SMKKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Sejarah Kelas X
Kerajaan Hindu Budha

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia adalah periode penting yang membentuk peradaban awal Nusantara. Dimulai dari masuknya pengaruh India, terbentuklah kerajaan-kerajaan besar seperti Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Mataram Kuno, hingga Majapahit. Periode ini meninggalkan warisan budaya monumental seperti candi dan prasasti, serta memberikan fondasi bagi sistem sosial dan politik. Faktor internal dan eksternal memengaruhi kemajuan dan kemunduran kerajaan-kerajaan tersebut.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kerajaan Hindu Budha
Sejarah · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kerajaan Hindu Budha
Sejarah · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasE / X
Materi PokokKerajaan Hindu Budha
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep waktu, perubahan, dan keberlanjutan dalam sejarah Indonesia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainSejarah Indonesia
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis secara kritis perkembangan masyarakat Indonesia dari masa praaksara hingga masa Hindu-Buddha, termasuk pengaruhnya terhadap kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik, serta menyajikannya dalam berbagai bentuk media.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualCandi Borobudur dan Prambanan adalah contoh nyata peninggalan megah Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.
KonseptualKerajaan Hindu-Buddha merupakan periode penting dalam sejarah Indonesia yang ditandai dengan masuknya pengaruh India dan pembentukan kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis sumber sejarah, mengidentifikasi karakteristik kerajaan, dan menyajikan hasil analisis secara sistematis.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pengaruh budaya asing dapat beradaptasi dan membentuk identitas lokal di Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis sumber sejarah yang disediakan, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik utama Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor penyebab kemajuan dan kemunduran Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia secara runtut.
  3. Setelah melakukan studi kasus, peserta didik dapat menyajikan contoh konkret akulturasi budaya Hindu-Buddha dengan budaya lokal dalam bentuk infografis dengan kreatif.
  4. Melalui presentasi hasil investigasi, peserta didik dapat mengevaluasi relevansi nilai-nilai peninggalan Kerajaan Hindu-Buddha terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini secara kritis.
Halaman 2 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia bukan hanya tentang nama raja dan tahun, tetapi juga tentang bagaimana peradaban ini membentuk fondasi sosial, budaya, dan politik yang masih relevan hingga kini.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana pengaruh Kerajaan Hindu-Buddha di masa lalu masih bisa kita rasakan dan lihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia saat ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik mengembangkan kemampuan menulis laporan dan menyajikan informasi secara efektif.
Seni Budaya: Peserta didik menganalisis bentuk arsitektur dan seni rupa peninggalan Hindu-Buddha serta membuat infografis yang menarik.
Geografi: Peserta didik memahami letak strategis kerajaan dan pengaruh kondisi geografis terhadap perkembangan maritim.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan legenda lokal atau mengunjungi situs sejarah terdekat yang terkait dengan Kerajaan Hindu-Buddha.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran akan memanfaatkan perpustakaan sekolah untuk akses buku sejarah dan ruang kelas yang nyaman untuk diskusi kelompok, serta proyektor untuk presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan internet untuk mencari sumber sejarah digital, membuat infografis menggunakan aplikasi desain grafis online, dan menyajikan hasil kerja melalui presentasi digital.
Halaman 3 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis sumber sejarah yang disediakan, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik utama Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan gambar Candi Borobudur dan Prambanan, lalu bertanya: 'Apa yang kalian ketahui tentang tempat ini? Siapa yang membangunnya?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi karakteristik Kerajaan Hindu-Buddha dan menyajikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana pengaruh Kerajaan Hindu-Buddha di masa lalu masih bisa kita rasakan dan lihat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia saat ini?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang jejak peninggalan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia, kemudian membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan LKPD 1 yang berisi studi kasus tentang karakteristik beberapa kerajaan Hindu-Buddha (misal: Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Mataram Kuno) dan sumber-sumber pendukungnya.
  3. Peserta didik dalam kelompok membaca dan menganalisis sumber-sumber sejarah yang diberikan untuk mengidentifikasi karakteristik politik, ekonomi, sosial, dan budaya dari masing-masing kerajaan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengisi tabel perbandingan karakteristik kerajaan Hindu-Buddha pada LKPD 1.
  2. Setiap kelompok mengumpulkan data dan informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet) untuk memperkaya analisis mereka.
