Modul Ajar & RPP Aswaja / Ke-NU-an Kelas IV
Tahlil dan Yasinan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Aswaja / Ke-NU-an |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Tahlil dan Yasinan |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal beberapa amalan ibadah harian dan tradisi keagamaan Islam di lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Madrasah |
| Elemen / Domain | Tradisi Islam Nusantara |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan mengidentifikasi tradisi keagamaan Islam Nusantara, seperti tahlil dan yasinan, serta menunjukkan sikap menghargai dan melestarikannya sebagai bagian dari ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Tahlil dan yasinan adalah tradisi membaca doa dan ayat Al-Qur'an secara berjamaah yang sering dilakukan masyarakat Nahdliyin. |
| Konseptual | Tahlil dan yasinan berlandaskan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah yang mengamalkan bacaan Al-Qur'an dan doa untuk mendoakan orang yang meninggal atau sebagai bentuk ibadah. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari urutan bacaan tahlil dan surat Yasin serta tata cara pelaksanaannya dalam konteks berjamaah. |
| Metakognitif | Kesadaran bahwa tradisi keagamaan seperti tahlil dan yasinan merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mempererat tali persaudaraan sesama muslim. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mendorong peserta didik untuk semakin mencintai Allah dan Rasul-Nya melalui amalan zikir dan doa dalam tahlil serta membaca Al-Qur'an (Surat Yasin) dengan khusyuk. |
| 2. Cinta Ilmu | Menumbuhkan semangat peserta didik untuk mencari tahu dan memahami dasar-dasar keilmuan tradisi tahlil dan yasinan dari sumber-sumber yang sahih sesuai pandangan Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membiasakan peserta didik untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan saat mengikuti kegiatan keagamaan seperti tahlilan dan yasinan di masjid atau mushola. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian peserta didik terhadap sesama manusia, terutama dengan mendoakan orang yang telah meninggal dan mempererat silaturahmi melalui tahlil dan yasinan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menanamkan rasa cinta tanah air dengan melestarikan tradisi keagamaan Islam Nusantara seperti tahlil dan yasinan yang menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan video, peserta didik dapat mengidentifikasi makna dan tujuan tahlil serta yasinan sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengurutkan bacaan tahlil secara runtut dan benar.
- Setelah membaca teks, peserta didik dapat menjelaskan dasar hukum pelaksanaan tahlil dan yasinan menurut pandangan ulama Nahdlatul Ulama dengan minimal dua argumen.
- Melalui praktik simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan tata cara pelaksanaan yasinan dan tahlil secara berjamaah dengan khusyuk dan sesuai adab.
Pemahaman bermakna: Tahlil dan yasinan bukan sekadar ritual, tetapi sarana untuk mendoakan sesama muslim, berzikir kepada Allah, serta mempererat silaturahmi dan ukhuwah islamiyah dalam bingkai Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa di lingkungan sekitar kita sering diadakan acara membaca surat Yasin dan tahlil secara bersama-sama?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengidentifikasi kosakata baru dan menyusun laporan singkat hasil diskusi tentang tahlil dan yasinan. Pendidikan Pancasila: Menghargai perbedaan pendapat dalam tradisi keagamaan dan menjaga kerukunan antarumat beragama. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berpartisipasi dengan mengajak peserta didik mengikuti kegiatan tahlilan atau yasinan di lingkungan tempat tinggal dan menceritakan pengalaman mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan simulasi praktik, serta memanfaatkan mushola sekolah untuk praktik jika memungkinkan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang tahlil dan yasinan dari platform terpercaya (misal kanal YouTube LP Ma'arif NU) sebagai stimulus awal pembelajaran. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan video, peserta didik dapat mengidentifikasi makna dan tujuan tahlil serta yasinan sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengurutkan bacaan tahlil secara runtut dan benar. Setelah membaca teks, peserta didik dapat menjelaskan dasar hukum pelaksanaan tahlil dan yasinan menurut pandangan ulama Nahdlatul Ulama dengan minimal dua argumen. Melalui praktik simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan tata cara pelaksanaan yasinan dan tahlil secara berjamaah dengan khusyuk dan sesuai adab. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi makna, tujuan, dan urutan bacaan tahlil serta yasinan.
Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, kartu bacaan tahlil dan Yasin
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar alur pelaksanaan tahlil dan yasinan yang disajikan oleh guru.
Pembukaan 1 Baca Surat Yasin 2 Baca Tahlil 3 Doa Tahlil 4 Penutup 5 Gambar 1. Alur - Diskusikan dalam kelompok makna dan tujuan dari setiap bagian dalam alur tersebut.
- Urutkan kartu bacaan tahlil yang diberikan oleh guru secara benar.
- Tuliskan dasar hukum pelaksanaan tahlil dan yasinan dalam kolom yang tersedia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kamu pernah mendengar atau melihat acara tahlilan atau yasinan?
- Apa saja bacaan yang biasanya dibaca dalam acara tersebut?
- Menurutmu, mengapa orang-orang melakukan tahlilan atau yasinan?
- Apa yang kamu ketahui tentang Nahdlatul Ulama?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi praktik, serta penilaian lembar kerja peserta didik (LKPD).
Sumatif (akhir): Penilaian kinerja praktik simulasi tahlil dan yasinan serta tes tertulis singkat mengenai konsep dan dasar hukumnya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi makna dan tujuan tahlil serta yasinan | Makna dan tujuan tahlil dan yasinan dalam Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, komunikasi |
| 2 | Mengurutkan bacaan tahlil dan menjelaskan dasar hukumnya | Urutan bacaan tahlil dan Yasin, dasar hukum tahlil dan yasinan menurut NU | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 3 | Mendemonstrasikan tata cara pelaksanaan yasinan dan tahlil | Praktik simulasi yasinan dan tahlil secara berjamaah | 2 JP | kolaborasi, komunikasi |
Tahlil dan yasinan adalah dua amalan yang sangat akrab di telinga masyarakat Nahdlatul Ulama (NU). Keduanya merupakan tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di Indonesia, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan spiritual umat Islam, khususnya para santri dan warga Nahdliyin. Mari kita selami lebih dalam makna dan tata cara pelaksanaannya!
1. Mengenal Tahlil dan Yasinan
Tahlil adalah serangkaian bacaan zikir dan doa yang diawali dengan kalimat tauhid 'La ilaha illallah' (لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ). Sedangkan yasinan adalah kegiatan membaca surat Yasin dari Al-Qur'an secara berjamaah. Kedua amalan ini biasanya dilakukan bersama-sama dalam satu majelis, seringkali untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia, syukuran, atau sebagai bentuk ibadah rutin. Tradisi ini merupakan salah satu ciri khas amaliyah Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
2. Makna dan Tujuan Tahlil Yasinan
Tahlil dan yasinan memiliki makna yang mendalam. Selain sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT dengan membaca ayat suci Al-Qur'an dan berzikir, amalan ini juga bertujuan untuk mendoakan arwah kaum muslimin, khususnya keluarga dan kerabat yang telah wafat. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan dapat meringankan siksa kubur dan melapangkan jalan menuju surga. Selain itu, yasinan dan tahlil juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah di antara sesama warga, menumbuhkan rasa persatuan dan kepedulian sosial.
3. Dasar Hukum Tahlil Yasinan dalam NU
Tradisi tahlil dan yasinan memiliki dasar hukum yang kuat dalam pandangan ulama Nahdlatul Ulama. Para ulama NU berpegang pada dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadis yang menganjurkan berdoa untuk orang yang meninggal dan bersedekah atas nama mereka. Misalnya, Hadis riwayat Muslim tentang doa anak saleh, serta ayat Al-Qur'an yang menganjurkan saling mendoakan. Selain itu, para ulama juga merujuk pada praktik sahabat dan tabi'in yang menunjukkan adanya kebolehan dan bahkan anjuran untuk berkumpul membaca Al-Qur'an dan berzikir. Ini sejalan dengan prinsip tawassuth (moderat) dalam beragama.
