MAKelas XIIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XII
Teks Cerita Sejarah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Teks cerita sejarah adalah narasi berbasis fakta yang memiliki struktur (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dan kaidah kebahasaan khas (konjungsi temporal, kata kerja material). Teks ini kaya akan nilai-nilai (religius, moral, sosial, kepahlawanan) yang dapat dipetik. Menulis dan mengevaluasi cerita sejarah melatih kemampuan berpikir kritis dan menghargai warisan masa lalu untuk masa depan yang lebih baik.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Teks Cerita Sejarah
Bahasa Indonesia · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Teks Cerita Sejarah
Bahasa Indonesia · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasF / XII
Materi PokokTeks Cerita Sejarah
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik menulis dan presentasi
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang teks narasi dan mampu mengidentifikasi unsur-unsur pembangun cerita.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Menganalisis teks cerita sejarah untuk memahami nilai-nilai kebangsaan dan keteladanan tokoh dalam konteks sejarah Islam dan Indonesia.
  2. penalaran kritis — elemen: merefleksi dan mengevaluasi pemikiran
    Mengevaluasi keakuratan informasi dan perspektif yang disajikan dalam teks cerita sejarah serta mengidentifikasi bias yang mungkin ada.
  3. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Menulis teks cerita sejarah berdasarkan data dan fakta yang telah dikumpulkan dengan gaya penceritaan yang menarik dan orisinal.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai jenis teks (narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi) untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif, serta menyajikan gagasan dan pemikiran yang kompleks dalam bentuk tulisan yang terstruktur dan santun.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualTeks cerita sejarah adalah narasi yang menceritakan peristiwa masa lalu dengan tokoh, latar, dan alur yang jelas, berdasarkan fakta sejarah.
KonseptualKonsep inti teks cerita sejarah meliputi struktur, kaidah kebahasaan, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, serta hubungannya dengan realitas sejarah.
ProseduralProsedur yang dipelajari mencakup langkah-langkah menganalisis, mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menulis teks cerita sejarah secara sistematis.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami konteks sejarah dan keakuratan data dalam menulis atau menafsirkan teks cerita sejarah untuk menghindari bias.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengidentifikasi nilai-nilai keteladanan dari para tokoh sejarah Islam dan nasional yang mencerminkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya dalam perjuangan mereka.
2. Cinta IlmuMendorong peserta didik untuk melakukan riset mendalam dan kritis terhadap sumber-sumber sejarah, menumbuhkan semangat mencari kebenaran dan menghargai ilmu pengetahuan.
3. Cinta LingkunganMenyadari pentingnya menjaga warisan sejarah dan lingkungan tempat peristiwa sejarah terjadi sebagai bentuk penghormatan terhadap masa lalu dan keberlanjutan masa depan.
4. Cinta Diri dan SesamaMengapresiasi perjuangan para pahlawan dan tokoh sejarah yang berkorban demi kebaikan sesama, serta menumbuhkan empati dan semangat persatuan dalam diri peserta didik.
5. Cinta Tanah AirMenuliskan kembali cerita sejarah daerah atau nasional dengan bangga dan penuh semangat, menunjukkan kecintaan terhadap tanah air dan kekayaan budayanya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi struktur teks cerita sejarah dengan tepat.
  2. Menganalisis kaidah kebahasaan teks cerita sejarah dengan cermat.
  3. Menentukan nilai-nilai yang terkandung dalam teks cerita sejarah dengan benar.
  4. Mengevaluasi informasi dan perspektif dalam teks cerita sejarah secara kritis.
  5. Menyusun kerangka teks cerita sejarah berdasarkan fakta yang ditemukan.
  6. Menulis teks cerita sejarah dengan memperhatikan struktur, kaidah kebahasaan, dan nilai-nilai.
