MAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Kimia Kelas X
Kimia Hijau

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kimia hijau adalah pendekatan revolusioner yang bertujuan merancang proses dan produk kimia yang ramah lingkungan dan aman bagi manusia. Dengan menerapkan 12 prinsipnya, seperti pencegahan limbah, ekonomi atom, dan penggunaan pelarut aman, kita dapat mengurangi dampak negatif kimia. Ini adalah langkah nyata menuju keberlanjutan, memastikan inovasi kimia tidak merusak tetapi justru memelihara alam semesta.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kimia Hijau
Kimia · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kimia Hijau
Kimia · Fase E · Kelas X · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKimia
Fase / KelasE / X
Materi PokokKimia Hijau
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang reaksi kimia dan dampaknya terhadap lingkungan, serta konsep pencemaran.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak kepada alam
    Peserta didik menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengidentifikasi praktik kimia yang berkelanjutan sebagai bentuk syukur.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis prinsip-prinsip kimia hijau dan mengevaluasi dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan dan kehidupan.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan mempresentasikan solusi kimia hijau untuk masalah lingkungan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Kimia
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan prinsip-prinsip kimia dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dampak lingkungan dan solusi berkelanjutan, serta menerapkan konsep tersebut dalam pemecahan masalah sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata kimia hijau adalah penggunaan pelarut yang lebih aman atau sintesis produk dengan limbah minimal.
KonseptualKimia hijau adalah pendekatan dalam kimia yang bertujuan untuk merancang produk dan proses kimia yang mengurangi atau menghilangkan penggunaan dan pembentukan zat berbahaya.
ProseduralPeserta didik mempelajari langkah-langkah dalam menganalisis suatu proses kimia untuk mengidentifikasi potensi perbaikan sesuai prinsip kimia hijau.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya berpikir kritis dalam memilih dan menerapkan solusi kimia yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengenali kebesaran Allah melalui keteraturan alam dan menyadari pentingnya menjaga ciptaan-Nya sebagai bentuk syukur dan ketaatan.
2. Cinta IlmuBersemangat untuk mempelajari prinsip-prinsip kimia hijau sebagai upaya mencari solusi ilmiah untuk masalah lingkungan, menumbuhkan rasa ingin tahu dan inovasi.
3. Cinta LingkunganMengembangkan kepedulian nyata terhadap lingkungan dengan menganalisis dampak praktik kimia dan merancang solusi yang berkelanjutan, meminimalkan kerusakan alam.
4. Cinta Diri dan SesamaBekerja sama dalam kelompok untuk mencari solusi kimia yang aman dan bermanfaat bagi semua manusia, serta menumbuhkan empati terhadap korban pencemaran.
5. Cinta Tanah AirBerkomitmen untuk menerapkan prinsip kimia hijau sebagai bagian dari upaya membangun bangsa yang mandiri dan berwawasan lingkungan, menjaga kekayaan alam Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus pencemaran lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan dampak praktik kimia tidak berkelanjutan dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan 12 prinsip kimia hijau dan mengaitkannya dengan keberlanjutan lingkungan secara runtut.
  3. Melalui studi literatur dan presentasi, peserta didik dapat menganalisis penerapan prinsip kimia hijau dalam industri atau kehidupan sehari-hari dengan minimal tiga contoh yang relevan.
  4. Dengan merancang sebuah proyek sederhana, peserta didik dapat mengaplikasikan prinsip kimia hijau untuk memecahkan masalah lingkungan di sekitar mereka secara kreatif.
Halaman 2 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kimia hijau akan membantu peserta didik menyadari bahwa inovasi kimia dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan kesehatan manusia, bukan hanya menimbulkan masalah.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menikmati manfaat produk kimia tanpa harus merusak lingkungan yang kita cintai?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Kaitan antara limbah kimia dengan kerusakan ekosistem dan keanekaragaman hayati serta peran mikroorganisme dalam bioremediasi.
Pendidikan Agama Islam: Konsep menjaga kelestarian alam sebagai amanah dari Allah SWT (khalifah fil ard) dan larangan berbuat kerusakan di muka bumi.
Sosiologi: Dampak sosial dari pencemaran lingkungan terhadap masyarakat dan pentingnya kesadaran kolektif dalam penerapan kimia hijau.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berdiskusi dengan peserta didik mengenai produk rumah tangga yang ramah lingkungan dan dampaknya, atau berpartisipasi dalam proyek sederhana di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses internet dan proyektor, serta tersedia area untuk presentasi dan penempelan poster.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi dari YouTube, situs web lembaga lingkungan, dan aplikasi presentasi digital untuk menyajikan hasil diskusi kelompok secara interaktif.
