Modul Ajar & RPP KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI
Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang antarmuka dan fungsi dasar beberapa perangkat lunak desain grafis.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi prosedur kerja perangkat lunak desain untuk memastikan kesesuaian dengan standar industri. - Kemandirian — elemen: Memiliki Inisiatif dan Bekerja Secara Mandiri
Peserta didik menunjukkan inisiatif dalam memahami dan menerapkan SOP perangkat lunak desain secara mandiri dalam setiap proyek. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
Peserta didik menghasilkan ide-ide desain yang orisinal sambil tetap mematuhi SOP penggunaan perangkat lunak desain.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Desain Komunikasi Visual |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase F, peserta didik mampu menerapkan prinsip-prinsip desain komunikasi visual, memahami alur kerja produksi, serta menguasai penggunaan perangkat lunak desain sesuai standar operasional prosedur untuk menghasilkan karya desain yang profesional. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini melibatkan pengenalan berbagai jenis SOP yang digunakan dalam industri desain komunikasi visual, seperti SOP penggunaan Adobe Photoshop atau CorelDRAW. |
| Konseptual | Konsep inti adalah pentingnya konsistensi, efisiensi, dan kualitas dalam alur kerja desain melalui penerapan Standard Operating Procedure (SOP). |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah sistematis dalam mengikuti SOP untuk berbagai tugas desain, mulai dari pengaturan dokumen hingga ekspor file. |
| Metakognitif | Peserta didik akan merefleksikan bagaimana kepatuhan terhadap SOP memengaruhi kualitas hasil desain dan efisiensi kerja mereka sendiri. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen utama dalam SOP perangkat lunak desain dengan tepat.
- Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat menganalisis pentingnya penerapan SOP dalam alur kerja desain grafis secara kritis.
- Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah SOP pembukaan dan pengaturan dokumen pada perangkat lunak desain dengan benar.
- Melalui proyek desain sederhana, peserta didik dapat mengikuti SOP penggunaan fitur-fitur dasar perangkat lunak desain untuk menciptakan elemen visual secara mandiri.
- Dengan praktik berkelompok, peserta didik dapat mengevaluasi kepatuhan terhadap SOP dalam proses pembuatan desain dan mengidentifikasi area perbaikan secara kolaboratif.
- Setelah menyelesaikan proyek akhir, peserta didik dapat menyajikan hasil desain yang sesuai dengan SOP, menunjukkan profesionalisme dan kreativitas.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan SOP perangkat lunak desain akan meningkatkan kualitas pekerjaan, efisiensi, dan profesionalisme, sehingga hasil desain dapat diterima di industri.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa desainer profesional selalu mengikuti langkah-langkah yang sama setiap kali mereka membuat sebuah proyek desain?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis SOP yang jelas dan ringkas, serta presentasi hasil desain secara lisan. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Pemahaman mendalam tentang fungsi dan fitur perangkat lunak desain serta manajemen file yang efisien. Kewirausahaan: Penerapan standar kualitas dan efisiensi kerja yang diajarkan dalam SOP untuk meningkatkan nilai jual produk desain. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya disiplin dan prosedur dalam pekerjaan, atau praktisi desain diundang sebagai narasumber. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas atau laboratorium komputer yang bersih, terorganisir, dan dilengkapi perangkat lunak desain terkini mendukung praktik yang efektif dan aman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan platform e-learning untuk berbagi materi SOP, video tutorial, dan mengumpulkan tugas praktik desain secara daring. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen-komponen utama dalam SOP perangkat lunak desain dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Kata Desain: Guru menyebutkan definisi singkat, peserta didik menebak istilah desain. Contoh: 'Warna yang menarik perhatian.' (Jawaban: Kontras).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah SOP pembukaan dan pengaturan dokumen pada perangkat lunak desain dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Ikon: Guru menampilkan ikon-ikon perangkat lunak desain secara acak, peserta didik menebak nama ikon dan fungsinya. Contoh: 'Ikon kuas'. (Jawaban: Brush Tool).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan SOP pembukaan dokumen dan penggunaan fitur dasar perangkat lunak desain untuk membuat poster informasi.
Alat & bahan: Komputer/Laptop, Perangkat Lunak Desain (mis. Adobe Photoshop/CorelDRAW), Lembar Kerja.
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar 1 tentang kerangka SOP pembukaan dokumen. Buatlah dokumen baru di perangkat lunak desain dengan ukuran A4, resolusi 300 dpi, mode warna CMYK.
Gambar 1. Alur - Simpan file dokumen dengan nama 'Poster_Informasi_NamaKelompok.psd' atau '.cdr' di folder yang telah ditentukan sesuai SOP penyimpanan.
- Gunakan fitur teks untuk membuat judul poster 'Pentingnya SOP dalam Desain' dengan font dan ukuran yang terbaca jelas.