Halaman 2 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami teks cerita sejarah tidak hanya tentang mengetahui peristiwa masa lalu, tetapi juga tentang belajar dari nilai-nilai dan kearifan yang terkandung di dalamnya untuk membentuk karakter dan identitas bangsa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari sejarah melalui cerita, dan bagaimana sebuah cerita bisa membuat sejarah terasa hidup dan relevan bagi kita hari ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik menulis dan presentasi
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami peristiwa, tokoh, dan kronologi sejarah yang akurat sebagai dasar penulisan teks cerita sejarah.
Pendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi nilai-nilai moral, religius, dan keteladanan tokoh-tokoh Islam dalam konteks sejarah Indonesia.
Seni Budaya: Mengembangkan gaya penceritaan yang menarik dan estetis, serta memahami konteks budaya dalam peristiwa sejarah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan sejarah keluarga atau daerah asal, atau membantu peserta didik mencari sumber-sumber sejarah lokal.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi akses ke perpustakaan sekolah atau sumber daring untuk riset, serta papan pajang untuk karya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan situs web sejarah terpercaya, arsip digital, e-book, dan aplikasi pengolah kata untuk riset, penulisan, dan presentasi teks cerita sejarah.
Halaman 3 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi struktur teks cerita sejarah dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Tokoh Sejarah: Guru menyebutkan ciri-ciri tokoh sejarah Indonesia, peserta didik menebak nama tokoh. Ini melatih ingatan dan membangun koneksi awal dengan sejarah.
Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru menghubungkan pengalaman peserta didik dengan cerita sejarah, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi contoh teks cerita sejarah singkat, mengidentifikasi bagian-bagian awal, tengah, dan akhir cerita, serta mencoba menemukan pola struktur teks tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok menganalisis satu teks cerita sejarah berbeda, menandai bagian-bagian struktur seperti orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda, lalu membandingkan hasilnya dengan kelompok lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis struktur teks, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, kemudian guru memberikan penguatan dan meluruskan pemahaman tentang struktur teks cerita sejarah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan struktur teks cerita sejarah. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya, diakhiri dengan doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis kaidah kebahasaan teks cerita sejarah dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Rangkai Kata Sejarah: Guru memberikan beberapa kata kunci terkait sejarah dan meminta peserta didik merangkai menjadi kalimat singkat, melatih imajinasi dan penggunaan bahasa.
Peserta didik memulai dengan salam dan doa, presensi, kemudian guru mengulas singkat materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan pentingnya kaidah kebahasaan dalam membangun cerita sejarah yang efektif. Tujuan pembelajaran hari ini disampaikan dengan jelas.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik diberikan contoh teks cerita sejarah yang di dalamnya sengaja disisipi kesalahan atau ketidaksesuaian kaidah kebahasaan, lalu diminta mengidentifikasi masalah tersebut dan mencari tahu kaidah yang benar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitDalam kelompok, peserta didik menganalisis teks cerita sejarah yang utuh, mengidentifikasi penggunaan konjungsi temporal, kata kerja material, kalimat tidak langsung, dan majas, kemudian mendiskusikan fungsinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menitSetiap kelompok mempresentasikan temuan analisis kaidah kebahasaan mereka, kelompok lain memberikan masukan. Guru kemudian memberikan umpan balik dan penguatan tentang variasi dan fungsi kaidah kebahasaan dalam teks cerita sejarah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitPeserta didik dan guru merangkum kaidah kebahasaan teks cerita sejarah. Guru memberikan semangat untuk terus berlatih dan mengapresiasi kerja keras peserta didik, diakhiri dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks cerita sejarah, serta menentukan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Teks cerita sejarah adalah jendela menuju masa lalu, memungkinkan kita memahami akar budaya, perjuangan bangsa, dan kearifan para pendahulu.

