat menerapkan teknik pengumpulan data etnografi (observasi, wawancara) dengan cermat.
- Dengan menyusun kerangka laporan penelitian, peserta didik dapat merancang proposal penelitian etnografi sederhana sesuai kaidah ilmiah.
- Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat menyajikan temuan penelitian etnografi secara jelas dan persuasif.
- Dengan refleksi diri, peserta didik dapat mengevaluasi pengalaman belajar etnografi dan mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang ditemukan.
Pemahaman bermakna: Etnografi memungkinkan kita untuk menyelami dan memahami cara pandang serta praktik kehidupan suatu kelompok masyarakat dari sudut pandang mereka sendiri, sehingga menumbuhkan penghargaan terhadap keragaman budaya.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memahami kehidupan suatu kelompok masyarakat yang berbeda dengan kita tanpa menghakimi atau memaksakan pandangan sendiri?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Memahami struktur sosial, interaksi, dan stratifikasi masyarakat yang menjadi objek etnografi. Sejarah: Melacak perkembangan budaya dan masyarakat yang diteliti, serta memahami konteks historis praktik-praktik budaya. Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menulis laporan penelitian yang sistematis, jelas, dan menggunakan bahasa baku. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai kearifan lokal di lingkungan tempat tinggal mereka untuk memperkaya perspektif peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan sekolah dan sekitar rumah dapat menjadi laboratorium mini bagi peserta didik untuk melakukan observasi dan wawancara sederhana. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan mesin pencari, situs berita, dan platform video untuk mencari studi kasus etnografi dan referensi ilmiah yang relevan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar etnografi dan sejarah perkembangannya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Budaya: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu budaya, peserta didik menebak nama budayanya. Contoh: 'Ini adalah budaya di mana orang suka memakai batik.'
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis studi kasus etnografi, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan etika penelitian etnografi secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Budaya: Guru menyebutkan satu kata terkait budaya (misal: 'adat'). Peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan (misal: 'upacara'), dan seterusnya, membentuk rantai kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan etika penelitian etnografi melalui analisis studi kasus.
Alat & bahan: Kertas, pulpen, gawai (opsional)
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan potongan berita tentang sebuah penelitian budaya.
Gambar 1. Teks bacaan - Baca studi kasus 'Penelitian Adat Suku Terpencil' yang diberikan oleh guru dan diskusikan dalam kelompok.
- Identifikasi karakteristik penelitian etnografi yang dapat kalian temukan dalam studi kasus tersebut (minimal 3).
- Diskusikan isu etika apa saja yang mungkin muncul dalam penelitian tersebut dan bagaimana seharusnya peneliti bertindak.
- Tuliskan hasil diskusi kalian pada tabel yang tersedia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang budaya di Indonesia?
- Bagaimana cara kita mempelajari kebiasaan orang lain?
- Menurut kalian, mengapa penting untuk memahami budaya orang lain?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi pengumpulan data.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan proyek penelitian etnografi sederhana dan presentasi hasil.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar etnografi dan sejarah perkembangannya | Konsep dasar dan sejarah etnografi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi karakteristik dan etika penelitian etnografi | Karakteristik dan etika etnografi | 2 JP | Penalaran Kritis, Keimanan dan Ketakwaan |
| 3 | Menerapkan teknik pengumpulan data etnografi (observasi, wawancara) dengan cermat | Teknik pengumpulan data etnografi | 2 JP | Kolaborasi, Penalaran Kritis |
| 4 | Merancang proposal penelitian etnografi sederhana sesuai kaidah ilmiah | Rancangan proposal etnografi | 2 JP | Kolaborasi, Penalaran Kritis |
Etnografi adalah salah satu jantung dalam ilmu antropologi, sebuah metode penelitian yang membawa kita menyelami kehidupan masyarakat lain secara mendalam. Dengan etnografi, kita tidak hanya melihat dari luar, tetapi mencoba memahami dunia dari sudut pandang mereka yang kita teliti, menghargai setiap nuansa budaya yang ada.
