Modul Ajar & RPP Geografi Kelas X
Penginderaan Jauh
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Penginderaan Jauh |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang peta dan komponen-komponennya serta fenomena geosfer di lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Keterampilan Proses |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi fenomena geosfer melalui pemanfaatan data geospasial dan penginderaan jauh untuk solusi berkelanjutan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Citra satelit dari Google Earth menunjukkan kondisi tutupan lahan di sekitar wilayah kita saat ini. |
| Konseptual | Penginderaan Jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, daerah, atau fenomena tanpa kontak langsung dengan objek tersebut. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah interpretasi citra penginderaan jauh untuk mengidentifikasi objek di permukaan bumi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana penginderaan jauh memengaruhi cara kita memahami dan memecahkan masalah lingkungan global. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mendalami ciptaan Allah SWT melalui pengamatan bumi dari perspektif penginderaan jauh, menyadari keteraturan alam semesta. |
| 2. Cinta Ilmu | Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam mengolah dan menginterpretasi data geospasial untuk mendapatkan informasi yang akurat. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menggunakan teknologi penginderaan jauh untuk memantau dan memahami perubahan lingkungan, serta mencari solusi untuk pelestarian alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis citra dan saling berbagi pengetahuan, menghargai setiap kontribusi anggota tim. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan ilmu penginderaan jauh untuk pemetaan sumber daya dan perencanaan wilayah yang lebih baik, demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar penginderaan jauh dengan tepat.
- Dengan menganalisis berbagai contoh citra, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen penginderaan jauh secara akurat.
- Melalui studi kasus penggunaan penginderaan jauh, peserta didik dapat menganalisis manfaat dan aplikasi penginderaan jauh dalam kehidupan sehari-hari secara kritis.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menginterpretasi citra penginderaan jauh sederhana untuk mengidentifikasi objek geografi dengan kriteria yang benar.
- Setelah melakukan praktik interpretasi citra, peserta didik dapat menyajikan hasil interpretasi citra penginderaan jauh dalam bentuk laporan kelompok yang runtut.
Pemahaman bermakna: Penginderaan jauh memberikan cara yang unik untuk memahami bumi dari perspektif yang lebih luas, memungkinkan kita memantau perubahan lingkungan dan merencanakan pembangunan secara lebih efektif.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana teknologi dapat membantu kita 'melihat' perubahan di bumi tanpa harus berada di lokasi tersebut?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Informatika: Penggunaan perangkat lunak pengolah citra dan sistem informasi geografis (SIG) untuk analisis data penginderaan jauh. Fisika: Pemahaman tentang gelombang elektromagnetik sebagai dasar kerja sensor penginderaan jauh dan interaksinya dengan objek. Pendidikan Agama Islam: Mensyukuri kebesaran Allah SWT yang menciptakan alam semesta dan memberikan akal untuk mengembangkan teknologi penginderaan jauh demi kemaslahatan umat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik dapat berdiskusi dengan orang tua atau anggota komunitas yang bekerja di bidang terkait (misalnya, perencana kota, ahli pertanian) untuk mendapatkan wawasan tentang aplikasi penginderaan jauh. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di kelas dengan akses internet dan proyektor, serta di luar kelas untuk observasi objek nyata yang akan dibandingkan dengan citra. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform Google Earth atau aplikasi peta digital lainnya untuk mengamati citra satelit dan membandingkannya dengan kondisi di lapangan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar penginderaan jauh dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menginterpretasi citra penginderaan jauh sederhana untuk mengidentifikasi objek geografi dengan kriteria yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menginterpretasi citra penginderaan jauh sederhana untuk mengidentifikasi objek geografi dengan tepat.
Alat & bahan: Citra satelit cetak (area sekitar madrasah/kota), pensil warna, penggaris, kertas HVS
Langkah kerja:
- Lengkapi peta konsep unsur interpretasi citra berikut, lalu berikan contoh objek yang dikenali dari setiap unsur.