Alat & bahan: Teks cerita sejarah pilihan, alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini, spidol.

Langkah kerja:

  1. Baca teks cerita sejarah yang disediakan dengan saksama.
  2. Identifikasi struktur teks (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dan tuliskan ringkasan singkat setiap bagian.
  3. Temukan minimal 3 contoh kaidah kebahasaan (konjungsi temporal, kata kerja material, kalimat tidak langsung, majas) dan jelaskan fungsinya.
  4. Tentukan minimal 3 nilai (moral, sosial, religius, kepahlawanan) yang terkandung dalam teks dan berikan bukti tekstualnya.
  5. Diskusikan hasil temuanmu dengan kelompok dan siapkan presentasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang cerita sejarah?
  2. Sebutkan satu peristiwa sejarah yang menurutmu menarik!
  3. Menurutmu, apa bedanya cerita fiksi dan cerita sejarah?
  4. Pernahkah kamu menulis cerita? Cerita tentang apa?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, penyusunan kerangka, dan proses penulisan draf teks cerita sejarah.

Sumatif (akhir): Penilaian teks cerita sejarah yang ditulis peserta didik berdasarkan rubrik penilaian dan presentasi hasil karya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi struktur teks cerita sejarah dengan tepat.Struktur teks cerita sejarah (orientasi, komplikasi, resolusi, koda).3 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis kaidah kebahasaan teks cerita sejarah dengan cermat.Kaidah kebahasaan (konjungsi temporal, kata kerja material, kalimat tidak langsung, majas).3 JPPenalaran Kritis, Kreativitas
3Menentukan nilai-nilai yang terkandung dalam teks cerita sejarah dengan benar.Nilai-nilai dalam teks cerita sejarah (moral, sosial, religius, kepahlawanan).3 JPKeimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis
4Menulis teks cerita sejarah dengan memperhatikan struktur, kaidah kebahasaan, dan nilai-nilai.Proses penulisan teks cerita sejarah (perencanaan, penulisan, penyuntingan).9 JPKreativitas, Penalaran Kritis, Keimanan dan Ketakwaan
Halaman 8 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Teks cerita sejarah adalah jendela menuju masa lalu, memungkinkan kita memahami akar budaya, perjuangan bangsa, dan kearifan para pendahulu. Melalui cerita, sejarah menjadi lebih hidup, mudah dicerna, dan memberikan pelajaran berharga untuk masa kini dan masa depan. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi, menganalisis, dan bahkan menciptakan narasi sejarah sendiri.

1. Pengertian dan Ciri-ciri Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah adalah teks narasi yang menyajikan peristiwa-peristiwa masa lalu sebagai objek penceritaan, berdasarkan fakta-fakta sejarah yang telah diverifikasi. Meskipun berbentuk narasi, teks ini berbeda dengan fiksi murni karena berpegang pada kebenaran historis. Ciri-cirinya meliputi penggunaan sudut pandang orang ketiga, latar waktu dan tempat yang jelas dan faktual, alur kronologis, serta seringkali mengandung nilai-nilai moral atau kepahlawanan. Tujuannya adalah untuk menghidupkan kembali sejarah agar pembaca dapat mengambil hikmah dan pelajaran.

2. Struktur Teks Cerita Sejarah
Struktur teks cerita sejarah umumnya mengikuti pola narasi, terdiri dari orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Orientasi adalah bagian pengenalan yang berisi pengenalan tokoh, latar waktu, dan tempat peristiwa. Komplikasi merupakan inti cerita yang memuat konflik atau masalah yang dialami tokoh, bisa berupa perjuangan, tantangan, atau dinamika sosial. Resolusi adalah penyelesaian atau pemecahan masalah yang terjadi. Sedangkan koda (opsional) adalah bagian penutup yang berisi pesan moral, amanat, atau nilai-nilai yang dapat dipetik dari cerita tersebut, seringkali menjadi refleksi bagi pembaca.

3. Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah memiliki kaidah kebahasaan khas untuk membangun narasi yang efektif. Penggunaan konjungsi temporal (seperti 'kemudian', 'lalu', 'setelah itu') sangat dominan untuk menunjukkan urutan waktu peristiwa. Kata kerja material (misalnya 'berjuang', 'membangun', 'menyerang') digunakan untuk menggambarkan tindakan fisik tokoh. Kalimat tidak langsung sering dipakai untuk menceritakan kembali ucapan tokoh. Selain itu, penggunaan majas (seperti metafora, personifikasi) dapat memperindah narasi dan menghidupkan suasana, meskipun harus tetap menjaga objektivitas fakta sejarah.