4. Urutan Bacaan dan Adab Pelaksanaan
Pelaksanaan tahlil dan yasinan biasanya diawali dengan pembukaan, membaca Surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan Surat Yasin. Setelah itu, dilanjutkan dengan bacaan tahlil yang terdiri dari beberapa zikir seperti tasbih, tahmid, takbir, dan diakhiri dengan tahlil 'La ilaha illallah', serta shalawat Nabi. Kemudian dilanjutkan dengan doa tahlil yang panjang. Adab dalam melaksanakannya meliputi bersuci, berpakaian rapi, duduk dengan tenang, khusyuk saat membaca, dan saling menghormati. Semua ini dilakukan dengan harapan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Rangkuman: Tahlil dan yasinan adalah tradisi keagamaan di kalangan Nahdlatul Ulama yang meliputi pembacaan zikir, doa, dan Surat Yasin secara berjamaah. Amalan ini bertujuan mendoakan arwah, berzikir kepada Allah, serta mempererat silaturahmi. Dasar hukumnya kuat dalam pandangan ulama NU, merujuk pada Al-Qur'an dan Hadis. Pelaksanaannya dilakukan dengan urutan bacaan tertentu dan adab yang baik, mencerminkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah | Paham keagamaan yang menjadi pedoman Nahdlatul Ulama, berpegang pada Al-Qur'an, Sunah, ijma', dan qiyas, dengan akidah Asy'ariyah-Maturidiyah, fikih empat mazhab (terutama Syafi'i), dan tasawuf Imam al-Ghazali. |
| Tahlil | Serangkaian bacaan zikir dan doa yang diawali kalimat tauhid 'La ilaha illallah', biasanya untuk mendoakan orang meninggal. |
| Yasinan | Kegiatan membaca Surat Yasin secara berjamaah, sering digabungkan dengan tahlil. |
| Ukhuwah Islamiyah | Persaudaraan sesama umat Islam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tahlil dan Yasinan" mata pelajaran Aswaja / Ke-NU-an Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Tahlil dan Yasinan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Aswaja / Ke-NU-an Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Amaliyah NU (Qunut dan Tarawih)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIstighotsahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBanom NU untuk Anak (IPNU/IPPNU Cilik)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Aswaja / Ke-NU-an di kelas lain
Ahlussunnah wal Jama'ah untuk AnakAswaja / Ke-NU-an Kelas III MIBerdirinya Nahdlatul UlamaAswaja / Ke-NU-an Kelas II MIMengenal Nahdlatul Ulama dan LambangnyaAswaja / Ke-NU-an Kelas I MILihat semua Modul Ajar Aswaja / Ke-NU-an Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tahlil dan Yasinan pada Aswaja / Ke-NU-an MI, Fase B, elemen Tradisi Islam Nusantara.
Modul Tahlil dan Yasinan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Aswaja / Ke-NU-an kelas IV MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an materi Tahlil dan Yasinan ini gratis?
Ya. Modul Tahlil dan Yasinan untuk kelas IV MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tahlil dan Yasinan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Aswaja / Ke-NU-an kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Aswaja / Ke-NU-an kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tahlil dan Yasinan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tahlil dan Yasinan dapat Anda sesuaikan dengan murid Aswaja / Ke-NU-an kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Aswaja / Ke-NU-an kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tahlil dan Yasinan ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Madrasah, pada Fase B untuk kelas IV MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tahlil dan Yasinan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tahlil dan Yasinan untuk Aswaja / Ke-NU-an kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tahlil dan Yasinan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Aswaja / Ke-NU-an kelas IV MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tahlil dan Yasinan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Aswaja / Ke-NU-an kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Aswaja / Ke-NU-an ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Tahlil dan Yasinan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.