Modul Ajar & RPP Geografi Kelas X
Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang lingkungan alam dan beberapa kejadian alam yang pernah mereka dengar atau alami. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis data dan informasi mengenai jenis-jenis bencana alam untuk mengidentifikasi karakteristiknya dengan logis. - Kewargaan — elemen: Menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan alam
Peserta didik menunjukkan kepedulian terhadap dampak bencana alam dengan mengidentifikasi upaya mitigasi yang relevan. - Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dalam kelompok
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi dan mempresentasikan karakteristik berbagai jenis bencana alam.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pengetahuan Dasar Geografi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar geografi, termasuk fenomena geosfer dan interaksinya, serta dapat menganalisis karakteristik dan dampak bencana alam di lingkungan sekitar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banjir bandang di Garut pada tahun 2016 adalah contoh nyata bencana alam yang terjadi di Indonesia. |
| Konseptual | Bencana alam adalah peristiwa yang disebabkan oleh alam yang mengakibatkan kerugian bagi kehidupan manusia dan lingkungan. |
| Prosedural | Langkah-langkah identifikasi karakteristik bencana alam meliputi pengumpulan data, analisis jenis, penyebab, dampak, dan upaya mitigasinya. |
| Metakognitif | Menyadari bahwa pemahaman karakteristik bencana alam dapat membantu dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan diri serta komunitas. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan berita dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam dengan tepat.
- Melalui studi kasus dan analisis data, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik bencana alam geologis dan hidrometeorologis secara rinci.
- Dengan menggunakan peta rawan bencana, peserta didik dapat menganalisis faktor penyebab terjadinya bencana alam di suatu wilayah dengan akurat.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat mengklasifikasikan bencana alam berdasarkan penyebabnya dengan benar.
- Melalui presentasi hasil diskusi, peserta didik dapat membedakan karakteristik berbagai jenis bencana alam dengan jelas.
- Dengan menyimak penjelasan guru dan studi literatur, peserta didik dapat mengidentifikasi dampak bencana alam terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan dengan komprehensif.
Pemahaman bermakna: Memahami karakteristik berbagai jenis bencana alam membantu kita mengidentifikasi risiko dan merancang strategi mitigasi yang efektif untuk mengurangi dampak buruknya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa di beberapa daerah sering terjadi bencana alam tertentu, sementara di daerah lain tidak?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Menganalisis dampak sosial dan respons masyarakat terhadap bencana alam. Ekonomi: Menghitung kerugian ekonomi akibat bencana dan strategi pemulihan ekonomi pascabencana. Bahasa Indonesia: Menulis laporan atau artikel informatif tentang bencana alam dan upaya mitigasinya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh masyarakat dapat berbagi pengalaman tentang upaya mitigasi bencana di lingkungan tempat tinggal mereka, memperkaya perspektif peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi dengan akses internet dan peta dinding Indonesia, serta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, mendukung proses pembelajaran. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan situs BMKG, BNPB, dan platform video edukasi untuk mengakses data, infografis, serta video dokumenter bencana alam sebagai bahan studi kasus. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan berita dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Bencana: Guru menyebutkan kata kunci (misal: 'getaran'), peserta didik menebak jenis bencana alam terkait (misal: 'gempa bumi'). Dilakukan bergantian.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui studi kasus dan analisis data, peserta didik dapat menjelaskan karakteristik bencana alam geologis dan hidrometeorologis secara rinci. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Bencana: Peserta didik menyebutkan satu jenis bencana alam, lalu peserta didik berikutnya menyebutkan bencana lain yang diawali huruf terakhir bencana sebelumnya. Contoh: 'Banjir' -> 'Rob'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis, karakteristik, dan penyebab bencana alam.
Alat & bahan: Kertas A3, spidol warna, gunting, lem, berita/gambar bencana alam, peta rawan bencana.
Langkah kerja:
- Golongkan setiap bencana pada tabel berikut, lalu tuliskan satu upaya mitigasinya.
