MAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Geografi Kelas X
Mitigasi Bencana Alam

Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Mitigasi bencana alam adalah upaya vital untuk mengurangi risiko dan dampak bencana di Indonesia yang rawan bencana. Ini mencakup identifikasi jenis bencana, pembangunan fisik, penyusunan rencana, edukasi, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan memahami konsep dan strategi mitigasi, kita dapat lebih siap dan aman menghadapi ancaman bencana, menjaga lingkungan, dan melindungi kehidupan serta harta benda.

Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mitigasi Bencana Alam
Geografi · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mitigasi Bencana Alam
Geografi · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranGeografi
Fase / KelasE / X
Materi PokokMitigasi Bencana Alam
Alokasi Waktu1 Pertemuan (2 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik mengembangkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sebagai wujud syukur atas nikmat Allah dan upaya mitigasi bencana.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis data dan informasi mengenai jenis-jenis bencana alam serta strategi mitigasinya secara objektif.
  3. kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan menyajikan rencana mitigasi bencana di lingkungan sekitar.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPengetahuan Dasar Geografi
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar geografi, menganalisis struktur dan proses geosfer, serta mengidentifikasi potensi dan risiko bencana alam untuk merumuskan upaya mitigasi yang berkelanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualIndonesia sering mengalami bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor yang menimbulkan banyak kerugian.
KonseptualMitigasi bencana alam adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menyusun peta rawan bencana, membuat jalur evakuasi, dan melakukan simulasi bencana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan dan kesiapsiagaan diri serta komunitas dalam menghadapi potensi bencana alam di lingkungannya.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa bencana adalah bagian dari takdir Allah, mendorong kita untuk berikhtiar maksimal dalam mitigasi sebagai bentuk syukur atas nikmat kehidupan.
2. Cinta IlmuMendorong semangat belajar untuk memahami ilmu geografi dan kebencanaan guna merumuskan solusi mitigasi yang inovatif dan berbasis ilmiah.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kepedulian untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar sebagai upaya preventif terhadap bencana hidrometeorologi.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun kepedulian dan empati terhadap sesama yang terdampak bencana, serta menggalang kerja sama dalam upaya kesiapsiagaan dan penanggulangan.
5. Cinta Tanah AirMenguatkan rasa tanggung jawab sebagai warga negara untuk berkontribusi aktif dalam menjaga keselamatan bangsa dari ancaman bencana alam.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam di Indonesia dengan tepat dan memberikan minimal tiga contoh.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar mitigasi bencana alam secara komprehensif.
  3. Melalui kerja kelompok, peserta didik dapat merancang peta jalur evakuasi dan titik kumpul bencana di lingkungan sekolah dengan sesuai kaidah.
  4. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat mengkomunikasikan strategi mitigasi bencana yang efektif dan berkelanjutan kepada teman sejawat.
Halaman 2 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami mitigasi bencana alam bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga kesadaran dan tindakan nyata untuk melindungi diri serta komunitas dari dampak bencana.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa Indonesia sering dilanda bencana alam, dan apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi dampaknya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Membangun kesadaran spiritual tentang pentingnya menjaga alam dan berserah diri kepada takdir Allah setelah berikhtiar (QS. Ar-Ra'd: 11).
Sosiologi: Menganalisis dampak sosial dan ekonomi bencana terhadap masyarakat serta peran komunitas dalam mitigasi dan rehabilitasi.
Matematika: Menghitung potensi kerugian akibat bencana dan efektivitas biaya mitigasi serta menganalisis data statistik bencana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang rencana mitigasi bencana di rumah atau lingkungan sekitar, serta menyosialisasikan pentingnya kesiapsiagaan.
Lingkungan PembelajaranLingkungan sekolah sebagai laboratorium hidup untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan merancang jalur evakuasi, serta akses internet untuk mencari data bencana.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi peta digital (misalnya Google Maps) untuk menandai potensi bahaya dan jalur evakuasi, serta menonton video edukasi tentang mitigasi bencana.
