Modul Ajar & RPP Matematika Kelas VIII
pythagoras
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | pythagoras |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar segitiga siku-siku dan luas persegi. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Geometri |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan menggunakan teorema Pythagoras untuk menyelesaikan masalah dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Teorema Pythagoras adalah hubungan antara panjang sisi-sisi pada segitiga siku-siku. |
| Konseptual | Konsep inti teorema Pythagoras menyatakan bahwa kuadrat sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat dari dua sisi lainnya. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah menghitung panjang sisi segitiga siku-siku yang tidak diketahui menggunakan rumus Pythagoras. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya teorema Pythagoras dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan jarak dan posisi dalam kehidupan nyata. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi sisi-sisi pada segitiga siku-siku (sisi miring dan sisi tegak).
- Menemukan hubungan antar sisi pada segitiga siku-siku melalui percobaan.
- Merumuskan teorema Pythagoras dengan benar.
- Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras dalam konteks nyata.
- Menggunakan tripel Pythagoras untuk memverifikasi jenis segitiga.
Pemahaman bermakna: Teorema Pythagoras bukan hanya rumus matematika, tetapi juga alat penting untuk memahami dan menyelesaikan berbagai masalah nyata yang melibatkan jarak, ketinggian, atau posisi.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengetahui jarak terpendek antara dua titik yang terhalang bangunan tinggi tanpa harus mengukurnya langsung?"
| Praktik Pedagogis | Problem-Based Learning (PBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Fisika: Aplikasi teorema Pythagoras dalam menghitung resultan vektor atau perpindahan. Seni Rupa: Penggunaan proporsi dan geometri (termasuk segitiga siku-siku) dalam desain dan konstruksi. Teknologi Informasi: Pemahaman tentang koordinat dan jarak dalam grafika komputer atau pengembangan game. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang contoh penggunaan konsep Pythagoras dalam pekerjaan sehari-hari, seperti tukang bangunan atau arsitek. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar mudah untuk kerja kelompok dan diskusi, serta memanfaatkan sudut-sudut sekolah (misalnya, lapangan, dinding) sebagai objek pengamatan penerapan Pythagoras. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan aplikasi Geogebra atau simulasi interaktif daring untuk memvisualisasikan teorema Pythagoras dan memverifikasi perhitungan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi sisi-sisi pada segitiga siku-siku (sisi miring dan sisi tegak) dan menemukan hubungan antar sisi pada segitiga siku-siku melalui percobaan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Pernahkah kalian melihat tangga yang disandarkan ke dinding? Bentuk segitiga apa yang terbentuk?' untuk membangun kesadaran peserta didik akan tujuan dan proses belajar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi konsep segitiga siku-siku dan luas persegi melalui demonstrasi visual dan manipulatif, mengaitkan dengan contoh benda-benda di sekitar yang membentuk sudut siku-siku. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik melakukan percobaan dengan membuat berbagai ukuran segitiga siku-siku dari kertas, kemudian menghitung luas persegi yang terbentuk dari masing-masing sisi, untuk menemukan pola hubungan antara luas persegi sisi miring dengan luas persegi sisi tegak. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan mereka, membandingkan temuan, dan secara bersama-sama mengidentifikasi sisi miring dan sisi tegak, serta merumuskan hubungan awal antar sisi dalam segitiga siku-siku. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik membuat simpulan tentang karakteristik segitiga siku-siku, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Merumuskan teorema Pythagoras dengan benar dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan teorema Pythagoras dalam konteks nyata. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, mengecek kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, dan menyajikan sebuah masalah kontekstual 'Seorang tukang bangunan ingin memastikan tiang yang ia pasang tegak lurus dengan tanah. Bagaimana caranya tanpa menggunakan alat ukur sudut?' untuk mengaitkan materi dan memantik rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menganalisis masalah kontekstual yang diberikan, mengidentifikasi informasi yang relevan, dan berdiskusi dalam kelompok untuk merumuskan strategi penyelesaian masalah menggunakan pengetahuan tentang hubungan sisi-sisi segitiga siku-siku yang telah ditemukan pada pertemuan sebelumnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mencoba menyelesaikan masalah kontekstual dengan menerapkan rumus teorema Pythagoras yang mereka rumuskan sendiri. Mereka juga mengerjakan beberapa soal latihan yang melibatkan perhitungan panjang sisi segitiga siku-siku pada berbagai situasi nyata (misalnya, menghitung tinggi layang-layang, jarak antar kota pada peta). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan solusi masalah dan hasil perhitungan mereka di depan kelas. Guru dan peserta didik lain memberikan tanggapan dan masukan. Guru menguatkan pemahaman dengan menjelaskan asal-usul dan penggunaan teorema Pythagoras secara formal, serta memberikan umpan balik konstruktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama cara merumuskan dan menerapkan teorema Pythagoras. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik, memberikan tugas rumah terkait penerapan teorema Pythagoras, dan menutup pelajaran dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Membantu peserta didik menemukan dan merumuskan teorema Pythagoras melalui percobaan konkret.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Teorema Pythagoras adalah salah satu konsep paling fundamental dalam matematika yang telah digunakan selama ribuan tahun. Teorema ini menjelaskan hubungan istimewa antara panjang sisi-sisi pada segitiga siku-siku.
Alat & bahan: Kertas karton, penggaris, pensil, gunting, lem, spidol
Langkah kerja:
- Buatlah tiga persegi dengan panjang sisi 3 cm, 4 cm, dan 5 cm pada kertas karton.
- Guntinglah ketiga persegi tersebut dengan rapi.
- Susunlah ketiga persegi tersebut sehingga membentuk segitiga di bagian tengahnya.
