SMKKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas X
Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Masa praaksara di Indonesia meliputi periode berburu dan meramu (Paleolitikum dan Mesolitikum) hingga bercocok tanam dan beternak (Neolitikum), serta masa perundagian. Corak kehidupan dan hasil-hasil budaya seperti alat batu, gerabah, dan bangunan megalitikum menunjukkan adaptasi dan perkembangan peradaban manusia purba. Sistem kepercayaan animisme, dinamisme, dan totemisme juga menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia
Sejarah · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia
Sejarah · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasE / X
Materi PokokCorak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep waktu, perubahan, dan keberlanjutan dalam konteks sejarah umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik mampu menganalisis informasi tentang corak kehidupan praaksara dan mengevaluasi relevansinya dengan kondisi saat ini.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik dapat menghasilkan gagasan baru dalam mempresentasikan hasil-hasil budaya masa praaksara secara menarik dan informatif.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja Sama dan Komunikasi
    Peserta didik berkolaborasi secara efektif dalam kelompok untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data tentang kehidupan praaksara.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSejarah Indonesia
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menganalisis perkembangan sejarah Indonesia dari masa praaksara hingga masa kemerdekaan, termasuk corak kehidupan dan hasil-hasil kebudayaan yang membentuk identitas bangsa.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMasa praaksara di Indonesia ditandai dengan penemuan alat batu, fosil manusia purba seperti Homo erectus, dan situs-situs purbakala.
KonseptualCorak kehidupan masa praaksara meliputi berburu dan meramu, beternak, bercocok tanam, serta berlanjut pada perkembangan kebudayaan seperti pembuatan alat dan kepercayaan awal.
ProseduralMempelajari masa praaksara melibatkan analisis artefak dan fosil, interpretasi data arkeologi, serta penyusunan narasi sejarah berdasarkan bukti-bukti yang ada.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang masa lalu membantu mereka memahami akar budaya dan perkembangan masyarakat modern, serta pentingnya menjaga warisan sejarah.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri corak kehidupan berburu dan meramu pada masa praaksara di Indonesia dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis gambar artefak, peserta didik mampu mengklasifikasikan hasil-hasil budaya masa praaksara berdasarkan periodisasi zaman batu dengan benar.
  3. Melalui studi kasus penemuan situs arkeologi, peserta didik dapat menjelaskan pengaruh lingkungan terhadap perkembangan corak kehidupan manusia purba di Indonesia secara runtut.
  4. Setelah melakukan presentasi, peserta didik dapat menyajikan informasi mengenai corak kehidupan dan hasil-hasil budaya masa praaksara di Indonesia menggunakan media infografis dengan jelas dan menarik.
Halaman 2 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami corak kehidupan dan hasil-hasil budaya masa praaksara memberikan kita gambaran tentang awal peradaban manusia di Indonesia dan bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungannya, membentuk dasar kebudayaan yang terus berkembang hingga kini.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana manusia purba di Indonesia bertahan hidup dan menciptakan kebudayaan tanpa tulisan, dan apa warisan mereka yang masih bisa kita lihat atau rasakan sampai sekarang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mempelajari bentuk dan fungsi seni rupa prasejarah seperti lukisan gua dan gerabah sebagai ekspresi budaya.
Geografi: Menganalisis kaitan antara kondisi geografis Indonesia dengan persebaran situs-situs praaksara dan adaptasi manusia purba.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun teks informatif dan persuasif dalam bentuk infografis sejarah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya warisan budaya atau mengunjungi museum lokal bersama anak untuk melihat artefak praaksara.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar mendukung diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke perpustakaan sekolah atau sudut bacaan sejarah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi desain grafis online (misalnya Canva) untuk membuat infografis dan sumber belajar digital dari situs-situs sejarah terpercaya.
Halaman 3 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri corak kehidupan berburu dan meramu pada masa praaksara di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Artefak: Guru menunjukkan beberapa gambar artefak praaksara (tanpa nama) dan peserta didik menebak kegunaannya serta dari zaman apa artefak tersebut berasal.
  1. Guru memulai pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang penemuan fosil manusia purba di Sangiran dan bertanya 'Apa yang kalian ketahui tentang kehidupan manusia purba?' untuk mengaitkan dengan pengetahuan awal peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi corak kehidupan berburu dan meramu serta hasil budayanya, dan menjelaskan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar-gambar situs penemuan manusia purba dan artefak dari masa berburu dan meramu, kemudian mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana manusia purba dengan peralatan sederhana ini bisa bertahan hidup di alam liar?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang kehidupan manusia purba di gua-gua.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok menganalisis data dan gambar di LKPD untuk mengidentifikasi ciri-ciri kehidupan berburu dan meramu, serta alat-alat yang digunakan.
  2. Peserta didik mencari informasi tambahan dari buku teks atau sumber digital yang disediakan guru untuk memperkaya analisis mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyusun hasil diskusinya dalam bentuk poin-poin penting mengenai corak kehidupan berburu dan meramu.
  2. Beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan ciri-ciri kehidupan berburu dan meramu.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban peserta didik, serta menguatkan konsep kunci tentang kehidupan berburu dan meramu.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan ciri-ciri utama corak kehidupan berburu dan meramu.
  2. Refleksi: Peserta didik menulis satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan satu hal yang paling menarik dari masa praaksara, kemudian guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis gambar artefak, peserta didik mampu mengklasifikasikan hasil-hasil budaya masa praaksara berdasarkan periodisasi zaman batu dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Usia: Guru menunjukkan gambar beberapa objek (misal: batu, keramik, ponsel) dan peserta didik menebak mana yang paling tua, kemudian mengurutkannya berdasarkan perkiraan usia.
  1. Guru mengucapkan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang kehidupan berburu dan meramu, lalu bertanya 'Apa saja alat yang digunakan manusia purba saat itu?' untuk mengaitkan dengan materi hasil budaya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengklasifikasikan hasil budaya praaksara berdasarkan zaman batu dan menjelaskan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa tahu perbedaan zaman batu tua, tengah, dan muda hanya dari bentuk alatnya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai gambar artefak batu dari masa Paleolitikum, Mesolitikum, dan Neolitikum secara acak. Peserta didik diminta mengamati dengan seksama.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi perbedaan-perbedaan bentuk dan fungsi dari alat-alat batu yang diamati, kemudian merumuskan pertanyaan terkait perbedaan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Setiap kelompok diberikan kartu informasi singkat tentang ciri-ciri masing-masing zaman batu (Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum).
  2. Pengolahan data: Dengan menggunakan informasi tersebut, peserta didik berdiskusi untuk mengklasifikasikan gambar-gambar artefak ke dalam periodisasi zaman batu yang tepat, serta memberikan alasan untuk setiap klasifikasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil klasifikasinya dan menjelaskan dasar pemikirannya.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan hasil antarkelompok dan mengoreksi jika ada kekeliruan, memberikan umpan balik yang konstruktif.
  3. Menarik kesimpulan: Guru bersama peserta didik menyimpulkan ciri khas hasil budaya pada setiap zaman batu dan pentingnya klasifikasi ini dalam memahami perkembangan peradaban.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik membuat rangkuman singkat mengenai ciri-ciri alat batu pada setiap zaman.
  2. Refleksi: Peserta didik berbagi pengalaman menarik saat mengklasifikasikan artefak dan guru memberikan apresiasi atas ketelitian peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang corak kehidupan bercocok tanam dan beternak untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJelajahi Jejak Manusia Purba!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri corak kehidupan dan hasil-hasil budaya masa praaksara di Indonesia.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, gunting, lem, gambar artefak praaksara, kartu informasi zaman batu

