Modul Ajar & RPP SENI RUPA Kelas II
Menggambar dari bentuk sekitar
Modul ajar (RPP) SENI RUPA SD kelas II materi Menggambar dari bentuk sekitar lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Menggambar dari bentuk sekitar yang Anda cari? Materi SENI RUPA Kelas II lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | SENI RUPA |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Menggambar dari bentuk sekitar |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah memiliki kemampuan dasar dalam memegang alat tulis dan membuat coretan atau garis sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Mengalami |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menggunakan berbagai elemen seni rupa dalam karya sederhana dengan meniru atau memodifikasi bentuk-bentuk yang ada di lingkungan sekitarnya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini melibatkan pengamatan langsung terhadap benda-benda nyata di sekitar kita seperti meja, kursi, daun, atau botol. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah bahwa setiap benda memiliki bentuk dasar geometris atau organik yang dapat disederhanakan dan digambar. |
| Prosedural | Langkah-langkah yang dipelajari meliputi mengamati, mengidentifikasi bentuk dasar, membuat sketsa, dan menambahkan detail pada gambar. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa menggambar adalah cara untuk mengekspresikan apa yang mereka lihat dan rasakan tentang dunia di sekitar mereka. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai bentuk dasar (lingkaran, segitiga, segiempat, oval) yang ada pada benda-benda di sekitar.
- Membuat sketsa awal dari benda-benda di sekitar dengan menyederhanakan bentuknya menjadi bentuk dasar.
- Menambahkan detail dan warna pada sketsa agar gambar terlihat lebih menarik.
- Membuat karya gambar sederhana dari benda-benda yang ada di lingkungan sekolah atau rumah.
Pemahaman bermakna: Menggambar dari bentuk sekitar membantu kita melihat keindahan dan keragaman benda di sekitar, serta melatih mata dan tangan untuk menuangkannya dalam sebuah karya seni.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat awan di langit dan membayangkan bentuknya mirip kelinci atau beruang?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menggambarkan benda yang digambar secara lisan atau tulisan sederhana. Matematika: Mengidentifikasi bentuk-bentuk geometris pada benda di sekitar. IPAS: Mengamati ciri-ciri benda hidup dan tak hidup sebagai objek gambar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi tentang benda-benda di rumah yang bisa menjadi inspirasi gambar anak, serta memfasilitasi alat gambar sederhana. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk bergerak dan mengamati benda, tersedia sudut pajang karya, serta ruang terbuka di luar kelas untuk pengamatan benda alam. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan tablet atau proyektor untuk menampilkan contoh-contoh gambar benda dari berbagai sudut pandang atau video pendek tentang proses menggambar sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk dasar (lingkaran, segitiga, segiempat, oval) yang ada pada benda-benda di sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik menyapa guru, berdoa, dan melakukan presensi. Guru menunjukkan beberapa gambar benda di sekitar dan bertanya 'Bentuk apa yang kalian lihat pada benda ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengamati dan menemukan bentuk-bentuk dasar di sekitar kita. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati benda-benda di dalam kelas (meja, kursi, buku, jam dinding) dan mengidentifikasi bentuk dasar yang membentuk benda tersebut (misal: meja berbentuk segiempat, jam dinding berbentuk lingkaran). Guru membimbing diskusi tentang bagaimana bentuk-bentuk dasar ini ada di mana-mana. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok ditugaskan mencari dan mencatat 5 benda di kelas yang memiliki bentuk dasar tertentu (lingkaran, segitiga, segiempat). Mereka juga diminta mencoba menggambar bentuk dasar tersebut di buku gambar. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatannya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya mengenali bentuk dasar sebagai langkah awal menggambar. Peserta didik diajak menyimpulkan bahwa benda-benda di sekitar kita terbentuk dari gabungan bentuk-bentuk dasar. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Peserta didik diajak menyanyikan lagu pendek tentang bentuk-bentuk. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Membuat sketsa awal dari benda-benda di sekitar dengan menyederhanakan bentuknya menjadi bentuk dasar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik menyapa guru, berdoa, dan presensi. Guru mengulang kembali materi tentang bentuk dasar dan bertanya 'Siapa yang bisa menyebutkan bentuk dasar dari pensil ini?'