Halaman 3 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam di Indonesia dengan tepat dan memberikan minimal tiga contoh, serta dapat menjelaskan konsep dasar mitigasi bencana alam secara komprehensif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Bencana: Guru menyebutkan ciri-ciri bencana alam, peserta didik menebak nama bencana tersebut dengan cepat dan tepat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik terkait berita bencana alam yang pernah mereka dengar atau lihat, mengaitkan dengan kondisi geografis Indonesia.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang identifikasi jenis bencana dan konsep mitigasi, serta pertanyaan pemantik yang akan dibahas.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang dampak bencana alam di suatu daerah di Indonesia, kemudian meminta peserta didik mengidentifikasi masalah yang muncul dari video tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD yang berisi studi kasus bencana alam.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengamati gambar berbagai jenis bencana alam dan membaca studi kasus yang diberikan, kemudian mengidentifikasi jenis bencana dan dampaknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis penyebab dan dampak bencana, serta mencari informasi tentang upaya mitigasi yang telah atau seharusnya dilakukan.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mengisi tabel identifikasi jenis bencana, dampak, dan konsep mitigasi awal pada LKPD berdasarkan hasil diskusi kelompok.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mulai merumuskan konsep mitigasi bencana yang relevan dengan studi kasus yang diberikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka mengenai identifikasi bencana dan konsep mitigasi di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi, dan guru memberikan umpan balik konstruktif.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang jenis-jenis bencana dan konsep mitigasi, serta membahas solusi yang paling efektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang jenis-jenis bencana alam dan pentingnya mitigasi.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang penyusunan peta rawan bencana dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMitigasi Bencana: Siaga Sejak Dini!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis bencana dan merumuskan konsep mitigasi bencana.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, pensil warna, penggaris, gawai dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Lengkapi siklus penanggulangan bencana pada gambar, lalu tuliskan contoh kegiatan pada setiap tahap.
    MitigasiKesiapsiagaanRekonstruksiPenanggulanganbencana
    Gambar 1. Siklus
  2. Amati dan video tentang bencana alam yang ditayangkan oleh guru atau dicari secara mandiri.
  3. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi jenis bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan dampaknya.
  4. Lengkapi tabel identifikasi bencana dengan informasi yang relevan dari hasil pengamatan dan diskusi kelompok.
  5. Rancanglah konsep mitigasi awal untuk salah satu jenis bencana yang telah diidentifikasi, tuliskan pada kolom yang tersedia.
  6. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas dan berikan tanggapan terhadap kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 5 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan dua jenis bencana alam yang sering terjadi di Indonesia.
  2. Apa yang kamu ketahui tentang upaya untuk mengurangi risiko bencana?
  3. Menurutmu, mengapa Indonesia rawan bencana alam?
  4. Apakah kamu pernah melihat berita tentang mitigasi bencana di televisi atau media sosial?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan pemahaman konsep mitigasi bencana melalui tes tertulis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 6 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam di IndonesiaJenis-jenis bencana alam2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan konsep dasar mitigasi bencana alamKonsep mitigasi bencana2 JPpenalaran kritis
3Merancang peta jalur evakuasi dan titik kumpul bencanaPeta rawan bencana dan evakuasi2 JPkolaborasi
Halaman 7 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia, dengan letak geografisnya yang unik di pertemuan tiga lempeng tektonik dan cincin api Pasifik, memiliki potensi bencana alam yang sangat tinggi. Oleh karena itu, pemahaman tentang mitigasi bencana alam menjadi sangat krusial untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan. Modul ini akan membimbing Anda memahami berbagai jenis bencana serta strategi penanggulangannya.

