Modul Ajar & RPP Geografi Kelas X
Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus)
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar bencana alam dan jenis-jenis bencana geologi (gempa bumi, tsunami, gunung meletus). |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik menganalisis data kebencanaan untuk mengevaluasi strategi mitigasi yang efektif dan logis. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
Peserta didik menghasilkan ide-ide inovatif dalam merancang model mitigasi bencana geologi yang sesuai dengan konteks lokal. - Kolaborasi — elemen: Kerja Sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun rencana proyek dan membuat maket mitigasi bencana.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III |
| Elemen / Domain | Pemahaman Geografi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar geografi, menganalisis fenomena geosfer, serta menerapkan pengetahuan geografi dalam mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Indonesia adalah negara rawan bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung berapi. |
| Konseptual | Mitigasi bencana geologi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. |
| Prosedural | Merancang mitigasi bencana melibatkan tahapan identifikasi risiko, analisis kerentanan, penyusunan rencana, dan implementasi strategi di lapangan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya peran aktif masyarakat dan pemerintah dalam perencanaan mitigasi bencana untuk keberlangsungan hidup yang aman. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis kasus bencana, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan dampak gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan strategi mitigasi struktural dan non-struktural untuk bencana gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus secara komprehensif.
- Melalui studi literatur, peserta didik dapat menganalisis peran teknologi dalam sistem peringatan dini dan mitigasi bencana geologi dengan akurat.
- Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang model mitigasi bencana geologi (gempa bumi, tsunami, atau gunung meletus) yang sesuai dengan konteks lokal secara kreatif.
- Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat mengomunikasikan rencana mitigasi bencana geologi dengan jelas dan meyakinkan.
Pemahaman bermakna: Memahami prinsip-prinsip mitigasi bencana geologi akan membantu kita merancang strategi yang efektif untuk melindungi diri dan komunitas dari dampak buruk gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah ancaman bencana geologi menjadi peluang untuk membangun komunitas yang lebih tangguh dan aman?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Analisis dampak sosial bencana dan peran komunitas dalam mitigasi dan rehabilitasi. Seni Budaya: Pembuatan maket model mitigasi bencana sebagai karya seni tiga dimensi yang fungsional dan estetis. Fisika: Pemahaman prinsip-prinsip struktur bangunan tahan gempa dan mekanisme gelombang tsunami. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat diajak berbagi pengalaman tentang mitigasi bencana di lingkungan sekitar atau menjadi narasumber ahli. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dan area sekolah yang aman dan nyaman untuk diskusi kelompok, pembuatan maket, dan presentasi, serta akses ke taman atau area terbuka untuk observasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan internet untuk mencari data kasus bencana, referensi desain mitigasi, video edukasi, dan alat desain grafis sederhana untuk presentasi. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis kasus bencana, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan dampak gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Geologi: Guru menyebutkan ciri-ciri bencana geologi, peserta didik menebak jenis bencana tersebut. Siapa cepat dia dapat poin.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang model mitigasi bencana geologi (gempa bumi, tsunami, atau gunung meletus) yang sesuai dengan konteks lokal secara kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Bencana: Peserta didik berpasangan, satu menyebut bencana, satu lagi menyebut satu upaya mitigasi. Lanjut bergantian sampai waktu habis.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat merancang model mitigasi bencana geologi dengan kreatif dan logis.
Alat & bahan: Kardus bekas, stik es krim, lem, gunting, cutter, cat/spidol warna, gambar kasus bencana, laptop/ponsel.
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 tentang lokasi rawan bencana geologi dan identifikasi jenis bencana yang mungkin terjadi.
Gambar 1. Peta pikiran - Diskusikan dalam kelompok Anda, pilih satu jenis bencana geologi (gempa bumi, tsunami, atau gunung meletus) dan tentukan lokasi spesifik untuk proyek mitigasi Anda.
- Rancanglah model mitigasi bencana (maket) yang sesuai dengan jenis bencana dan lokasi yang dipilih, pertimbangkan aspek struktural dan non-struktural.
- Buatlah maket model mitigasi bencana Anda dengan bahan-bahan yang tersedia, pastikan setiap detail merepresentasikan strategi mitigasi yang telah dirancang.
- Siapkan presentasi untuk menjelaskan model mitigasi Anda, termasuk tujuan, strategi, dan potensi dampaknya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang gempa bumi?
- Bagaimana tsunami bisa terjadi?
- Sebutkan tanda-tanda gunung akan meletus!
- Menurut Anda, apa itu mitigasi bencana?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres pengerjaan model mitigasi.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap presentasi model mitigasi bencana dan hasil proyek (maket) berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik dan dampak gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus. | Karakteristik dan dampak bencana geologi. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Merumuskan strategi mitigasi struktural dan non-struktural. | Strategi mitigasi struktural dan non-struktural. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Merancang dan mengomunikasikan model mitigasi bencana geologi. | Model mitigasi bencana geologi. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi, Komunikasi |
Indonesia, dengan letak geografisnya di Cincin Api Pasifik, merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung api. Memahami karakteristik bencana ini dan merancang strategi mitigasi yang efektif adalah kunci untuk melindungi kehidupan dan aset. Modul ini akan membimbing Anda untuk menjadi perancang mitigasi yang inovatif dan tangguh.
