SDKelas VIFase C

Modul Ajar & RPP Guru Kelas VI
Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Seni kriya Nusantara adalah hasil karya tangan yang beragam, mencakup batik, anyaman, ukiran, dan lainnya. Setiap jenis kriya memiliki ciri khas, motif, dan fungsi yang merefleksikan kekayaan budaya serta kearifan lokal. Seni kriya tidak hanya berfungsi sebagai benda pakai atau hias, tetapi juga sebagai media ekspresi dan identitas bangsa. Melestarikan seni kriya adalah tugas kita untuk menjaga warisan budaya Indonesia.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara
Guru Kelas · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara
Guru Kelas · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranGuru Kelas
Fase / KelasC / VI
Materi PokokBab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal berbagai bentuk kerajinan tangan sederhana yang ada di lingkungan sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
    Peserta didik mengembangkan ide-ide baru untuk menciptakan karya seni kriya yang unik dan belum pernah dibuat sebelumnya.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama
    Peserta didik berinteraksi dengan teman sebaya untuk berbagi ide dan saling membantu dalam proses pembuatan karya seni kriya.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri dalam proses berkarya seni kriya serta mengatur waktu dengan baik.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSeni Rupa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengenal dan menanggapi berbagai karya seni rupa, baik lokal maupun global, serta menciptakan karya seni rupa sederhana yang terinspirasi dari lingkungan sekitar.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSeni kriya batik, anyaman, dan ukiran adalah contoh nyata seni kriya Nusantara yang memiliki ciri khas daerah masing-masing.
KonseptualSeni kriya Nusantara adalah hasil karya tangan manusia yang memiliki nilai estetika, fungsi, dan merefleksikan budaya lokal.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dasar dalam membuat seni kriya sederhana seperti anyaman atau batik jumputan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan seni kriya sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan berbagai contoh seni kriya Nusantara, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis seni kriya Nusantara dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan ciri khas dan fungsi seni kriya Nusantara dari berbagai daerah secara runtut.
  3. Melalui demonstrasi dan praktik langsung, peserta didik dapat merancang dan membuat karya seni kriya sederhana (misalnya batik jumputan atau anyaman) sesuai langkah-langkah yang diberikan.
  4. Dengan presentasi kelompok, peserta didik dapat memamerkan dan menjelaskan hasil karya seni kriya buatannya dengan percaya diri.
  5. Melalui kegiatan refleksi, peserta didik dapat mengevaluasi proses pembuatan karya seni kriya dan mengidentifikasi nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Halaman 2 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Seni kriya Nusantara bukan hanya sekadar benda pakai, tetapi juga cerminan kekayaan budaya dan identitas bangsa yang perlu dilestarikan dan dikembangkan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menjaga agar seni kriya Nusantara tidak punah dan tetap diminati generasi muda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Sosial: Mempelajari keanekaragaman budaya dan persebaran seni kriya tradisional di berbagai daerah di Indonesia.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan berbahasa lisan dan tulis saat mempresentasikan hasil karya serta menyusun laporan proyek.
Matematika: Menerapkan konsep pengukuran dan pola saat membuat rancangan atau motif seni kriya seperti anyaman atau batik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berbagi cerita tentang seni kriya yang ada di daerah asal mereka atau membantu peserta didik mencari bahan-bahan daur ulang untuk proyek.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur menjadi area kerja kelompok yang nyaman dan inspiratif, dilengkapi dengan sudut pameran sementara untuk karya seni kriya, serta dapat memanfaatkan area luar kelas untuk mencari inspirasi motif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan tablet atau laptop untuk mencari referensi gambar dan video proses pembuatan seni kriya Nusantara dari internet sebagai inspirasi dan panduan.