1. Pengertian dan Ruang Lingkup Etnografi
Etnografi berasal dari kata 'ethnos' (bangsa atau budaya) dan 'graphein' (menulis). Secara harfiah berarti 'menulis tentang budaya'. Ini adalah metode penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memberikan deskripsi mendalam tentang suatu kelompok masyarakat atau budaya. Ruang lingkupnya sangat luas, mencakup praktik sosial, kepercayaan, nilai-nilai, bahasa, struktur kekerabatan, dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Etnografi berupaya menangkap 'pandangan orang dalam' (emic perspective) untuk memahami makna di balik tindakan dan ucapan subjek penelitian.
2. Sejarah dan Perkembangan Etnografi
Etnografi memiliki akar panjang dalam perjalanan penjelajahan dan kolonialisme, namun berkembang sebagai metode ilmiah pada awal abad ke-20 dengan tokoh seperti Bronislaw Malinowski dan Franz Boas. Malinowski menekankan pentingnya 'tinggal di lapangan' (participant observation) dalam waktu yang lama. Boas memperkenalkan relativisme budaya, menolak pandangan evolusionis yang menganggap budaya Barat lebih superior. Seiring waktu, etnografi terus berevolusi, menghadapi kritik dan mengembangkan berbagai pendekatan baru seperti etnografi kritis dan autoetnografi, serta memperluas cakupan penelitian ke masyarakat modern dan virtual.
3. Karakteristik Utama Penelitian Etnografi
Etnografi memiliki beberapa karakteristik kunci. Pertama, bersifat holistik, yaitu berusaha memahami budaya sebagai sebuah kesatuan yang saling terkait. Kedua, kontekstual, artinya setiap fenomena budaya dipahami dalam konteks sosial, sejarah, dan lingkungan tempat ia terjadi. Ketiga, longitudinal, seringkali membutuhkan waktu penelitian yang lama (berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun) untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam. Keempat, induktif, di mana teori dibangun dari data lapangan, bukan diuji dari teori yang sudah ada. Kelima, menekankan perspektif emik dan etik, yaitu memahami dari sudut pandang subjek penelitian (emic) dan juga menganalisis dari sudut pandang peneliti (etik).
4. Etika dalam Penelitian Etnografi
Aspek etika sangat krusial dalam etnografi karena melibatkan interaksi langsung dengan manusia. Prinsip-prinsip etika meliputi informed consent (persetujuan dari subjek setelah memahami tujuan dan risiko penelitian), menjaga kerahasiaan dan anonimitas, tidak merugikan subjek penelitian (do no harm), menghormati privasi, dan menghindari eksploitasi. Peneliti harus jujur, transparan, dan bertanggung jawab terhadap data yang dikumpulkan serta interpretasinya. Pelanggaran etika dapat merusak kepercayaan dan berdampak negatif pada komunitas yang diteliti, serta integritas ilmiah peneliti.
5. Teknik Pengumpulan Data Etnografi: Observasi Partisipatif
Observasi partisipatif adalah teknik utama dalam etnografi, di mana peneliti ikut serta dalam aktivitas sehari-hari masyarakat yang diteliti sambil melakukan pengamatan. Ini memungkinkan peneliti untuk merasakan dan memahami pengalaman subjek dari dalam. Tingkat partisipasi dapat bervariasi, dari partisipasi penuh hingga hanya pengamat. Keuntungan teknik ini adalah mendapatkan data yang kaya, mendalam, dan kontekstual. Tantangannya meliputi menjaga objektivitas, mengatasi bias pribadi, dan membangun rapport (hubungan baik) dengan masyarakat. Peneliti perlu mencatat detail observasi secara sistematis dalam catatan lapangan.