1. Jenis-Jenis Bencana Alam di Indonesia
Bencana alam adalah peristiwa atau serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam maupun faktor non-alam sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Di Indonesia, bencana alam dapat dikelompokkan menjadi bencana geologi (gempa bumi, tsunami, gunung meletus, tanah longsor), bencana hidrometeorologi (banjir, kekeringan, angin puting beliung), dan bencana non-alam (kebakaran hutan). Setiap jenis bencana memiliki karakteristik dan dampak yang berbeda, sehingga memerlukan strategi mitigasi yang spesifik.

2. Konsep Dasar Mitigasi Bencana Alam
Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Mitigasi merupakan bagian penting dari manajemen bencana yang berfokus pada pencegahan dan pengurangan dampak sebelum bencana terjadi. Konsep ini mencakup dua aspek utama: mitigasi struktural (pembangunan fisik seperti tanggul, bangunan tahan gempa) dan mitigasi non-struktural (penyusunan peraturan, pendidikan, sosialisasi, dan pelatihan).

3. Tahapan Manajemen Bencana
Manajemen bencana memiliki beberapa tahapan, yaitu prabencana (pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan), saat bencana (tanggap darurat), dan pascabencana (rehabilitasi dan rekonstruksi). Tahap mitigasi berada pada fase prabencana, yang bertujuan untuk mengurangi kerentanan dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Kesiapsiagaan melibatkan penyusunan rencana kontingensi, simulasi, dan pembentukan tim siaga bencana di tingkat komunitas maupun institusi.

4. Penyusunan Peta Rawan Bencana
Peta rawan bencana adalah peta yang menggambarkan daerah-daerah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap suatu jenis bencana. Pembuatan peta ini melibatkan identifikasi potensi bahaya, analisis data geospasial, dan penentuan zona risiko. Peta rawan bencana sangat penting sebagai dasar perencanaan tata ruang dan pengembangan wilayah, serta panduan bagi masyarakat untuk mengetahui tingkat risiko di lingkungannya. Informasi dalam peta ini dapat digunakan untuk menentukan lokasi aman dan jalur evakuasi.

5. Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul
Jalur evakuasi adalah rute aman yang telah ditentukan untuk mengarahkan masyarakat menuju tempat yang lebih aman (titik kumpul) saat terjadi bencana. Jalur ini harus mudah diakses, bebas hambatan, dan ditandai dengan jelas. Titik kumpul adalah lokasi aman yang telah ditentukan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat setelah evakuasi. Titik kumpul harus berada di area terbuka, jauh dari potensi bahaya, dan memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung banyak orang. Sosialisasi dan simulasi rutin sangat penting untuk memastikan masyarakat memahami dan dapat menggunakan jalur serta titik kumpul dengan benar.

6. Peran Masyarakat dalam Mitigasi Bencana
Masyarakat memiliki peran krusial dalam mitigasi bencana, mulai dari partisipasi dalam penyusunan rencana bencana, menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah banjir, hingga mengikuti pelatihan kesiapsiagaan. Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci keberhasilan mitigasi bencana. Edukasi bencana yang berkelanjutan, pembentukan relawan, dan penguatan kearifan lokal dalam menghadapi bencana juga menjadi bagian penting dari peran masyarakat.

Rangkuman: Mitigasi bencana alam adalah upaya vital untuk mengurangi risiko dan dampak bencana di Indonesia yang rawan bencana. Ini mencakup identifikasi jenis bencana, pembangunan fisik, penyusunan rencana, edukasi, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan memahami konsep dan strategi mitigasi, kita dapat lebih siap dan aman menghadapi ancaman bencana, menjaga lingkungan, dan melindungi kehidupan serta harta benda.

Halaman 8 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
MitigasiUpaya mengurangi risiko bencana
EvakuasiProses penyelamatan dan pemindahan ke tempat aman
Titik KumpulLokasi aman untuk berkumpul setelah evakuasi
Bencana GeologiBencana akibat proses geologi bumi
HidrometeorologiBencana akibat faktor cuaca dan iklim
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 9 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Geografi · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mitigasi Bencana Alam" mata pelajaran Geografi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 10 · Mitigasi Bencana Alam — pratinjau tuntas.org

10 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 11–16

Modul Mitigasi Bencana Alam ini bisa jadi 16 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XPeta Konsep
Mitigasi Bencana AlamJenis-Jenis Bencana Alam di IndonesiaKonsep Dasar Mitigasi Bencana AlamTahapan Manajemen BencanaPenyusunan Peta Rawan BencanaJalur Evakuasi dan Titik Kumpul
Dari sub-bab Mitigasi Bencana AlamHalaman 11
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 12
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 13
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 14
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 15
Nama sekolah AndaGeografi · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 16

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Mitigasi Bencana Alam yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Geografi kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mitigasi Bencana Alam pada Geografi MA, Fase E, elemen Pengetahuan Dasar Geografi.

Modul Mitigasi Bencana Alam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Mitigasi Bencana Alam untuk Geografi kelas X.

Apakah modul ajar Geografi materi Mitigasi Bencana Alam ini gratis?

Ya. Modul Mitigasi Bencana Alam untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Mitigasi Bencana Alam ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Geografi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Geografi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Mitigasi Bencana Alam ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mitigasi Bencana Alam dapat Anda sesuaikan dengan murid Geografi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Geografi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Mitigasi Bencana Alam ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mitigasi Bencana Alam tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mitigasi Bencana Alam untuk Geografi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Mitigasi Bencana Alam ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Geografi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mitigasi Bencana Alam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Geografi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Geografi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Mitigasi Bencana Alam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Geografi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Geografi MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.