Halaman 3 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan berbagai contoh seni kriya Nusantara, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis seni kriya Nusantara dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Gerakan Kriya: Guru memperagakan gerakan membuat kriya seperti menganyam atau membatik tanpa suara, lalu peserta didik menebak jenis kriya tersebut.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan beberapa gambar benda kerajinan tangan dari berbagai daerah di Indonesia dan bertanya, 'Benda apa saja yang kamu lihat? Terbuat dari apa benda-benda ini? Apakah kamu pernah melihat proses pembuatannya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis-jenis seni kriya Nusantara dan memulai proyek pembuatan karya kriya sederhana, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang keanekaragaman seni kriya Nusantara (misalnya batik, anyaman, ukiran, gerabah) dan bertanya, 'Apa saja jenis seni kriya yang kamu kenali dari video ini? Bagaimana seni kriya ini bisa menjadi ciri khas suatu daerah?'
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi berbagai jenis seni kriya Nusantara yang telah diamati.
  3. Guru membagikan bahan ajar mengenai seni kriya Nusantara dan meminta peserta didik membaca bagian 'Jenis-jenis Seni Kriya Nusantara'.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan meminta setiap kelompok memilih satu jenis seni kriya sederhana (misalnya batik jumputan atau anyaman sederhana) untuk dibuat sebagai proyek.
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk merancang konsep karya kriya mereka, termasuk bahan, alat, dan perkiraan langkah kerja.
  3. Peserta didik mengisi bagian perencanaan proyek pada LKPD yang telah disediakan, mencatat ide dan pembagian tugas awal.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rancangan proyek seni kriya mereka di depan kelas.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap rancangan yang dipresentasikan.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya perencanaan yang matang dalam berkarya seni kriya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis seni kriya Nusantara yang telah dipelajari.
  2. Refleksi: Guru bertanya, 'Bagian mana dari seni kriya Nusantara yang paling menarik perhatianmu hari ini? Apa tantangan awal dalam merencanakan proyekmu?' Guru memberikan apresiasi atas semangat dan ide-ide kreatif peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tugas untuk membawa bahan dan alat yang diperlukan untuk proyek seni kriya di pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan ciri khas dan fungsi seni kriya Nusantara dari berbagai daerah secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Asal Kriya: Guru menunjukkan gambar seni kriya (misalnya batik, anyaman, ukiran) dan peserta didik menebak daerah asalnya secara bergantian.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali tentang rancangan proyek seni kriya yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya dan bahan/alat yang harus dibawa.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mendalami ciri khas dan fungsi seni kriya Nusantara serta memulai pengerjaan proyek, dan menjelaskan tahapan kegiatan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Guru memfasilitasi diskusi kelompok untuk mendalami ciri khas dan fungsi seni kriya yang telah mereka pilih untuk proyek.
  2. Setiap kelompok mencari informasi tambahan dari buku teks atau sumber lain tentang sejarah, motif, atau makna filosofis dari seni kriya yang mereka pilih.
  3. Guru berkeliling membimbing kelompok dalam mengidentifikasi ciri khas dan fungsi seni kriya yang relevan dengan proyek mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok menyusun jadwal pengerjaan proyek secara lebih detail, termasuk pembagian tugas dan target penyelesaian setiap tahap.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai mengerjakan proyek seni kriya sederhana (misalnya batik jumputan atau anyaman) sesuai dengan rancangan dan jadwal yang telah dibuat.
  3. Guru memfasilitasi dan memonitor setiap kelompok, memberikan bantuan jika ada kesulitan teknis atau konsep.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok secara singkat melaporkan kemajuan proyek mereka kepada guru dan teman sekelompok.
  2. Guru memberikan umpan balik mengenai proses kerja kelompok dan kualitas awal hasil karya.
  3. Peserta didik melakukan refleksi singkat mengenai tantangan yang dihadapi selama pengerjaan proyek dan bagaimana mereka mengatasinya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya memahami ciri khas dan fungsi seni kriya dalam proses penciptaan karya.
  2. Refleksi: Guru bertanya, 'Apa hal baru yang kamu pelajari tentang seni kriya hari ini? Bagaimana perasaanmu saat memulai membuat karyamu?' Guru mengapresiasi kerja keras peserta didik.
  3. Guru mengingatkan untuk melanjutkan pengerjaan proyek di rumah jika diperlukan dan membawa hasil sementara untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · AYO BERHITUNG!Proyek Kriya Nusantara-ku!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 30 menit