Langkah kerja:

  1. Lengkapi urutan zaman batu masa praaksara berikut, lalu tuliskan ciri alat pada setiap zaman.
    1Mesolitikum2Neolitikum34
    Gambar 1. Alur
  2. Amati gambar-gambar artefak praaksara di bawah ini, lalu diskusikan dalam kelompok apa saja perbedaan dan persamaannya.
  3. Baca kartu informasi tentang ciri-ciri zaman Paleolitikum, Mesolitikum, dan Neolitikum yang telah disediakan guru.
  4. Gunting gambar-gambar artefak dan tempelkan pada kolom zaman yang sesuai di tabel, kemudian tuliskan alasan klasifikasimu.
  5. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana kehidupan manusia purba di setiap zaman tersebut berdasarkan alat-alat yang mereka gunakan.
  6. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas dan bandingkan dengan kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang masa praaksara?
  2. Menurut kalian, bagaimana manusia purba mendapatkan makanan?
  3. Pernahkah kalian melihat atau mendengar tentang alat-alat yang digunakan manusia purba?
  4. Mengapa penting bagi kita untuk belajar tentang masa lalu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas infografis yang dibuat.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi infografis kelompok dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri corak kehidupan berburu dan meramuCorak kehidupan berburu dan meramu2 JPPenalaran Kritis
2Mengklasifikasikan hasil-hasil budaya masa praaksaraPeriodisasi zaman batu dan hasil budayanya2 JPPenalaran Kritis, Kreativitas
3Menyajikan informasi corak kehidupan dan hasil budaya praaksara melalui infografisCorak kehidupan dan hasil budaya masa praaksara2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Masa praaksara adalah periode sejarah manusia sebelum mengenal tulisan. Di Indonesia, masa ini meninggalkan banyak jejak penting berupa fosil manusia purba, artefak, dan situs-situs purbakala. Melalui peninggalan ini, kita dapat merekonstruksi bagaimana nenek moyang kita hidup, berinteraksi dengan lingkungan, dan mengembangkan kebudayaannya dari waktu ke waktu.