Gambar 1. Tabel - Amati 1 yang berisi berbagai fenomena alam, kemudian diskusikan dalam kelompok: mana yang termasuk bencana alam?
- Kelompokkan fenomena alam yang sudah diidentifikasi sebagai bencana alam ke dalam kategori geologis atau hidrometeorologis pada tabel.
- Untuk setiap bencana alam yang telah dikelompokkan, tuliskan karakteristik utama (penyebab, proses, dampak) dan contoh kejadiannya.
- Analisis peta rawan bencana yang diberikan, identifikasi wilayah yang rentan dan faktor penyebab kerentanannya.
- Buatlah simpulan singkat tentang pentingnya memahami karakteristik bencana alam dan bagaimana peta dapat membantu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang bencana alam?
- Sebutkan 3 contoh bencana alam yang pernah Anda dengar atau lihat!
- Menurut Anda, apa penyebab utama terjadinya bencana alam?
- Bagaimana bencana alam dapat memengaruhi kehidupan manusia?
Formatif (proses): Asesmen formatif melalui observasi partisipasi diskusi kelompok, kelengkapan pengisian LKPD, dan presentasi hasil.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa tes tertulis untuk mengukur pemahaman tentang jenis, karakteristik, penyebab, dan dampak bencana alam.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bencana alam. | Jenis-jenis bencana alam (geologis, hidrometeorologis). | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 2 | Menjelaskan karakteristik bencana alam geologis dan hidrometeorologis. | Karakteristik bencana alam (penyebab, proses, dampak). | 2 JP | Penalaran Kritis, Kewargaan |
| 3 | Menganalisis faktor penyebab terjadinya bencana alam di suatu wilayah. | Faktor penyebab bencana alam dan pemanfaatan peta rawan bencana. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kewargaan |
Bencana alam adalah peristiwa yang disebabkan oleh fenomena alam yang ekstrem, membawa dampak kerugian besar bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Indonesia, sebagai negara yang terletak di 'Ring of Fire' dan beriklim tropis, sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana alam. Memahami karakteristik bencana alam menjadi kunci untuk mitigasi dan adaptasi yang efektif.
1. Pengertian dan Klasifikasi Bencana Alam
Bencana alam adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam maupun faktor non-alam sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Bencana alam dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan penyebabnya, yaitu bencana alam geologis, hidrometeorologis, dan biologis. Klasifikasi ini membantu kita memahami karakteristik dan penanganan yang berbeda untuk setiap jenis bencana.
2. Karakteristik Bencana Alam Geologis
Bencana alam geologis adalah bencana yang disebabkan oleh proses-proses geologi di dalam bumi. Contohnya termasuk gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi. Gempa bumi ditandai dengan getaran tanah akibat pelepasan energi secara tiba-tiba dari dalam bumi. Tsunami adalah gelombang laut raksasa yang dihasilkan oleh pergeseran lempeng tektonik di dasar laut. Letusan gunung berapi melibatkan keluarnya material panas dari dalam bumi seperti lava, abu, dan gas. Masing-masing memiliki karakteristik unik dalam skala, kecepatan kejadian, dan dampak yang ditimbulkan.
3. Karakteristik Bencana Alam Hidrometeorologis
Bencana alam hidrometeorologis adalah bencana yang disebabkan oleh parameter-parameter meteorologi dan hidrologi, seperti curah hujan, kelembapan, suhu, dan angin. Contohnya meliputi banjir, tanah longsor, kekeringan, angin puting beliung, dan gelombang pasang. Banjir terjadi ketika volume air di suatu wilayah melebihi kapasitas penampungannya. Tanah longsor adalah perpindahan massa batuan atau tanah ke bawah. Kekeringan adalah kekurangan pasokan air dalam jangka waktu lama. Bencana ini sering terkait dengan perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
4. Faktor Penyebab Bencana Alam
Faktor penyebab bencana alam sangat beragam. Bencana geologis disebabkan oleh aktivitas tektonik lempeng bumi, seperti pergerakan lempeng, tumbukan, dan subduksi. Sedangkan bencana hidrometeorologis dipengaruhi oleh faktor iklim dan cuaca, seperti intensitas curah hujan yang tinggi, perubahan suhu ekstrem, dan pola angin. Selain itu, faktor antropogenik seperti deforestasi, urbanisasi tanpa perencanaan, dan perubahan tata guna lahan juga dapat memperparah atau memicu terjadinya bencana hidrometeorologis, misalnya banjir dan tanah longsor.