- Tambahkan minimal 3 elemen visual (misalnya, bentuk geometris, ikon, atau ilustrasi sederhana) menggunakan fitur drawing tools atau shape tools, pastikan setiap elemen berada pada layer terpisah.
- Atur posisi dan ukuran setiap elemen visual agar terlihat harmonis dan sesuai dengan prinsip komposisi, lalu simpan kembali pekerjaanmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang SOP dalam konteks pekerjaan?
- Sebutkan minimal dua perangkat lunak desain grafis yang Anda kenal!
- Menurut Anda, mengapa desainer perlu memiliki prosedur kerja yang standar?
- Pernahkah Anda membuat dokumen baru di perangkat lunak desain? Langkah apa saja yang Anda lakukan?
Formatif (proses): Observasi langsung terhadap partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, praktik, dan presentasi proyek, serta penilaian lembar kerja.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Desain Poster Informasi' berdasarkan rubrik yang telah ditentukan dan hasil refleksi individu.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen-komponen utama dalam SOP perangkat lunak desain. | Pengenalan SOP Desain | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menerapkan langkah-langkah SOP pembukaan dan pengaturan dokumen pada perangkat lunak desain. | Praktik SOP Pembukaan Dokumen | 4 JP | Kemandirian |
| 3 | Mengikuti SOP penggunaan fitur-fitur dasar perangkat lunak desain untuk menciptakan elemen visual. | Praktik SOP Fitur Dasar Desain | 4 JP | Kemandirian, Kreativitas |
| 4 | Menyajikan hasil desain yang sesuai dengan SOP, menunjukkan profesionalisme dan kreativitas. | Presentasi Proyek Desain | 4 JP | Kreativitas, Penalaran Kritis |
Dalam dunia desain komunikasi visual yang dinamis, efisiensi dan kualitas adalah kunci. Modul ini akan membimbing Anda memahami dan menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) dalam penggunaan perangkat lunak desain. Dengan mengikuti SOP, Anda tidak hanya memastikan konsistensi dan profesionalisme dalam setiap karya, tetapi juga meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi potensi kesalahan.
1. Pengertian dan Pentingnya SOP dalam Desain
Standard Operating Procedure (SOP) adalah serangkaian instruksi tertulis yang mendetail dan konsisten, mendokumentasikan bagaimana suatu tugas atau proses harus dilakukan. Dalam desain komunikasi visual, SOP sangat penting untuk memastikan konsistensi kualitas, meningkatkan efisiensi kerja tim, mengurangi kesalahan, dan mempermudah orientasi desainer baru. Tanpa SOP, setiap desainer mungkin memiliki cara kerja yang berbeda, yang dapat menyebabkan inkonsistensi output dan membuang waktu dalam revisi. Misalnya, SOP bisa mencakup panduan penamaan layer, penggunaan aset, hingga format ekspor file. Contoh konkretnya, sebuah agensi desain memiliki SOP yang mengharuskan semua file desain disimpan dalam format .psd dengan semua layer yang diberi nama jelas dan dikelompokkan sebelum diserahkan ke tim berikutnya.
2. Komponen Utama SOP Desain
SOP yang efektif dalam desain biasanya terdiri dari beberapa komponen kunci. Pertama, judul yang jelas dan ringkas. Kedua, tujuan yang menjelaskan mengapa SOP ini ada dan apa yang ingin dicapai. Ketiga, ruang lingkup yang menentukan kapan dan di mana SOP ini berlaku. Keempat, definisi istilah yang digunakan. Kelima, prosedur langkah demi langkah yang detail dan mudah diikuti. Keenam, tanggung jawab siapa yang melakukan setiap langkah. Ketujuh, alat dan bahan yang diperlukan. Kedelapan, kriteria keberhasilan atau indikator kualitas. Kesembilan, revisi dan tanggal berlaku. Misalnya, dalam SOP pembuatan logo, salah satu langkahnya adalah 'Membuat sketsa awal di kertas atau tablet grafis (alat) untuk eksplorasi ide (tujuan)'. Kriteria keberhasilan bisa berupa 'minimal 5 alternatif sketsa awal yang berbeda'.
3. SOP Pembukaan dan Pengaturan Dokumen
Langkah awal yang krusial dalam setiap proyek desain adalah pembukaan dan pengaturan dokumen yang benar sesuai SOP. Ini mencakup pemilihan software yang tepat (misalnya, Adobe Photoshop untuk raster, CorelDRAW untuk vektor), pengaturan ukuran kanvas (misalnya, A4, 1920x1080px), resolusi (misalnya, 72 dpi untuk web, 300 dpi untuk cetak), mode warna (RGB untuk digital, CMYK untuk cetak), dan orientasi (portrait/landscape). SOP juga mengatur bagaimana file awal harus diberi nama (misalnya, 'NamaProyek_Versi_Tanggal.psd') dan disimpan di lokasi yang ditentukan. Kesalahan di tahap ini dapat berakibat fatal pada kualitas akhir desain. Contoh, jika sebuah poster cetak dibuat dengan mode warna RGB, warna yang dihasilkan saat dicetak akan sangat berbeda dari yang terlihat di layar.