  3. Peserta didik bersama-sama merumuskan kesimpulan awal tentang karakteristik umum dan perbedaan antar kerajaan Hindu-Buddha.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi karakteristik Kerajaan Hindu-Buddha di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan konstruktif terhadap presentasi yang disajikan.
  3. Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap pemahaman peserta didik mengenai karakteristik Kerajaan Hindu-Buddha.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang karakteristik Kerajaan Hindu-Buddha.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor penyebab kemajuan dan kemunduran Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kesiapan peserta didik untuk belajar.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang karakteristik Kerajaan Hindu-Buddha dengan pertanyaan: 'Mengapa beberapa kerajaan Hindu-Buddha bisa berjaya lama, sementara yang lain cepat runtuh?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis faktor kemajuan dan kemunduran kerajaan serta menyajikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa belajar dari kejayaan dan keruntuhan kerajaan masa lalu untuk membangun bangsa yang lebih baik di masa depan?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan infografis mengenai garis waktu kejayaan dan kemunduran beberapa Kerajaan Hindu-Buddha (misal: Sriwijaya, Majapahit, Singasari) dan meminta peserta didik mengamati pola yang ada.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan LKPD 2 yang berisi studi kasus tentang faktor-faktor kemajuan dan kemunduran dua kerajaan Hindu-Buddha yang berbeda.
  3. Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi dan mengumpulkan data mengenai faktor politik, ekonomi, sosial, dan agama yang memengaruhi kemajuan atau kemunduran kerajaan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis keterkaitan antar faktor yang menyebabkan kemajuan atau kemunduran kerajaan pada LKPD 2.
  2. Setiap kelompok menyusun argumentasi berdasarkan data yang ditemukan untuk menjelaskan mengapa suatu kerajaan mengalami kejayaan atau keruntuhan.
  3. Peserta didik membuat infografis sederhana yang menggambarkan faktor-faktor tersebut dan dampaknya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan infografis dan hasil analisis mereka tentang faktor kemajuan dan kemunduran Kerajaan Hindu-Buddha.
  2. Kelompok lain memberikan kritik dan saran serta bertanya mengenai analisis yang disajikan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan faktor-faktor umum penyebab kemajuan dan kemunduran kerajaan, serta implikasinya bagi pembelajaran sejarah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan akhir tentang pelajaran yang dapat diambil dari sejarah Kerajaan Hindu-Buddha.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan hasil presentasi yang menarik, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa penugasan mandiri dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJejak Gemilang Kerajaan Nusantara
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan menganalisis faktor kemajuan serta kemunduran Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Kerajaan Hindu-Buddha merupakan babak penting dalam sejarah Indonesia, menandai masuknya pengaruh peradaban India yang membawa perubahan signifikan.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, buku teks Sejarah, gawai dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Lengkapi garis waktu peristiwa sejarah berikut, lalu ceritakan makna salah satu peristiwa.
    Abad ke-4Abad ke-5KerajaanTarumanegaraAbad ke-7KerajaanSriwijayaAbad ke-13
    Gambar 1. Garis waktu
  2. Amati 1 tentang peninggalan Kerajaan Hindu-Buddha, lalu tuliskan nama dan lokasinya.
  3. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  4. Baca dan analisis sumber-sumber sejarah yang diberikan mengenai Kerajaan Hindu-Buddha.
  5. Isilah tabel di bawah ini dengan karakteristik dan faktor-faktor yang relevan dari dua kerajaan yang berbeda.
  6. Diskusikan dalam kelompok untuk menyusun infografis tentang salah satu kerajaan yang kalian analisis.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha di Indonesia!
  2. Apa yang kalian ketahui tentang Candi Borobudur?
  3. Menurut kalian, mengapa pengaruh Hindu-Buddha bisa masuk ke Indonesia?
  4. Apa saja peninggalan Kerajaan Hindu-Buddha yang masih bisa kita lihat hingga kini?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas infografis yang dihasilkan.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap presentasi kelompok dan hasil analisis tertulis peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi karakteristik utama Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia.Karakteristik politik, ekonomi, sosial, dan budaya Kerajaan Hindu-Buddha.2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis faktor-faktor penyebab kemajuan dan kemunduran Kerajaan Hindu-Buddha.Faktor internal dan eksternal kemajuan/kemunduran kerajaan.2 JPKewargaan
3Menyajikan contoh akulturasi budaya Hindu-Buddha dengan budaya lokal.Bentuk-bentuk akulturasi budaya dalam arsitektur, seni, dan sistem kepercayaan.2 JPKreativitas
Halaman 8 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kerajaan Hindu-Buddha merupakan babak penting dalam sejarah Indonesia, menandai masuknya pengaruh peradaban India yang membawa perubahan signifikan. Periode ini membentuk fondasi kebudayaan, sistem politik, dan struktur sosial yang kompleks, meninggalkan warisan monumental seperti candi dan prasasti yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu. Memahami era ini adalah kunci untuk menyelami akar identitas bangsa.

