Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XI
Hitung Keuangan
Modul ajar (RPP) Matematika MA kelas XI materi Hitung Keuangan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Hitung Keuangan yang Anda cari? Materi Matematika Kelas XI lainnya:
Lihat peta materi setahun10 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Hitung Keuangan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami operasi dasar aritmetika dan konsep persentase serta rasio.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menginternalisasi nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan pribadi dan sosial. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu menganalisis informasi keuangan dan membuat keputusan investasi yang rasional dan bertanggung jawab. - kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan mempresentasikan proyek investasi sederhana.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Numerasi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menerapkan konsep dan prinsip matematika dalam berbagai konteks kehidupan, termasuk dalam menganalisis dan menyelesaikan masalah keuangan sederhana, serta membuat keputusan yang tepat berdasarkan data dan informasi yang tersedia. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas berbagai instrumen keuangan seperti tabungan, deposito, pinjaman, dan investasi saham atau reksa dana. |
| Konseptual | Konsep inti meliputi bunga tunggal dan majemuk, nilai waktu uang, anuitas, dan amortisasi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah perhitungan bunga, angsuran, nilai masa depan, nilai sekarang, dan perencanaan investasi sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya literasi keuangan untuk pengambilan keputusan ekonomi yang bijak dalam kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menghitung bunga tunggal dan bunga majemuk serta mengaplikasikannya dalam konteks tabungan dan investasi.
- Menganalisis konsep nilai waktu uang (nilai masa depan dan nilai sekarang) untuk pengambilan keputusan investasi.
- Menghitung anuitas dan amortisasi pinjaman serta menerapkannya dalam perencanaan cicilan.
- Merencanakan strategi investasi sederhana dengan mempertimbangkan risiko dan potensi keuntungan.
- Membuat simulasi pengelolaan keuangan pribadi berdasarkan prinsip-prinsip hitung keuangan.
Pemahaman bermakna: Memahami hitung keuangan membantu peserta didik merencanakan masa depan finansial, membuat keputusan investasi yang cerdas, dan mengelola risiko keuangan secara mandiri dan bertanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membuat uang bekerja untuk kita di masa depan?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi: Memahami konsep inflasi, investasi, dan pasar modal dalam konteks hitung keuangan. Akuntansi: Kaitan dengan pencatatan transaksi keuangan, laporan keuangan sederhana, dan amortisasi aset. Pendidikan Agama Islam: Konsep riba, investasi syariah, dan pentingnya pengelolaan harta secara halal dan berkah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam menabung, berinvestasi, atau mengelola pinjaman untuk memberikan perspektif nyata kepada peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi akses internet untuk mencari data keuangan, serta sudut literasi keuangan dengan buku-buku atau artikel terkait. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi kalkulator keuangan online atau spreadsheet (Excel/Google Sheets) untuk simulasi perhitungan bunga, anuitas, dan perencanaan investasi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menghitung bunga tunggal dan bunga majemuk serta mengaplikasikannya dalam konteks tabungan dan investasi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Harga: Guru menunjukkan beberapa barang (misal: buku, pulpen) dan siswa menebak harganya, lalu guru mengungkapkan harga aslinya. Permainan ini melatih estimasi nilai. Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang pentingnya menabung, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa uang kita bisa bertambah jika disimpan di bank?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi konsep bunga tunggal dan bunga majemuk melalui studi kasus sederhana tentang tabungan dan deposito, mengidentifikasi perbedaan dan dampaknya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), peserta didik menghitung bunga dan saldo akhir tabungan dengan berbagai skenario bunga tunggal dan majemuk, serta membandingkan hasilnya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil perhitungannya, kelompok lain memberikan umpan balik, guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin terjadi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi, melakukan refleksi singkat mengenai manfaat bunga, guru memberikan apresiasi, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, diakhiri doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis konsep nilai waktu uang (nilai masa depan dan nilai sekarang) untuk pengambilan keputusan investasi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Siapakah Aku?: Guru memberikan deskripsi singkat tentang tokoh keuangan terkenal (misal: Warren Buffett) dan siswa menebak siapa dia. Melatih pemahaman konteks keuangan. Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali konsep bunga majemuk, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mana yang lebih berharga, uang Rp1 juta sekarang atau Rp1 juta setahun lagi? Mengapa?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menganalisis studi kasus tentang pilihan investasi jangka panjang, kemudian mengidentifikasi kebutuhan untuk menghitung nilai masa depan (Future Value) dan nilai sekarang (Present Value) dari sejumlah uang. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik menggunakan rumus nilai waktu uang untuk menyelesaikan masalah-masalah investasi seperti menghitung berapa uang yang harus ditabung sekarang untuk mencapai target dana di masa depan atau berapa nilai investasi di masa depan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan solusi studi kasus mereka, menjelaskan langkah-langkah dan dasar pengambilan keputusannya, guru memberikan penguatan tentang pentingnya nilai waktu uang dalam perencanaan keuangan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep nilai waktu uang, melakukan refleksi tentang relevansinya, guru memberikan apresiasi atas partisipasi, dan memberi pengantar untuk materi anuitas, diakhiri doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menghitung anuitas dan amortisasi pinjaman serta menerapkannya dalam perencanaan cicilan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Kata Keuangan: Guru menyebutkan definisi, siswa menebak istilah keuangan yang dimaksud (misal: 'Pembayaran rutin dalam jumlah tetap', jawabannya 'Anuitas'). Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengaitkan materi sebelumnya dengan kebutuhan pinjaman atau cicilan, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana bank menentukan besaran cicilan bulanan yang harus kita bayar?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mempelajari konsep anuitas dan amortisasi melalui contoh kasus pinjaman rumah atau kendaraan, mengidentifikasi komponen-komponennya seperti pokok pinjaman, bunga, dan angsuran. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Secara berkelompok, peserta didik merancang proyek simulasi perencanaan pinjaman atau investasi, menghitung angsuran anuitas, dan membuat tabel amortisasi sederhana menggunakan data riil atau data yang disimulasikan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek simulasi mereka, menjelaskan strategi perencanaan keuangan yang mereka buat, dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain serta guru, diikuti umpan balik konstruktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan seluruh materi Hitung Keuangan, melakukan refleksi menyeluruh tentang pembelajaran dan aplikasinya, guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses dan hasil, serta motivasi untuk terus belajar, diakhiri doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu menghitung bunga tunggal dan majemuk serta menganalisis perbedaannya dalam konteks tabungan.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, kalkulator
Langkah kerja:
- Bacalah kasus tabungan yang diberikan dengan cermat.
