Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas X
Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sejarah |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang letak geografis Indonesia dan keberagaman budaya masyarakatnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — elemen: Memahami sejarah bangsa
Peserta didik memahami peran penting jalur rempah dalam membentuk identitas dan peradaban Nusantara sebagai poros maritim dunia. - Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis berbagai sumber sejarah untuk mengevaluasi dampak jalur rempah terhadap kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pra-kolonial. - Kolaborasi — elemen: Kerja sama tim
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proyek pameran digital tentang jejak-jejak jalur rempah di Nusantara.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Manusia, Ruang, dan Waktu |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis keterkaitan antara manusia, ruang, dan waktu dalam dinamika sejarah Indonesia, termasuk peran Nusantara dalam jalur perdagangan global pra-kolonial, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk identitas bangsa. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Nusantara memiliki kekayaan rempah-rempah seperti cengkih, pala, dan lada yang menjadi komoditas utama perdagangan dunia. |
| Konseptual | Konsep poros maritim dunia menunjukkan bahwa Nusantara memiliki posisi strategis dan peran dominan dalam jaringan perdagangan dan pelayaran global sejak masa lampau. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data sejarah mengenai jalur rempah dan jejak-jejaknya di Nusantara. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya mempelajari sejarah lokal dalam konteks global untuk memahami identitas bangsa dan potensi maritim Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengkaji berbagai sumber sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi komoditas utama dan jalur perdagangan rempah pra-kolonialisme di Nusantara dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis peran strategis kerajaan-kerajaan maritim di Nusantara dalam jalur rempah dunia dengan runtut.
- Dengan memanfaatkan teknologi digital, peserta didik dapat menyusun proyek pameran digital yang menggambarkan jejak-jejak jalur rempah di Nusantara secara kreatif.
- Setelah presentasi proyek, peserta didik dapat mengevaluasi dampak sosial, ekonomi, dan budaya jalur rempah terhadap masyarakat Nusantara pra-kolonial dengan kritis.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa jalur rempah bukan hanya sekadar jalur perdagangan, tetapi juga jalur pertukaran budaya, agama, dan teknologi yang membentuk peradaban Nusantara sebagai poros maritim dunia.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana rempah-rempah dari Nusantara bisa mengubah peta perdagangan dunia dan membentuk peradaban besar di masa lalu?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Geografi: Memahami letak strategis kepulauan Indonesia dalam jalur perdagangan global dan pengaruh kondisi geografis terhadap komoditas rempah. Ekonomi: Menganalisis nilai ekonomi rempah-rempah sebagai komoditas perdagangan dan dampaknya terhadap perkembangan sistem perekonomian masyarakat pra-kolonial. Seni Budaya: Mengidentifikasi pengaruh jalur rempah terhadap akulturasi budaya, arsitektur, dan seni pertunjukan di berbagai daerah Nusantara. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang tradisi atau kuliner keluarga yang menggunakan rempah-rempah sebagai bentuk kearifan lokal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang dinamis, dengan akses ke sumber daya digital dan ruang untuk presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan perangkat lunak presentasi (misalnya Canva, Prezi) atau pembuat video sederhana (misalnya CapCut) untuk membuat pameran digital mereka. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengkaji berbagai sumber sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi komoditas utama dan jalur perdagangan rempah pra-kolonialisme di Nusantara dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Rempah: Guru menunjukkan gambar 3 jenis rempah, peserta didik menebak namanya dan manfaatnya. Pemenang mendapat poin.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis peran strategis kerajaan-kerajaan maritim di Nusantara dalam jalur rempah dunia dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Rempah: Guru menyebut satu kata terkait rempah (misal: 'cengkih'), peserta didik berikutnya menyebut kata lain yang berhubungan ('Maluku'), dan seterusnya secara estafet.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi komoditas utama dan jalur perdagangan rempah pra-kolonialisme di Nusantara.
Alat & bahan: Gambar peta kuno, laptop/tablet, koneksi internet, alat tulis
Langkah kerja:
- Amati peta kuno jalur perdagangan rempah di Nusantara pada gambar 1.
Gambar 1. Peta pikiran - Identifikasi minimal 5 komoditas rempah yang diperdagangkan pada masa pra-kolonialisme berdasarkan sumber-sumber yang kalian temukan.
- Tuliskan nama-nama kerajaan maritim yang memiliki peran penting dalam mengendalikan jalur rempah tersebut.
- Diskusikan dalam kelompok, mengapa rempah-rempah menjadi komoditas penting dan bagaimana jalur perdagangannya terbentuk.
- Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang rempah-rempah?
- Sebutkan beberapa jenis rempah yang kalian kenal!
- Menurut kalian, mengapa rempah-rempah penting di masa lalu?
- Apakah kalian pernah mendengar tentang 'jalur rempah'?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan pengerjaan proyek pameran digital, serta penilaian keaktifan dan kolaborasi peserta didik.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek pameran digital dan presentasi kelompok, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komoditas utama dan jalur rempah | Komoditas rempah dan jalur perdagangannya | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis peran strategis kerajaan maritim | Peran kerajaan maritim dalam jalur rempah | 2 JP | Kewargaan |
| 3 | Menyusun proyek pameran digital | Pameran digital jejak jalur rempah | 2 JP | Kolaborasi |
| 4 | Mengevaluasi dampak jalur rempah | Dampak sosial, ekonomi, budaya jalur rempah | 2 JP | Penalaran Kritis |
Jalur rempah adalah kisah tentang kekayaan alam Nusantara yang tak ternilai, sebuah narasi panjang yang membentuk peradaban, perdagangan, dan identitas bangsa. Sebelum kedatangan bangsa Eropa, Nusantara telah menjadi episentrum perdagangan rempah dunia, menghubungkan berbagai peradaban dari Timur hingga Barat. Mari kita selami jejak-jejak kejayaan ini.