Gambar 1. Peta pikiran - Amati dengan seksama citra satelit area sekitar madrasah yang telah disediakan.
- Gunakan pensil warna untuk menandai objek-objek yang kamu kenali pada citra, seperti jalan, bangunan, sungai, atau sawah. Beri nomor pada setiap objek yang kamu tandai.
- Identifikasi unsur-unsur interpretasi citra (rona, warna, bentuk, ukuran, tekstur, pola, situs, asosiasi) dari setiap objek bernomor 1-5 yang kamu tandai.
- Tuliskan hasil interpretasimu pada tabel yang tersedia, jelaskan objek apa yang kamu identifikasi dan mengapa kamu mengidentifikasinya demikian.
- Buatlah kesimpulan singkat tentang pentingnya penginderaan jauh dalam mengidentifikasi objek di permukaan bumi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang peta?
- Pernahkah kamu melihat gambar bumi dari atas? Apa yang kamu lihat?
- Menurutmu, bagaimana cara kita mendapatkan gambar bumi dari luar angkasa?
- Apa saja manfaat yang bisa kita peroleh dari melihat gambar bumi dari atas?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama diskusi kelompok dan saat melakukan interpretasi citra pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan hasil interpretasi citra dan presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dasar penginderaan jauh | Konsep dasar dan komponen penginderaan jauh | 2 JP | Penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi komponen-komponen penginderaan jauh | Konsep dasar dan komponen penginderaan jauh | 2 JP | Penalaran kritis |
| 3 | Menginterpretasi citra penginderaan jauh sederhana | Unsur-unsur interpretasi citra dan praktik interpretasi | 2 JP | Kolaborasi, Penalaran kritis |
| 4 | Menyajikan hasil interpretasi citra penginderaan jauh | Laporan dan presentasi interpretasi citra | 2 JP | Kolaborasi, Komunikasi |
Penginderaan jauh, atau remote sensing, adalah teknologi revolusioner yang memungkinkan kita mengamati dan memahami permukaan bumi tanpa harus bersentuhan langsung. Teknologi ini menggunakan sensor pada wahana seperti satelit atau pesawat terbang untuk mengumpulkan data tentang objek dan fenomena geosfer. Dengan penginderaan jauh, kita dapat memantau perubahan lingkungan, mengelola sumber daya, dan merencanakan pembangunan secara lebih efisien dan berkelanjutan.
1. Pengertian Penginderaan Jauh
Penginderaan Jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, daerah, atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh dengan alat tanpa kontak langsung dengan objek, daerah, atau fenomena yang dikaji. Informasi ini didapatkan dari interaksi energi gelombang elektromagnetik dengan objek di permukaan bumi. Data yang dihasilkan berupa citra (gambar) atau non-citra (angka atau grafik) yang kemudian diinterpretasi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Konsep ini menjadi dasar bagi banyak aplikasi modern dalam geografi dan bidang terkait.
2. Komponen Penginderaan Jauh
Sistem penginderaan jauh terdiri dari beberapa komponen utama. Pertama, sumber energi, umumnya matahari, yang memancarkan gelombang elektromagnetik. Kedua, atmosfer, yang memengaruhi perambatan energi. Ketiga, objek di permukaan bumi yang memantulkan atau memancarkan energi. Keempat, sensor, alat perekam pada wahana (misalnya satelit atau drone) yang menangkap energi yang dipantulkan atau dipancarkan objek. Kelima, wahana, platform tempat sensor ditempatkan. Keenam, stasiun bumi, tempat penerima dan pengolah data. Terakhir, pengguna data yang melakukan interpretasi dan aplikasi.