- Hitunglah saldo akhir tabungan menggunakan konsep bunga tunggal.
- Hitunglah saldo akhir tabungan menggunakan konsep bunga majemuk.
- Bandingkan hasil perhitungan kedua metode dan analisis perbedaannya.
- Diskusikan implikasi perbedaan tersebut untuk perencanaan keuangan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang bunga bank?
- Jika Anda menabung Rp1.000.000 dengan bunga 10% per tahun, berapa uang Anda setelah satu tahun?
- Menurut Anda, apakah ada perbedaan antara bunga tabungan dan bunga pinjaman?
- Pernahkah Anda mendengar istilah 'investasi'? Apa yang Anda pahami?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan serta ketepatan pengerjaan LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek simulasi perencanaan keuangan pribadi dan tes tertulis akhir materi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menghitung bunga tunggal dan bunga majemuk serta mengaplikasikannya dalam konteks tabungan dan investasi. | Bunga tunggal dan bunga majemuk | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis konsep nilai waktu uang (nilai masa depan dan nilai sekarang) untuk pengambilan keputusan investasi. | Nilai waktu uang (Future Value, Present Value) | 3 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menghitung anuitas dan amortisasi pinjaman serta menerapkannya dalam perencanaan cicilan. | Anuitas dan Amortisasi | 3 JP | Kolaborasi, Keimanan dan Ketakwaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menginternalisasi nilai kejujuran dan amanah dalam setiap transaksi keuangan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. |
| 2. Cinta Ilmu | Membangun semangat belajar yang tinggi untuk menguasai hitung keuangan demi kemandirian finansial dan kemaslahatan umat. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan prinsip keberlanjutan dalam investasi, mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari keputusan keuangan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan empati dan kepedulian sosial melalui pemahaman pengelolaan keuangan yang adil dan membantu sesama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Meningkatkan literasi keuangan untuk berkontribusi pada stabilitas ekonomi nasional dan kemajuan bangsa. |
Hitung keuangan adalah cabang matematika yang mempelajari aplikasi prinsip-prinsip matematika dalam dunia finansial. Materi ini esensial untuk memahami bagaimana uang bekerja, mengelola keuangan pribadi, dan membuat keputusan investasi yang cerdas. Dengan menguasai hitung keuangan, peserta didik akan memiliki bekal penting untuk merencanakan masa depan finansial yang lebih baik dan bertanggung jawab.
1. Bunga Tunggal
Bunga tunggal adalah bunga yang dihitung hanya dari pokok pinjaman atau simpanan awal, tanpa memperhitungkan bunga yang telah terakumulasi sebelumnya. Rumus dasar bunga tunggal adalah B = P * r * t, di mana B adalah bunga, P adalah pokok, r adalah tingkat bunga per periode, dan t adalah waktu. Bunga tunggal sering digunakan untuk pinjaman jangka pendek atau investasi yang sederhana. Contoh penggunaannya adalah pada pinjaman koperasi yang bunganya tetap setiap bulan dari pokok awal.
2. Bunga Majemuk
Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung dari pokok awal ditambah dengan bunga yang telah terakumulasi dari periode sebelumnya. Konsep ini sering disebut 'bunga berbunga'. Rumus umum untuk menghitung nilai akhir dengan bunga majemuk adalah A = P * (1 + r)^n, di mana A adalah nilai akhir, P adalah pokok, r adalah tingkat bunga per periode, dan n adalah jumlah periode. Bunga majemuk sangat powerful untuk investasi jangka panjang, seperti tabungan pensiun atau deposito, karena potensi pertumbuhan eksponensial.