Tujuan: Kamu akan merencanakan, membuat, dan mempresentasikan sebuah karya seni kriya sederhana yang terinspirasi dari kekayaan Nusantara.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Indonesia kaya akan berbagai jenis seni kriya yang indah dan sarat makna.

Alat & bahan: Kain mori putih/kaos bekas, pewarna kain/wantex, karet gelang/tali rafia, ember kecil, air, sarung tangan plastik, penggaris, pensil, gunting

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234567Mendatar4. Memiliki kegunaan atau fungsipraktis.6. Seni melukis kain menggunakanlilin sebagai perintang warna.7. Seni membentuk atau memahatpermukaan benda, umumnya kayuatau batu.Menurun1. Teknik pewarnaan kain denganmengikat atau menjepit bagiankain sebelum dicelup.2. Nilai keindahan dalam suatukarya seni.3. Seni menjalin bahan-bahanseperti rotan atau bambumenjadi sebuah bentuk.5. Pola atau corak khas yangterdapat pada suatu karyaseni.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Diskusikan dengan kelompokmu, seni kriya apa dan bahan-bahan apa saja yang kamu kenali?
  3. Pilih satu jenis seni kriya sederhana (misalnya batik jumputan atau anyaman kertas) yang akan kamu buat. Rencanakan konsep karyamu, termasuk motif dan warna yang akan kamu gunakan.
  4. Buatlah sketsa atau gambaran awal karyamu. Tuliskan bahan dan alat yang diperlukan, serta perkiraan langkah-langkah pembuatannya di tabel perencanaan.
  5. Laksanakan proyek pembuatan seni kriya sesuai dengan rancanganmu. Dokumentasikan setiap tahapan proses yang kamu lakukan.
  6. Setelah selesai, siapkan presentasi untuk menjelaskan karyamu kepada teman-teman, termasuk inspirasi, proses, dan nilai budaya yang terkandung.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 contoh kerajinan tangan yang kamu ketahui!
  2. Dari mana asal kerajinan tangan yang kamu sebutkan tadi?
  3. Apa fungsi dari kerajinan tangan tersebut?

Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi kelompok dalam diskusi, perencanaan proyek, dan pengerjaan karya seni kriya.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya seni kriya dan presentasi kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis seni kriya NusantaraPengenalan seni kriya (batik, anyaman, ukiran)3 JPKreativitas, Kolaborasi
2Menjelaskan ciri khas dan fungsi seni kriya NusantaraCiri khas dan fungsi seni kriya dari berbagai daerah3 JPKreativitas, Kolaborasi, Kemandirian
3Merancang dan membuat karya seni kriya sederhanaPraktik membuat batik jumputan/anyaman sederhana3 JPKreativitas, Kolaborasi, Kemandirian
Halaman 8 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia kaya akan berbagai jenis seni kriya yang indah dan sarat makna. Seni kriya merupakan hasil karya tangan manusia yang tidak hanya berfungsi sebagai benda pakai, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi dan merefleksikan kebudayaan lokal. Dari Sabang sampai Merauke, setiap daerah memiliki ciri khas kriya yang unik, seperti batik, anyaman, ukiran, hingga gerabah.

1. Mengenal Seni Kriya Nusantara
Seni kriya adalah cabang seni yang menekankan pada keterampilan tangan dalam proses pembuatannya. Di Indonesia, seni kriya sangat beragam dan merupakan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Setiap daerah memiliki kekhasan dalam bahan, teknik, motif, dan fungsi kriya yang dihasilkan. Kriya tidak hanya indah dipandang, tetapi juga seringkali memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari.

2. Batik: Kain Bercerita
Batik adalah seni melukis kain menggunakan lilin sebagai perintang warna. Batik Nusantara sangat terkenal dengan motif-motifnya yang beragam, seperti motif parang, kawung, mega mendung, atau flora dan fauna. Setiap motif batik memiliki makna filosofis tersendiri yang menceritakan nilai-nilai kehidupan atau sejarah daerah asalnya. Proses pembuatan batik membutuhkan ketelitian dan kesabaran tinggi.