3. Manfaat dan Aplikasi
Penginderaan jauh memiliki beragam manfaat dan aplikasi dalam berbagai bidang. Di bidang lingkungan, digunakan untuk memantau deforestasi, perubahan iklim, dan pencemaran. Dalam mitigasi bencana, membantu memetakan daerah rawan bencana dan memantau dampak bencana. Di bidang pertanian, untuk memantau kesehatan tanaman dan estimasi hasil panen. Untuk tata ruang, membantu perencanaan pembangunan kota dan wilayah. Selain itu, juga digunakan dalam kehutanan, kelautan, pertahanan, dan eksplorasi sumber daya alam, memberikan data penting untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
4. Unsur Interpretasi Citra
Interpretasi citra adalah proses menganalisis citra untuk mengidentifikasi objek dan fenomena di permukaan bumi. Proses ini didasarkan pada beberapa unsur, yaitu rona (tingkat kecerahan), warna (corak visual), bentuk (konfigurasi objek), ukuran (dimensi objek), tekstur (kekasaran permukaan), pola (susunan objek), situs (letak geografis objek), dan asosiasi (keterkaitan objek dengan objek lain). Dengan menggabungkan unsur-unsur ini, seorang interpreter dapat mengidentifikasi objek secara akurat dan mendapatkan informasi yang relevan dari citra.
5. Jenis Citra Penginderaan Jauh
Citra penginderaan jauh dapat dibedakan berdasarkan beberapa aspek. Berdasarkan spektrum elektromagnetik yang digunakan, ada citra pankromatik (hitam putih), multispektral (beberapa pita spektrum), dan hiperspektral (banyak pita spektrum). Berdasarkan wahana yang digunakan, ada citra satelit (dari satelit) dan citra udara (dari pesawat). Berdasarkan sensornya, ada citra optik (menggunakan cahaya tampak) dan citra radar (menggunakan gelombang mikro). Setiap jenis citra memiliki kelebihan dan kekurangannya serta cocok untuk aplikasi tertentu.
Rangkuman: Penginderaan jauh adalah teknologi vital untuk memahami bumi tanpa kontak langsung, melalui analisis data gelombang elektromagnetik yang direkam oleh sensor pada wahana. Sistem ini melibatkan berbagai komponen mulai dari sumber energi hingga pengguna data. Manfaatnya sangat luas, mencakup pemantauan lingkungan, mitigasi bencana, pertanian, hingga tata ruang. Interpretasi citra dilakukan dengan menganalisis unsur-unsur seperti rona, warna, bentuk, ukuran, dan tekstur untuk mengidentifikasi objek secara akurat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Citra satelit | Gambar permukaan bumi yang diambil dari satelit. |
| Sensor | Alat yang merekam energi pantulan atau pancaran dari objek. |
| Wahana | Platform tempat sensor diletakkan, misalnya satelit atau pesawat. |
| Rona | Tingkat kecerahan atau kegelapan objek pada citra. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Penginderaan Jauh" mata pelajaran Geografi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Penginderaan Jauh yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Geografi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Kajian GeografiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKekhasan Penelitian GeografiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: LitosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Lingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: AtmosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: HidrosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Geografi lain yang sudah tersedia
Peta dan Penginderaan JauhGeografi Kelas X MAMitigasi Bencana AlamGeografi Kelas X MAPengaruh Vulkanik terhadap KehidupanGeografi Kelas X MABencana AlamGeografi Kelas XII MALihat semua Modul Ajar Geografi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Geografi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Penginderaan Jauh pada Geografi MA, Fase E, elemen Keterampilan Proses.
Modul Penginderaan Jauh ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Penginderaan Jauh untuk Geografi kelas X.
Apakah modul ajar Geografi materi Penginderaan Jauh ini gratis?
Ya. Modul Penginderaan Jauh untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Penginderaan Jauh ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Geografi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Geografi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Penginderaan Jauh ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Penginderaan Jauh dapat Anda sesuaikan dengan murid Geografi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Geografi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Penginderaan Jauh ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Penginderaan Jauh tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Penginderaan Jauh untuk Geografi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Penginderaan Jauh ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Geografi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Penginderaan Jauh beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Geografi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Geografi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Penginderaan Jauh yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Geografi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.