Halaman 3 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus pencemaran lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan dampak praktik kimia tidak berkelanjutan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gambar Zat Kimia: Guru menampilkan gambar zat kimia (misal: plastik, sabun) dan peserta didik menebak namanya serta kegunaannya secara cepat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang kasus pencemaran lingkungan akibat limbah industri kimia dan bertanya tentang perasaan peserta didik terhadap video tersebut.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah kimia yang berdampak negatif dan memperkenalkan pertanyaan pemantik tentang solusi berkelanjutan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar diagram lingkaran tentang jenis-jenis limbah industri kimia (gambar 1) lalu meminta peserta didik mengidentifikasi masalah lingkungan yang mungkin timbul dari limbah tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi studi kasus pencemaran air oleh limbah pabrik.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi penyebab masalah, dan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat mengenai hasil analisis studi kasus mereka, termasuk identifikasi masalah dan dampaknya.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya di depan kelas, menjelaskan temuan dan argumen mereka dengan jelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan terhadap presentasi, mendorong diskusi mendalam tentang akar masalah.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengoreksi miskonsepsi dan mengapresiasi pemikiran kritis.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang dampak negatif praktik kimia yang tidak berkelanjutan dan memperkenalkan konsep Kimia Hijau sebagai solusinya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang dampak praktik kimia yang tidak berkelanjutan.
  2. Guru mengajak peserta didik merefleksikan pentingnya menjaga lingkungan dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan ide-ide yang muncul.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang 12 prinsip kimia hijau untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan 12 prinsip kimia hijau dan mengaitkannya dengan keberlanjutan lingkungan secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Kimia: Guru menyebut satu kata terkait kimia hijau, peserta didik berikutnya menyebut kata lain yang berhubungan, membentuk rantai kata yang cepat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang dampak negatif praktik kimia dan mengaitkannya dengan kebutuhan akan solusi yang lebih baik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mendalami prinsip-prinsip kimia hijau dan bagaimana menerapkannya untuk keberlanjutan lingkungan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang inovasi kimia hijau dalam industri dan bertanya bagaimana inovasi tersebut bisa mengurangi dampak negatif lingkungan.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok baru (atau melanjutkan kelompok sebelumnya) dan meminta mereka membaca bahan ajar tentang 12 prinsip kimia hijau.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan setiap prinsip, mengidentifikasi inti dari setiap prinsip, dan mencari contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari atau industri.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat peta pikiran atau poster kreatif yang menggambarkan 12 prinsip kimia hijau disertai contoh konkret.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya, menjelaskan prinsip-prinsip dan contoh aplikasinya, serta menjawab pertanyaan dari kelompok lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik dan guru bersama-sama menganalisis keterkaitan antara prinsip-prinsip kimia hijau dengan keberlanjutan lingkungan.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas kreativitas dan pemahaman peserta didik, serta mengoreksi jika ada miskonsepsi.
  3. Guru menguatkan pemahaman bahwa penerapan kimia hijau adalah kunci untuk mencapai keberlanjutan dan menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas karunia alam.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya 12 prinsip kimia hijau dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas semangat belajar dan kolaborasi yang luar biasa, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan penugasan individu untuk mengidentifikasi satu produk rumah tangga dan menganalisis bagaimana prinsip kimia hijau dapat diterapkan untuk membuatnya lebih ramah lingkungan, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAnalisis Kasus Kimia Hijau!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis studi kasus pencemaran dan mengidentifikasi prinsip kimia hijau yang relevan.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar diagram lingkaran tentang sumber limbah industri berikut (gambar 1). Catat jenis-jenis limbah yang paling dominan.
    Persentase Jenis Limbah Industri KimiaCair Organik (40)Padat Anorgani (25)Gas Beracun (20)Cair Anorganik (15)
    Gambar 1. Diagram lingkaran
  2. Bacalah studi kasus 'Pencemaran Sungai X oleh Limbah Tekstil' yang diberikan oleh guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok: Identifikasi masalah utama yang terjadi dalam studi kasus tersebut.
  4. Diskusikan dampak negatif dari masalah tersebut terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.
  5. Sertakan solusi awal yang mungkin bisa diterapkan berdasarkan prinsip-prinsip umum kimia, sebelum mendalami kimia hijau.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang pencemaran lingkungan?
  2. Sebutkan contoh zat kimia yang kamu gunakan sehari-hari!
  3. Menurutmu, apa hubungan antara kimia dan lingkungan?
  4. Mengapa penting bagi kita untuk menjaga kelestarian alam?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas presentasi mereka.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil LKPD dan proyek individu tentang penerapan prinsip kimia hijau pada produk rumah tangga.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah dan dampak praktik kimia tidak berkelanjutanDampak pencemaran dari praktik kimia konvensional2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan 12 prinsip kimia hijauKonsep dan prinsip dasar kimia hijau2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menganalisis penerapan prinsip kimia hijauAplikasi prinsip kimia hijau dalam industri dan kehidupan2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 8 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kimia adalah ilmu yang sangat vital dalam kehidupan kita, menghasilkan berbagai produk yang mempermudah hidup. Namun, seringkali proses kimia juga menghasilkan limbah atau menggunakan bahan berbahaya. Kimia Hijau hadir sebagai solusi, sebuah filosofi dan pendekatan inovatif untuk merancang produk dan proses kimia yang lebih aman dan berkelanjutan bagi planet ini.

