Modul Ajar & RPP KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI
Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang elemen dan prinsip desain komunikasi visual serta mampu mengoperasikan perangkat lunak desain dasar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis efektivitas desain komunikasi visual berdasarkan umpan balik komunikan dan fungsi media. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menciptakan konsep desain komunikasi visual yang inovatif dan relevan dengan tujuan komunikasi. - Kolaborasi — elemen: Kerja sama dan komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan menyajikan proyek desain komunikasi visual.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran IV.C.12. Desain Komunikasi Visual |
| Elemen / Domain | Perancangan Komunikasi Visual |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase F, peserta didik mampu merancang dan menghasilkan karya komunikasi visual yang efektif dan inovatif untuk berbagai kebutuhan, dengan mempertimbangkan aspek estetika, fungsionalitas, etika, dan keberlanjutan, serta mengaplikasikan prinsip-prinsip desain dalam proses perancangan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Desainer grafis seringkali harus merevisi karyanya berkali-kali berdasarkan masukan dari klien atau audiens. |
| Konseptual | Tugas desainer meliputi identifikasi masalah komunikasi, perancangan solusi visual, dan evaluasi efektivitas melalui umpan balik serta pemilihan media yang tepat. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan dalam mengumpulkan umpan balik, menganalisisnya, dan menggunakannya untuk menyempurnakan rancangan desain komunikasi visual. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya proses iterasi dan adaptasi dalam desain komunikasi visual untuk mencapai tujuan komunikasi yang efektif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi tugas dan tanggung jawab utama seorang desainer komunikasi visual dengan tepat.
- Setelah menganalisis berbagai skenario, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya umpan balik komunikan dalam proses perancangan komunikasi visual dengan argumentasi yang logis.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengklasifikasikan berbagai jenis media komunikasi visual dan menganalisis fungsi masing-masing media dalam menyampaikan pesan secara efektif.
- Melalui proyek perancangan, peserta didik dapat merancang sebuah karya komunikasi visual dengan mempertimbangkan umpan balik komunikan dan fungsi media yang relevan secara kreatif.
- Dengan presentasi dan sesi kritik, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas rancangan komunikasi visual berdasarkan umpan balik dan pilihan media dengan kriteria yang jelas.
- Melalui refleksi diri, peserta didik dapat mengidentifikasi area pengembangan diri sebagai desainer komunikasi visual berdasarkan pengalaman belajar.
Pemahaman bermakna: Memahami peran desainer bukan hanya menciptakan estetika visual, tetapi juga sebagai pemecah masalah komunikasi yang efektif melalui analisis umpan balik dan pemilihan media yang strategis, akan membantu peserta didik menghasilkan karya desain yang berdampak.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah desain yang 'bagus' bisa gagal menyampaikan pesan, dan bagaimana kita bisa tahu jika itu terjadi?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan merumuskan pesan yang jelas, persuasif, dan efektif dalam teks desain. Seni Budaya: Memahami prinsip-prinsip estetika, komposisi, dan penggunaan warna dalam karya seni yang dapat diterapkan pada desain komunikasi visual. Informatika: Menggunakan perangkat lunak desain grafis dan memahami prinsip-prinsip antarmuka pengguna dalam perancangan media digital. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat berperan sebagai responden awal untuk umpan balik desain, memberikan perspektif dari target audiens nyata. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang fleksibel dengan akses ke komputer dan proyektor, serta area dinding untuk memajang sketsa dan prototipe desain, mendukung proses kolaborasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan perangkat lunak desain grafis (misalnya, Adobe Illustrator, Canva) dan platform kolaborasi online (misalnya, Google Docs, Miro) untuk merancang dan berbagi ide desain. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi tugas dan tanggung jawab utama seorang desainer komunikasi visual dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Profesi Visual: Guru menampilkan beberapa gambar produk desain (logo, poster, website). Peserta didik menebak profesi di balik desain tersebut dan menyebutkan satu tugasnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah menganalisis berbagai skenario, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya umpan balik komunikan dalam proses perancangan komunikasi visual dengan argumentasi yang logis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Gambar Berantai Pesan: Satu peserta didik menggambar objek sederhana, lalu peserta didik lain meniru tanpa melihat gambar asli tapi hanya melihat hasil teman di depannya. Pesan yang terdistorsi akan menyoroti pentingnya umpan balik.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis tugas desainer, umpan balik komunikan, dan fungsi media pada sebuah karya komunikasi visual.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, gawai/komputer dengan akses internet.