1. 1. Karakteristik Bencana Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan di permukaan bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Karakteristik gempa bumi meliputi kekuatan (magnitudo), kedalaman, dan lokasi episentrum. Gempa bumi dapat menimbulkan dampak seperti kerusakan bangunan, tanah longsor, likuefaksi, dan bahkan memicu tsunami jika terjadi di bawah laut dengan kekuatan yang besar. Pengetahuan tentang zona sesar aktif sangat penting untuk mitigasi.
2. 2. Karakteristik Bencana Tsunami
Tsunami adalah gelombang laut raksasa yang disebabkan oleh perpindahan air laut dalam jumlah besar secara vertikal, umumnya akibat gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, atau longsor bawah laut. Tsunami memiliki karakteristik kecepatan yang sangat tinggi di laut dalam dan tinggi gelombang yang meningkat drastis saat mendekati pantai. Dampaknya sangat merusak, seperti menghancurkan bangunan, mengikis garis pantai, dan menyebabkan korban jiwa yang masif. Sistem peringatan dini tsunami menjadi krusial.
3. 3. Karakteristik Bencana Gunung Meletus
Gunung meletus atau erupsi gunung api adalah peristiwa keluarnya magma dari perut bumi ke permukaan. Karakteristik letusan dapat bervariasi, mulai dari efusif (cair) hingga eksplosif (ledakan). Dampaknya meliputi awan panas, hujan abu, lahar panas, lahar dingin, gas beracun, dan lontaran material pijar. Semua ini dapat merusak lingkungan dan mengancam kehidupan. Zona bahaya gunung api perlu dipetakan dan dikelola dengan baik untuk mitigasi.
4. 4. Strategi Mitigasi Struktural
Mitigasi struktural melibatkan pembangunan fisik untuk mengurangi risiko bencana. Contohnya adalah pembangunan bangunan tahan gempa dengan standar konstruksi yang ketat, pembangunan sea wall atau tanggul penahan tsunami di pesisir, serta pembangunan sistem drainase dan sabo dam untuk mengendalikan aliran lahar dingin. Infrastruktur ini dirancang untuk menahan atau mengalihkan dampak langsung dari bencana, sehingga mengurangi kerugian material dan korban jiwa.
5. 5. Strategi Mitigasi Non-Struktural
Mitigasi non-struktural berfokus pada kebijakan, peraturan, pendidikan, dan peningkatan kapasitas masyarakat. Ini mencakup penyusunan tata ruang berbasis risiko bencana, pembentukan sistem peringatan dini (early warning system), edukasi dan simulasi evakuasi, serta pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat agar mampu merespons bencana dengan cepat dan tepat.
6. 6. Peran Teknologi dalam Mitigasi
Teknologi memainkan peran vital dalam mitigasi bencana geologi. Sistem peringatan dini gempa bumi dan tsunami menggunakan sensor seismik, buoy, dan satelit untuk mendeteksi anomali dan mengirimkan informasi secara cepat. Pemantauan gunung api menggunakan seismograf, GPS, dan kamera termal untuk memantau aktivitas vulkanik. Aplikasi mobile dan media sosial juga digunakan untuk menyebarkan informasi dan instruksi evakuasi kepada masyarakat secara real-time. Data spasial (GIS) sangat membantu dalam pemetaan risiko.
Rangkuman: Mitigasi bencana geologi adalah upaya penting untuk mengurangi risiko gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus di Indonesia. Ini melibatkan strategi struktural seperti pembangunan tahan bencana dan non-struktural seperti edukasi dan sistem peringatan dini. Teknologi modern sangat mendukung efektivitas mitigasi. Peran aktif masyarakat dan pemerintah sangat krusial dalam menciptakan komunitas yang tangguh dan aman dari ancaman bencana.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Mitigasi | Upaya mengurangi risiko bencana. |
| Episentrum | Titik di permukaan bumi tepat di atas pusat gempa. |
| Likuefaksi | Fenomena tanah kehilangan kekuatan akibat gempa. |
| Sabo Dam | Bangunan pengendali sedimen di sungai. |
| Early Warning System | Sistem peringatan dini bencana. |
| GIS | Sistem Informasi Geografis untuk pemetaan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus)" mata pelajaran Geografi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Geografi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 3 siap unduh
Kajian GeografiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKekhasan Penelitian GeografiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: LitosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Lingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: AtmosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLingkungan Geosfer Fisikal Indonesia: HidrosferBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Geografi lain yang sudah tersedia
Materi Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 2 Memahami Siklus Bencana dan Konsep MitigasiGeografi Kelas X SMAMateri Pokok: Bencana Alam: Pertemuan 1 Mengidentifikasi Karakteristik Bencana AlamGeografi Kelas X SMAMemahami Bencana AlamGeografi Kelas X SMAPengenalan Peta dan KomponennyaGeografi Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Geografi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Geografi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) pada Geografi SMA, Fase E, elemen Pemahaman Geografi.
Modul Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) untuk Geografi kelas X.
Apakah modul ajar Geografi materi Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) ini gratis?
Ya. Modul Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Geografi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Geografi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) dapat Anda sesuaikan dengan murid Geografi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Geografi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) untuk Geografi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Geografi kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Geografi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Geografi ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Pertemuan 3 Merancang Mitigasi Bencana Geologi (Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus) yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Geografi MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.