1. Awal Mula Pengaruh India
Masuknya pengaruh Hindu-Buddha ke Indonesia diperkirakan terjadi melalui jalur perdagangan. Para pedagang dan brahmana dari India membawa serta ajaran agama, sistem kepercayaan, dan kebudayaan. Teori Brahmana, Ksatria, Waisya, dan Arus Balik mencoba menjelaskan bagaimana proses penyebaran ini terjadi. Namun, yang jelas, masyarakat lokal Indonesia tidak serta merta menerima mentah-mentah, melainkan melakukan akulturasi dengan budaya asli, menciptakan corak khas Nusantara.

2. Kerajaan-Kerajaan Awal
Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur dikenal sebagai kerajaan tertua dengan bukti prasasti Yupa yang berbahasa Sanskerta dan huruf Pallawa. Di Jawa Barat, Kerajaan Tarumanegara meninggalkan jejak berupa prasasti-prasasti yang berisi tentang raja Purnawarman. Sementara itu, di Sumatera, Kerajaan Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan maritim besar yang menguasai jalur perdagangan dan pusat pendidikan agama Buddha, menunjukkan kekuatan pengaruhnya di Asia Tenggara.

3. Puncak Kejayaan dan Warisan Budaya
Masa puncak Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa ditandai dengan berdirinya Kerajaan Mataram Kuno yang membangun Candi Borobudur (Buddha) dan Prambanan (Hindu). Kemudian, muncul Kerajaan Majapahit yang mencapai puncak kejayaannya di bawah kepemimpinan Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada, dengan cita-cita mempersatukan Nusantara. Warisan budaya berupa seni arsitektur, sastra, dan sistem kepercayaan masih dapat dilihat hingga kini.

4. Faktor Kemajuan dan Kemunduran
Kemajuan Kerajaan Hindu-Buddha sering kali didukung oleh faktor geografis strategis, kekuatan maritim, sistem pemerintahan yang stabil, dan toleransi beragama. Namun, kemunduran dapat disebabkan oleh konflik internal, persaingan kekuasaan, serangan dari luar, bencana alam, hingga pergeseran jalur perdagangan. Contohnya, runtuhnya Majapahit sering dikaitkan dengan perang saudara dan masuknya pengaruh Islam yang semakin kuat.

Rangkuman: Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia adalah periode penting yang membentuk peradaban awal Nusantara. Dimulai dari masuknya pengaruh India, terbentuklah kerajaan-kerajaan besar seperti Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Mataram Kuno, hingga Majapahit. Periode ini meninggalkan warisan budaya monumental seperti candi dan prasasti, serta memberikan fondasi bagi sistem sosial dan politik. Faktor internal dan eksternal memengaruhi kemajuan dan kemunduran kerajaan-kerajaan tersebut.

Halaman 9 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AkulturasiPerpaduan dua kebudayaan atau lebih yang menghasilkan kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur asli.
YupaTugu batu yang berfungsi sebagai prasasti, peninggalan Kerajaan Kutai.
BrahmanaGolongan pendeta dalam sistem kasta Hindu.
PrasastiTulisan atau gambar yang dipahat pada batu atau logam sebagai dokumen sejarah.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kerajaan Hindu Budha" mata pelajaran Sejarah Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kerajaan Hindu Budha — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kerajaan Hindu Budha ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XPeta Konsep
Kerajaan Hindu BudhaAwal Mula Pengaruh IndiaKerajaan-Kerajaan AwalPuncak Kejayaan dan Warisan BudayaFaktor Kemajuan dan Kemunduran
Dari sub-bab Kerajaan Hindu BudhaHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kerajaan Hindu Budha yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kerajaan Hindu Budha pada Sejarah SMK, Fase E, elemen Sejarah Indonesia.

Modul Kerajaan Hindu Budha ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kerajaan Hindu Budha untuk Sejarah kelas X.

Apakah modul ajar Sejarah materi Kerajaan Hindu Budha ini gratis?

Ya. Modul Kerajaan Hindu Budha untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kerajaan Hindu Budha ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kerajaan Hindu Budha ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kerajaan Hindu Budha dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kerajaan Hindu Budha ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kerajaan Hindu Budha tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kerajaan Hindu Budha untuk Sejarah kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kerajaan Hindu Budha ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kerajaan Hindu Budha beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sejarah ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kerajaan Hindu Budha disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Sejarah SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.