Langkah kerja:
- Amati gambar poster kampanye 'Cinta Lingkungan' di bawah ini dengan saksama.
Gambar 1. Teks bacaan - Identifikasi pesan utama yang ingin disampaikan oleh poster tersebut dan siapa target audiensnya.
- Analisislah elemen-elemen visual (warna, tipografi, gambar) yang digunakan dan bagaimana elemen tersebut mendukung atau menghambat penyampaian pesan.
- Bayangkan Anda adalah desainer poster ini. Tuliskan 3 pertanyaan yang akan Anda ajukan untuk mendapatkan umpan balik dari target audiens.
- Berdasarkan analisis Anda, jenis media (poster) ini efektif untuk kampanye tersebut? Jelaskan alasannya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang desain komunikasi visual?
- Sebutkan dua contoh karya desain komunikasi visual yang pernah Anda lihat!
- Menurut Anda, apa tujuan utama seseorang membuat sebuah poster atau iklan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas draf perencanaan proyek.
Sumatif (akhir): Penilaian portofolio proyek 'Desain untuk Kebaikan' dan presentasi hasil akhir.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tugas desainer | Tugas dan tanggung jawab desainer komunikasi visual | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan pentingnya umpan balik | Pentingnya umpan balik komunikan | 4 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Mengklasifikasikan fungsi media | Jenis dan fungsi media komunikasi visual | 4 JP | Kreativitas |
| 4 | Merancang karya komunikasi visual | Perancangan desain berbasis umpan balik dan media | 8 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
Dalam dunia yang semakin visual, peran desainer komunikasi visual menjadi sangat krusial. Desainer bukan hanya sekadar pembuat gambar indah, melainkan pemecah masalah komunikasi yang kompleks. Modul ini akan membawa Anda memahami esensi tugas desainer, bagaimana umpan balik dari komunikan membentuk karya, dan fungsi strategis media dalam menyampaikan pesan.
1. Tugas dan Tanggung Jawab Desainer Komunikasi Visual
Seorang desainer komunikasi visual memiliki peran yang jauh melampaui sekadar membuat estetika. Tugas utamanya adalah menerjemahkan pesan atau ide menjadi bentuk visual yang mudah dipahami, menarik, dan efektif bagi audiens target. Ini melibatkan riset mendalam tentang klien, target audiens, dan tujuan komunikasi. Desainer bertanggung jawab untuk memilih elemen desain seperti warna, tipografi, gambar, dan tata letak secara strategis. Mereka juga harus memastikan bahwa desain yang dihasilkan sesuai dengan brand identity, etika, dan batasan teknis media yang digunakan. Intinya, desainer adalah jembatan antara pesan dan penerima pesan melalui medium visual.
2. Pentingnya Umpan Balik dari Komunikan
Umpan balik (feedback) dari komunikan atau audiens adalah salah satu komponen terpenting dalam proses desain. Tanpa umpan balik, seorang desainer tidak dapat mengetahui apakah pesan yang ingin disampaikan telah diterima dengan baik atau justru menimbulkan kesalahpahaman. Umpan balik dapat berupa reaksi verbal, non-verbal, atau data statistik (misalnya, jumlah klik pada iklan digital). Dengan menganalisis umpan balik, desainer dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, apakah itu kejelasan pesan, daya tarik visual, atau bahkan pemilihan media. Proses iterasi (perbaikan berulang) berdasarkan umpan balik adalah kunci untuk menghasilkan desain yang benar-benar efektif dan beresonansi dengan audiens.
3. Jenis-jenis Umpan Balik dalam Desain
Umpan balik dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Umpan balik langsung (direct feedback) adalah masukan yang diterima secara langsung dari audiens, misalnya melalui survei, wawancara, atau focus group discussion. Umpan balik tidak langsung (indirect feedback) diperoleh dari observasi perilaku audiens, seperti analisis data website, engagement media sosial, atau penjualan produk. Selain itu, ada umpan balik formatif yang diterima selama proses desain untuk perbaikan berkelanjutan, dan umpan balik sumatif yang diberikan setelah desain final dirilis untuk evaluasi keseluruhan. Memahami jenis umpan balik membantu desainer memilih metode pengumpulan yang tepat.
4. Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual
Media adalah saluran atau alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan komunikasi visual. Pemilihan media yang tepat sangat krusial karena setiap media memiliki karakteristik, jangkauan, dan efektivitas yang berbeda. Fungsi utama media adalah sebagai perantara pesan, penguat pesan, dan penentu konteks. Misalnya, poster cetak cocok untuk pesan yang perlu dilihat di lokasi fisik tertentu, sedangkan media sosial lebih efektif untuk menjangkau audiens yang luas secara digital dengan interaksi tinggi. Desainer harus mempertimbangkan target audiens, tujuan pesan, anggaran, dan konteks penggunaan saat memilih media, agar pesan dapat sampai dengan maksimal.
5. Klasifikasi Media Komunikasi Visual
Media komunikasi visual dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kategori. Media cetak meliputi poster, brosur, majalah, koran, dan buku. Media digital mencakup website, aplikasi mobile, media sosial (Instagram, TikTok), banner online, dan video digital. Media luar ruang (out-of-home media) seperti billboard, spanduk, dan signage juga memiliki perannya sendiri. Setiap kategori media memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing dalam hal jangkauan, interaktivitas, biaya, dan durasi pesan. Desainer perlu memahami karakteristik ini untuk membuat keputusan yang tepat dalam strategi komunikasi visual mereka.
6. Strategi Pemilihan Media yang Efektif
Memilih media yang efektif membutuhkan strategi yang matang. Pertama, identifikasi target audiens secara jelas: di mana mereka menghabiskan waktu, media apa yang mereka konsumsi? Kedua, tentukan tujuan komunikasi: apakah untuk meningkatkan kesadaran, mendorong tindakan, atau membangun citra? Ketiga, sesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Keempat, pertimbangkan karakteristik pesan: apakah pesan kompleks yang butuh penjelasan panjang, atau pesan singkat yang berdampak? Kelima, sinergikan berbagai media (strategi multi-channel) untuk mencapai jangkauan dan dampak yang lebih besar. Pemilihan media yang strategis akan memaksimalkan efektivitas desain.
Rangkuman: Tugas desainer komunikasi visual adalah memecahkan masalah komunikasi melalui solusi visual yang efektif. Umpan balik dari komunikan sangat penting untuk mengukur keberhasilan dan melakukan perbaikan desain. Pemilihan media yang tepat juga krusial, karena setiap media memiliki karakteristik dan fungsi berbeda dalam menyampaikan pesan. Dengan memahami ketiga aspek ini, desainer dapat menghasilkan karya yang tidak hanya indah, tetapi juga berdampak dan sesuai tujuan komunikasi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Komunikan | Pihak penerima pesan dalam komunikasi. |
| Umpan Balik (Feedback) | Tanggapan atau reaksi dari komunikan terhadap pesan yang diterima. |
| Iterasi | Proses perulangan atau pengulangan untuk perbaikan. |
| Tipografi | Seni memilih dan menata huruf. |
| Infografis | Representasi visual informasi atau data. |
| Media Cetak | Media komunikasi yang dicetak di atas kertas, seperti poster atau brosur. |
| Media Digital | Media komunikasi yang menggunakan teknologi digital, seperti website atau media sosial. |
| Brand Identity | Ciri khas atau identitas visual suatu merek/perusahaan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual" mata pelajaran KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual yang Anda cari? Materi KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI lainnya:
Materi KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Terkait
Pembiasaan Kerja sesuai SOP Proses Komunikasi VisualKONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKKolaborasi dan Komunikasi dalam Tim dan Memahami dan Melaksanakan Client BriefKONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKPrinsip Dasar Desain dan KomunikasiKonsentrasi Keahlian Desain Komunikasi Visual Kelas XI SMKMemahami Client BriefKONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKMengenal dan Mengoperasikan Program Vektor dan Bitmap (Corel, Photoshop dan Illustrator)KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKPembiasaan Kerja sesuai SOP Perangkat Lunak DesainKONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Kelas XI SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual pada KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SMK, Fase F, elemen Perancangan Komunikasi Visual.
Modul Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual untuk KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI.
Apakah modul ajar KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL materi Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual ini gratis?
Ya. Modul Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual dapat Anda sesuaikan dengan murid KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran IV.C.12. Desain Komunikasi Visual, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual untuk KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul KONSENTRASI KEAHLIAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Tugas Designer, Feedback Komunikan dan Fungsi Media dalam Perancangan Komunikasi Visual disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.