1. Pendahuluan Kimia Hijau
Kimia hijau, atau green chemistry, adalah bidang kimia yang berfokus pada perancangan produk dan proses yang meminimalkan penggunaan dan pembentukan zat berbahaya. Ini bukan hanya tentang penanganan limbah setelah terbentuk, melainkan upaya pencegahan di tahap desain. Tujuan utamanya adalah mengurangi risiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan, sambil tetap menghasilkan produk yang efektif dan efisien. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Paul Anastas dan John Warner pada tahun 1990-an.

2. Pentingnya Kimia Hijau
Penerapan kimia hijau menjadi sangat penting mengingat dampak negatif praktik kimia konvensional terhadap lingkungan. Pencemaran air, udara, dan tanah, serta penipisan sumber daya alam, adalah beberapa isu krusial yang dapat diatasi dengan pendekatan ini. Kimia hijau mendorong inovasi untuk mengembangkan bahan baku terbarukan, proses yang lebih efisien energi, dan produk yang aman serta mudah terurai. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga keberlanjutan bumi untuk generasi mendatang.

3. Prinsip 1: Pencegahan Limbah
Prinsip ini menyatakan bahwa lebih baik mencegah limbah daripada mengolah atau membersihkannya setelah terbentuk. Dalam praktiknya, ini berarti merancang sintesis kimia sedemikian rupa sehingga jumlah produk samping yang tidak diinginkan (limbah) diminimalkan. Contohnya adalah penggunaan reaksi dengan efisiensi atom tinggi, di mana sebagian besar atom dari reaktan terinkorporasi ke dalam produk akhir, mengurangi sisa buangan.

4. Prinsip 2: Ekonomi Atom
Ekonomi atom adalah ukuran efisiensi suatu reaksi kimia, yaitu seberapa banyak atom dari reaktan yang benar-benar masuk ke dalam produk yang diinginkan. Prinsip ini menganjurkan metode sintesis yang memaksimalkan penggabungan semua bahan ke dalam produk akhir. Contohnya adalah reaksi adisi yang memiliki ekonomi atom 100%, di mana tidak ada atom yang terbuang sebagai produk samping.

5. Prinsip 3: Sintesis Kimia yang Kurang Berbahaya
Prinsip ini mendorong penggunaan dan pembentukan zat yang memiliki toksisitas rendah terhadap manusia dan lingkungan. Para kimiawan didorong untuk merancang sintesis yang menggunakan bahan baku dan menghasilkan produk yang tidak beracun atau seminimal mungkin beracun. Ini melibatkan pemilihan reagen yang lebih aman dan menghindari penggunaan zat karsinogenik atau mutagenik.