3. Nilai Waktu Uang (Time Value of Money)
Nilai waktu uang adalah konsep fundamental yang menyatakan bahwa uang yang diterima hari ini lebih berharga daripada uang dengan jumlah yang sama yang diterima di masa depan. Hal ini disebabkan oleh potensi uang untuk menghasilkan pendapatan (bunga/investasi) seiring waktu dan adanya inflasi. Dua konsep utama dalam nilai waktu uang adalah Nilai Masa Depan (Future Value/FV) dan Nilai Sekarang (Present Value/PV). FV menghitung nilai uang saat ini di masa depan, sedangkan PV menghitung nilai uang di masa depan jika ditarik ke nilai saat ini.
4. Nilai Masa Depan (Future Value - FV)
Nilai Masa Depan (FV) adalah nilai uang atau investasi pada suatu titik waktu di masa depan, dengan asumsi tingkat bunga tertentu. Perhitungan FV sangat penting untuk perencanaan investasi, seperti menabung untuk pendidikan anak atau pensiun. Rumus FV untuk investasi tunggal adalah FV = PV * (1 + r)^n, di mana PV adalah nilai sekarang, r adalah tingkat bunga, dan n adalah jumlah periode. Untuk serangkaian pembayaran, digunakan rumus anuitas nilai masa depan.
5. Nilai Sekarang (Present Value - PV)
Nilai Sekarang (PV) adalah nilai saat ini dari sejumlah uang yang akan diterima di masa depan. Konsep PV digunakan untuk mengevaluasi investasi atau pinjaman dengan mengonversi nilai masa depan ke nilai saat ini. Rumus PV untuk investasi tunggal adalah PV = FV / (1 + r)^n. PV membantu dalam membandingkan pilihan investasi dengan aliran kas yang berbeda pada waktu yang berbeda, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih rasional dengan mempertimbangkan biaya peluang dan inflasi.
6. Anuitas
Anuitas adalah serangkaian pembayaran atau penerimaan uang dalam jumlah yang sama secara berkala selama periode waktu tertentu. Contoh anuitas termasuk cicilan pinjaman, pembayaran premi asuransi, atau penerimaan pensiun bulanan. Anuitas dapat berupa anuitas biasa (pembayaran di akhir periode) atau anuitas jatuh tempo (pembayaran di awal periode). Perhitungan anuitas melibatkan rumus yang lebih kompleks untuk menentukan nilai sekarang atau nilai masa depan dari serangkaian pembayaran tersebut.
7. Amortisasi Pinjaman
Amortisasi pinjaman adalah proses pelunasan pinjaman secara bertahap melalui serangkaian pembayaran periodik (anuitas) yang mencakup pokok pinjaman dan bunga. Setiap pembayaran anuitas akan mengurangi pokok pinjaman dan bunga yang terutang. Pada awal periode pinjaman, porsi bunga dalam angsuran lebih besar, dan seiring waktu, porsi pokok pinjaman yang dibayar akan meningkat. Tabel amortisasi digunakan untuk melacak sisa pokok pinjaman, bunga yang dibayar, dan pokok yang dilunasi setiap periode.
Rangkuman: Hitung keuangan adalah alat penting untuk memahami dan mengelola uang secara efektif. Kita telah mempelajari bunga tunggal dan majemuk, yang fundamental untuk tabungan dan investasi. Konsep nilai waktu uang membantu kita mengevaluasi nilai uang di masa depan dan sekarang, krusial untuk pengambilan keputusan. Anuitas dan amortisasi memungkinkan kita merencanakan cicilan pinjaman secara terstruktur. Penguasaan materi ini membekali kita untuk perencanaan keuangan yang bijak.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bunga Tunggal | Bunga yang dihitung dari pokok pinjaman/simpanan awal saja. |
| Bunga Majemuk | Bunga yang dihitung dari pokok ditambah bunga yang terakumulasi sebelumnya. |
| Nilai Waktu Uang | Konsep bahwa uang hari ini lebih berharga daripada uang di masa depan. |
| Anuitas | Serangkaian pembayaran atau penerimaan uang dalam jumlah tetap secara berkala. |
| Amortisasi | Proses pelunasan pinjaman secara bertahap melalui pembayaran periodik. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hitung Keuangan" mata pelajaran Matematika Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi Matematika Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
MatriksModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTransformasi GeometriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisFungsi Komposisi dan InversBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProgram LinearBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPolinomialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
LingkaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTurunan Fungsi AljabarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkaran dan Garis SinggungBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisStatistika LanjutanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTransformasi FungsiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Matematika di kelas lain
kaidah pencacahanMatematika Kelas XII MAPeluangMatematika Kelas XII MAEksponen dan LogaritmaMatematika Kelas X MATrigonometri DasarMatematika Kelas X MALihat semua Modul Ajar Matematika Kelas XI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Matematika Hitung Keuangan ini gratis?
Ya. Modul Hitung Keuangan untuk kelas XI MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Matematika kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hitung Keuangan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI MA.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hitung Keuangan untuk Matematika kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hitung Keuangan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas XI MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hitung Keuangan pada Matematika MA, Fase F, elemen Numerasi.
Bisakah modul Hitung Keuangan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hitung Keuangan dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.