Modul Ajar & RPP Matematika Kelas X
Barisan dan Deret
Modul ajar (RPP) Matematika Paket C kelas X materi Barisan dan Deret, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Barisan dan Deret yang Anda cari? Materi Matematika Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Barisan dan Deret |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Warga belajar telah memiliki pemahaman dasar tentang pola bilangan dan operasi hitung bilangan bulat.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar dapat menerapkan konsep barisan dan deret aritmetika serta geometri dalam menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Barisan dan deret dapat ditemukan dalam pola pertumbuhan penduduk, keuntungan usaha, atau angsuran pinjaman. |
| Konseptual | Barisan adalah susunan bilangan yang memiliki pola tertentu, sedangkan deret adalah penjumlahan suku-suku dari suatu barisan. |
| Prosedural | Warga belajar akan belajar mengidentifikasi jenis barisan, menentukan rumus suku ke-n, dan menghitung jumlah n suku pertama. |
| Metakognitif | Warga belajar akan menyadari pentingnya kemampuan berpikir logis dan sistematis dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan pola dan perubahan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis contoh kasus nyata, warga belajar dapat mengidentifikasi perbedaan antara barisan aritmetika dan geometri dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, warga belajar dapat merumuskan rumus suku ke-n (Un) dan jumlah n suku pertama (Sn) untuk barisan aritmetika secara mandiri.
- Setelah mengamati contoh, warga belajar dapat menghitung suku ke-n dan jumlah n suku pertama dari barisan aritmetika dengan benar.
- Melalui studi kasus, warga belajar dapat menerapkan konsep barisan dan deret aritmetika untuk menyelesaikan masalah kontekstual dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari secara akurat.
- Dengan mengerjakan LKPD, warga belajar dapat merumuskan rumus suku ke-n (Un) dan jumlah n suku pertama (Sn) untuk barisan geometri secara kolaboratif.
- Setelah melakukan praktik, warga belajar dapat menghitung suku ke-n dan jumlah n suku pertama dari barisan geometri dengan tepat.
Pemahaman bermakna: Memahami barisan dan deret akan membantu warga belajar dalam menganalisis pertumbuhan atau penurunan nilai secara teratur, yang sangat berguna dalam perencanaan keuangan pribadi atau pengembangan usaha.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa memprediksi jumlah produksi sepatu di pabrik setiap bulannya jika produksinya selalu bertambah dengan jumlah yang sama?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi: Menghitung pertumbuhan ekonomi, keuntungan usaha, atau angsuran pinjaman dengan konsep deret aritmetika. Fisika: Menganalisis gerak lurus berubah beraturan yang melibatkan pola pertambahan kecepatan atau jarak secara berurutan. Teknologi Informasi: Menggunakan fungsi spreadsheet untuk membuat tabel barisan dan deret serta memvisualisasikan data. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat berbagi pengalaman mereka dalam mengelola keuangan atau usaha yang melibatkan pola peningkatan atau penurunan secara teratur. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dapat dilakukan di ruang kelas yang nyaman dengan akses papan tulis atau proyektor, serta memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Warga belajar dapat memanfaatkan kalkulator daring atau aplikasi spreadsheet untuk membantu perhitungan yang kompleks dan mencari contoh-contoh kasus nyata melalui internet. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis contoh kasus nyata, warga belajar dapat mengidentifikasi perbedaan antara barisan aritmetika dan geometri dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, warga belajar dapat merumuskan rumus suku ke-n (Un) dan jumlah n suku pertama (Sn) untuk barisan aritmetika secara mandiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui studi kasus, warga belajar dapat menerapkan konsep barisan dan deret aritmetika untuk menyelesaikan masalah kontekstual dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Warga belajar dapat menganalisis dan menyelesaikan masalah kontekstual menggunakan konsep barisan aritmetika.
Alat & bahan: Alat tulis, kalkulator, lembar kerja
Langkah kerja:
- Lengkapi dua bilangan berikutnya pada pola bilangan berikut, lalu jelaskan aturannya.
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan pola peningkatan keuntungan sebuah UMKM.
- Diskusikan dengan kelompok Anda untuk mengidentifikasi suku pertama (a), beda (b), dan jenis barisan yang terbentuk.
- Hitunglah keuntungan UMKM tersebut pada bulan ke-12 menggunakan rumus suku ke-n barisan aritmetika.
- Hitunglah total keuntungan yang diperoleh UMKM tersebut selama satu tahun (12 bulan) menggunakan rumus jumlah n suku pertama barisan aritmetika.
- Sajikan hasil analisis dan perhitungan kelompok Anda dalam bentuk presentasi singkat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah Anda bisa menemukan pola dari angka-angka ini: 3, 6, 9, 12, ...?
- Jika setiap bulan keuntungan usaha Anda bertambah Rp 50.000, berapa keuntungan Anda di bulan ke-3 jika bulan pertama Rp 200.000?
- Apa perbedaan antara 'urutan' dan 'total penjumlahan' dalam konteks angka?
Formatif (proses): Tutor melakukan observasi selama diskusi kelompok dan presentasi untuk menilai partisipasi, pemahaman konsep, dan kemampuan pemecahan masalah warga belajar.