6. Teknik Pengumpulan Data Etnografi: Wawancara Mendalam
Wawancara mendalam adalah percakapan terstruktur atau semi-terstruktur dengan informan kunci untuk menggali informasi, pandangan, pengalaman, dan makna dari sudut pandang mereka. Berbeda dengan wawancara survei, wawancara etnografi bersifat fleksibel, terbuka, dan seringkali berkembang secara alami. Peneliti perlu membangun rapport yang kuat, mendengarkan secara aktif, dan menggunakan pertanyaan terbuka untuk mendorong informan berbicara bebas. Data wawancara biasanya direkam (dengan izin) dan ditranskrip untuk analisis. Ini membantu peneliti mendapatkan pemahaman emik yang tidak selalu terlihat dari observasi saja.
7. Analisis Data dan Penulisan Laporan Etnografi
Analisis data etnografi bersifat interpretatif dan kualitatif. Ini melibatkan proses identifikasi tema, pola, kategori, dan hubungan antar data yang dikumpulkan dari observasi, wawancara, dan dokumen. Teknik analisis dapat berupa analisis tematik, analisis naratif, atau analisis isi. Penulisan laporan etnografi adalah puncak dari penelitian, yang menyajikan deskripsi budaya secara rinci, analisis interpretatif, dan argumen yang didukung data lapangan. Laporan harus jelas, koheren, dan menggambarkan realitas sosial budaya yang diteliti dengan akurat dan sensitif, serta tetap menjaga kerahasiaan informan.
8. Penerapan Etnografi dalam Kehidupan Sehari-hari
Meskipun merupakan metode penelitian ilmiah, prinsip-prinsip etnografi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengembangkan pemahaman lintas budaya. Misalnya, dengan mengamati dan mendengarkan secara aktif saat berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang berbeda, kita dapat mengurangi kesalahpahaman. Mempraktikkan empati, menunda penilaian, dan mencoba melihat dunia dari sudut pandang orang lain adalah esensi etnografi yang relevan dalam membangun toleransi, komunikasi efektif, dan hidup harmonis dalam masyarakat multikultural. Ini membantu kita menjadi individu yang lebih menghargai keragaman.
Rangkuman: Etnografi adalah metode penelitian mendalam untuk mendeskripsikan budaya suatu kelompok, yang melibatkan observasi partisipatif dan wawancara. Sejarahnya berkembang dari penjelajahan hingga menjadi ilmiah, menekankan holisme, konteks, dan etika. Prinsip-prinsip etnografi, seperti empati dan menunda penilaian, sangat relevan untuk memahami keragaman budaya di kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Etnografi | Metode penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan budaya secara mendalam. |
| Emik | Sudut pandang orang dalam atau subjek penelitian. |
| Etik | Sudut pandang peneliti atau orang luar. |
| Observasi Partisipatif | Teknik pengumpulan data dengan ikut serta dalam kehidupan masyarakat yang diteliti. |
| Wawancara Mendalam | Percakapan terbuka untuk menggali informasi dan pandangan dari informan. |
| Informed Consent | Persetujuan subjek penelitian setelah memahami tujuan dan risiko penelitian. |
| Rapport | Hubungan baik dan kepercayaan antara peneliti dan subjek penelitian. |
| Relativisme Budaya | Prinsip bahwa setiap budaya harus dipahami dalam konteksnya sendiri, tanpa menghakimi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Etnografi" mata pelajaran Antropologi Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Etnografi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Antropologi Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Berkenalan dengan AntropologiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAntropologi RagawiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKebudayaan Zaman PrasejarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Keanekaragaman BahasaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Antropologi kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Etnografi pada Antropologi MA, Fase F, elemen Memahami Konsep Dasar Antropologi.
Modul Etnografi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Antropologi kelas XI MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Antropologi materi Etnografi ini gratis?
Ya. Modul Etnografi untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Etnografi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Antropologi kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Antropologi kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Etnografi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Etnografi dapat Anda sesuaikan dengan murid Antropologi kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Antropologi kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Etnografi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Etnografi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Etnografi untuk Antropologi kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Etnografi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Antropologi kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Etnografi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Antropologi kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Antropologi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Etnografi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Antropologi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.