6. Prinsip 4: Mendesain Produk Kimia yang Lebih Aman
Produk kimia harus dirancang sedemikian rupa sehingga efektif dalam fungsinya, tetapi pada saat yang sama memiliki toksisitas minimal. Ini berarti mempertimbangkan tidak hanya efektivitas, tetapi juga sifat-sifat fisikokimia produk seperti biodegradabilitas, bioakumulasi, dan toksisitas akut maupun kronis. Contohnya adalah pengembangan pestisida yang lebih spesifik dan cepat terurai di lingkungan.

7. Prinsip 5: Pelarut dan Kondisi Reaksi yang Lebih Aman
Penggunaan pelarut, agen pemisah, dan bahan pembantu lainnya harus dihindari jika memungkinkan, dan jika tidak, harus dipilih yang tidak berbahaya. Pelarut organik volatil seringkali berbahaya dan berkontribusi terhadap polusi udara. Kimia hijau mendorong penggunaan pelarut yang lebih ramah lingkungan seperti air, cairan ionik, atau pelarut superkritis, serta kondisi reaksi yang lebih ringan (suhu dan tekanan rendah).

8. Prinsip 6-12: Prinsip Lainnya
Prinsip-prinsip lain meliputi desain untuk efisiensi energi, penggunaan bahan baku terbarukan, pengurangan turunan (derivatisasi), katalisis, desain untuk degradasi, analisis real-time untuk pencegahan polusi, dan kimia yang lebih aman secara inheren untuk pencegahan kecelakaan. Semua prinsip ini bekerja sama untuk menciptakan proses kimia yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Rangkuman: Kimia hijau adalah pendekatan revolusioner yang bertujuan merancang proses dan produk kimia yang ramah lingkungan dan aman bagi manusia. Dengan menerapkan 12 prinsipnya, seperti pencegahan limbah, ekonomi atom, dan penggunaan pelarut aman, kita dapat mengurangi dampak negatif kimia. Ini adalah langkah nyata menuju keberlanjutan, memastikan inovasi kimia tidak merusak tetapi justru memelihara alam semesta.

Halaman 9 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kimia HijauPendekatan kimia untuk merancang produk dan proses yang mengurangi zat berbahaya.
Ekonomi AtomUkuran efisiensi reaksi, seberapa banyak atom reaktan masuk ke produk akhir.
ToksisitasTingkat kemampuan zat untuk menyebabkan kerusakan pada organisme hidup.
BiodegradabilitasKemampuan suatu zat untuk terurai secara alami oleh mikroorganisme.
KatalisisPenggunaan katalis untuk mempercepat reaksi tanpa ikut bereaksi.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kimia Hijau" mata pelajaran Kimia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Kimia Hijau — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kimia Hijau ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKimia · Kelas XPeta Konsep
Kimia HijauPendahuluan Kimia HijauPentingnya Kimia HijauPrinsip 1: Pencegahan LimbahPrinsip 2: Ekonomi AtomPrinsip 3: Sintesis Kimia yang Kurang Berbahaya
Dari sub-bab Kimia HijauHalaman 12
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kimia Hijau yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Kimia Kelas X Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Materi setahun1 dari 3 siap unduh

Struktur Atom: Fakta di Balik MateriModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHukum Dasar Kimia di Sekitar KitaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis
Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030Halaman yang sedang Anda buka

Modul Kimia lain yang sudah tersedia

Konsep Ilmu Kimia, Kimia HijauKimia Kelas X MAHakikat Ilmu Kimia dan MateriKimia Kelas X MAHukum Dasar KimiaKimia Kelas X MAIkatan KimiaKimia Kelas X MALihat semua Modul Ajar Kimia Kelas X →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Kimia kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kimia Hijau pada Kimia MA, Fase E, elemen Pemahaman Kimia.

Modul Kimia Hijau ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kimia Hijau untuk Kimia kelas X.

Apakah modul ajar Kimia materi Kimia Hijau ini gratis?

Ya. Modul Kimia Hijau untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kimia Hijau ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kimia kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kimia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kimia Hijau ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kimia Hijau dapat Anda sesuaikan dengan murid Kimia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Kimia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kimia Hijau ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kimia Hijau tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kimia Hijau untuk Kimia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kimia Hijau ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kimia kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kimia Hijau beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kimia kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Kimia ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Kimia Hijau yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Kimia SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Kimia MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.