Sumatif (akhir): Warga belajar mengerjakan soal uraian untuk mengevaluasi pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi barisan dan deret aritmetika dalam masalah kontekstual.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi perbedaan antara barisan aritmetika dan geometri | Konsep dasar barisan aritmetika dan geometri | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Merumuskan rumus suku ke-n (Un) dan jumlah n suku pertama (Sn) untuk barisan aritmetika | Rumus suku ke-n dan jumlah n suku pertama barisan aritmetika | 2 JP | kreativitas |
| 3 | Menerapkan konsep barisan dan deret aritmetika untuk menyelesaikan masalah kontekstual | Aplikasi barisan dan deret aritmetika | 2 JP | kemandirian |
Barisan dan deret merupakan salah satu materi penting dalam matematika yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari pola pertumbuhan penduduk, kenaikan harga barang, hingga perhitungan bunga bank, semuanya dapat dijelaskan menggunakan konsep ini. Memahami barisan dan deret akan membekali Anda dengan kemampuan analisis yang kuat untuk memecahkan berbagai masalah praktis.
1. Pengertian Barisan Bilangan
Barisan bilangan adalah susunan bilangan yang dibentuk menurut suatu pola atau aturan tertentu. Setiap bilangan dalam barisan disebut suku barisan. Contoh sederhana adalah barisan bilangan genap 2, 4, 6, 8, ... atau barisan bilangan ganjil 1, 3, 5, 7, .... Pola ini dapat berupa penambahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian yang konsisten antar suku-suku berurutan. Notasi untuk suku ke-n adalah Un.
2. Barisan Aritmetika
Barisan aritmetika adalah barisan bilangan yang setiap suku berikutnya diperoleh dengan menambahkan suatu bilangan tetap (beda) pada suku sebelumnya. Beda ini dilambangkan dengan 'b'. Rumus umum untuk mencari suku ke-n (Un) adalah Un = a + (n-1)b, di mana 'a' adalah suku pertama dan 'n' adalah posisi suku. Contoh: 5, 8, 11, 14, ... memiliki a=5 dan b=3.
3. Deret Aritmetika
Deret aritmetika adalah penjumlahan suku-suku pada barisan aritmetika. Jumlah n suku pertama deret aritmetika dilambangkan dengan Sn. Rumus untuk mencari jumlah n suku pertama adalah Sn = n/2 (a + Un) atau Sn = n/2 (2a + (n-1)b). Konsep ini sangat berguna untuk menghitung total akumulasi dari suatu nilai yang bertambah secara konstan, misalnya total keuntungan selama beberapa periode.
4. Barisan Geometri
Barisan geometri adalah barisan bilangan yang setiap suku berikutnya diperoleh dengan mengalikan suku sebelumnya dengan suatu bilangan tetap (rasio). Rasio ini dilambangkan dengan 'r'. Rumus umum untuk mencari suku ke-n (Un) adalah Un = a * r^(n-1), di mana 'a' adalah suku pertama dan 'n' adalah posisi suku. Contoh: 2, 4, 8, 16, ... memiliki a=2 dan r=2.
5. Deret Geometri
Deret geometri adalah penjumlahan suku-suku pada barisan geometri. Jumlah n suku pertama deret geometri dilambangkan dengan Sn. Rumus untuk mencari jumlah n suku pertama adalah Sn = a(r^n - 1) / (r - 1) untuk r > 1, atau Sn = a(1 - r^n) / (1 - r) untuk r < 1. Aplikasi deret geometri sering ditemukan dalam perhitungan bunga majemuk atau pertumbuhan populasi eksponensial.
Rangkuman: Barisan adalah susunan bilangan dengan pola, sedangkan deret adalah jumlah suku-sukunya. Barisan aritmetika memiliki beda tetap, dengan rumus Un = a + (n-1)b dan Sn = n/2 (2a + (n-1)b). Barisan geometri memiliki rasio tetap, dengan rumus Un = a * r^(n-1) dan Sn = a(r^n - 1) / (r - 1). Konsep ini fundamental dalam memecahkan masalah pertumbuhan, penurunan, dan akumulasi dalam kehidupan nyata.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Barisan | Susunan bilangan yang memiliki pola tertentu. |
| Deret | Penjumlahan suku-suku dari suatu barisan. |
| Suku | Setiap bilangan dalam suatu barisan. |
| Beda (b) | Selisih antara dua suku berurutan dalam barisan aritmetika. |
| Rasio (r) | Perbandingan antara dua suku berurutan dalam barisan geometri. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Barisan dan Deret" mata pelajaran Matematika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Matematika Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh
Eksponen dan LogaritmaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
StatistikaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluang DasarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisVektor dan OperasinyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Matematika di kelas lain
Dimensi TigaMatematika Kelas XII Paket CLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Barisan dan Deret pada Matematika Paket C, Fase E, elemen Bilangan.
Modul Barisan dan Deret ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Matematika kelas X Paket C di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Barisan dan Deret ini gratis?
Ya. Modul Barisan dan Deret untuk kelas X Paket C dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Barisan dan Deret ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Barisan dan Deret ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Barisan dan Deret dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Barisan dan Deret ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X Paket C. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Barisan dan Deret tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Barisan dan Deret untuk Matematika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Barisan dan Deret ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas X Paket C berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Barisan dan Deret beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Matematika ini cocok untuk Paket C negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama Paket C Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Barisan dan Deret disusun untuk Paket C dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.