1. Kekayaan Rempah Nusantara
Nusantara dikenal sebagai 'Kepulauan Rempah' karena melimpahnya tanaman rempah seperti cengkih (dari Maluku), pala (dari Banda), lada (dari Sumatera dan Kalimantan), kayu manis, dan kapulaga. Rempah-rempah ini bukan hanya bumbu masakan, tetapi juga digunakan sebagai obat-obatan, pengawet, bahkan simbol status sosial. Permintaan global yang tinggi terhadap rempah inilah yang mendorong terbentuknya jalur perdagangan maritim yang sibuk.
2. Jalur Perdagangan Pra-Kolonialisme
Jalur rempah pra-kolonialisme membentang dari Nusantara, melewati Selat Malaka, Teluk Benggala, hingga Timur Tengah dan Eropa. Para pedagang dari Tiongkok, India, Arab, dan Persia telah lama berinteraksi dengan masyarakat Nusantara. Jalur ini tidak hanya menjadi sarana pertukaran barang, tetapi juga pertukaran ide, teknologi, seni, dan agama, seperti Hindu-Buddha dan Islam yang menyebar melalui pedagang.
3. Peran Kerajaan Maritim Nusantara
Kerajaan-kerajaan maritim seperti Sriwijaya, Majapahit, dan kemudian Kesultanan Malaka serta Ternate-Tidore, memainkan peran sentral dalam mengendalikan jalur rempah. Mereka membangun kekuatan angkatan laut, menguasai pelabuhan-pelabuhan strategis, dan memberlakukan regulasi perdagangan. Kebijakan ini menjadikan kerajaan-kerajaan tersebut makmur dan memiliki pengaruh besar dalam geopolitik regional.
4. Dampak Sosial dan Ekonomi
Perdagangan rempah membawa dampak signifikan pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Nusantara. Kota-kota pelabuhan berkembang pesat menjadi pusat-pusat perdagangan dan kebudayaan. Terjadi peningkatan mobilitas penduduk dan akulturasi budaya. Secara ekonomi, masyarakat lokal terlibat dalam produksi, pengolahan, dan perdagangan rempah, menciptakan jaringan ekonomi yang kompleks dan saling terkait.
5. Jejak-jejak Budaya dan Arsitektur
Jejak-jejak jalur rempah masih dapat ditemukan hingga kini dalam bentuk peninggalan budaya dan arsitektur. Misalnya, masjid-masjid kuno di pesisir, klenteng, candi, dan bangunan-bangunan tua di kota-kota pelabuhan seperti Banda Neira, Ternate, dan Makassar. Bahasa, kuliner, dan tradisi lokal juga banyak menyerap pengaruh dari berbagai budaya yang berinteraksi melalui jalur rempah.
6. Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia
Keterlibatan aktif Nusantara dalam jalur rempah global selama berabad-abad menegaskan posisinya sebagai poros maritim dunia. Ini berarti Nusantara bukan hanya sekadar jalur lintasan, tetapi juga pusat produksi, distribusi, dan interaksi peradaban maritim. Pemahaman ini penting untuk menumbuhkan kesadaran akan potensi dan identitas maritim bangsa Indonesia di masa kini.
Rangkuman: Jalur rempah pra-kolonialisme adalah bukti kekayaan dan peran strategis Nusantara sebagai poros maritim dunia. Komoditas rempah mendorong terbentuknya jaringan perdagangan global yang menghubungkan berbagai peradaban. Kerajaan-kerajaan maritim di Nusantara berperan sentral dalam mengendalikan jalur ini, membawa dampak besar pada sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, meninggalkan jejak yang masih terlihat hingga kini.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Rempah-rempah | Bagian tumbuhan beraroma kuat yang digunakan sebagai bumbu, obat, atau pengawet. |
| Pra-kolonialisme | Periode sebelum datangnya penjajahan bangsa Eropa. |
| Poros Maritim Dunia | Konsep geografis dan geopolitik yang menunjukkan posisi strategis Indonesia sebagai pusat konektivitas laut global. |
| Komoditas | Barang dagangan utama. |
| Akulturasi | Perpaduan dua kebudayaan atau lebih yang saling memengaruhi tanpa menghilangkan kebudayaan asli. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia" mata pelajaran Sejarah Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Sejarah Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Pengantar Ilmu SejarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenelitian SejarahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Penulisan Sejarah (Historiografi)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSejarah dan Teori SosialBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Sejarah lain yang sudah tersedia
Kolonialisme dan PerlawananSejarah Kelas X SMKCorak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di IndonesiaSejarah Kelas X SMKCorak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara IndonesiaSejarah Kelas X SMKKerajaan Hindu-Buddha dan IslamSejarah Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Sejarah Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia pada Sejarah SMK, Fase E, elemen Manusia, Ruang, dan Waktu.
Modul Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia untuk Sejarah kelas X.
Apakah modul ajar Sejarah materi Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia ini gratis?
Ya. Modul Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Sejarah kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia untuk Sejarah kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Sejarah ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Bab 5: Jalur Rempah Pra-Kolonialisme dan Jejak-jejak Nusantara sebagai Poros Maritim Dunia disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.