1. Corak Kehidupan Berburu dan Meramu Tingkat Sederhana (Paleolitikum)
Pada masa ini, manusia purba hidup nomaden atau berpindah-pindah. Mereka sangat bergantung pada alam untuk bertahan hidup, yaitu dengan berburu hewan liar dan meramu tumbuhan di hutan. Alat-alat yang digunakan masih sangat sederhana, terbuat dari batu yang belum diasah secara halus, seperti kapak perimbas dan alat serpih. Mereka tinggal di gua-gua atau tempat terbuka dekat sumber air. Contoh manusia purba pada masa ini adalah Pithecanthropus erectus.

2. Corak Kehidupan Berburu dan Meramu Tingkat Lanjut (Mesolitikum)
Meskipun masih berburu dan meramu, pada masa Mesolitikum manusia purba mulai menunjukkan tanda-tanda menetap di gua-gua (kebudayaan Abris Sous Roche) atau di tepi pantai (Kebudayaan Kjokkenmoddinger). Alat-alat batu yang digunakan lebih halus dan beragam, seperti kapak genggam Sumatera (pebble) dan alat-alat dari tulang. Mereka juga mulai mengenal seni lukis di dinding gua. Contoh situsnya adalah Gua Leang-Leang di Sulawesi Selatan.

3. Corak Kehidupan Bercocok Tanam dan Beternak (Neolitikum)
Masa Neolitikum menandai revolusi penting dalam kehidupan manusia. Mereka mulai meninggalkan pola hidup nomaden dan beralih ke bercocok tanam serta beternak. Hal ini menyebabkan mereka hidup menetap dan membentuk perkampungan. Alat-alat batu sudah diasah halus dan memiliki bentuk yang lebih sempurna, seperti kapak persegi dan kapak lonjong. Pada masa ini juga berkembang kebudayaan gerabah dan pakaian dari kulit kayu.

4. Masa Perundagian (Megalitikum dan Logam)
Masa Perundagian adalah periode di mana manusia mulai mengenal teknik pengolahan logam (perunggu dan besi) dan membangun bangunan-bangunan besar dari batu (Megalitikum). Kebudayaan Megalitikum menghasilkan menhir, dolmen, sarkofagus, waruga, dan punden berundak yang berkaitan dengan kepercayaan terhadap roh nenek moyang. Kebudayaan logam menghasilkan kapak corong, nekara, moko, dan bejana perunggu. Pada masa ini, masyarakat sudah sangat teratur dan mengenal spesialisasi pekerjaan.

5. Sistem Kepercayaan Masa Praaksara
Manusia praaksara memiliki sistem kepercayaan animisme (percaya pada roh nenek moyang), dinamisme (percaya pada benda-benda yang memiliki kekuatan gaib), dan totemisme (percaya pada hewan tertentu sebagai nenek moyang). Kepercayaan ini tercermin dalam praktik penguburan, upacara, dan pembangunan bangunan megalitik. Mereka meyakini adanya kekuatan di luar diri manusia yang perlu dihormati dan disembah untuk keselamatan.

Rangkuman: Masa praaksara di Indonesia meliputi periode berburu dan meramu (Paleolitikum dan Mesolitikum) hingga bercocok tanam dan beternak (Neolitikum), serta masa perundagian. Corak kehidupan dan hasil-hasil budaya seperti alat batu, gerabah, dan bangunan megalitikum menunjukkan adaptasi dan perkembangan peradaban manusia purba. Sistem kepercayaan animisme, dinamisme, dan totemisme juga menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.

Halaman 9 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PraaksaraMasa sebelum manusia mengenal tulisan.
NomadenHidup berpindah-pindah tempat.
ArtefakBenda-benda hasil karya manusia purba.
FosilSisa-sisa makhluk hidup (tumbuhan atau hewan) yang membatu.
PaleolitikumZaman Batu Tua, alat masih kasar.
MesolitikumZaman Batu Tengah, alat lebih halus, mulai menetap.
NeolitikumZaman Batu Muda, revolusi pertanian, alat diasah halus.
MegalitikumKebudayaan batu besar.
PerundagianMasa pengolahan logam.
AnimismeKepercayaan terhadap roh nenek moyang.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia" mata pelajaran Sejarah Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XPeta Konsep
Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di IndonesiaCorak Kehidupan Berburu dan Meramu Tingkat Sederhana (Paleolitikum)Corak Kehidupan Berburu dan Meramu Tingkat Lanjut (Mesolitikum)Corak Kehidupan Bercocok Tanam dan Beternak (Neolitikum)Masa Perundagian (Megalitikum dan Logam)Sistem Kepercayaan Masa Praaksara
Dari sub-bab Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di IndonesiaHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia pada Sejarah SMK, Fase E, elemen Sejarah Indonesia.

Modul Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia untuk Sejarah kelas X.

Apakah modul ajar Sejarah materi Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia ini gratis?

Ya. Modul Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia untuk Sejarah kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Sejarah ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Corak Kehidupan dan Hasil-hasil Budaya Masa Praaksara di Indonesia disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Sejarah SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.