3. Anyaman: Keindahan dari Serat Alam
Anyaman adalah seni menjalin bahan-bahan seperti rotan, bambu, daun pandan, atau serat lainnya menjadi sebuah bentuk. Teknik anyaman menghasilkan berbagai benda, mulai dari tikar, topi, keranjang, hingga dinding rumah. Motif anyaman seringkali sederhana namun berulang, menciptakan pola yang indah dan kuat. Anyaman juga menunjukkan kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam sekitar.

4. Ukiran: Memahat Cerita di Kayu dan Batu
Ukiran adalah seni membentuk atau memahat permukaan benda, umumnya kayu atau batu, untuk menciptakan relief atau patung. Seni ukir sangat berkembang di daerah seperti Jepara dengan ukiran kayunya yang halus, atau Bali dengan ukiran batunya yang religius. Motif ukiran seringkali terinspirasi dari alam, mitologi, atau simbol-simbol keagamaan. Setiap pahatan memiliki makna dan pesan yang ingin disampaikan oleh senimannya.

5. Fungsi dan Nilai Seni Kriya
Seni kriya memiliki berbagai fungsi. Ada yang berfungsi sebagai benda pakai (fungsional) seperti gerabah, anyaman keranjang, atau pakaian batik. Ada pula yang berfungsi sebagai benda hias (estetis) seperti patung ukiran atau lukisan batik yang dipajang. Lebih dari itu, seni kriya juga berfungsi sebagai media ekspresi budaya, penanda status sosial, dan sarana ritual adat. Melalui kriya, kita dapat memahami kekayaan budaya dan identitas suatu masyarakat.

6. Melestarikan Seni Kriya Nusantara
Melestarikan seni kriya Nusantara adalah tanggung jawab kita bersama. Caranya bisa dengan mempelajari teknik pembuatannya, membeli produk kriya lokal, atau bahkan menciptakan karya kriya baru dengan sentuhan modern. Dengan begitu, seni kriya tidak hanya akan bertahan, tetapi juga terus berkembang dan dikenal luas hingga ke mancanegara, menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Rangkuman: Seni kriya Nusantara adalah hasil karya tangan yang beragam, mencakup batik, anyaman, ukiran, dan lainnya. Setiap jenis kriya memiliki ciri khas, motif, dan fungsi yang merefleksikan kekayaan budaya serta kearifan lokal. Seni kriya tidak hanya berfungsi sebagai benda pakai atau hias, tetapi juga sebagai media ekspresi dan identitas bangsa. Melestarikan seni kriya adalah tugas kita untuk menjaga warisan budaya Indonesia.

Halaman 9 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Seni KriyaCabang seni yang mengutamakan keterampilan tangan dalam proses pembuatannya.
BatikSeni melukis kain menggunakan lilin sebagai perintang warna.
AnyamanSeni menjalin bahan-bahan seperti rotan atau bambu menjadi sebuah bentuk.
UkiranSeni membentuk atau memahat permukaan benda, umumnya kayu atau batu.
JumputanTeknik pewarnaan kain dengan mengikat atau menjepit bagian kain sebelum dicelup.
MotifPola atau corak khas yang terdapat pada suatu karya seni.
EstetikaNilai keindahan dalam suatu karya seni.
FungsionalMemiliki kegunaan atau fungsi praktis.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Guru Kelas · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara" mata pelajaran Guru Kelas Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VIPeta Konsep
Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) NusantaraMengenal Seni Kriya NusantaraBatik: Kain BerceritaAnyaman: Keindahan dari Serat AlamUkiran: Memahat Cerita di Kayu dan BatuFungsi dan Nilai Seni Kriya
Dari sub-bab Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) NusantaraHalaman 12
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaGuru Kelas · Kelas VIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Guru Kelas kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara pada Guru Kelas SD, Fase C, elemen Seni Rupa.

Modul Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara untuk Guru Kelas kelas VI.

Apakah modul ajar Guru Kelas materi Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara ini gratis?

Ya. Modul Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Guru Kelas kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru Kelas kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Guru Kelas kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara untuk Guru Kelas kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Guru Kelas kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Guru Kelas kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Guru Kelas ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Bab 3: Seni Kriya (Prakarya) Nusantara yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Guru Kelas SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.