5. Dampak Bencana Alam
Dampak bencana alam sangat kompleks dan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Secara fisik, bencana dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur, hilangnya tempat tinggal, dan korban jiwa. Secara ekonomi, dapat mengakibatkan kerugian materi yang besar, lumpuhnya aktivitas ekonomi, dan penurunan pendapatan. Secara sosial, bencana dapat menimbulkan trauma psikologis, hilangnya mata pencarian, serta konflik sosial. Dampak lingkungan meliputi kerusakan ekosistem, pencemaran air dan tanah, serta perubahan bentang alam. Pemahaman dampak ini penting untuk upaya pemulihan.
6. Pemanfaatan Peta Rawan Bencana
Peta rawan bencana adalah alat penting dalam mitigasi dan perencanaan tata ruang. Peta ini menunjukkan wilayah-wilayah yang berpotensi tinggi, sedang, atau rendah terhadap suatu jenis bencana. Dengan menganalisis peta rawan bencana, kita dapat mengidentifikasi daerah-daerah yang memerlukan perhatian khusus, merencanakan jalur evakuasi, menentukan lokasi pembangunan yang aman, dan menyusun strategi pengurangan risiko bencana yang lebih efektif. Informasi dari peta ini sangat vital bagi pemerintah dan masyarakat dalam upaya kesiapsiagaan.
Rangkuman: Bencana alam adalah peristiwa ekstrem yang merugikan, diklasifikasikan menjadi geologis dan hidrometeorologis. Bencana geologis seperti gempa dan gunung berapi berasal dari aktivitas bumi, sedangkan hidrometeorologis seperti banjir dan longsor terkait cuaca dan iklim. Faktor penyebabnya bisa alamiah maupun antropogenik. Dampaknya meliputi kerusakan fisik, kerugian ekonomi, dan sosial. Peta rawan bencana adalah alat vital untuk mengidentifikasi risiko dan merencanakan mitigasi yang efektif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Mitigasi | Upaya mengurangi risiko bencana. |
| Tektonik Lempeng | Teori pergerakan lempeng bumi. |
| Hidrometeorologis | Berkaitan dengan air dan cuaca. |
| Antropogenik | Disebabkan oleh aktivitas manusia. |
| Evakuasi | Proses pengungsian dari daerah bahaya. |
| Tsunami | Gelombang laut raksasa akibat gempa dasar laut. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam" mata pelajaran Geografi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Geografi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Kajian GeografiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKekhasan Penelitian GeografiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: LitosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Lingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: AtmosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: HidrosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Geografi lain yang sudah tersedia
Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 2 Memahami Siklus Bencana dan Konsep MitigasiGeografi Kelas X SMAMemahami Bencana AlamGeografi Kelas X SMAPertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus)Geografi Kelas X SMAPengenalan Peta dan KomponennyaGeografi Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Geografi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Geografi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam pada Geografi SMA, Fase E, elemen Pengetahuan Dasar Geografi.
Modul Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam untuk Geografi kelas X.
Apakah modul ajar Geografi materi Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam ini gratis?
Ya. Modul Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Geografi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Geografi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam dapat Anda sesuaikan dengan murid Geografi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Geografi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam untuk Geografi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Geografi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Geografi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Geografi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana Alam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Geografi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.