. Guru menyampaikan tujuan pertemuan ini yaitu membuat sketsa benda dari bentuk dasar dan mengajak peserta didik bersemangat untuk membuat karya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan langkah-langkah membuat sketsa sederhana dari benda di sekitar, mulai dari mengamati, menyederhanakan menjadi bentuk dasar, lalu membuat garis tipis. Guru memberikan contoh langsung menggambar sebuah botol minum dengan diawali bentuk silinder atau oval. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu memilih satu benda di dalam kelas (misalnya tempat pensil, penghapus, buku) dan mulai membuat sketsanya di buku gambar, diawali dengan menyederhanakan bentuknya menjadi bentuk dasar. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dukungan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik diminta menunjukkan sketsa awal mereka. Guru dan teman-teman memberikan masukan positif. Guru menguatkan bahwa sketsa adalah langkah penting sebelum menggambar lebih detail. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dalam membuat sketsa. Guru mengingatkan untuk menyiapkan alat warna untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan semangat menggambar. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menambahkan detail dan warna pada sketsa agar gambar terlihat lebih menarik dan membuat karya gambar sederhana dari benda-benda yang ada di lingkungan sekolah atau rumah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik menyapa guru, berdoa, dan presensi. Guru mengajak peserta didik melihat kembali sketsa yang sudah dibuat dan bertanya 'Apa yang bisa kita tambahkan agar gambar ini lebih hidup?'. Guru menyampaikan tujuan pertemuan terakhir yaitu menyempurnakan gambar dengan detail dan warna, serta mengapresiasi karya mereka. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan cara menambahkan detail kecil pada sketsa (misal: garis pada tutup botol, tulisan pada buku) dan teknik mewarnai sederhana agar gambar tampak menarik. Guru menunjukkan contoh gambar yang sudah diberi detail dan warna. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik melanjutkan karya mereka dari pertemuan sebelumnya, menambahkan detail dan mewarnai gambar benda yang telah mereka sketsa. Guru memberikan kebebasan dalam memilih warna dan memberikan bantuan jika ada kesulitan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap peserta didik mempresentasikan karyanya di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan masukan positif. Guru memajang hasil karya terbaik di papan pajangan kelas. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan pujian atas semua karya yang telah dibuat. Peserta didik diajak merefleksikan proses belajar menggambar dari awal hingga akhir. Guru menutup pertemuan dengan doa dan harapan agar peserta didik terus berkreasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk dasar dari benda-benda di sekitar dan membuat sketsa sederhananya.
Alat & bahan: Pensil, penghapus, buku gambar, alat warna (opsional)
Langkah kerja:
- Amati 3 benda yang ada di dalam kelasmu atau di halaman sekolah.
- Tentukan bentuk dasar apa yang paling menonjol dari setiap benda tersebut.
- Buatlah sketsa sederhana dari ketiga benda tersebut di buku gambarmu, diawali dengan bentuk dasarnya.
- Tambahkan sedikit detail agar gambarmu lebih jelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Benda apa yang sering kamu lihat di rumah?
- Bisakah kamu menggambar lingkaran atau segiempat?
- Apa warna kesukaanmu?
- Bagaimana perasaanmu saat menggambar?
Formatif (proses): Observasi saat peserta didik mengidentifikasi bentuk dasar, membuat sketsa, dan menambahkan detail pada gambar.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya gambar peserta didik berdasarkan kelengkapan bentuk, detail, dan penggunaan warna.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk dasar (lingkaran, segitiga, segiempat, oval) yang ada pada benda-benda di sekitar. | Bentuk-bentuk dasar pada benda | 2 JP | Kreativitas |
| 2 | Membuat sketsa awal dari benda-benda di sekitar dengan menyederhanakan bentuknya menjadi bentuk dasar. | Sketsa benda dari bentuk dasar | 2 JP | Kemandirian |
| 3 | Menambahkan detail dan warna pada sketsa agar gambar terlihat lebih menarik. | Detail dan warna pada gambar | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Menggambar adalah kegiatan seru yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan apa yang kita lihat dan rasakan. Di sekitar kita, ada banyak sekali benda menarik, mulai dari meja, kursi, bunga, sampai awan di langit. Tahukah kamu, semua benda itu bisa kita gambar dengan mudah jika kita tahu caranya? Yuk, kita belajar menggambar dari benda-benda yang ada di sekitar kita!