- Amati dan diskusikan hubungan antara luas persegi yang terbentuk dari masing-masing sisi segitiga.
- Tuliskan kesimpulan kelompokmu mengenai hubungan tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kalian tahu apa itu segitiga siku-siku?
- Bagian mana dari segitiga siku-siku yang disebut sisi miring?
- Bagaimana cara menghitung luas persegi?
- Sebutkan contoh benda di sekitar kita yang memiliki sudut siku-siku!
Formatif (proses): Observasi saat kerja kelompok, presentasi hasil percobaan, dan diskusi kelas untuk menilai pemahaman konsep dan keterampilan kolaborasi.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi teorema Pythagoras dalam berbagai masalah.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi sisi-sisi pada segitiga siku-siku. | Pengenalan sisi-sisi segitiga siku-siku. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menemukan hubungan antar sisi dan merumuskan teorema Pythagoras. | Eksplorasi hubungan sisi dan perumusan teorema. | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Menyelesaikan masalah dan menggunakan tripel Pythagoras. | Aplikasi teorema dan verifikasi jenis segitiga. | 2 JP | Kemandirian |
Teorema Pythagoras adalah salah satu konsep paling fundamental dalam matematika yang telah digunakan selama ribuan tahun. Teorema ini menjelaskan hubungan istimewa antara panjang sisi-sisi pada segitiga siku-siku. Pemahaman tentang teorema ini tidak hanya penting untuk pelajaran matematika, tetapi juga memiliki banyak aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari dan berbagai bidang ilmu lainnya.
1. Mengenal Segitiga Siku-Siku
Segitiga siku-siku adalah segitiga yang salah satu sudutnya besarnya 90 derajat. Sisi yang berhadapan dengan sudut siku-siku disebut hipotenusa atau sisi miring, dan ini selalu merupakan sisi terpanjang. Dua sisi lainnya yang membentuk sudut siku-siku disebut sisi tegak atau kaki-kaki segitiga. Contoh benda sehari-hari yang membentuk segitiga siku-siku adalah sudut dinding dengan lantai atau tangga yang disandarkan pada tembok.
2. Perumusan Teorema Pythagoras
Teorema Pythagoras menyatakan bahwa 'dalam suatu segitiga siku-siku, kuadrat panjang sisi miring (hipotenusa) sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi-sisi tegaknya'. Jika sisi tegak diberi nama 'a' dan 'b', serta sisi miring diberi nama 'c', maka rumusnya adalah a² + b² = c². Penemuan ini dikreditkan kepada matematikawan Yunani kuno, Pythagoras, meskipun konsepnya mungkin sudah dikenal di peradaban lain sebelumnya.
3. Penerapan Teorema Pythagoras
Teorema Pythagoras memiliki banyak aplikasi praktis. Misalnya, kita dapat menggunakannya untuk menghitung jarak terpendek antara dua titik, menentukan tinggi suatu objek yang sulit diukur langsung, atau memastikan konstruksi bangunan tegak lurus. Dalam arsitektur, teknik, dan navigasi, teorema ini sangat esensial. Memahami cara menerapkannya membantu kita memecahkan berbagai masalah nyata secara efisien dan akurat.
4. Tripel Pythagoras
Tripel Pythagoras adalah tiga bilangan bulat positif a, b, dan c yang memenuhi persamaan a² + b² = c². Contoh tripel Pythagoras yang paling umum adalah (3, 4, 5). Jika panjang sisi-sisi suatu segitiga membentuk tripel Pythagoras, maka segitiga tersebut pasti segitiga siku-siku. Tripel Pythagoras juga dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu segitiga adalah segitiga lancip (a²+b² > c²) atau segitiga tumpul (a²+b² < c²).
Rangkuman: Teorema Pythagoras adalah prinsip dasar geometri yang menjelaskan hubungan antara panjang sisi-sisi pada segitiga siku-siku. Rumusnya adalah a² + b² = c², di mana 'c' adalah sisi miring dan 'a', 'b' adalah sisi tegak. Teorema ini sangat berguna dalam menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan dengan jarak, tinggi, dan posisi, serta dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis segitiga melalui tripel Pythagoras.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hipotenusa | Sisi terpanjang pada segitiga siku-siku, berhadapan dengan sudut 90 derajat. |
| Sisi Tegak | Dua sisi pada segitiga siku-siku yang membentuk sudut 90 derajat. |
| Tripel Pythagoras | Tiga bilangan bulat positif yang memenuhi persamaan teorema Pythagoras. |
| Sudut Siku-Siku | Sudut yang besarnya tepat 90 derajat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "pythagoras" mata pelajaran Matematika Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan pythagoras yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Bilangan BerpangkatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeorema PythagorasModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPersamaan Linier dan Pertidaksamaan Linier Satu VariabelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Relasi dan FungsiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPersamaan Garis LurusModul siap unduh · Word + PDF ber-kopStatistikaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Matematika lain yang sudah tersedia
Menemukan Konsep PythagorasMatematika Kelas VIII SMPPenerapan Teorema PythagorasMatematika Kelas VIII SMPteorema Pythagoras,Matematika Kelas VIII SMPTripel PythagorasMatematika Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas VIII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi pythagoras masuk ujian semester Matematika Kelas VIII. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Matematika Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi pythagoras pada Matematika SMP, Fase D, elemen Geometri.
Modul pythagoras ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul pythagoras untuk Matematika kelas VIII.
Apakah modul ajar Matematika materi pythagoras ini gratis?
Ya. Modul pythagoras untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar pythagoras ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul pythagoras ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan pythagoras dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul pythagoras ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi pythagoras tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas pythagoras untuk Matematika kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul pythagoras ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar pythagoras beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi pythagoras yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.