4. SOP Penggunaan Fitur Dasar Perangkat Lunak
Penerapan SOP juga meliputi penggunaan fitur-fitur dasar dalam perangkat lunak desain. Ini termasuk manajemen layer (memberi nama layer dengan jelas, mengelompokkan layer, mengunci layer yang tidak perlu diubah), penggunaan selection tools (memilih area dengan presisi menggunakan marquee, lasso, atau magic wand), basic drawing tools (menggambar bentuk dasar, garis, atau brush), dan text tools (memilih font, ukuran, warna, dan paragraf sesuai panduan brand). SOP ini memastikan konsistensi visual dan kemudahan kolaborasi. Misalnya, SOP dapat mengharuskan semua elemen teks penting diletakkan pada layer terpisah dengan nama 'Teks_Judul' atau 'Teks_Isi' agar mudah diedit oleh desainer lain.
5. SOP Penyimpanan dan Ekspor File
Penyimpanan dan ekspor file yang benar adalah tahap akhir yang tidak boleh diabaikan. SOP ini mengatur format file yang digunakan (misalnya, .psd untuk file kerja, .jpg/.png untuk web, .pdf untuk cetak atau presentasi), resolusi ekspor, dan kompresi gambar. SOP juga mencakup penamaan file akhir yang konsisten dan lokasi penyimpanan yang terstruktur. Misalnya, 'Poster_Informasi_Final_CMYK.pdf' untuk cetak atau 'Poster_Informasi_Web_RGB.jpg' untuk web. Kepatuhan terhadap SOP ini memastikan bahwa hasil akhir desain siap digunakan sesuai tujuannya tanpa masalah teknis, seperti gambar pecah atau warna yang salah saat dicetak.
6. Evaluasi dan Peningkatan SOP
SOP bukanlah dokumen statis; SOP perlu dievaluasi dan ditingkatkan secara berkala. Evaluasi dapat dilakukan melalui audit internal, umpan balik dari tim desain, atau analisis kesalahan yang sering terjadi. Jika ada perubahan pada perangkat lunak, teknologi baru, atau kebutuhan proyek, SOP harus diperbarui untuk tetap relevan dan efektif. Proses ini memastikan bahwa SOP selalu mencerminkan praktik terbaik dan membantu tim desain beradaptasi dengan perubahan. Contohnya, jika ada fitur baru di Adobe Photoshop yang mempercepat alur kerja, SOP harus diperbarui untuk memasukkan penggunaan fitur tersebut.
Rangkuman: SOP (Standard Operating Procedure) adalah panduan kerja tertulis yang penting dalam desain komunikasi visual untuk memastikan konsistensi, efisiensi, dan kualitas. Modul ini membahas pengertian, komponen, serta penerapan SOP mulai dari pembukaan dokumen, penggunaan fitur dasar perangkat lunak, hingga penyimpanan dan ekspor file. Dengan memahami dan mempraktikkan SOP, desainer dapat menghasilkan karya yang profesional, mengurangi kesalahan, dan berkolaborasi secara efektif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| SOP | Standard Operating Procedure: Prosedur operasi standar. |
| DPI | Dots Per Inch: Ukuran resolusi gambar untuk cetak. |
| RGB | Red Green Blue: Mode warna untuk tampilan digital. |
| CMYK | Cyan Magenta Yellow Key (Black): Mode warna untuk cetak. |
| Layer | Lapisan terpisah dalam perangkat lunak desain untuk mengelola elemen visual. |
| Raster | Gambar yang terdiri dari piksel, rentan pecah saat diperbesar. |
| Vektor | Gambar yang terdiri dari rumus matematika, tidak pecah saat diperbesar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain" mata pelajaran KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain yang Anda cari? Materi KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI lainnya:
Materi KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Terkait
Pembiasaan Kerja sesuai SOP Proses Komunikasi VisualKONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKPrinsip Dasar Desain dan KomunikasiKonsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual Kelas XI SMKKolaborasi dan Komunikasi dalam Tim dan Memahami dan Melaksanakan Client BriefKONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKMemahami Client BriefKONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKMengenal dan Mengoperasikan Program Vektor dan Bitmap (Corel, Photoshop dan Illustrator)KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKTugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi VisualKONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain pada KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SMK, Fase F, elemen Desain Komunikasi Visual.
Modul Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain untuk KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI.
Apakah modul ajar KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL materi Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain ini gratis?
Ya. Modul Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain dapat Anda sesuaikan dengan murid KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain untuk KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Pembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak Desain disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.