1. Melihat Bentuk Dasar di Sekitar Kita
Setiap benda di dunia ini memiliki bentuk. Ada yang bulat seperti bola, ada yang kotak seperti buku, ada yang segitiga seperti atap rumah. Bentuk-bentuk ini kita sebut bentuk dasar. Contoh bentuk dasar adalah lingkaran, segiempat (persegi atau persegi panjang), segitiga, dan oval. Coba perhatikan jam dinding di kelasmu, bentuknya apa? Ya, lingkaran! Lalu, papan tulis kita bentuknya apa? Segiempat. Dengan mengenali bentuk-bentuk dasar ini, kita bisa lebih mudah memulai menggambar apa pun yang kita lihat.
2. Mengubah Benda Menjadi Bentuk Dasar
Ketika kita ingin menggambar sebuah benda, langkah pertama adalah melihat benda itu dan membayangkan bentuk dasarnya. Misalnya, jika kamu ingin menggambar botol minum, kamu bisa membayangkan botol itu seperti gabungan bentuk silinder (oval panjang) di bagian badannya dan lingkaran kecil di bagian tutupnya. Jika ingin menggambar rumah, kamu bisa mulai dengan bentuk segiempat besar untuk dinding dan segitiga untuk atapnya. Ini akan membuat proses menggambar jadi lebih mudah dan terstruktur.
3. Membuat Sketsa Awal
Setelah membayangkan bentuk dasarnya, kita bisa mulai membuat sketsa. Sketsa adalah gambar tipis-tipis atau coretan awal yang belum sempurna. Gunakan pensilmu untuk membuat garis tipis mengikuti bentuk dasar benda yang kamu amati. Jangan takut salah, karena sketsa bisa diperbaiki. Misalnya, untuk menggambar gelas, mulailah dengan membuat dua garis sejajar ke bawah dan menghubungkannya dengan garis melengkung di atas dan di bawah. Ini adalah kerangka awal gambarmu.
4. Menambahkan Detail dan Warna
Setelah sketsa dasarmu jadi, saatnya membuat gambar lebih hidup! Kamu bisa menambahkan detail-detail kecil pada gambarmu. Misalnya, jika kamu menggambar bunga, tambahkan kelopak dan daunnya. Jika menggambar mobil, tambahkan roda dan jendelanya. Setelah itu, warnai gambarmu dengan alat warna kesukaanmu. Pilihlah warna yang sesuai dengan benda aslinya atau gunakan warna-warna cerah agar gambarmu semakin menarik dan indah dilihat. Ingat, setiap gambar adalah unik dan spesial!
Rangkuman: Menggambar dari bentuk sekitar adalah cara seru untuk berkreasi. Kita mulai dengan mengenali bentuk dasar seperti lingkaran, segiempat, dan segitiga pada benda-benda di sekitar kita. Lalu, kita membuat sketsa tipis-tipis dari bentuk dasar tersebut, dan terakhir menambahkan detail serta mewarnainya. Proses ini membantu kita melihat dunia dengan mata yang lebih kreatif dan melatih tangan kita untuk menuangkan ide menjadi sebuah gambar yang indah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sketsa | Gambar awal yang masih tipis dan belum sempurna. |
| Bentuk Dasar | Bentuk-bentuk sederhana seperti lingkaran, segiempat, atau segitiga. |
| Detail | Bagian-bagian kecil yang ditambahkan pada gambar agar terlihat lebih lengkap. |
| Mengamati | Melihat dengan teliti dan seksama. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menggambar dari bentuk sekitar" mata pelajaran SENI RUPA Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Materi SENI RUPA Terkait
SENI RUPASENI RUPA Kelas II SDWarna dan GarisSeni Rupa Kelas II SDImajinasikuSeni Rupa Kelas I SD2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar SENI RUPA Menggambar dari bentuk sekitar ini gratis?
Ya. Modul Menggambar dari bentuk sekitar untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SENI RUPA kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar SENI RUPA kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menggambar dari bentuk sekitar ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas II SD.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menggambar dari bentuk sekitar untuk SENI RUPA kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Menggambar dari bentuk sekitar ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menggambar dari bentuk sekitar dapat Anda sesuaikan dengan murid SENI RUPA kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.