4. Nilai-nilai dalam Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah tidak hanya menyajikan fakta, tetapi juga mengandung berbagai nilai yang relevan. Nilai religius (misalnya ketakwaan, keikhlasan) sering muncul dalam kisah perjuangan tokoh agama. Nilai moral (seperti kejujuran, keberanian, kesetiaan) terlihat dari tindakan dan keputusan tokoh. Nilai sosial (misalnya gotong royong, persatuan) tercermin dalam interaksi antar masyarakat. Nilai kepahlawanan (seperti patriotisme, rela berkorban) merupakan ciri khas dalam cerita perjuangan. Memahami nilai-nilai ini membantu pembaca menginternalisasi pelajaran dari masa lalu.

5. Langkah-langkah Menulis Teks Cerita Sejarah
Menulis teks cerita sejarah memerlukan tahapan yang sistematis. Pertama, tentukan topik dan lakukan riset mendalam untuk mengumpulkan fakta dari berbagai sumber kredibel. Kedua, buat kerangka cerita yang jelas, meliputi orientasi, komplikasi, dan resolusi, serta tentukan tokoh utama dan pendukung. Ketiga, kembangkan kerangka menjadi draf tulisan dengan memperhatikan kaidah kebahasaan dan gaya penceritaan yang menarik. Keempat, lakukan penyuntingan dan revisi untuk memastikan keakuratan fakta, kelengkapan struktur, dan keefektifan bahasa. Terakhir, presentasikan atau publikasikan karya Anda.

6. Evaluasi dan Kritik Teks Cerita Sejarah
Mengevaluasi teks cerita sejarah berarti menilai keakuratan informasi, objektivitas penulis, dan relevansi pesan yang disampaikan. Penting untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber untuk mengidentifikasi potensi bias atau interpretasi yang berbeda. Kritik terhadap teks cerita sejarah juga mencakup analisis gaya penulisan, penggunaan bahasa, dan bagaimana penulis berhasil menghidupkan kembali peristiwa masa lalu. Kemampuan ini melatih penalaran kritis dan membantu pembaca menjadi lebih cerdas dalam menyerap informasi sejarah.

Rangkuman: Teks cerita sejarah adalah narasi berbasis fakta yang memiliki struktur (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dan kaidah kebahasaan khas (konjungsi temporal, kata kerja material). Teks ini kaya akan nilai-nilai (religius, moral, sosial, kepahlawanan) yang dapat dipetik. Menulis dan mengevaluasi cerita sejarah melatih kemampuan berpikir kritis dan menghargai warisan masa lalu untuk masa depan yang lebih baik.

Halaman 9 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Konjungsi TemporalKata hubung yang menyatakan hubungan waktu, seperti kemudian, lalu, setelah itu.
Kata Kerja MaterialKata kerja yang menunjukkan tindakan fisik atau perbuatan nyata, misalnya 'berjuang', 'membangun'.
Kalimat Tidak LangsungKalimat yang melaporkan kembali ujaran orang lain tanpa mengutipnya secara langsung.
OrientasiBagian awal teks cerita sejarah yang berisi pengenalan tokoh, latar, dan waktu.
KomplikasiBagian inti cerita yang berisi munculnya masalah atau konflik.
ResolusiBagian penyelesaian masalah atau konflik dalam cerita.
KodaBagian penutup cerita yang berisi pesan moral atau amanat.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Teks Cerita Sejarah" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Teks Cerita Sejarah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIPeta Konsep
Teks Cerita SejarahPengertian dan Ciri-ciri Teks Cerita SejarahStruktur Teks Cerita SejarahKaidah Kebahasaan Teks Cerita SejarahNilai-nilai dalam Teks Cerita SejarahLangkah-langkah Menulis Teks Cerita Sejarah
Dari sub-bab Teks Cerita SejarahHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Teks Cerita Sejarah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Cerita Sejarah pada Bahasa Indonesia MA, Fase F, elemen Menulis.

Modul Teks Cerita Sejarah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas XII MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Teks Cerita Sejarah ini gratis?

Ya. Modul Teks Cerita Sejarah untuk kelas XII MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Teks Cerita Sejarah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Teks Cerita Sejarah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Cerita Sejarah dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Teks Cerita Sejarah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teks Cerita Sejarah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Cerita Sejarah untuk Bahasa Indonesia kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Teks Cerita Sejarah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XII MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teks Cerita Sejarah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Teks Cerita Sejarah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.